Articles
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS III SEKOLAH DASAR
Nida Winarti;
Luthfi Hamdani Maula;
Arsyi Rizqia Amalia;
N. Liany Ariesta Pratiwi;
Nandang
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (293.139 KB)
|
DOI: 10.31949/jcp.v8i3.2419
Pelaksanaan pembelajaran yang cenderung monoton tanpa memperhatikan partisipasi aktif siswa menjadi salah satu penyebab rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskirpsikan proses pembelajaran menggunakan model pembelajaran project based learning serta mendeskripsikan peningkatan kemampuan berpikir kritis menggunakan model pembelajaran project based learning. Metode penelitian ini ialah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan desain penelitian model Kurt Lewin yang dilakukan sebanyak dua siklus. Penelitian ini terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Partisipan kelas III SD Negeri Rambay yang berjumlah 8 orang laki-laki dan 4 orang perempuan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan tes. Alat pengumpul data menggunakan lembar wawancara, lembar observasi serta soal tes tertulis.Teknik analisis data dilakukan secara kuantitatif deskrptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan aktivitas guru dan siswa selama dilakukan penelitian. Hal tersebut sejalan dengan nilai rata-rata kemampuan berpikir kritis yang mengalami peningkatan setelah diterapkan pembelajaran project based learning. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran project based learning dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar.
ANALISIS KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA KELAS III SEKOLAH DASAR
Siti Fani Muliawanti;
Arsyi Rizqia Amalian;
Iis Nurasiah;
Ela Hayati;
Taslim Taslim
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (237.492 KB)
|
DOI: 10.31949/jcp.v8i3.2605
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan membaca pemahaman siswa SDN 1 Sagaranten. Tujuan penelitian yaitu untuk mendeskripsikan kemampuan membaca pemahaman siswa kelas III SDN 1 Sagaranten. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif yang dilakukan dengan cara mencari informasi berkaitan dengan permasalahan, dijelaskan dengan tujuan yang ingin dicapai, merencanakan bentuk pendekatan, serta mengumpulkan data atau hasil sebagai laporan penelitian. Dengan hasil yang menentukan bahwa kemampuan membaca pemahaman siswa kelas III SDN 1 Sagaranten dalam kriteria penilaiannya adalah kurang, dengan rata-rata nilai sebesar 59,4. Solusi yang dapat diterapkan dalam meningkatkan kemampuan membaca pemahaman, yaitu dengan membina siswa untuk membaca buku, memberikan sarana dan prasarana, dan penerapan model, strategi, serta metode pembelajaran yang tepat bagi siswa.
ANALISIS PEMAHAMAN KONSEP IPS MATERI KEGIATAN EKONOMI MENGGUNAKAN VIDEO PEMBELAJARAN IPS SISTEM DARING DI KELAS IV.3 SDN PAKUJAJAR CBM
Dedi Tsabit;
Arsyi Rizqia Amalia;
Luthfi Hamdani Maula
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 5 No. 1 (2020): Volume 5 Nomor 1 Juni 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (360.431 KB)
|
DOI: 10.23969/jp.v5i1.2917
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil analisis kemampuan pemahaman konsep IPS pada materi “kegiatan ekonomi” ketika menggunakan video pembelajaran dengan sistem daring di kelas IV.3 SDN Pakujajar CBM. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan dokumentasi. Penulis bertindak sebagai instrumen pengumpulan data. Teknik analisis data yang digunakan adalah menurut Miles dan Huberman yaitu reduksi data (data reduction), Penyajian data (data display), dan conclusion drawing/verification. Subjek penelitian yang digunakan adalah siswa kelas IV.3 tahun ajaran 2019/2020. Jumlah siswa sebanyak 25 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemahaman konsep IPS pada materi kegiatan ekonomi, 7 siswa mendapatkan nilai tertinggi, sedangkan 1 siswa mendapatkan nilai kurang dari KKM. Semua indikator dapat dikuasai siswa, namun terdapat beberapa kategori yaitu tinggi dengan sangat tinggi. Kategori sangat tinggi dapat dipersantasekan sebanyak 96% pada indikator mencontohkan.
UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI INTRINSIK SISWA IPS SEKOLAH DASAR DENGAN MEDIA PEMBELAJARAN DANGER SPIN
Winda Nurbudiyanti;
Arsyi Rizqia Amalia;
Din Azwar Uswatun
Jurnal PIPSI (Jurnal Pendidikan IPS Indonesia) Vol 7, No 3 (2022): VOLUME 7 NUMBER 3 SEPTEMBER 2022
Publisher : STKIP Singkawang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26737/jpipsi.v7i3.3263
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan proses pembelajaran menggunakan media dan peningkatan motivasi intrinsik belajar siswa melalui indikator kebutuhan berprestasi aspek mandiri dan kebutuhan aktualisasi diri aspek inisiatif berbantuan Danger Spin yaitu media berbasis permainan yang melibatkan siswa kelas VI SDN Cibaregbeg Sagaranten Kabupaten Sukabumi yang termasuk kawasan 3T dengan jumlah 22 siswa. Penelitian tindakan kelas (PTK) sebagai pendekatan penelitian dengan model Kemmis dan Mc Taggart. Wawancara, observasi dan penyebaran angket sebagai teknik pengumpulan data yang kemudian dianalisis menggunaan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan nilai rata-rata motivasi intrinsik siswa pra siklus memperoleh 57,1 kategori cukup, siklus I 66,2 berkategori baik dan siklus II 84,8 masuk kategori sangat baik. Berdasarkan temuan tersebut motivasi intrinsik siswa mulai siklus I hingga siklus II memperoleh peningkatan sebesar 18,6 dengan begitu pembelajaran yang dilakukan berbantuan media Danger Spin dapat meningkatkan motivasi intrisik siswa.
Analisis Perbandingan Motivasi Belajar Siswa pada Pembelajaran Jarak Jauh dan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas
Dinny Sela Seftiani;
Din Azwar Uswatun;
Arsyi Rizqia Amalia
Jurnal Basicedu Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3223
Penelitian yang dilakukan ini memiliki tujuan untuk membandingkan motivasi belajar siswa pada saat pembelajaran jarak jauh dan pembelajaran tatap muka terbatas yang menggunakan metode penelitian mix methods. Metode mix methods merupakan metode penelitian perpaduan antara metode penelitian kualitatif dan kuantitatif yang sudah sering dilakukan oleh banyak penelitian. Penelitian ini dilaksanakan di SDN Leuweung Datar dengan kelas 6 yang berjumlah 46 orang pada semester genap 2021/2022. Teknik pengumpulan datanya menggunakan angket dan observasi. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data dengan uji Independent Sample T-Test dibantu dengan aplikasi SPSS dan deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah nilai (t[90] = -0,846; p ,< 0,400). PTMT (M=112,48; SD=10,38) memiliki motivasi belajar yang lebih tinggi dibanding PJJ (M=110,72; SD=9,56). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran tatap muka terbatas dapat lebih memotivasi siswa daripada pembelajaran jarak jauh. Dengan demikian, pembelajaran tatap muka terbatas dapat lebih memotivasi belajar siswa dibandingkan pembelajaran jarak jauh di sekolah dasar.
Upaya Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa dalam Pembelajaran Matematika Menggunakan Media Rainbow Board di Sekolah Dasar
Adinda Sri Puspita sari;
Arsyi Rizqia Amalia;
Astri Sutisnawati
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6 No 3 (2022): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 6 Nomor 3 Tahun 2022
Publisher : Mathematics Education Study Program
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cendekia.v6i3.1687
Penelitian yang dilakukan dilatarbelakangi oleh rendahnya keaktifan belajar siswa di kelas II dalam pembelajaran matematika di Sekolah Dasar. Hal ini disebabkan karena pada saat proses pembelajaran berlangsung terlihat sebagian besar siswa kurang aktif, tidak berani mengajukan pertanyaan kepada guru, tidak berani menjawab pertanyaan yang diberikan guru, serta sebagian besar siswa pada saat berdiskusi kurang aktif atau hanya cenderung diam saja. Selain itu pada saat melakukan obsevasi, kurangnya penggunaan media pembelajaran dalam proses pembelajaran matematika di sekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa dalam pembelajaran matematika menggunakan media Rainbow Board di sekolah dasar. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) merupakan metode yang digunakan dalam penelitian ini, yang juga mengikuti model Kemmis dan Mc. Taggart yang membutuhkan beberapa siklus hingga penelitian dinyatakan berhasil. Penelitian dilakukan di Sekolah Dasar Negeri Cibitung dengan partisipan sebanyak 29 siswa kelas II yang terdiri atas 18 siswa laki-laki dan 11 siswa perempuan. Berdasarkan data yang diperoleh menunjukkan bahwa peningkatan keaktifan belajar siswa tersebut dicapai melalui dua siklus dan menunjukkan bahwa penggunaan media Rainbow Board dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa dalam pembelajaran matematika di Sekolah Dasar.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS PERMULAAN DENGAN MEDIA LARTASATU PADA SISWA SEKOLAH DASAR
Intan Nuraini;
Arsyi Rizqia Amalia;
Irna Khaleda Nurmeta
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 13, No 2 (2022): NOPEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31932/ve.v13i2.1720
ABSTRAKHasil penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui lebih dalam mengenai proses pembelajaran peningkatan keterampilan menulis permulaan siswa dengan mengaplikasikan Media Lartasatu. Objek penelitian kali ini akan terpaku pada siswa kelas II SDN Puncakbatu. Media Lartasatu kemudian digunakan dengan harapan dapat mengatasi isu keahlian menulis siswa terutama yang masih awam. Untuk mengambil datanya, teknik tes dan nontes akan digunakan dalam penelitian ini dimana teknik tes akan berupa hasil menulis permulaan siswa dengan mendeskripsikan hewan dan tumbuhan secara sederhana dalam bentuk tulisan dan teknik nontes akan berupa observasi aktivitas guru dan siswa selama proses belajar berlangsung. Hasil menunjukkan adanya peningkatan keterampilan menulis permulaan yang bisa dilihat dari meningkatnya nilai siswa yang tuntas KKM pada siklus I sebesar 60% menjadi 100% di siklus II.Kata Kunci: Menulis Permulaan, Media Lartasatu ABSTRACTThe study aims to know more about the learning process of improving students' initial writing skills by applying Lartasatu Media. The object of this research will be focused on the second-grade students of SDN Puncakbatu. Media Lartasatu is then used to hope that it can overcome the issue of students' writing skills, especially for those who are still laymen. Test and non-test techniques will be used in this study, where the test technique will be in the form of students' initial writing results by having the students write a simple description of some animals and plants in the written form. In contrast, the non-test technique will be from observing the classroom activities between the teacher and the student during the learning process. The results show an increase in initial writing skills, which can be seen from the rise in the score of students who passed the KKM score in the first cycle by 60% to 100% in the second cycle.Keywords: Early Writing, Lartasatu Media
Peningkatan Keterampilan Membaca Permulaan Siswa melalui Kartu Kata Berbasis Wayang Sukuraga
Hani Mayang Sari;
Din Azwar Uswatun;
Arsyi Rizqia Amalia;
Siti Mariam;
Erni Yohana
Jurnal Basicedu Vol 6, No 5 (2022): October Pages 7664-9236
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3557
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan membaca permulaan siswa melalui kartu kata berbasis wayang sukuraga di kelas 3 SDN Curug Luhur. Jenis penelitian yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan model Kemmis dan Mc. Taggart yang dilakukan sebanyak 2 siklus. Partisipan dalam penelitian yaitu siswa kelas 3 SDN Curug Luhur Kecamatan Sagaranten Kabupaten Sukabumi tahun ajaran 2021-2022 dengan sampel 9 orang. Instrument penelitian menggunakan lembar observasi dan tes. Hasil penelitian keterampilan membaca siswa melalui kartu kata berbasis wayang sukuraga memperoleh ketuntasan tes dengan hasil 67% kategori cukup pada pra siklus, pada siklus I meningkat menjadi 78% kategori baik dan pada siklus II 89% kategori sangat baik. Hasil observasi guru menghasilkan rata-rata 70 kategori cukup pada siklus I dan 82 kategori baik pada siklus II. Hasil observasi aktivitas siswa menghasilkan rata-rata 70 kategori cukup pada siklus I dan 80 kategori baik pada siklus II. Berdasarkan hasil observasi disimpulkan bahwa melalui kartu kata berbasis wayang sukuraga dapat meningkatkan keterampilan membaca permulaan pada siswa kelas 3 SDN Curug Luhur.
Implementasi Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) melalui Budaya Kelas di Sekolah Dasar
Resa Kurniawati;
Arsyi Rizqia Amalia;
Irna Khaleda N
Jurnal Basicedu Vol 6, No 5 (2022): October Pages 7664-9236
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3719
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) Implementasi program penguatan pendidikan karakter melalui budaya kelas di SDN 3 Sagaranten Kabupaten Sukabumi, 2) Faktor-faktor pendukung dan penghambat keberhasilan program penguatan pendidikan karakter melalui budaya kelas di SDN 3 Sagaranten Kabupaten Sukabumi. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan : Upaya implementasi program Penguatan Pendidikan Karakter berbasis Kelas di SDN 3 Sagaranten Kabupaten Sukabumi dilaksanakan dengan mengacu kedalam visi misi dan tujuan sekolah, tata tertib kelas, Rancangan Perencanaan Pembelajaran, Pengaturan Ruangan Kelas, Pengelolaan Kerja Peserta Didik, Pembiasaan sebelum dan sesudah pembelajaran. Dalam implementasinya memiliki factor pendukung dan penghambat. Faktor pendukung PPK diantaranya guru memiliki karakter yang patut dijadikan suri tauladan, sarana dan prasarana PPK di kelas yang memadai, kerjasama antara guru dengan guru dan kepala sekolah yang baik. Faktor penghambat PPK diantaranya peran orang tua siswa yang acuh tak acuh dengan program, beberapa guru belum memahami kurikulum 13, beberapa siswa kurang memiliki kedekatan dengan orangtua.
Pengembangan Media Animus dalam Pembelajaran IPAS di Sekolah Dasar
Nada Syiffa Qolbu;
Astri Sutisnawati;
Arsyi Rizqia Amalia
Jurnal Basicedu Vol 6, No 6 (2022): December 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i6.4999
Digitalisasi menjadi salah satu program yang harus diterapkan di sekolah dasar dan menjadi bagian dalam pembelajaran, program digitalisasi ini akan menggunakan teknologi dalam kegiatan belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan sebuah media berbasi digital yaitu video pembelajaran dengan animasi yang interaktif, media ini akan digunakan dalam kegiatan pembelajaran IPAS. Penelitian ini menggunakan metodelogi penelitian pengembangan, dengan menerapkan model DDD-E (Decide, Design, Development, Evaluate) yang berfokus pada pengembangan multimedia interaktif. Media pembelajaran berbasis digital yang dibuat peneliti adalah media animus, media animus ini sudah tervalidasi oleh para ahli dengan hasil presentase 85% dan kategori produk ini sangat layak. Terlebih dari hasil asesmen sumatif yang dilakukan kepada peserta didik kelas 4 memperoleh rata-rata nilai yaitu 91 dengan keterangan peserta didik dapat melanjutkan pembelajaran menuju bab selanjutnya. Media animus ini sudah terbukti layak untuk digunakan terlebih pengembangan media ini hanya menggunakan satu aplikasi yaitu canva yang memiliki fitur lengkap sehingga dapat memudahkan guru dalam membuat media, selain itu dari penggunaan media animus peserta didik mendaptkan hasil belajar yang baik.