Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Efek Temperatur Terhadap Laju Korosi Sumanto; El Maghfiroh, Rofila
JURNAL FLYWHEEL Vol 10 No 1 (2019): Jurnal Flywheel
Publisher : Teknik Mesin S1 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/flywheel.v10i1.722

Abstract

Korosi merupakan proses alami terhadap logam sebagai akibat dari reaksi redoks antara logam dengan zat-zat yang berada di lingkungannya. Proses korosi terjadi jika logam bersentuhan langsung dengan air atau udara (oksigen). Logam yang mengalami korosi akan mengalami keropos sehingga terjadi pelemahan dalam arti kekuatannya akan berkurang. Penggunaan keran sebagai bagian dari instalasi air minum yang bersentuhan langsung dengan air mulai menuai masalah, di mana ada beberapa penduduk yang menggunakan keran dengan merk tertentu melaporkan adanya pengeroposan akibat korosi. Waktu antara pemasangan keran pertama kali dengan timbulnya karat terjadi pada selang waktu yang tidak terlalu lama, bahkan ketika keran diputar langsung patah. Ini terjadi di Desa Torongrejo yang menggunakan air dari sumber air Telogo Towo Desa Pandanrejo Kota Batu. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur laju korosi bahan logam pada instalasi air yang berasal dari sumber air Telogo Towo Desa Pandanrejo Kota Batu. Metode yang digunakan adalah dengan pengurangan massa. laju korosi pada masingmasing sampel tidak sama, meskipun dibuat oleh pabrik yang sama dengan merk dagang yang sama. Hal ini menunjukkan bahwa komposisi bahan sampel yang mempengaruhi laju korosi. Laju korosi masing-masing sampel adalah: Sampel A sebesar 0,005 gram/bulan, sampel B sebesar 0,025 gram/bulan, sampel C sebesar 0,055 gram/bulan, sampel D sebesar 0,007 gram/bulan dan sampel sebesar 0,017 gram/bulan.
Korosi Logam Dalam Air Bersih Dari Sumber Telogo Towo Kota Batu Sumanto; Maghfiroh, Rofila El
JURNAL FLYWHEEL Vol 9 No 1 (2018): Jurnal Flywheel
Publisher : Teknik Mesin S1 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/flywheel.v9i1.2553

Abstract

Korosi merupakan proses alami terhadap logam sebagai akibat dari reaksi redoks antara logam dengan zat-zat yang berada di lingkungannya. Proses korosi terjadi jika logam bersentuhan langsung dengan air atau udara (oksigen). Logam yang mengalami korosi akan mengalami keropos sehingga terjadi pelemahan dalam arti kekuatannya akan berkurang. Penggunaan keran sebagai bagian dari instalasi air minum yang bersentuhan langsung dengan air mulai menuai masalah, di mana ada beberapa penduduk yang menggunakan keran dengan merk tertentu melaporkan adanya pengeroposan akibat korosi. Waktu antara pemasangan keran pertama kali dengan timbulnya karat terjadi pada selang waktu yang tidak terlalu lama, bahkan ketika keran diputar langsung patah. Ini terjadi di Desa Torongrejo yang menggunakan air dari sumber air Telogo Towo Desa Pandanrejo Kota Batu. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur laju korosi bahan logam pada instalasi air yang berasal dari sumber air Telogo Towo Desa Pandanrejo Kota Batu. Metode yang digunakan adalah dengan pengurangan massa. laju korosi pada masing-masing sampel tidak sama, meskipun dibuat oleh pabrik yang sama dengan merk dagang yang sama. Hal ini menunjukkan bahwa komposisi bahan sampel yang mempengaruhi laju korosi. Laju korosi masing-masing sampel adalah: Sampel A sebesar 0,005 gram/bulan, sampel B sebesar 0,025 gram/bulan, sampel C sebesar 0,055 gram/bulan, sampel D sebesar 0,007 gram/bulan dan sampel sebesar 0,017 gram/bulan.
MATHEMATICAL MODEL OF METAL CORROSION RATE WITH ENVIRONMENTAL FACTORS THAT SPEED UP CORROSION Maghfiroh, Rofila El; Dewi, Mutia Lina; Khusniah, Rif'atul
MAp (Mathematics and Applications) Journal Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/map.v6i1.7277

Abstract

Corrosion process often occurs in different types of metals, due to the natural properties of metals. Environmental factors also affect the metals corrosion process, so a mathematical model of metal corrosion rate has been formed with environmental factors accelerating the corrosion process. The mathematical model influenced by initial metal molarity (L), transition metal molarity (N), corrosion product molarity (K), and environmental molarity (X). The mathematical model is a system of diffrential equations whose equilibrium point is then determined. The equilibrium point of the mathematical model of metal corrosion rate with environmental factors that accelerate the corrosion process is stable. Environmental factors that accelerate the corrosion process influence the corrosion product molarity. Corrosion products molarity will reach steady state more quickly if the metal is in an environment that accelerates the corrosion process
PENANGANAN DAN PENCEGAHAN KEBOCORAN PADA GEDUNG KELOMPOK BERMAIN AL-FURQON, KOTA BATU Maghfiroh, Rofila El; Dewi, Mutia Lina; Khusniah, Rif'atul; Fajarwati, Anisah Nur; Cahyani, Kharisma Nur; Purwitasari, Kartika
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 5: Oktober 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v4i5.8641

Abstract

Kualitas lingkungan belajar yang baik sangat penting untuk mendukung proses pembelajaran. Perawatan sarana dan prasarana sekolah dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas lingkungan belajar, khususnya pada penanganan dan pencegahan kebocoran gedung. Kebocoran pada gedung sekolah dapat mengganggu aktivitas belajar mengajar dan merusak aset sekolah. Pengabdian pada masyarakat ini berfokus pada upaya penanganan dan pencegahan kebocoran gedung sekolah KB AL-Furqon, Kota Batu. Kegiatan ini meliputi inspeksi menyeluruh terhadap kondisi bangunan, identifikasi titik-titik kebocoran, serta pelaksanaan perbaikan menggunakan material yang tepat. Hasil kegiatan ini adalah kenyamanan dan keamanan pengguna gedung dapat terjamin, serta kondisi bangunan yang layak.