Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Jurnal Media Informatika

Faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan sistem informasi manajemen puskesmas di UPTD. Puskesmas Samarinda Kota Haeda, Nur; Mardahlia, Dewi; Umar, Zulkifli; Mayangsari, Rr. Nindy
Jurnal Media Informatika Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Media Informatika
Publisher : Jurnal Media Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aplikasi yang digunakan dalam pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat di setiap puskesmas adalah aplikasi e-Puskesmas. E-Puskesmas merupakan wujud dari penerapan simpus yang dapat memberikan kontribusi secara signifikan dalam memberikan pelayanan terbaik  bagi pasien dengan e-Puskesmas yang dilakukan secara elektronik. Hasil studi pendahuluan yang telah dilakukan di lapangan dengan wawancara secara faktual kepada petugas penggunaan aplikasi Simpus bahwa terdapat kendala yang dialami petugas pada saat mengakses aplikasi Simpus yaitu jaringan internet yang sering terputus, error, dan kurangnya sarana dan prasarana. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional untuk mengetahui hubungan antara kualitas sistem, kualitas layanan, kualitas informasi dengan pemanfaatan simpus di UPTD Puskesmas Samarinda Kota. Sampel yang di gunakan adalah total sampling  dengan 21 responden. Instrument penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah menggunakan kuisioner dengan skala likert. Serta analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan perangkat lunak komputer. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, didapatkan hasil seluruh hipotesis diterima berhubungan dengan variabel independen dengan dependen yaitu kualitas sistem dengan (p-value  0,007), kualitas layanan dengan (p-value 0,030), kualitas informasi dengan (p-value 0,008) berhubungan dengan variabel pemanfaatan simpus di UPTD. Puskesmas Samarinda Kota. Kesimpulan diperoleh bahwa terdapat hubungan antara kualitas sistem, kualitas layanan, dan kualitas informasi dengan pemanfaatan Simpus di UPTD. Puskesmas Samarinda Kota. Saran dalam penelitian ini adalah perlu memperbaiki masalah yang sering terjadi pada ruangan poli kesehatan ibu dan anak (KIA).  
Evaluasi Penerapan Mysimpeg Menggunakan Metode Hot-Fit Di RSUD Aji Muhammad Parikesit Patrizia, Jihan; Mardahlia, Dewi; Johan, Herni
Jurnal Media Informatika Vol. 5 No. 3 (2024): Jurnal Media Informatika Edisi Mei - Agustus
Publisher : Jurnal Media Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan Studi Pendahuluan berupa wawancara dilakukan kepada perwakilan unit SIMRS RSUD Aji Muhammad Parikesit, dari 1.087 karyawan yang bekerja di Rumah Sakit sebagai total pengguna sistem informasi Mysimpeg, hanya terdapat 73,14% yang menginput pembaharuan data dan terhubung dengan absensi pada sistem informasi tersebut. Keterlambatan informasi perihal pelaporan jumlah pegawai baru menyebabkan keterlambatan terbitnya akses absensi pegawai berdampak pada pegawai tidak dapat menginput data di sistem informasi karena tidak memiliki akses pada penggunaan sistem informasi Mysimpeg selain itu, keterlambatan informasi pegawai keluar dan berhenti yang berdampak pada keterlambatan pemblokiran akses sistem informasi Mysimpeg dan sistem informasi lainnya di Rumah Sakit. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, pendekatan cross-sectional bertujuan mengetahui hasil evaluasi penerapan sistem informasi Mysimpeg menggunakan Metode Hot-Fit di RSUD Aji Muhammad Parikesit. Sampel sebanyak 99 orang responden berfokus pada karyawan di RSUD Aji Muhammad Parikesit Tenggarong. Instrumen penelitian yang digunakan berupa kuesioner dengan skala likert. Analisis diolah dengan menggunakan sistem informasi komputer. Berdasarkan hasil uji Fisher, didapatkan hasil bahwa tidak adanya kesesuaian hasil evaluasi terhadap kualitas informasi dibuktikan dengan nilai signifikansi (ɑ-value 0,586) dan adanya kesesuaian hasil penggunaan sistem dengan nilai signifikansi (ɑ-value 0,000) terhadap evaluasi penerapan Sistem Informasi Mysimpeg yang dilaksanakan di RSUD Aji Muhammad Parikesit Tenggarong. Disarankan bagi RSUD Aji Muhammad Parikesit untuk membuat kebijakan dan menjadikan penggunaan sistem informasi Mysimpeg sebagai salah satu standar mutu bagi unit kepegawaian dalam rangka pengarsipan dokumen pribadi pegawai secara elektronik.
Hubungan Kualitas Pelayanan Kefarmasian Terhadap Tingakt Kepuasan Pasien di UPTD Puskesmas Remaja Samarinda Fasirah, Nur; Umar, Zulkifli; Mardahlia, Dewi
Jurnal Media Informatika Vol. 5 No. 3 (2024): Jurnal Media Informatika Edisi Mei - Agustus
Publisher : Jurnal Media Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kefarmasian sebagai pusat pelayanan obat yang aman untuk mengoptimalkan hasil pengobatan dan meningkatkan kualitas hidup pasien. Pelayanan kefarmasian sering kali mendapatkan stigma yang kurang baik seperti keluhan pasien kurangnya kursi tunggu diarea pengambilan obat, petugas yang kurang ramah, komunikasi yang singkat kepada pasien menjadikan kurangnya kejelasan informasi obat yang diberikan kepada pasien.. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan kualitas pelayanan kefarmasian terhadap tingkat kepuasan pasien di Pusekesmas Remaja Samarinda. Penelitian dilakukan dengan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penarikan sampel dengan purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan untuk pengambilan data berupa kuesioner menggunakan skala likert. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, didapatkan hasil bahwa hipotesis diterima yaitu kualitas pelayanan kefarmasian (???? = 0,000) terdapat hubungan yang signifikan terhadap tingkat kepuasan pasien di UPTD Puskesmas Remaja Samarinda. Saran yang dapat diberikan adalah perlu meningkatkan ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai untuk mendukung pelayanan kefarmasian, komunikasi, edukasi yaitu menjelaskan secara detail tentang cara penggunaan obat, efek samping, dan interaksinya dengan obat lain., kecepatan pelayanan, dan keramahan petugas.
Evaluasi Penerapan Mysimpeg Menggunakan Metode Hot-Fit Di RSUD Aji Muhammad Parikesit Patrizia, Jihan; Mardahlia, Dewi; Johan, Herni
Jurnal Media Informatika Vol. 5 No. 3 (2024): Jurnal Media Informatika Edisi Mei - Agustus
Publisher : Jurnal Media Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan Studi Pendahuluan berupa wawancara dilakukan kepada perwakilan unit SIMRS RSUD Aji Muhammad Parikesit, dari 1.087 karyawan yang bekerja di Rumah Sakit sebagai total pengguna sistem informasi Mysimpeg, hanya terdapat 73,14% yang menginput pembaharuan data dan terhubung dengan absensi pada sistem informasi tersebut. Keterlambatan informasi perihal pelaporan jumlah pegawai baru menyebabkan keterlambatan terbitnya akses absensi pegawai berdampak pada pegawai tidak dapat menginput data di sistem informasi karena tidak memiliki akses pada penggunaan sistem informasi Mysimpeg selain itu, keterlambatan informasi pegawai keluar dan berhenti yang berdampak pada keterlambatan pemblokiran akses sistem informasi Mysimpeg dan sistem informasi lainnya di Rumah Sakit. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, pendekatan cross-sectional bertujuan mengetahui hasil evaluasi penerapan sistem informasi Mysimpeg menggunakan Metode Hot-Fit di RSUD Aji Muhammad Parikesit. Sampel sebanyak 99 orang responden berfokus pada karyawan di RSUD Aji Muhammad Parikesit Tenggarong. Instrumen penelitian yang digunakan berupa kuesioner dengan skala likert. Analisis diolah dengan menggunakan sistem informasi komputer. Berdasarkan hasil uji Fisher, didapatkan hasil bahwa tidak adanya kesesuaian hasil evaluasi terhadap kualitas informasi dibuktikan dengan nilai signifikansi (ɑ-value 0,586) dan adanya kesesuaian hasil penggunaan sistem dengan nilai signifikansi (ɑ-value 0,000) terhadap evaluasi penerapan Sistem Informasi Mysimpeg yang dilaksanakan di RSUD Aji Muhammad Parikesit Tenggarong. Disarankan bagi RSUD Aji Muhammad Parikesit untuk membuat kebijakan dan menjadikan penggunaan sistem informasi Mysimpeg sebagai salah satu standar mutu bagi unit kepegawaian dalam rangka pengarsipan dokumen pribadi pegawai secara elektronik.
Hubungan Waktu Tunggu Penyediaan Rekam Medis Terhadap Kepuasan Pasien Di UPTD. Puskesmas Muara Wis Maria Sartika; Mardahlia, Dewi; Nurhasanah, Nurhasanah
Jurnal Media Informatika Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Media Informatika Edisi September - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract− Waiting time is the time used by patients to get doctor's health services. The minimum service standard for a patient's medical record is less than 10 minutes. Based on a preliminary study conducted on medical record officers at UPTD. Muara Wis Health Center from 10 medical record documents found that 6 medical record documents were not in accordance with standards and 4 medical record documents were in accordance with standards. This study uses a quantitative method with a Cross-Sectional approach to analyze the relationship between waiting time for the provision of medical record documents and patient satisfaction at UPTD. Muara Wis Health Center, the sample consisted of 60 respondents who were selected using the Accedental Sampling technique, data collection instruments in the form of observations and questionnaires on the Likert scale, and the analysis was carried out through descriptive analysis and chi-square tests processed using computer application software. Based on the average results of the waiting time for the provision of medical record documents at UPTD. The Muara Wis Health Center takes 10 minutes and 40 seconds from 60 medical record documents. The calculation of the provision of medical records to patients begins when the patient registers until the medical record is available at the polyclinic. Suggestions for UPTD. Muara Wis Health Center in order to shorten the waiting time for officers to provide medical record files and re-evaluate their performance periodically.
ANALISIS SISTEM PENYIMPANAN OBAT DI GUDANG UTAMA FARMASI RSUD INCHE ABDOEL MOEIS SAMARINDA Saputri, Windi Indah; Purwaningsih, Erwin; Mardahlia, Dewi
Jurnal Media Informatika Vol. 5 No. 3 (2024): Jurnal Media Informatika Edisi Mei - Agustus
Publisher : Jurnal Media Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem Penyimpanan obat merupakan salah satu kegiatan penunjang rumah sakit yang sangat penting dalam menentukan ketersediaan obat yang efektif dan efisien. Dalam pengelolaan obat terdapat siklus kegiatan mulai dari perencanaan, pengadaan, penyimpanan, pendistribusian, penghapusan dan pengendalian obat.Tujuan dilakukannya pengelolaan obat yakni agar terciptanya persediaan obat dalam jumlah dan waktu yang tepat dengan biaya minimal namun tetap berkualitas.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif untuk mengetahui sistem penyimpanan obat di gudang utama farmasi RSUD Inche Abdoel Moeis Samarinda dengan jenis data yang digunakan adalah data primer yang berupa hasil wawancara dan data sekunder berupa hasil observasi langsung serta telaah dokumen. Informan dalam penelitian ini diantaranya Ka. IFAR, Apt. Gudang, Ka. Tu, Bagian Kepegawaian dan Diklat serta Bagian Penujang sehingga total informan ialah 5 orang.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sistem penyimpanan obat di gudang utama farmasi RSUD Inche Abdoel Moies Samarinda masih belum efektif hal ini di dapat dilihat dari beberapa variable input, proses, maupun output yang belum maksimal seperti SDM yang masih kurang, sarana yang belum memadai seperti gudang yang masih minim yang dapat menyebabkan penumpukan obat. Diharapkan RSUD Inche Abdoel Moeis Samarinda agar lebih memperhatikan sistem penyimpanan obat digudang utama farmasi mulai dari kuantitas dan kualitas SDM, ukuran gudang penyimpanan obat yang belum memadai serta evaluasi dalam tata cara penyimpanan obat untuk menjaga mutu serta kualitas obat.