Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Effect of using wall media and students’ learning styles on volleyball lower passing abilities of tenth-grade students Bambang Sumedi; M. Rufi’i; Yoso Wiyarno
Educatif Journal of Education Research Vol 2 No 4 (2020): October
Publisher : Kreasi Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.802 KB) | DOI: 10.36654/educatif.v2i4.27

Abstract

This study aims to investigate the effect of using walls as media and learning styles on ability to pass of the tenth-grade students’ ability of SMAK Suropati Sidoarjo and SMA Santo Yusup Surabaya. A total of 120 tenth-grade students of both high schools were the study subjects devided into the experimental and control groups. A pre-test post-test design randomnized control group design was employed. To collect the data, the volleyball passing tests were taken by the students. A two-way ANOVA and tests of homogeneity and normality were used to analyze the data. The results showed that the significant test results accepted the alternative hypothesis. It means that there was a significant effect and no interaction training using the wall vs. non-walls as media and learning styles on the lower pasing ability of the tenth-grade students of SMAK Suropati Sidoarjo and SMA Santo Yusup Surabaya.
PENGEMBANGAN APLIKASI ASESMEN DIAGNOSTIK BERBASIS COMPUTER BASED TEST (CBT) MENGGUNAKAN MOODLE Faiqotul Himmah; Rufi’i Rufi’i; Yoso Wiyarno
JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Vol 8, No 3 (2023)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jipi.v8i3.4380

Abstract

Dalam perkembangan teknologi dimasa kurikulum merdeka saat ini, dibutuhkan sebuah inovasi yang dapat mendukung pelaksanaan kegiatan asesmen diagnostik berbasis CBT dilingkungan sekolah. Dari banyak sistem CBT yang ada, Moodle merupakan salah satu pilihan yang patut dipertimbangkan, selain karena digunakan secara luas diberbagai sektor pendidikan, Moodle juga menyediakan berbagai fitur yang lengkap untuk verifikasi, evaluasi, dan juga analisis ujian. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan aplikasi asesmen diagnostik  dengan pemanfaatan Moodle dengan bentuk soal HOTS dan berfokus pada keefektivitas Moodle untuk meningkatkan pengalaman ujian bagi peserta didik dan guru dilingkungan sekolah. Metode penelitian dan pengembangan yang digunakan adalah model 4-D (Four-D) dan observasi dengan memperhatikan kesesuaian dalam kurikulum merdeka dan karakteristik peserta didik. Studi ini dirancang dengan database berupa soal pilihan ganda dari 16 mata pelajaran berbasis HOTS yang kemudian diberikan kepada peserta didik kelas VII SMP Negeri 1 Taman sebanyak 398 anak.  Tahapan pengujian validasi produk dilakukan oleh ahli media dengan hasil 95,67 %, ahli materi sebesar 87,49 %, teman sejawat 91,63%, dan peserta didik menunjukkan 89,04%. Dari data hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa Moodle memenuhi kriteria sangat baik sebagai aplikasi asesmen diagnostik berbasis CBT. Moodle dengan fitur yang sederhana, efisien dan ringan, serta kompatibel dengan banyak browser. Tersedianya manajemen pengguna dan manajemen course yang baik.
PENGEMBANGAN APLIKASI COMPUTER BASED TEST (CBT) BERBASIS WEB DENGAN JARINGAN NIRKABEL (WIRELESS NETWORK) PADA HASIL BELAJAR Juni Agung Prasetyo; Rufi’i Rufi’i; Yoso Wiyarno
JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Vol 8, No 3 (2023)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jipi.v8i3.4379

Abstract

Berbagai varian sistem managemen pendidikan yang ada sekarang ini telah berkembang pesat dari pembelajaran tatap muka menjad pem-belajaran online berbasis digital. SMP Negeri 1 Buduran telah men-erapkan ujian asesmen formatif dan asesmen sumatif dengan CBT sesuai dengan Kurikulum Merdeka. Dengan dilengkapi fasilitas 4 la-boratorium berisi 160 komputer dan jumlah peserta didik 927 anak, diperlukan jaringan nirkabel yang dapat mencakup sebagian besar peserta didik dan seluruh ruangan gedung yang digunakan untuk ujian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan aplikasi CBT ber-basis web dengan jaringan nirkabel pada hasil belajar peserta didik yang memanfaatkan perangkat mikrotik routerboard. Mikrotik routerboard sebagai pengatur jaringan lalu lintas data sehingga dapat diakses 9 ruangan unifi atau bisa diakses penuh secara online oleh se-luruh peserta didik. Platform Sahabat Siswa (SaSis) menjadi pilihan karena memilki keunggulan hasil ujian didapatkan secara real time beserta analisisnya, sedangkan metode yang dirujuk adalah metode System Development Live Cycle (SDLC) dengan model prototype. Tahapan pengujian validasi produk dilakukan oleh ahli media dengan hasil 95,53 %, ahli materi sebesar 87,49 %, teman sejawat 97,63%, dan peserta didik menunjukkan 92,42%. Dari data hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa Jaringan Nirkabel (Wireless Net-work) memenuhi kriteria sangat baik sebagai media publikasi aplikasi Computer Based Test (CBT) Berbasis Web Pada Hasil Belajar. Dengan memperhatikan faktor usability untuk kenyamanan dan memudahkan end user dalam menggunakannya.
Meningkatkan Imunitas Tubuh Di Masa Pandemi Covid-19 Pada Guru Dan Karyawan SMA Negeri 6 Surabaya Abd. Cholid; Suharti; Harwanto; Ujang Rohman; sumardi; M. Muhyi; Yoso Wiyarno
Kanigara Vol 1 No 2 (2021): Kanigara
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/kanigara.v1i2.3636

Abstract

Covid-19 merupakan penyakit menular yang menyebabkan penderita dapat mengalami demam, batuk kering, sakit tenggorokan, kehilangan indra perasa dan penciuman hingga kesulitan bernafas, pada penderita yang rentan penyakit ini dapat berujung pada Pneumonia dan kegagalan multiorgan. Semenjak Covid-19 di umumkan sebagai pandemi oleh WHO, masyarakat di seluruh dunia termasuk di Indonesia di himbau dan di paksa untuk melakukan karantina, sehingga menyebabkan berbagai sektor kegiatan terhenti termasuk di dalamnya dunia pendidikan. Mengingat pentingnya peranan nutrisi dalam meningkatkan imunitas tubuh sebagai salah satu tindakan pencegahan penyebaran Covid-19, selain itu jika salah dalam intervensi pemberian nutrisi bisa berdampak pada penyakit yang lain. Maka dari itu dirasa perlu untuk memberikan penyuluhan terkait meningkatkan imunitas tubuh sebagai salah satu pencegahan penyebaran penyakit infeksi di lingkungan SMAN 6 Kota Surabaya, sebagai salah satu upaya proteksi Covid-19.
Gizi Dalam Meningkatkan Imunitas Tubuh Sebagai Upaya Perlindungan Covid-19 Bagi Guru SMP Negeri 1 Perak Jombang Suharti; Ujang Rohman; Harwanto; Sumardi; Abd. Cholid; Yoso Wiyarno; M. Muhyi
Kanigara Vol 1 No 2 (2021): Kanigara
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/kanigara.v1i2.3992

Abstract

Saat ini, hampir semua negara menghadapi wabah penyakit yang disebabkan oleh virus SARS CoV-2 (covid-19), berdasarkan data peta sebaran Covid-19 di Indonesia yang terinfeksi Covid-19 543.975, pulih 454.879 (83,6%) dan 17.081 meninggal (3,1%). Berdasarkan sebaran data zonasi nasional, Kabupaten Jombang merupakan salah satu kota yang hampir seluruh wilayahnya masuk dalam zona merah, jumlah yang dipastikan positif sebanyak 3.626 jiwa, pulih 3.182 jiwa. orang, dirawat 100 orang dan 344 orang meninggal, dari data ini perlu sosialisasi pemahaman tentang pentingnya meningkatkan kekebalan tubuh pada saat pandemi seperti sekarang. Sosialisasi dilakukan melalui program PPM (pengabdian masyarakat). Kegiatan ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Perak Jombang, target utama mengikuti kegiatan ini adalah para wali siswa namun karena tidak mendapat ijin maka kegiatan ini diikuti oleh guru dan dilaksanakan secara online. Metode pelaksanaan program PPM didasarkan pada observasi lapangan (observasi), penyuluhan (sosialisasi) dan pemberian bantuan vitamin C. Dampak dari kegiatan PPM ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan para guru di SMPN Perak Jombang tentang pentingnya meningkatkan imunitas di era pandemi dengan mengkonsumsi makanan bergizi dan rutin mengkonsumsi Vitamin C. Kegiatan sosialisasi ini mendapat respon yang positif dari para guru. dan hasil dari kegiatan tersebut direncanakan untuk disebarluaskan kepada siswa melalui pembelajaran.
Melatih Gerak Dasar Anak Untuk Meningkatkan Koordinasi Gerak Tubuh Pada Guru Himpaudi Kota Surabaya Suharti; Ujang Rohman; Harwanto; Sumardi; Abd.Cholid; Yoso Wiyarno; M. Muhyi
Kanigara Vol 2 No 1 (2022): Kanigara
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/kanigara.v2i1.5075

Abstract

Perkembangan fisik motorik anak usia dini merupakan proses perkembangan yang berkesinambungan, terjadi secara signifikan dalam pembentukan tulang, tumbuh kembang gerakan otot-otot dan saraf sesuai dengan rentang usianya yang akan mempengaruhi keterampilan anak dalam bergerak. Pelatihan gerak dasar motorik pada Anak Usia Dini, yang secara khusus ditujukan bagi pendidik PAUD, merupakan salah satu model peningkatan Sumber Daya Manusia, yang dilakukan sejak dini. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan dan melatih motorik kasar dan halus, meningkatkan kemampuan mengelola, mengontrol dan melakukan koordinasi gerak tubuh, serta meningkatkan keterampilan tubuh dan cara hidup sehat sehingga dapat menunjang pertumbuhan jasmani yang kuat dan terampil. Adapun metode dalam PPM ini adalah metode ceramah dan demonstrasi, metode ceramah bertujuan untuk menjelaskan materi gerak dasar yang dapat menstimulus perkembangan motorik anak PAUD, kemudian tentang pertumbuhan dan perkembangan anak usia 0-6 tahun, permasalahan anak usia dini, teknik stimulasi pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini. Sedangkan metode demonstrasi bertujuan untuk mendemonstrasikan teknik stimulasi pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini dengan pengembangan aspek motorik yang dapat dijadikan acuan dalam proses pendidikan.
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan Model Pembelajaran Inquiry dan Motivasi Belajar Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VIII MTsN 3 Dan MTsN 4 Sidoarjo Ulfa Mariyatie; Achmad Noor Fatirul; Yoso Wiyarno
EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2023): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v4i2.451

Abstract

There are still many learning processes in schools that do not involve students, so students are less creative. There are still many teachers who use the lecture method so that students are passive and not creative, because there is no opportunity to ask questions, discuss with both the teacher and fellow students. The learning process will work well if students are involved in selecting, compiling and participating in learning situations. Problem-based learning models or known as Problem Based Learning (PBL) and Inquiry learning models are very important in supporting interactions between students and teachers, between students and students. The purpose of this study was to find out: (1) the differences in learning outcomes between the use of the PBL learning model and the Inquiry learning model in mathematics, (2) the differences in learning outcomes between high learning motivation and low learning motivation in mathematics, and (3) the interaction between the use of the PBL learning model, the Inquiry learning model and learning motivation on the mathematics learning outcomes of class VIII MTsN 3 and MTsN 4 Sidoarjo. This experimental research was carried out using a 2x2 factorial design. The subjects in this study were class VIII students consisting of four classes with 120 class VIII students at MTsN 3 and MTsN 4 Sidoarjo. The subjects that became the focus of the experiment were taken classically randomly, namely four MIPA1,2,3,4 classes from MTsN 3 and MTsN 4 Sidoarjo. The research hypothesis was tested using the Analysis of Variant (Anova) statistical test. The results of two-way analysis calculations show that: (1) There is a significant difference between the PBL Learning Model and the Inquiry Learning Model on Mathematics learning outcomes, (2) There is a significant difference between high learning motivation and low learning motivation on Mathematics learning outcomes, and ( 3) There is an interaction between the PBL Learning Model and the Inquiry Learning Model and learning motivation on Mathematics learning outcomes for Class VIII MTSN 3 and MTSN 4 Sidoarjo.
Pengaruh Penggunaan Metode Pembelajaran Contextual Teaching and Learning, Cooperative Learning, dan Gaya Berpikir Siswa terhadap Kemampuan Memahami Konsep Mata Pelajaran PPKn Siswa Kelas VIII di SMP Negeri 57 dan 49 Surabaya Ruti Diah Puspita Djelita; Achmad Noor Fatirul; Yoso Wiyarno
EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2023): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v4i2.470

Abstract

This study focuses on the existence of significant differences in the ability to understand concepts between students who are taught by contextual teaching and learning and cooperative learning methods, there are significant differences in the ability to understand concepts between students who have a concrete sequential thinking style, abstract sequential, concrete random, and abstract randomization, as well as the interaction between learning methods and thinking styles on the ability to understand the concepts of Civics subjects for class VIII students at SMP Negeri 57 and 49 Surabaya. This type of research is experimental research. Quasi-experimental research design using a non-equivalent control group design. The population of this study were class VIII students of SMP Negeri 57 and 49 Surabaya for the 2022/2023 academic year. The research sample used a sampling technique with details of 72 students in the experimental class and 70 students in the control class. The data collection method is to use a student thinking style test instrument and a test of the ability to understand "Strengthening National Commitment." Methods of data analysis using Two Way Anava. The results of this study indicate that there is a significant difference between the treatment of students who are taught using the contextual teaching and learning method compared to the cooperative learning method. There are differences in the ability to understand concepts in students who have concrete sequential, abstract sequential, random concrete, and random abstract thinking styles between groups of students who are treated with the contextual teaching and learning method compared to the cooperative learning method. There is interaction between learning methods and thinking styles on the ability to understand concepts as a result of each different characteristic of each student in terms of their respective thinking styles.
Development of IPA about Digital-Based Hydroponic Cultivation as Students' Life Skills Mar'atus Solicha; Rufi'i Rufi'i; Yoso Wiyarno
EDUTEC : Journal of Education And Technology Vol. 5 No. 1 (2021): September 2021
Publisher : STAI Miftahul Ula Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

A reasonable nine-year program requires the school to equip students with life skills so that after graduation students have the ability to live independently. In the learning process of science teachers at SMP Negeri 3 Waru guided by textbooks published by the Ministry of National Education and non-textbooks published by MGMP IPA Sidoarjo Regency, which for modern plant cultivation techniques materials are less interesting for students to learn, due to less interactive learning procedures and applied materials about plant cultivation techniques are less touching towards process skills or practicum, and less supported by images that attract students, especially those that are appropriate for online learning during the pandemic. To solve the above problems, the author makes science teaching materials about digital-based hydroponic plant cultivation techniques that contain interesting materials and various process skills that train students' independence and improve students' understanding of plant cultivation techniques so that it is expected to improve student achievement. Technical data analysis used is Qualitative Discriptis Analysis and Descriptive Percentage Analysis used to process data obtained through questionnaires. The results of this teaching material are validated by material experts and design experts as well as small group tests. The results of the presentation of the achievement rate of the Material experts by 100%, are in the very good category. Of the Design Experts by 92.2%, it is in the category of excellent. Media experts 86.1% Then from the limited group test got a score of 80% large group test of 83.3% while from peers of 86%. Furthermore, the overall flat score so that the teaching materials in the category are good and worthy to be used in science learning.