Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Manajemen Komunikasi dalam Pengembangan Minat Bakat Santri Faladhin, Johan; Husna, Arina Himatul; Mairita, Desy; Novchi, Raja Widya; Tazri, M.; Marsya, Ulmi
MENARA RIAU Vol 18, No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyrakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/menara.v18i2.28559

Abstract

Islamic boarding school are educational institutions with unique character in Indonesia. The increase in the number of Islamic boarding school in various regions from year to year indicates that the education system has gained the trust of many parties. Nowadays, Islamic boarding schools are not only place to deepen religious knowledge but also to develop the potential abilities of their students. The reason is, academic and non-academic achievements need to go hand in hand. Through the observations of the author and team, the Al-Fahmu Kampar Islamic Boarding School has the potential to develop the interests and talents of its students. The formation of interest and talent groups among Islamic boarding school students received a positive response and support, especially from Islamic boarding school leaders. Through opinion polls and interviews with students, the team offered four extracurricular groups based on the arts, namely martial arts, calligraphy, Al-Qur'an recitation and hadrah arts. All discussion and coordination process in this program has been adapted to Islamic boarding school values.
Tutur Layar: Menyibak Nilai Pesan Parenting dalam Kanal YouTube Senimawati Buulolo, Johan Faladhin, Ulmi Marsya,
Jurnal Penelitian Sosial Ilmu Komunikasi Vol 8, No 2 (2024): Volume 8 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : UNIVERSITAS PAKUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/jpsik.v8i2.10701

Abstract

Kemajuan teknologi modern memungkinkan kita dengan cepat berbagi dan menerima informasi dari seluruh penjuru dunia. Internet telah memudahkan komunikasi tanpa batas geografis dan waktu, mengubah cara hidup kita sehari-hari. YouTube salah satu platform media sosial terpopuler sering digunakan untuk menyebarkan informasi yang bisa diakses oleh semua kalangan masyarakat. Kinderflix adalah channel YouTube yang berfokus pada konten edukasi untuk mendukung tumbuh kembang anak. Namun, meskipun tujuan utamanya adalah edukasi, beberapa pengguna dewasa yang tidak bertanggung jawab telah menyalahgunakan platform ini untuk melakukan pelecehan seksual terhadap host-nya kak Nisa. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bagaimana konten edukasi pada Kinderflix memberikan manfaat edukatif kepada penonton, berdasarkan teori komunikasi informatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif untuk menjelaskan dan menganalisis fenomena, aktivitas sosial, peristiwa, sikap seseorang secara individu maupun kelompok. Data yang digunakan adalah ke empat konten edukasi parenting di channel YouTube kinderflix. Hasil dari penelitian ini adalah konten edukasi parenting pada channel YouTube Kinderflix berhasil menciptakan lingkungan belajar yang bermanfaat bagi balita. Hal ini terlihat dari tanggapan positif penonton terkait peningkatan kosakata dan keterampilan komunikasi anak-anak. Namun, munculnya komentar negatif yang mengarah pada seksualisasi host kak Nisa, disebabkan oleh penonton dewasa yang tidak memahami tujuan konten, kesalah pahaman dan fokus berlebihan pada penampilan fisik.
Penyuluhan Edukasi Kesetaraan Gender untuk Kesehatan Mental bagi Ibu Rumah Tangga di Desa Tangga Batu Putri, Annie Mustika; Marsya, Ulmi; Puji, Ari Andriyas; Haris, Aidil; Ahyaruddin, Muhammad; Asnawi, Mizan; Fitria, Sarah
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol. 8 No. 3 (2024): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jpumri.v8i3.7220

Abstract

Tangga Batu is one of the villages in Rokan Hilir Regency that receives many educational programs through outreach. This implementation focuses on several aspects, namely on the good practices of the intervention program and its impact which is carried and which targets starting from the general public, young women as prospective brides or not. Efforts to overcome this require multi-factor synergy and the role of stakeholders with the role of 1) central and regional governments as initiators, facilitators, and motivators 2) professional and academic organizations as think tanks, 3) development partners to strengthen initiation, collaboration, and monitoring and evaluation collaboration, 4) social institutions. This service aims to describe the intervention program that has been carried out to address local communities in maintaining reproductive health and gender equality. The intervention programs implemented by the central and regional governments, and motivators from academics and social partners have been running well, as indicated by the response of stakeholders who actively participate in the programs.
Optimalisasi Kompetensi Kelompok Ibu PKK Guna Mewujudkan Perempuan Berdaya Desa Pantai Cermin, Riau Marsya, Ulmi; Haris, Aidil; Puji, Ari Andriyas; Putri, Annie Mustika
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol. 8 No. 3 (2024): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jpumri.v8i3.7909

Abstract

Community service in Pantai Cermin Village aims to overcome the problem of the lack of competency-based PKK organizational activity and industrial management. This problem was identified through observations and interviews, indicating the urgent need for women's empowerment. The methods used include outreach about the importance of women's empowerment and training covering organizational management, home industry management, and the use of digital technology in marketing. Training activities are designed to improve PKK members' skills in managing organizations and home businesses, as well as utilizing social media and websites for product promotion. The results of this service show a significant increase in the competence of PKK members, who are now more active in managing organizations and home industries. In addition, PKK members also show a higher awareness of their important role in village development. Thus, this program was successful in encouraging women's empowerment and increasing organizational activities in Pantai Cermin Village.
Branding Piety and the Mediatization of Da’wah through Digital Content Johan Faladhin; Destita Mutiara; Ulmi Marsya
Jogjakarta Communication Conference (JCC) Vol. 3 No. 1 (2025): The 6th Jogjakarta Communication Conference (JCC)
Publisher : Jogjakarta Communication Conference (JCC)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The rapid development of digital media has significantly reshaped the landscape of Islamic da’wah, leading to a redefinition of piety and religious expressions within contemporary Muslim societies. This research explores how mediatization and branding strategies reframe Islamic da’wah through the production of digital content on platforms such as Instagram, TikTok, YouTube, and Spotify. The study aims to critically analyze how elements of media logic speed, aesthetics, emotionality, and interactivity influence the presentation and perception of piety in the digital public sphere. Employing a qualitative descriptive method with an exploratory content analysis approach. Results reveal that piety is not merely internalized but also constructed, commodified, and algorithmically mediated through strategic branding techniques, such as visual identity formation, emotional storytelling, positioning, and audience loyalty cultivation. While digital media expands the reach of da’wah, it also risks reducing spiritual values into performative symbols shaped by market attention and algorithmic virality. This study underscores the need for critical awareness of mediatization effects and offers new insights into how Islamic da’wah must adapt without losing its transformative spiritual essence in an era of digital hyperconnectivity.
DISKURSUS PEREMPUAN DALAM MEDIA SOSIAL INSTAGRAM: STUDI DESKRIPTIF CYBERBULLYING DI AKUN @LAMBE_TURAH Marsya, Ulmi
Jurnal PIKMA : Publikasi Ilmu Komunikasi Media Dan Cinema Vol. 2 No. 1 (2019): September 2019
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas AMIKOM Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (726.334 KB) | DOI: 10.24076/PIKMA.2019v2i1.394

Abstract

Artikel ini akan mendiskusikan bagaimana perkembangan teknologi ternyata menjadi ancaman tersendiri bagi kaum perempuan. Sosial media, disatu sisi merupakan salah satu wadah komunikasi paling populer dikalangan masyarakat terutama anak muda untuk dapat mengaktualisasikan dirinya, namun disisi lain ia menjadi boomerang tersendiri bagi para penggunanya ketika kita tidak dapat mengendalikan arus komunikasi yang sangat kompleks dalam sosial media karena jangkauannya yang sangat luat serta sifat komunikannya yang memungkinkan untuk dapat menyembunyikan identitasnya. Perkembangan teknologi komunkasi ternyata tidak dibarengi dengan semakin meningkatnya kualitas etika dalam masyarakat. Misalnya dengan semakin menjamurnya bullying dalam sosial media. Ungkapan kebencian menjadi hal yang sangat lumrah terjadi dalam sosial media. Dalam hal ini, bully dan ungkapan kebencian yang terjadi, ternyata bias gender. Perilaku bully terhadap perempuan sering kali dipengaruhi oleh diskursus-diskursus yang biasa dilekatkan pada perempuan misalnya hal-hal yang berbau objektifikasi seksual. Pembahasan ini akan menggunakan data kualitatif yang disajikan dalam bentuk analisis deskriptif terhadap femonema cyberbullying di media sosial instagram khususnya yang terjadi pada kaum perempuan.
Feminis Retorika Kritis Sutradara Laki-laki dalam Isu Kesetaraan Gender : (Analisis Feminist Stand Point Theory Sutradara Lucky Kuswandi) Marsya, Ulmi; Mairita, Desy
Jurnal PIKMA : Publikasi Ilmu Komunikasi Media Dan Cinema Vol. 7 No. 1 (2024): September 2024
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas AMIKOM Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24076/pikma.v7i1.1758

Abstract

Munculnya para sineas laki-laki yang memiliki perhatian khusus pada isu perempuan dan kesetaraan gender merupakan kabar yang cukup menggembirakan karena pelibatan laki-laki dalam pewujudan kesetaraan gender merupakan hal yang sangat krusial. Namun, sebuah ide yang ditampilkan pada film, tidak lepas dari pengaruh pengalaman serta pengetahuan yang dimiliki oleh para sineas mengenai hal tersebut. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Metode Kualitatif dengan pendekatan teori Feminist Standpoint yang digagas oleh Sandra Hardings untuk menguraikan bagaimana ide-ide feminist dipahami dan disuarakan oleh laki-laki. Empat pintu masuk analisis pada Feminist Standpoint yaitu, strong objectivity, situated knowledge, epistemic adventage, dan power relations. Keterlibatan perempuan dalam film garapan Lucky Kuswandi yang mengangkat isu perempuan terbilang cukup dominan baik dalam produksi maupun pemeran. Hal ini menunjukkan bahwa perspektif yang dibangun berlandaskan pada objektifitas sutradara. Penggambaran situasi pengetahuan dalam perspektif sutradara laki-laki dibangun dalam perspektif kelompok-kelompok marjinal seperti perempuan imigran, etnis tionhoa, kelompok marjinal seksual.
An analysis of reputation, predictability, and perceived risk on user trust in telemedicine consultation services Husna, Arina Himatul; Faladhin, Johan; Marsya, Ulmi
Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 14, No 1 (2025): June 2025
Publisher : Master of Communication Science Program, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/interaksi.14.1.1-16

Abstract

This study aims to analyze the impact of reputation, predictability, and risk on user trust in telemedicine consultation services. User trust is a crucial factor in the adoption and sustainability of telemedicine services. This research uses Perceived Risk Theory to explore the effects of risk on user perceptions and examines how reputation and predictability influence trust. The method employed is a quantitative survey with questionnaires distributed to telemedicine service users between January 16 and February 16, 2023. The unit of analysis in this study is users who have utilized telemedicine services, especially in health consultation, at least once. The findings reveal that the combined contribution of the three variables (reputation, predictability, and risk) to user trust is 25.7%, as indicated by the coefficient of determination (R²). This means that 74.3% of user trust is influenced by factors outside of reputation, predictability, and risk, such as service quality, user experience, and direct interaction with service providers. This research provides insights that while these three variables have a significant impact, other factors also play a crucial role in building user trust in telemedicine consultation services.