Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search
Journal : Jurnal Environmental Science

PENGELOLAAN SAMPAH WISATA TANJUNG BAYANG UNTUK MENINGKATKAN DAYA TARIK KUNJUNGAN WISATA KELURAHAN TANJUNG MARDEKA KECAMATAN TAMALATE KOTA MAKASSAR Hohoba, Bertus; Abbas, Ibrahim; Invanni, Ichsan
Jurnal Environmental Science Vol 2, No 1 (2019): Oktober
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (587.641 KB) | DOI: 10.35580/jes.v2i1.11424

Abstract

Pengelolaan limbah tidak pernah berhenti untuk dibahas, karena gaya hidup dan budaya masyarakat itu sendiri. Nelayan yang mengelola pariwisata adalah mata pencaharian sehari-hari yang hidup dan melakukan kegiatan di pantai dan memiliki cara mereka sendiri untuk mengelola limbah wisata. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan kuantitatif yang bertujuan untuk: (1. Untuk mengetahui pengelolaan sampah di pariwisata Tanjung Bayang, Kecamatan Tanjung Mardeka, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat Tanjung Bayang. RT, dan masing-masing individu memiliki peluang yang sama untuk dipilih sebagai sampel. Sampel dalam penelitian ini dihitung berdasarkan statistik deskriptif dengan sampel 85 responden di Tanjung Bayang RT, Makassar. Data dikumpulkan melalui wawancara kuesioner masyarakat dan data diproses secara manual. dan disajikan dalam tabel distribusi frekuensi terbantu dalam analisis statistik non-parametrik.
PENDUGAAN POTENSI AIR TANAH MENGGUNAKAN METODE GEOLISTRIK DI TEMPAT WISATA RAMMANG-RAMMANG KECAMATAN BONTOA KABUPATEN MAROS Hamzah, Hamzah; Invanni, Ichsan; Badwi, Nasiah
Jurnal Environmental Science Vol 3, No 1 (2020): Oktober
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (503.234 KB) | DOI: 10.35580/jes.v3i1.14716

Abstract

Electrical Resistivity is one of the geophysical methods that can detect the flow of electricity below the earth’s surface. This study aims to determine subsueface lithology, determine the potential of groundwater and determine the location of prospective drill sumut placement in the tourist attractions of Rammang-Rammang, Bontoa District, Maros Regency. This research uses electrical resistivity method with Wenner and Schlumberger configuration. Processing data using Res2DinV to map subsurface 2d isoresistivity. From the results of this study the resistivity value is different for each rock starting from 2,36 – 40434 Ωm the resistivity value of fresh water is in the range of resistivity value 30 -100Ωm. Subsuface lithology in the area namely alluvial, limestone, hollow limestone and limestone with massive structure.From the interpretation of the measurement data made at the study site, the location of the prospective well bore for drilling is located at coordinates, trajectory 1 119036'37.154"E, 4055'26,413"S with aquifer thickness 8,75-112 meters. Lane 2 on coordinates 199036'42012 E, 4055'26,456”S then 119036'37.055 "E 4055'35,680"S and 11903636.208"E, 4055'37478"S. Lane 3 is the coordinates 119036'22.323"E, 4055'31583"S and 119036'24,626"E, 4055'30,083"S with aquifer thicness 2,50-31,9 meters.
IDENTIFIKASI POTENSI PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKROHIDRO (PLTMH) SEBAGAI ENERGI TERBARUKAN DI KECAMATAN BONE-BONE KABUPATEN LUWU UTARA Marsida, Feby Aulia; Invanni, Ichsan
Jurnal Environmental Science Vol 3, No 1 (2020): Oktober
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (611.775 KB) | DOI: 10.35580/jes.v3i1.15366

Abstract

 ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1). lokasi yang memenuhi kriteria untuk mengidentifikasi potensi Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) Kecamatan Bone-Bone. 2). Besar Daya Listrik yang dapat dibangkitkan oleh lokasi yang memenuhi kriteria dalam mengidentifikasi potensi PLTMH di Kecamatan Bone-Bone. 3). apakah daya listrik yang terbangkitkan dapat memenuhi kebutuhan listrik masyarakat di sekitar lokasi yang memiliki potensi PLTMH di Kecamatan Bone-Bone. hasil penelitian menunjukkan bahwa ada dua titik lokasi yang memenuhi kriteria untuk mengidentifikasi potensi PLTMH di Kecamatan Bone-Bone. Titik lokasi pertama memiliki daya listrik terbangkitkan sebesar 20 kW dan titik lokasi kedua memiliki daya listrik terbangkitkan sebesar 9,35 kW. Untuk kebutuhan listrik masyarakat diperkirakan sebesar 8,35 kW. Sehingga kedua titik lokasi dapat memenuhi kebutuhan listrik masyarakat.
ANALISIS TINGKAT BAHAYA BENCANA ANGIN PUTING BELIUNG BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DI KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG Amin Nur Syafitri; Rosmini Maru; Ichsan Invanni
Jurnal Environmental Science Vol 3, No 2 (2021): April
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (810.811 KB) | DOI: 10.35580/jes.v3i2.20031

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik wilayah, tingkat bahaya bencana angin puting beliung dengan memanfaatkan Sistem Informasi Geografis, serta upaya mitigasi bencana angin puting beliung di Kabupaten Sidenreng Rappang. Parameter yang digunakan  yaitu curah hujan, suhu permukaan, kemiringan lereng, dan penutup lahan. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari instansi terkait. Teknik analisis data yaitu analisis kuantitatif berjenjang tertimbang dengan melakukan tumpang susun terhadap peta parameter tingkat bahaya bencana angin puting beliung. Sehingga diperoleh hasil karakteristik fisik yang menjadi faktor penentu tingkat bahaya bencana angin puting beliung di Kabupaten Sidenreng Rappang yaitu curah hujan 1.501 - 2.000 mm/tahun, suhu permukaan 21 - 25oC, kemiringan lereng 0 - 8%, dan jenis penutupan lahan berupa sawah. Tingkat bahaya bencana angin puting beliung di Kabupaten Sidenreng Rappang pada kelas tingkat bahaya rendah sebesar 25% luas wilayah, lalu pada kelas tingkat bahaya sedang sebesar 39% luas wilayah, dan pada kelas tingkat bahawa tinggi sebesar 36% luas wilayah. Dan adapun upaya mitigasi bencana berupa perencanaan pola ruang, pengendalian konversi lahan, pembangunan bangunan tahan angin puting beliung, pembuatan ruang terbuka hijau, serta penyuluhan kepada masyarakat dengan mempertimbangkan tingkat bahaya bencana angin puting beliung.
KESIAPAN GEOPARK NASIONAL MAROS PANGKEP MENUJU UNESCO GLOBAL GEOPARK ( STUDI PEMBANDING UNSECO GLOBAL GEOPARK GUNUNG SEWU) Ichsan Invanni
Jurnal Environmental Science Vol 4, No 2 (2022): April
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (737.506 KB) | DOI: 10.35580/jes.v4i2.32478

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengkaji proses pengajuan Geopark Maros Pangkep menjadi anggota UNESCO Global Geopark serta untuk mengidentifikasi kondisi aktual Geopark Nasional Maros Pangkep dan faktor apa saja yang perlu disiapkan badan pengelola untuk menjadi UNESCO Global Geopark. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Dari hasil penelitian diperoleh tahapan- tahapan yang sedang dan telah dilalui oleh Geopark Maros pangkep telah mencapai tahapan yang berhubungan dengan kebijakan. Kegiatan atau proses yang sedang berlangsung dijalankan secara parallel atau secara bersamaan seperti melakukan kegiatan promosi dengan mengadakan event, sosialisasi, kordinasi, Saat ini Geopark Nasional Maros pangkep melakukan FGD untuk pembuatan Masterplan dan merumuskan kebijakan yang dibutuhkan dalam pengembangan Geopark Maros Pangkep, FGD pembuatan Masterplan melibatkan Masyarakat, dan Stakeholder lainya.
PENDUGAAN POTENSI AIR TANAH DENGAN METODE GEOLISTRIK UNTUK PENYEDIAAN AIR BERSIH DI KOTA MAKASSAR Ichsan Invanni
Jurnal Environmental Science Vol 5, No 2 (2023): April
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jes.v5i2.47182

Abstract

ABSTRAK Penggunaan metode geolistrik sebagai alternatif untuk mendapatkan informasi dan data bawah permukaan, dengan berdasar pada perbedaan sifat kelistrikan batuan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui seberapa besar potensi air tanah di Kota Makassar dengan menggunakan metode geolistrik tahanan jenis (resistivity) yang mengarah kepada eksplorasi dan pengembangan potensi sumber daya air tanah (research and development). Data yang diperoleh dari model sintetik yang di buat dengan menggunakan perangkat lunak Res2Dmod yang menghasilkan penampang (apparent resistivity), yang kemudian diinversikan dengan menggunakan perangkat lunak Res2Dinv yang mengasilkan profil 2D true resistivity. Hasil penelitian menunjukkan potensi air tanah di Kota Makassar tidak merata, dari 12 lintasan pengukuran ada 8 lintasan yang memiliki potensi air tanah dengan 13 rekomandasi untuk penempatan sumur bor dan ada 4  lintasan  yang masih terindikasi adanya kandungan garam terlarut baik dari air laut maupun sifat kesadahan air (garam karbonat) memerlukan penambahan informasi pada area sekitar untuk menentukan tingkat pengaruh keasinan atau kesadahan terhadap urgensi kebutuhan air pada area tersebut. 
Analisis Spasial Potensi Daerah Resapan Air Di Daerah Airan Sungai Tangka Provinsi Sulawesi Selatan Nasiah Badwi; Ichsan Invanni; Irwansyah Irwansyah
Jurnal Environmental Science Vol 5, No 2 (2023): April
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jes.v5i2.46387

Abstract

Water is a very vital need in life, there is no water, living things will become extinct. As the population grows, the need for water increases, where the availability of water is limited. To meet water needs in the dry season, groundwater sources are needed. Groundwater potential is determined by the level of water that experiences infiltration. This study aims to describe the potential of the infiltration area. The method used is Geographic Information System. There are 5 overlaid variables, namely; rainfall, slope, rock type, soil type, and land use. The results of the study describe that there are 3 classes of potential catchment areas in the Tangka watershed, namely: high, medium and low. Most of the area is in the medium class area of 38,434.73 Ha or 80.69 percent spread from upstream to downstream covering all districts, namely: Tinggimoncong, Tombolopao, West Sinjai, Bulupoddo, Bontocani, Kajuara and North Sinjai. The very high class area is only 2,110.62 hectares or 4.43 percent spread over the Tinggimoncong, Tombolopao, Kahu, Kajuara and North Sinjai sub-districts. Low absorption potential in the middle of the watershed covers the northern part of Kunciopao, West Sinjai, Bontocani, and Bulupoddo Districts.
PEMETAAN DAERAH RAWAN LONGSOR LAHAN DI KECAMATAN CENRANA KABUPATEN MAROS Invanni, Ichsan; Zhiddiq, Sulaiman; Fitriani, Fitriani
Jurnal Environmental Science Vol 6, No 2 (2024): April
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jes.v6i2.61853

Abstract

ABSTRACTLandslides are events caused natural or non-natural factor, or human factors and human actions, which threaten or disrupt life, resulting in material damage, enviromental damage and even causing loss of life. This study aims to (1) Describe the land in Cenrana District, Maros Regency (2) Know about the causes of land landslides in Cenrana District, Maros Regency and (3) Know about the distribution and level of landslide hazard in Cenrana District, Maros Regency. This type of research is descriptive qualitative research. With five variables used, namely rainfall, slope, land use, rock type and soil type. The data collection technique in this research is a direct survey technique in the field and documentation. Data analysis in this research is a cartographic technique, namely by overlaying several thematic maps.The results of the research show that in the map of the level of landslide susceptibility in Cenrana District, Maros Regency there are 4th classes of vulnerability produced by the results of map overlay analysis in Cenrana District. It can be seen in table 4.6 that the low level of landslide susceptibility has an area of441.29 Ha or 2.12%, level medium landslide prone has an area of 9.128 Ha or 43.78%, high landslide prone has an area of 11.229,31 Ha or 53.85%, while very high landslide prone has an area of 52.80 or 0.25%.
PENANGANAN AIR ASAM TAMBANG PADA TAMBANG TERBUKA Nauli, Fitri; Baharuddin, Ichsan Invanni; Jannah B, Nurchafifa
Jurnal Environmental Science Vol 7, No 1 (2024): Oktober
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jes.v7i1.68122

Abstract

ABSTRAKPencemaran air dari aktivitas industri, khususnya industri pertambangan batu bara, salah satunya berupa air asam tambang (AAT). AAT dapat memberikan dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis teknik pengolahan AAT dan efektivitas pemantauan kualitas air untuk mengurangi pencemaran dari logam berat dan senyawa asam. Data penelitian meliputi data primer (debit air, pH, dan dosis bahan kimia) dan data sekunder (peta topografi serta data curah hujan). Pengolahan dilakukan dengan active treatment menggunakan tawas dan kapur. Hasil percobaan menunjukkan tawas menurunkan pH air dari 6,2 menjadi 3,80 dalam waktu 3 jam, sementara kapur menaikkan pH hingga netral (7,20) dalam 1,5 jam. Pemantauan di settling pond menunjukkan pH air yang awalnya 5,18–5,49 naik menjadi 7,04–7,87 setelah kapur ditaburkan, dan kualitas air menjadi jernih. Penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan teknik pengolahan dan ketepatan dosis bahan kimia untuk mencapai standar mutu lingkungan.