Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Penguatan Materi Hukum Bagi Guru Mata Pelajaran PPKn SMA Di Kabupaten Sragen Widya Noventari noventari; Yudi Ariana; Triyanto; Rima Vien Permata Hartanto; Hassan Suryono; Triana Rejekiningsih; Dewi Gunawati
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol 5 No 1 (2021): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jpumri.v5i1.2158

Abstract

Civic education contains material on law and politics. However, the fact have shown there are constraints faced by the teachers’ during the learning process due to the lack of knowledge, mastery, and understanding materials, especially regarding to the law material. Therefore, reinforcement at law material to civic education teacher is needed to support the learning process and achievement of civic education goals. As an effort to reinforcement law materials mastery and understanding, Law and Citizenship Research Group, Teacher Training and Education, Sebelas Maret University and MGMP PPKn, Sragen Regency, collaborated on mentoring civic education teachers through a community service program. The aims of this community service program are to: 1) enhance the knowledge, mastery, and understanding civic education teachers in law materials, 2) reinforce civic education teachers’ capacity to be a professional teacher. The benefit of this community service program is the sustainability of the Tri Dharma Perguruan Tinggi, i.e. education, research, and community service program. The final results of this program is produce professional civic education teachers’ accordingly professional teachers’ competence based on the regulation about the Role of teacher and Lecturer (Undang-Undang No 14 Tahun) in 2005
Civic Literasi Bijak Dalam Bermedia Sosial Bagi Ibu-Ibu PKK Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta Rima Vien Permata Hartanto; Triyanto Triyanto; Erna Yuliandari; Yudi Ariana
Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2020): Juni
Publisher : LPPM UNIVERSITAS ISLAM KADIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.746 KB) | DOI: 10.32503/cendekia.v2i1.677

Abstract

Ilmu pengetahuan dan teknologi telah mengalami kemajuan yang sangat pesat. Kemajuan yang paling banyak dirasakan menyentuh kehidupan masyarakat saat ini salah satunya adalah kemajuan dalam bidang teknologi komunikasi dan informasi. Perkembangan IPTEK yang begitu pesat, telah membawa perubahan gaya hidup dalam membina hubungan akrab dengan orang lain. Cara berkomunikasi yang paling sering mereka gunakan adalah dengan menggunakan jejaring sosial. Jejaring sosial sebagai salah satu sarana berkomunikasi dalam bentuk maya, berhubungan atau menjalin komunikasi secara verbal melalui seperangkat komputer atau sejenisnya yang dihubungkan melalui suatu jaringan telekomunikasi. Salah satunya ialah facebook yang menempati peringkat pertama. Mayoritas pengguna internet adalah kaum perempuan. Perempuan pengguna internet paling banyak berasal dari kalangan profesional dan diikuti ibu rumah tangga yang memanfaatkan internet dan teknologi informasi untuk membantu produktivitas mereka. Perempuan pengguna internet di Indonesia didominasi penduduk kota besar meskipun sebaran penggunanya sudah meluas. Mengingat besarnya jumlah perempuan yang bermedia sosial, maka dibutuhkan civic literasi tentang bagaimana bermedia sosial yang baik dan benar sehingga menjauhkan perempuan dari berbagai masalah sebagai akibat pengunaan media sosial yang salah.
Pengintegrasian Profil Pelajar Pancasila dalam Mata Pelajaran Ppkn melalui Desain Pembelajaran menggunakan Model Pembelajaran VCT Shalsabila Yuli Rahmawati; Wijianto Wijianto; Yudi Ariana
RESEARCH FAIR UNISRI Vol 7 No 1 (2023): Research Fair UNISRI
Publisher : Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/rsfu.v7i1.8364

Abstract

Profil Pelajar Pancasila menjadi manifesti dalam upaya menjadikan pelajar Indonesia sebagai pelajar sepanjang hayat, di mana di dalam dirinya memiliki kemampuan dalam menghadapi dunia global yang disertai dengan nilai-nilai Pancasila sebagai identitas karakter dari bangsa Indonesia, di mana Profil Pelajar Pancasila terdapat enam karakter di dalamnya yang beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia, mandiri, bernalar kritis, kreatif, bergotong royong, dan berkebhinekaan global. Penelitian ini bertujuan untuk merancang desain pembelajaran dalam mengintegrasikan Profil Pelajar Pancasila.Selain mengembangkan desain pembelajaran, mengetahui efektivitas dari desain pembelajaran dengan menggunakan model VCT menjadi tujuan lain dari penelitian ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian Research and Development (R&D) dengan menggunakan pendekatan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Pengumpulan data dalam penelitian dilakukan melalui beberapa sumber yaitu wawancara, observasi, studi dokumentasi, dan kuesioner. Hasil penelitian menjelaskan bahwa desain pembelajaran yang dirancang peneliti menggunakan model VCT, metode bermain peran, dan penggunaan video pembelajaran, di mana ketiganya dimanfaatkan untuk mengintegrasikan aspek-aspek Profil Pelajar Pancasila kepada peserta didik, sehingga aspek-aspek Profil Pelajar Pancasila dapat dimiliki oleh peserta didik. Selain itu, model pembelajaran VCT efektif digunakan dalam mengintergasikan Profil Pelajar Pancasila di mana hasil efektifitas yang didapatkan melalui post test memperoleh efektifitas sebesar 74,03%, di mana hasil tersebut termasuk ke dalam kategori efektif. Desain pembelajaran yang telah dikembangkan oleh peneliti dapat dimanfaatkan oleh guru dalam mengintegrasikan Profil Pelajar Pancasila dan dapat digunakan oleh peneliti lainnya sebagai referensi dalam menulis karya ilmiah yang berhubungan dengan pendidikan.
Big Five dan Kesiapan Belajar Mandiri Mahasiswa pada masa Pandemi COVID-19 Pratista Arya Satwika; Yudi Ariana Ariana; Fika Anggawati
Jurnal Ilmiah Psikologi MIND SET Vol 13 No 01 (2022): Juni
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/mind set.v13i01.2747

Abstract

This study aims to analyze the influence of the Big Five personality dimensions on students' self-directed learning readiness during the COVID-19 pandemic. A total of 218 students who are running online learning are the subjects of this research. Data were collected using the Self-Directed Learning Readiness scale and the Big Five scale. Based on the results of the regression analysis, it is known that the five personality dimensions in the Big Five have a significant role in students' self-directed learning readiness during the COVID-19 pandemic. The five dimensions of the Big Five together contributed 58.7% to students' self-directed learning readiness during the Covid-19 pandemic. In addition, it was also found that partially conscientiousness personality is the variable that can most influence students' self-directed learning readiness, followed by openness to experience and agreeableness personality in the next order in influencing students' self-directed learning readiness during the Covid-19 pandemic. Meanwhile, the other two Big Five personality dimensions, neuroticism and extraversion, did not significantly affect students' self-directed learning readiness.
Peran Guru Pendidikan Pancasila Menanamkan Nilai Toleransi di SMP Pangudi Luhur Bintang Laut Solo Yohanes Rahadi Nugroho; Raharjo; Yudi Ariana
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol. 5 No. 2 (2026): September 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v5i2.8888

Abstract

Interaksi peserta didik yang heterogen dari segi agama, suku, dan latar belakang sosial-ekonomi di SMP Pangudi Luhur Bintang Laut Solo berpotensi memunculkan kelompok pertemanan eksklusif dan ungkapan stereotip apabila tidak diimbangi penanaman nilai toleransi yang sistematis, sementara kajian terdahulu masih membahas pendidikan toleransi secara umum dan belum menyoroti secara spesifik peran guru Pendidikan Pancasila sebagai aktor utamanya. Studi ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru Pendidikan Pancasila sebagai pendidik nilai teladan dan fasilitator, serta proses penanaman nilai-nilai toleransi di sekolah tersebut. Pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus digunakan untuk metodologi penelitian, data digali dari 2 guru pengajar materi Pendidikan Pancasila, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, dan peserta didik kelas 7 dan 8 melalui wawancara, observasi partisipatif pasif, angket terbuka, dan dokumentasi. Data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik untuk mendapatkan keabsahan data tersebut, kemudian dianalisis mengikuti model dari Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru Pendidikan Pancasila menjalankan peran sebagai pendidik nilai teladan secara konsisten dan kolektif melalui sikap adil dan tidak diskriminatif, serta sebagai fasilitator melalui metode pembelajaran yang variatif dan pembentukan kelompok lintas latar belakang; proses penanaman nilai toleransi berlangsung sistematis melalui tahap perencanaan berbasis Modul Ajar, pelaksanaan di dalam dan luar kelas, serta evaluasi berlapis yang melibatkan refleksi mingguan dan orang tua. Simpulan penelitian ini adalah keteladanan kolektif guru dan perencanaan kelembagaan yang matang berkontribusi signifikan terhadap terciptanya iklim sekolah inklusif; penelitian lanjutan disarankan memperluas cakupan pada sekolah dengan karakteristik berbeda untuk memperkaya generalisasi temuan.
The Contribution of Openness to Experience in Establishing Pro-Environmental Behavior Yudi Ariana; Pratista Arya Satwika
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 11, No 3 (2022): Psikostudia : Jurnal Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v11i3.7362

Abstract

The impact of harmful human behavior on the environment is an important issue. Therefore, it is essential to discuss how humans behave towards their environment. This research objective was to examine the relationship between openness to experience and pro-environmental behavior in students and to see the description of pro-environmental behavior in students. Furthermore, the research subjects comprised 216 undergraduate students, including 58 males (26.85%) and 158 females (73.15%) with an age range of 17 to 24 years old at a university. This research used a convenience sampling technique, and the data collection tools were scales. Besides, this research used two scales: the pro-environment scale and the openness to experience personality scale. The data analysis in this research used Kendall's Tau, resulting in a correlation between openness to experience and pro-environmental behavior in students (p<0.01). It meant that the higher the level of undergraduate students' openness to experience, the higher the pro-environmental behavior they had. In addition, it was also found that the frequency distribution of pro-environment behavior data was mainly in the moderate (88.9%) categorization.Dampak dari perilaku manusia yang merugikan terhadap lingkungan merupakan isu yang penting sehingga penting untuk membahas bagaimana perilaku manusia terhadap lingkungannya. Penelitian ini bertujuan untuk menguji keterkaitan hubungan openness to experience dengan perilaku pro lingkungan pada mahasiswa dan melihat gambaran perilaku pro lingkungan pada mahasiswa. Sebanyak 216 mahasiswa yang terdiri dari 58 laki laki (26,85%) dan 158 perempuan (73,15%) dengan rentang usia 17 sampai 24 Tahun di sebuah universitas menjadi subjek penelitian ini. Teknik pengambilan sampel menggunakan convenience sampling dan skala sebagai alat pengumpul data. Terdapat dua skala yang digunakan dalam penelitian ini yaitu skala pro lingkungan dan skala kepribadian openness to experience. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan kendall’s tau dan memberikan hasil bahwa terdapat korelasi antara openness to experience dan perilaku pro lingkungan pada mahasiswa (p<0,01). Artinya semakin tinggi tingkat openness to experience mahasiswa maka semakin tinggi perilaku pro lingkungan yang dimilikinya. Selain itu, juga ditemukan bahwa sebaran frekuensi data perilaku pro lingkungan mayoritas subjek berada pada kategorisasi sedang (88,9%).
PENGUATAN CIVIC LITERACY DALAM PEMBELAJARAN DEMOKRASI DAN PEMILU DAN IMPLIKAISNYA TERHADAP CIVIC ATITUDE MAHASISWA Erna Yuliadari; Rusnaini Rusnaini; Yudi Ariana
PKn Progresif : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Kewarganegaraan Vol 13, No 2 (2018): Jurnal PKn Progresif, Vol. 13, No. 2 Desember 2018
Publisher : Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/pknp.v13i2.26594

Abstract

The level of literacy of the students in the subjects of democracy and elections are still low. Civic literacy became a prosecution along with the advances and advances in technology and the current globalization. This research aims to map out the civic literacy students, knowing the strategy of strengthening civic literacy in learning democracy and elections as well as to know the implications of the strengthening of civic literacy against civic atitude students. The methods used in this research in the form of qualitative descriptive. The data source used is the quisioner, interviews, observation, documents and studies supported by Focus Group Discussion (FGD). Location research in the civic education study programs Faculty of teacher training and the education. Research results showed civic literacy students relating to problems – problems or issues – issues in democracy and elections are lacking it is seen when a student performs an analysis of the outstanding issues and develop in the public good of the mass media both print and social media, students can not provide an analysis of those issues because the student is not at all know those issue Keywords: civic literacy, democracy and elections, civic atitude
KAJIAN URGENSI PENDIDIKAN HAK ASASI MANUSIA DALAM DINAMIKA MASYARAKAT MULTIKULTURAL DI INDONESIA Widya Noventari; Yudi Ariana; Raharjo Raharjo; Anis Suryaningsih
PKn Progresif : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Kewarganegaraan Vol 17, No 1 (2022): Jurnal PKn Progresif Volume 17 Nomor 1 Juni 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/pknp.v17i1.64757

Abstract

Hak Asasi Manusia (HAM) merupakan hak kondrati yang dimiliki oleh setiap individu sejak lahir dan sampai meninggal dunia yang berasal dari Tuhan Yang Maha Esa. Dewasa ini kesadaran akan pentingnya HAM dalam kehidupan bersama harus terus ditingkatkan. Mengingat sampai saat ini masih banyak kasus pelanggaran HAM yang terjadi di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis mengenai urgensi atau pentingnya pendidikan Hak Asasi Manusia (HAM) di dalam keberagaman entitas, suku, ras, budaya, bahasa, dan agama yang ada di Indonesia. Penelitian menggunakan metode studi deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Indonesia adalah negara multikultural dengan dinamika dan tantangan keberagaman yang ada sangat rawan terjadinya kasus pelanggaran HAM. Oleh karenanya, pendidikan HAM dirasa penting untuk menumbuhkan rasa saling menghargai dan menghormati serta melindungan harkat dan martabat sesama manusia. Pendidikan HAM juga sebagai salah satu langkah preventif dan ikhtiar bersama dalam upaya memajukan, melindungi dan menghormati HAM ditengah dinamika multikultural masyarakat Indonesia. Kata Kunci:Penddikan, Hak Asasi Manusia, Multikultural.