Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

EKSPLOITASI SUMBER DAYA ALAM DI LEMBAH BUKIT BARISAN DALAM NOVEL AMELIA KARYA TERE LIYE Makuta, Indriani; Baruadi, Moh. Karmin; Didipu, Herman
LANGUAGE : Jurnal Inovasi Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/language.v5i1.4927

Abstract

ABSTRACT This research is motivated by the relationship between literature and the environment. Literary works become mouthpieces to voice environmental issues. Tere Liye's novel Amelia was used as the object of research because it significantly depicts the exploitation of natural resources in the Bukit Barisan Valley. The approach used is literary ecology. This study aims to explore the representation of natural resource exploitation in the Bukit Barisan Valley in Tere Liye's Amelia novel through the perspective of literary ecology. Qualitative analysis methods with a descriptive approach are applied to identify and interpret various forms of exploitation presented in the novel's story, such as deforestation, logging, rattan and bamboo utilization, coffee cultivation, and wild mushroom collection. The results show that Amelia's book reflects the complexity of interactions between local communities and their natural environment, where utilizing natural resources for daily and economic needs can potentially cause ecological impacts. This representation not only highlights exploitation activities but also shows an increase in environmental awareness in the narrative. This study concludes that literature, especially popular novels, can significantly reflect ecological issues and increase a deeper understanding of the interaction between humans and nature. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hubungan antara sastra dan lingkungan. Karya sastra menjadi corong untuk menyuarakan isu-isu lingkungan. Novel Amelia karya Tere Liye dijadikan objek penelitian karena secara signifikan menggambarkan tindak eksploitasi sumber daya alam di Lembah Bukit Barisan. Pendekatan yang digunakan adalah ekologi sastra. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi representasi eksploitasi sumber daya alam di Lembah Bukit Barisan dalam novel Amelia karya Tere Liye melalui sudut pandang ekologi sastra. Metode analisis kualitatif dengan pendekatan deskriptif diterapkan untuk mengidentifikasi serta menginterpretasikan beragam bentuk eksploitasi yang dihadirkan dalam cerita novel, seperti penebangan hutan, pengambilan kayu, pemanfaatan rotan dan bambu, budidaya kopi, serta pengumpulan jamur liar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel Amelia mencerminkan kompleksitas interaksi antara masyarakat lokal dan lingkungan alam mereka, di mana praktik pemanfaatan sumber daya alam untuk kebutuhan sehari-hari dan ekonomi berpotensi menimbulkan dampak ekologis. Representasi ini tidak hanya menyoroti aktivitas eksploitasi, tetapi juga menunjukkan peningkatan kesadaran lingkungan dalam narasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sastra, khususnya novel populer, dapat berfungsi sebagai media yang signifikan untuk merefleksikan isu-isu lingkungan serta meningkatkan pemahaman yang lebih mendalam mengenai interaksi antara manusia dan alam.
Fenomena Ekologis dalam Kumpulan Cerpen "Kayu Naga" Karya Korrie Layun Rampan 2007 Nihali, Sri Ririn; Baruadi, Moh. Karmin; Kadir, Herson
Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 14, No 2 (2024): (Mei 2024)
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jbsb.v14i2.26244

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menggali fenomena ekologi yang termanifestasi dalam kumpulan cerpen “kayu naga” karya Korrie Layun Rampan 2007 .Adapun tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan (1) fenomena ekologis dalam kumpulan cerpen “kayu naga” ditinjau dari aspek kerusakan hutan; (2) fenomena ekologis dalam kumpulan cerpen “kayu naga” ditinjau dari aspek sosial budaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yaitu membaca, pada sebuah cerpen yang berjudul “kayu naga” karya Korrie Layun Rampan 2007 sebagai objek kajiannya. Data kemudian dianalisis menggunakan teori ecocriticism Greg Garrard mengemukakan hubungan antara manusia dan lingkungan dalam segala hasil budaya. Pendekatan ecocriticism Greg Garrard dipilih dengan pertimbangan bahwa aspek-aspek yang ada dalam teori dianggap lebih sesuai, efektif dan efisien karena memperlihatkan hubungan timbal balik yang tidak dapat dipisahkan antara manusia dan lingkungan sekitarHasil penelitian mendeskripsikan adanya fenomena kerusakan lingkungan yakni (1) penebangan pohon dan perusakan hutan, serta pemburuan dan penangkaran hewan liar yang berlatar belakang kepentingan ekonomi. (2) penelitian ini juga mendeskripsikan adanya faktor sosial budaya dan ekonomi yang mempengaruhi terjadinya kerusakan lingkungan, yakni sosial budaya dan ekonomi yang mempengaruhi adanya kerusakan lingkungan, yakni latar belakang dan dampak kerusakan lingkungan, mitos masyarakat yang berhubungan dengan alam, dan perilaku mayarakat terhadap lingkungan.Kata Kunci: Fenomena Ekologi dalam Kumpulan Cerpen cerpen “kayu naga” karya Korrie Layun Rampan 2007 
Resistensi Simbolik dalam Novel di Tepi Kali Bekasi Karya Pramoedya Ananta Toer Thalib, Alsepti; Baruadi, Moh. Karmin; Bagtayan, Zilfa Achmad
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 1 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i1.17757

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) bentuk resistensi simbolik ditinjau dari mimikri dalam novel Di Tepi Kali Bekasi karya Pramoedya Ananta Toer., serta (2) bentuk resistensi simbolik ditinjau dari seni, bahasa, simbol nasional, simbol lisan, dan senjata tradisional dalam novel Di Tepi Kali Bekasi karya Pramoedya Ananta Toer. Metode yang digunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan data dari novel Di Tepi Kali Bekasi karya Pramoedya Ananta Toer (cetakan kedua, Balai Pustaka, 340 halaman). Data dikumpulkan melalui teknik baca-catat dan dianalisis dengan reduksi, penyajian, serta penarikan kesimpulan. Hasilnya menunjukkan resistensi simbolik mencakup: (1) Mimikri, berupa peniruan bahasa, pakaian, kebiasaan, senjata, dan teknologi penjajah untuk mengungguli sekaligus mengejek sebagai wujud mempertahankan identitas budaya; (2) Resistensi melalui seni, seperti musik, simbol nasional seperti bendera merah putih, bahasa, serta senjata tradisional yang tetap dipertahankan. Dapat disimpulkan Novel Di Tepi Kali Bekasi karya Pramoedya Ananta Toer menampilkan resistensi simbolik dan pentingnya perlawanan non-kekerasan untuk merebut kedaulatan bangsa. Kata Kunci: Resistensi, Simbolik, Novel
Urgensi Pembelajaran Mitigasi Bencana Alam melalui Kearifan Lokal pada Guru PAUD Eraku, Sunarti Suly; Ntelu, Asna; Hinta, Ellyana; Baruadi, Moh. Karmin
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 6 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5556

Abstract

Anak pada masa usia dini memiliki potensi luar biasa, serta rentan terhadap bahaya bencana alam. tentunya harus ada upaya konkret dalam menanggulangi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi pada anak-anak. Tujuan penelitian ini yakni mengetahui urgensi pembelajaran mitigasi bencana alam pada anak usia dini melalui pengenalan lingkungan budaya kearifan lokal. Penelitian ini merupakan langkah awal untuk nantinya sebagai dasar tindaklanjut oleh guru-guru PAUD dan Pemerintah Provinsi Gorontalo. Upaya tersebut tidak lepas dari rutinitas anak dan lingkungan sekitar, yaitu pendidikan dan kearifan lokal. Metode penelitian ini menggunakan tinjauan literatur yang matang dalam pentingnya pendidikan mitigasi bencana alam.  Adapun hasil penelitian yakni pendidikan mitigasi bencana alam melalui kearifan lokal dapat menjadi bekal dalam antisipasi anak untuk menghadapi bencana alam yang tidak dapat diprediksi oleh siapapun jua. Sehingga sebagai tindak lanjut guru-guru PAUD sebaiknya menghubungkan tema pembelajaran dengan kearifan local untuk mengembangkan pembelajaran mitigasi bencana alam khususnya di Provinsi Gorontalo. 
Modernisasi Media dalam Novel Telegram karya Putu Wijaya dan Kerumunan Terakhir karya Okky Madasari Yasin, Meidy; Baruadi, Moh. Karmin; Masie, Sitti Rachmi
Journal of Education Research Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i2.1154

Abstract

Karya sastra mencakup pembahasan yang sangat luas dan terjadi di lingkungan sekitar termasuk melihat dalamnya perkembangan suatu masyarakat. Novel yang dibahas dalam penelitian ini adalah Telegram karya Putu Wijaya dan Kerumunan Terakhir karya Okky Madasari. Tujuan penelitian ini antara lain untuk mengetahui bagaimana modernisasi media dalam kedua novel ditinjau dari aspek hipogram dan; mengetahui bagaimana modernisasi media dalam kedua novel ditinaju dari transformasi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan intertekstual. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni studi literatur. Penelitian ini dilakukan dengan teknik membaca kedua novel, menemukan keterkaitan, mencatat dan menganalisis aspek hipogram dan transformasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Novel Telegram adalah hipogram novel Kerumunan Terakhir. Hal ini dibuktikan dengan melihat aspek ekspansi, konversi, modifikasi dan ekserp; Novel Kerumunan Terakhir adalah wujud transformasi asbtrak dari Telegram. Implikasi penelitian dibuktikan dengan meninjau modernisasi media antara karya sastra lama dan karya sastra baru.
RETORIKA VERBAL DAN NONVERBAL GURU BAHASA INDONESIA DALAM PROSES PEMBELAJARAN DI SMA NEGERI 8 GORONTALO UTARA Hamzah, Grasela Salsabillah; Malabar, Sayama; Baruadi, Moh. Karmin
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.36146

Abstract

Proses pembelajaran di sekolah sangat dipengaruhi oleh kemampuan retorika guru, baik secara verbal maupun nonverbal. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan retorika verbal, nonverbal, dan faktor-faktor yang memengaruhinya. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukan retorika verbal guru bahasa Indonesia mencakup gaya bahasa dan gaya suara, retorika nonverbal guru bahasa Indonesia mencakup sikap badan, penampilan dan pakaian, air muka, gerak tangan, dan pandangan mata, faktor-faktor yang memengaruhi yaitu pengetahuan dan keterampilan berkomunikasi, sikap komunikator, pengetahuan umum, dan sistem kebudayaan. Simpulannya, guru bahasa Indonesia dalam di SMA Negeri 8 Gorontalo Utara memiliki retorika verbal dan nonverbal yang bervariasi.
PERJUANGAN TOKOH LIRA DALAM NOVEL KAMI (BUKAN) FAKIR ASMARA KARYA J.S KHAIREN (KAJIAN FEMINISME LIBERAL) Atule, Elvira Amalia; Baruadi, Moh. Karmin
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Special Issue Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.36420

Abstract

Novel Kami Bukan Fakir Asmara Karya J.S Khairen merupakan novel yang mengangkat tema perjuangan dan pencapaian dalam konteks pendidikan dan kehidupan pribadi. Melalui cerita ini, pembaca diperkenalkan pada tokoh utama, Lira, yang menghadapi berbagai tantangan dalam mengejar pendidikan dan mempertahankan prinsipnya. Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah: bagaimanakah karakter tokoh Lira dalam novel Kami Bukan Fakir Asmara Karya J.S Khairen, bagaimanakah bentuk perjuangan yang dilakukan oleh tokoh Lira dalam novel Kami Bukan Fakir Asmara Karya J.S Khairen. Teori yang digunakan untuk mengkaji permasalahan ini yaitu teori Mary Wollstonecarft pada abad 18 tentang pentingnya pendidikan yang sama bagi perempuan kajian feminisme liberal. Metode penelitian deskripstif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini diperoleh dari novel Kami Bukan Fakir Asmara Karya J.S Khairen. Data-data diperoleh melalui teknik baca dan teknik catat. Data yang diperoleh di analisis dengan cara: 1)Mengidentifikasi 2)Mengklasifikasikan 3)Menganalisis 4) Mendeskripsikan 5) Menyimpulkan hasil analisis. Hasil penelitian ini menunjukan karakter tokoh Lira dan bentuk perjuangan yang dilakukan oleh Lira dalam pendidikan, tokoh Lira memiliki karakter berani, karakter perjuangan, karakter cerdas, karakter tangguh, karakter kompetitif, karakter optimis, karakter ambisius, karakter penyayang, karakter protektif, karakter protektif, dan karakter empati. Bentuk perjuangan tokoh Lira dalam pendidikan yaitu tidak mendahulukan percintaan demi pendidikan, melawan tekanan sosial, meninggalkan pria yang dicintai demi mengejar pendidikan, dan menentang pernikan dini.