Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Elektrokoagulasi pada Penurunan Kadar BOD, COD, dan Amonia untuk Mengolah Limbah Cair Industri Pembekuan Udang (Cold Storage) Sugito Sugito; Muhammad Al Kholif; Yolanda Ayu Ning Tyas; Joko Sutrisno
Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan Vol. 13 No. 1 (2022): Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan
Publisher : Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jal.v13i1.20691

Abstract

Elektrokoagulasi dapat digunakan sebagai salah satu alternatif penanganan air limbah pada industri pembekuan udang. Limbah cair pada industri udang berasal dari proses berbahan dasar udang dimana dalam limbah cair tersebut mengandung zat organik yang berbahaya diantaranya mengandung unsur karbon (C), hidrogen (H), oksigen (O), dan sulfur (S). Proses eletrokoagulasi merupakan adaptasi dari proses elektrokimia dan proses koagulasi - flokulasi yang digabungkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi jarak plat elektroda, besarnya tegangan dan waktu kontak dalam menurunkan kadar BOD, COD, dan amonia sebelum dan sesudah diolah dengan proses elektrokoagulasi. Variabel penelitian ini menggunakan yaitu variasi tegangan 15, 18, dan 24 volt, variasi waktu proses adalah 90, 120 dan 180 menit dan perbedaan jarak plat elektroda yaitu 2 cm dan 4 cm. Hasil penelitian menunjukan bahwa elektrokoagulasi mampu menurunkan kadar BOD, COD dan amonia pada limbah cold storage dengan hasil terbaik diperoleh pada variabel tegangan 24 volt dan waktu proses 180 menit menggunakan jarak elektroda 2 cm. Variasi besarnya tegangan dan perbedaan waktu proses berpengaruh terhadap penurunan kadar BOD, COD dan amonia sedangkan jarak elektroda berpengaruh pada kecepatan transfer elektron selama proses elektrokoagulasi.
Pengembangan Modul Multimedia Interaktif Pendidikan Kewirausahaan Pada Industri Rumahan untuk SMALB Tunagrahita Meliawati Adi Permitasari; Hartono Hartono; Sugito Sugito
Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan Vol 9, No 1 (2022): April
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6366.778 KB) | DOI: 10.21831/jitp.v9i1.44927

Abstract

Pengembangan produk 'modul multimedia interaktif' tentang pendidikan kewirausahaan yang diintegrasikan pada mata pelajaran keterampilan tata boga dengan materi membuat kue kering bertujuan untuk memberikan media pembelajaran yang dapat digunakan sebagai bahan ajar sesuai karakteristik peserta didik SMALB tunagrahita. Produk ini dirancang untuk membantu pembekalan peserta didik dalam hal, yaitu: wawasan kewirausahaan, menumbuhkan karakter mandiri, memberikan motivasi sehingga timbul rasa percaya diri ketika lulus dan berbaur di masyarakat karena memiliki pengetahuan dan keterampilan. Produk ini berbentuk perangkat lunak yang dapat dipasang pada handphone android dan komputer sehingga mudah diakses di mana pun dan kapan pun. Penelitian ini adalah jenis penelitian pengembangan yang hasilnya untuk mengetahui kelayakan produk yang dikembangkan didasarkan pada hasil validasi ahli materi dan ahli desain media pembelajaran. Model pengembangan yang digunakan adalah Model 4-D dengan tahapan, yaitu: define, design, develop, dan disseminate. Jenis data yang diambil berupa data kualitatif yang dikuantitatifkan dengan penilaian deskriptif (perhitungan persentase). Data diperoleh dengan instrumen skala penilaian. Hasil validasi ahli materi (92.74%) dan ahli desain media pembelajaran (84.17%). Hasil uji coba produk kelompok kecil (93.10%) dan kelompok besar (93.85%). Hasil persentase 80%-100% dikategorikan baik sekali sehingga bahan ajar dapat digunakan dalam proses belajar mengajar tanpa revisi.Product development of interactive multimedia module of entrepreneurship education which is integrated in the subject of culinary skills 'making pastries' aims to provide learning media that can be used as teaching materials according to the characteristics of mentally retarded students at SMALB. This product is designed to help equip students in terms of: entrepreneurship insight, growing independent character, providing motivation so that they feel confident when they are graduate because having  knowledge and skills. This product is in the form of software that can be installed on android phones and computers so that it is easily accessible anywhere and anytime. This research is a type of development research whose the results are to determine the feasibility of the developed product based on the results of validation of material expert and learning media design expert. The development model used is a 4-D model, namely: define, design, development, and disseminate. The type of data taken is in the form of qualitative data which is quantified using descriptive assessment (by the percentage calculation). Data retrieval is done with an assessment scale instrument. The validation results of the material expert (92.74%) and the learning media design expert (84.17%). Product trial results in small group  (93.10%) and the big group (93.85%). The percentage results are 80%-100% is categorized as very good that it can be used in the teaching and learning process without revisions.
Adsorpsi Emisi Amonia pada Proses Pengomposan Limbah Padat Rumah Potong Hewan menggunakan Media Kompos Matang Sugito; Rhenny Ratnawati
SNHRP Vol. 2 (2019): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 2 Tahun 2019
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.147 KB)

Abstract

Rumah Potong Hewan (RPH) merupakan unit pelayanan yang melakukan aktivitas pemotongan hewan ternak namun selain menghasilkan produk daging juga menghasilkan limbah padat berupa rumen dan sisa pakan. Proses komposting dapat mereduksi volume limbah padat RPH juga menghasilkan gas amonia yang dapat mencemari lingkungan, menghambat aktivitas mikroorganisme pada proses komposting, dan pemanasan global. Salah satu upaya untuk mereduksi gas amonia yaitu dengan menggunakan media biofilter. Penelitian bertujuan untuk mengkaji efisiensi penurunan emisi gas amonia menggunakan media adsorben kompos matang. Metode penelitian ini adalah menggunakan 8 reaktor komposter terpadukan dengan reaktor biofilter yang digunakan untuk mereduksi gas amonia pada proses komposting. Proses komposting dilakukan secara aerobik selama 50 hari. Variabel dalam penelitian ini adalah komposisi bahan baku proses komposting (60% rumen:40% jerami, 50% rumen:50% jerami, 40% rumen:40% jerami, dan 100% rumen) dan jenis rumen sapi yang digunakan (BX dan Madura). Media biofilter berupa kompos matang. Analisis gas amonia menggunakan metode Nessler dengan spektrofotometer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media adsorben kompos matang memiliki efisiensi sebesar 90% pada R1 dicapai pada proses komposting hari ke-40. Kata kunci: Biofilter, Emisi gas amonia, Komposting, Kompos matang, Limbah padat rumah potong hewan.
MITIGASI BENCANA TANAH LONGSOR DI DESA BEGAGANLIMO KECAMATAN GONDANG KABUPATEN MOJOKERTO Indah Nurhayati; Dwi Febrioko; Sugito; Joko Sutrisno
Jurnal Penamas Adi Buana Vol 6 No 01 (2022): Jurnal Penamas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/penamas.vol6.no01.a5398

Abstract

Desa Begaganlimo Kecamatan Gondang Kabupaten Mojokerto merupakan salah satu desa yang memiliki potensi bencana alam tanah longsor. Untuk mengurangi resiko dan dampak bencana maka perlu dilakukan mitigasi bencana. Tujuan kegiatan KKN-PPM adalah melakukan mitigasi, sosialisasi, membentuk tim tanggap darurat bencana dan penghijauan. Metoda yang digunakan mahasiswa KKN-PPM dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah survey lokasi, pembuatan peta mitigasi, sosialisasi mitigasi, pembentukan tim tanggap darurat, pembuatan dan pemasangan jalur evakuasi, penghijauan dan monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan KKN-PPM ini adalah masyarakat mendapatkan wawasan dan pengetahuan tentang pentingnya mitigasi bencana untuk daerah yang memiliki potensi bencana serta mencegah terjadinya bencana, masyarakat dapat mengetahui daerah yang memiliki potensi bencana dan jalur evakuasi serta terbentuknya tim tanggap darurat sebagai upaya mengurangi dampak serta resiko bencana yang ditimbulkan, masyarakat terpicu dan munculnya rasa kepedulian dan solideritas masyarakat Desa Begaganlimo sehingga menjadi desa yang tangguh bencana.
HYBRID ANAEROBIC BAFFLED REACTOR FOR REMOVAL OF BOD AND PHOSPHATE CONCENTRATION IN DOMESTIC WASTEWATER Sugito Sugito; Rhenny Ratnawati; Herlina Afiafani
INDONESIAN JOURNAL OF URBAN AND ENVIRONMENTAL TECHNOLOGY VOLUME 5, NUMBER 1, OCTOBER 2021
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1402.874 KB) | DOI: 10.25105/urbanenvirotech.v5i1.10571

Abstract

Hybrid Anaerobic Baffled Reactor (HABR) is a development technology from the Anaerobic Baffled Reactor (ABR), which was already known as a technology that is successful in treating domestic waste. Aims: The objectives of these studies were to investigate the efficiency of reducing BOD and phosphate levels in HABR with zeolite (ZE) and activated carbon (AC) media. Methodology and Results: HABR reactor made of acrylic material with a size of 90 cm x 20 cm x 30 cm. The reactor designed has 7 compartments, with details the first 5 compartments are suspended growth microorganism reactors and the next 2 compartments are attached growth microorganism reactors. Conclusion, significance, and impact of study: The result of the research showed that the efficiency of reducing BOD concentration in the reactor with ZE and AC media were 59.30% and 65.12%, respectively. The final BOD concentration in the AC reactor is 30 mg/L, this value meets the domestic wastewater quality standard required by East Java Governor Regulation Number 72 of 2013 concerning Wastewater Quality Standards for Industry and/or Other Business Activities. The final BOD concentration in the ZE reactor exceeded the required quality standard with a value of 35 mg/L. The final phosphate levels of the two reactors meet the wastewater quality standards for business and/or laundry activities with a maximum phosphate concentration of 10 mg/L. The final phosphate levels in the ZE and AC reactors were 3.74 mg/L and 8.79 mg/L, respectively. The efficiency of phosphate removal in ZE and AC reactors were 70.58% and 30.87%, respectively.
PENGEMBANGAN MODUL MULTIMEDIA INTERAKTIF PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN PADA INDUSTRI RUMAHAN UNTUK SMALB TUNAGRAHITA meliawati adi permitasari; Hartono Hartono; Sugito Sugito
PEDAGOGIA Vol 19, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/pdgia.v19i3.37353

Abstract

Hasil pembinaan kewirausahaan yang dilakukan oleh Saji (2018) kepada 6 orang kepala SLB (sekolah Luar Biasa) di Kabupeten Sidoarjo diketahui bahwa para lulusan SMALB tunagrahita belum mendapatkan porsi yang signifikan di perusahaan. Para penyandang tunagrahita yang mampu didik dan mampu latih belum mendapatkan layanan pendidikan dan keterampilan yang memadai untuk bisa mandiri di masa depannya. Keterbatasan inteligensi dan komunikasi sosial membuat tantangan tersendiri dalam mengembangkan potensi mereka. Diperlukan komponen strategi pembelajaran yang cocok berupa modul multimedia interaktif untuk memaksimalkan pendidikan/nilai-nilai kewirausahaan yang diintegrasikan pada mata pelajaran keterampilan tata boga. Model pengembangan yang digunakan adalah Model 4-D. Tahapan pengembangannya, yaitu: define, design, develop, dan disseminate. Jenis data yang diambil berupa data kualitatif yang dikuantitatifkan dengan penilaian deskriptif (perhitungan persentase). Data diperoleh dengan instrumen skala penilaian. Hasil validasi ahli materi (92.74%) dan ahli desain media pembelajaran (84.17%). Hasil uji coba produk kelompok kecil (93.10%) dan kelompok besar (93.85%). Menurut Arikunto (2010) jika hasil persentase 80%-100% berarti baik sekali sehingga bahan ajar dapat digunakan dalam proses belajar mengajar tanpa revisi. Kata Kunci : Modul Multimedia Interaktif, Pendidikan Kewirausahaan, Tunagrahita
Penerapan Teknologi Fitoremediasi Menggunakan Tanaman Eceng Gondok untuk Mengolah Air Limbah Laundry Farikh Akhsanul Hafidhin; Rhenny Ratnawati; Sugito Sugito; Joko Sutrisno; Indah Nurhayati; Aulia Nur Febrianti; Muhammad Al Kholif
Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan Vol. 14 No. 2 (2023): Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan
Publisher : Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jal.v14i2.28000

Abstract

Air limbah laundry memiliki kandungan utama pencemar seperti detergen, surfaktan, fosfat, BOD (Biochemical Oxygen Demand) dan COD (Chemical Oxygen Demand). Penerapan teknologi fitoremediasi dengan menggunakan tanaman enceng gondok bisa menjadi alternatif terbaik dalam menghilangkan pencemar pada air limbah laundry. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kemampuan jumlah variasi tanaman enceng gondok dari setiap reaktor fitoremediasi dalam mereduksi pencemar BOD, COD, dan fosfat. Perlakuan diawali dengan menguji karakteristik awal air limbah laundry, aklimatisasi, Range Finding Test (RFT), dan proses fitoremediasi. Kadar RFT yang digunakan adalah 40%, yang dijadikan sebagai acuan pada fitoremediasi. Tahapan fitoremediasi dilakukan selama 20 hari. Variabel yang digunakan adalah variasi jumlah tanaman pada 3 reaktor, yaitu 5 tanaman pada reaktor A, 10 tanaman pada reaktor B, dan 15 tanaman pada reaktor C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan fitoremediasi dengan tanaman eceng gondok sangat berpengaruh terhadap penurunan kadar BOD, COD, dan fosfat. Reaktor C dengan 15 tanaman eceng gondok merupakan reaktor yang paling baik dalam menurunkan parameter BOD sebesar 33 mg/L dan COD sebesar 57 mg/L. Sedangkan reaktor yang paling baik dalam menurunkan parameter fosfat yaitu pada reaktor B sebesar 0.9 mg/L. Perlakuan fitoremediasi dengan tanaman eceng gondok memiliki efisiensi dalam menurunkan kadar pencemar BOD (68.86%), COD (66.86%), dan fosfat (77.5%).
IPTEK Bagi Masyarakat (IbM) Pembuatan Produk Kewirausahaan Ecospray Hand Sanitizer Berbahan Dasar Eco-Enzym Di Desa Jatikalang Kecamatan Krian Kabupaten Sidoarjo Rhenny Ratnawati; Pungut; Sri Widyastuti; Sugito
JUARA: Jurnal Wahana Abdimas Sejahtera Volume 4, Nomor 2, Juli 2023
Publisher : Jurusan Teknik Lingkungan Fakultas Arsitektur Lanskap dan Teknologi Lingkungan, Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/juara.v4i2.16017

Abstract

Residents of Jatilang Village, Krian District, Sidoarjo Regency have waste problems so they do not understand the use of organic waste and do not have the awareness to process this waste into goods that are beneficial to the economy. The purpose of carrying out this community service activity is to increase the knowledge of the Jatikalang Village community to reduce the household organic waste generated and to make Jatilang Village a village that has the superior product Ecotizer (handsanitizer made from ecoenzym) which can support the economy and family income. Implementation this program consists of several stages, namely site survey, preparation of facilities and infrastructure, procurement of tools and materials, counseling on knowledge about eco enzymes, how to make eco enzymes, and making ECOSPRAY. The result of this activity is that the community has an understanding of processing waste and turning it into useful products with a percentage value of up to 90% of the initial conditions. Through this activity the residents of Jatilang Village are able to properly apply waste management and use it to become a product.
Kualitas Sumber Air Baku Sungai Mangetan Kanal-3 Untuk Ketersediaan Air Bersih Suning Suning; Sugito; Ardian Amirullah
Ge-STRAM: Jurnal Perencanaan dan Rekayasa Sipil Vol. 6 No. 2: September 2023
Publisher : Universitas Dr. Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/jprs.v6i2.6753

Abstract

The development of the quality and quantity of clean water is one of the environmental infrastructure developments that needs attention, because it is one of the most important resources for the community. Water is all water contained in and derived from water sources both above and below the ground surface. This study aims to determine the existing condition of raw water sources and provide policy direction for the raw water sources of the Mangetan River Kanal-3, Gedangan District for the availability of clean water. The method used is descriptive quantitative with laboratory analysis techniques and AHP (process hierarchy analysis). Data collection was carried out by taking water sample points from the Mangetan River Kanal-3, secondary data and in-depth interviews with the Irrigation Service and communities around the river. The results showed that the Mangetan River Kanal-3 with Color parameters and E-coli still did not meet the quality requirements for raw water sources. As for the parameters of acidity (PH), temperature, turbidity, and odor from laboratory test results, they meet the quality requirements for raw water sources. The main policy priority directives implemented for the availability of clean water from the raw water of the Mangetan River Kanal-3 are to pay attention to the quality, continuity and quantity of water. The policy implication obtained from this research is how the community protects the environment by not throwing garbage or other waste into the river so that the river can be used as raw water for the availability of clean water and meets the criteria for clean water according to quality standards.
Problem Based Learnıng Model wıth Blended Learnıng Approach to The Effectıveness of Student Learnıng Outcomes Alfiah Alfiah; Subandowo Subandowo; Sugito Sugito
Syaikhuna: Jurnal Pendidikan dan Pranata Islam Vol. 13 No. 01 (2022): March
Publisher : STAI Syaichona Moh. Cholil Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/syaikhuna.v13i01.5535

Abstract

The low completion of student learning in a subject is the reality of the quality of education in schools. The model in learning is one of the factors that can cause an impact on students' learning achievements. The use of the learning model must be adjusted to the characteristics of the student himself and the subjects taught. This article is intended to reveal the differences in blended-based Problem Based Learning (PBL) learning and Problem Based Learning (PBL) learning to the learning outcomes of students of Class X at SMK Negeri in Bangkalan and describe the influence of interaction between blended-based Problem Based Learning (PBL) learning model and learning motivation for the learning outcomes of students of Class X at SMK Negeri in Bangkalan.. This research used quantitative research with experimental methods. In this case, it used two tools, namely questionnaire survey and learning result test. The experimental classes in this study used the blended-based Problem Based Learning (PBL) model conducted online learning and offline and face-to-face learning, while the control classes used the PBL (Problem Based Learning) model for face-to-face learning. This quantitative research used the data analysis technique through the two-way variant analysis (ANOVA) technique. The results showed that the baseline estimate of student learning outcome using the PBL learning model was 40, the highest score was 90, the average score was 72.33, and the standard deviation was 16,439. Compared to the learning outcome of students who used the problem-based learning (PBL) model the lowest score was 45, the highest score was 95, the average score was 80.67, and the standard deviation was 11,502. Seeing from the results of the exploration, it can be concluded that the results of the blended-based Problem Based Learning model are higher, or in other words, students' learning outcomes become more effective by using the approach.