Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS PENGARUH POLA PENGGUNAAN LAHAN TERHADAP HARGA LAHAN KORIDOR JALAN DARMO SURABAYA SEBAGAI KAWASAN PRESERVASI Revin Caprityan; Linda Dwi Rohmadiani; Sugito Sugito
WAKTU Vol 12 No 2 (2014): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v12i2.888

Abstract

Road Corridor Darmo Surabaya is one of the areas that have historical value in the past. Having old buildings are still original and its location in the middle of the city with such a high accessibility makes Darmo Road Corridor has its own economic value. Various land uses such as residential, office, trade, services, social, cultural and so on. Corridor which has the highest land prices in Surabaya related to land use, the price of land and buildings located along the corridorpreservation Highway Darmo. The result of the analysis is the pattern of land use and preservation of buildings located along the road corridor Darmo significantly affect the price of the land because of strong historical value with less kirasan prices there are about more than 25 million dollars for the building of colonial and getting down to about 10 million dollars for the building has undergone many reforms.
PENURUNAN TSS DAN PHOSPAT AIR LIMBAH PUSKESMAS JANTI KOTA MALANG DENGAN WETLAND Desak Made S; Sugito Sugito
WAKTU Vol 11 No 1 (2013): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v11i1.889

Abstract

Sarana dan pengolahan air limbah merupakan satu permasalahan lingkungan. Airlimbah yang langsung dibuang ke badan air tanpa diolah terlebih dahulu maka akan menimbulkandampak berupa penurunan kulaitas lingkungan, gangguan kesehatan, gangguan terhadap biotaperairan juga ganguan estetika. Oleh karena itu, sarana IPAL menjadi keharusan untuk dipenuhioleh institusi penghasil air limbah.Sistem pengolahan limbah yang ada sangat bervariasi yaitu dari yang sangatsederhana sampai dengan yang berteknologi tinggi. Salah satu teknologi pengolahan air limbahyang sangat mudah dari segi desainnya, murah pembiayaannya, serta dalam pengoperasiannyatidak memerlukan tenaga ahli, tetapi memiliki kemampuan yang cukup baik dalam menurunkanpolutan adalah dengan sistem wetlandPenelitian ini dilakukan untuk mengetahui penurunan kandungan TSS dan Phospatair limbah dengan sistem wetland yang menggunakan reaktor dengan tanaman melati air(Echinodorus Palaepolius), dan reaktor yang ditanami bambu air (Eqisentum hymle) denganmengambil lokasi di Puskesmas Janti Kota Malang. Untuk mengetahui penurunan kandunganTSS dan Phospat digunakan 2 ( dua) Reaktor dimana Reaktor I ditanami dengan melati air danReaktor II ditanami dengan bambu air.Dari hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa Reaktor dengantanaman melati air mampu meremovel TSS sebanyak 34 mg/l dan Reaktor dengan tanamanbambu air mampu menurunkan kandungan TSS sebanyak 33 mg/l. Penurunan yang optimumterjadi pada hari ke 5(lima). Untuk Reaktor dengan melati air mampu menurunkan kandunganphospat 2,73 mg/l sedangkan reaktor dengan bambu air mampu menurunkan kandungan phospatsebanyak 2,31 mg/l.
DESAIN INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH (IPAL) BIOFILTER UNTUK MENGOLAH AIR LIMBAH POLIKLINIK UNIPA SURABAYA Rhenny Ratnawati; Muhammad Al Kholif; Sugito Sugito
WAKTU Vol 12 No 2 (2014): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v12i2.915

Abstract

Poliklinik menghasilkan air limbah domestik yang bersifat infeksius. Oleh karenanya airlimbah tersebut harus diolah agar memenuhi baku mutu lingkungan sehingga tidak mengakibatkanterjadinya penyakit. Aplikasi biofilter untuk mengolah air limbah domestik poliklinik dapatmereduksi beban organik terlarut sehingga menghasilkan efluen yang layak dibuang ke badan air.Efluen yang dihasilkan dapat ditingkatkan sebagai air baku untuk air bersih. Tujuan dalam penelitian ini adalah merencanakan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) untuk mengolah airlimbah poliklinik UNIPA Surabaya dengan menggunakan biofilter. Teknologi biofilter dipilih karenakeunggulannya dalam meremoval pencemar organik dengan tingkat efisiensi tinggi sampaidengan 95%. Biofilter tidak membutuhkan lahan yang luas serta menggunakan media yang sangatmurah menjadikan kelebihan tersendiri dari teknologi ini. Metode penelitian ini menggunakan datadokumentasi dan observasi lapangan bangunan gedung poliklinik UNIPA Surabaya. Datakebutuhan air bersih diprediksikan berdasarkan kebutuhan air yang digunakan untuk operasionalpoliklinik. Hasil penelitian ini berupa desain IPAL Biofilter yang meliputi dimensi bangunan dangambar teknik IPAL serta perhitungan biaya yang siap diaplikasikan untuk mengolah air limbahyang dihasilkan oleh poliklinik UNIPA Surabaya.
PENGOLAHAN AIR LIMBAH PABRIK TEMPE DENGAN BIOFILTER Indah Nurhayati; Pungut Asmoro; Sugito Sugito
WAKTU Vol 9 No 2 (2011): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v9i2.917

Abstract

Industri tempe Bapak Karipan di Desa Sedenganmijen Kecamatan Krian Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur merupakan home industri dengan teknologi yang sangat sederhana. Air limbah yang dihasilkan langsung dibuang ke sungai. Kedaan ini akan sangat mengganggu kesehatan lingkungan sekitar yang pada akhirnya akan mengganggu kesehatan masyarakat pengguna air sungai tersebut. Untuk mengatasi masalah lingkungan di lokasi industri tempe Bapak Karipan, maka tim dosen Teknik Lingkungan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya melalukan pengabdian kepada masyarakat melalui program VUCER dari DP2M DIKTI Depdiknas. Program yang dilaksanakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah membangun instalasi penglah air limbah (IPAL) dengan proses biofilter di industri tempe P. Karipan. Tujuan dari pengadaan IPAL adalah untuk meningkatkan kualitas lingkungan produksi, meningkatkan kualitas produk (tempe) industri tempe sehingga hygienis, meningkatkan kesejahteraan pengusaha mitra dan kenyamanan masyarakat sekitar dari gangguan cemaran akibat proses produksi industri tempe,meningkatkan rasa aman pengusaha mitra dari segala bentuk komplain (protes) masyarakat dan pihak berwenang terkait dengan pencemaran lingkungan akibat limbah cair industri tempe tersebut. Pengabdian masyarakat ini dilakukan dalam tiga tahap. Tahap pertama penyebaran angket, yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana dampak air limbah pabrik tempe terhadap lingkungan sekitar. Tahap kedua pembangunan IPAL. Tahap ke tiga penyebaran angket dengan tujuan untuk mengetahui dampak limbah industri tempe terhadap lingkungan sekitar setelah dibangun instalasi pengolah air limbah. Pelaksanaan pegabdian masyarakat di pabrik tempe memberikan hasil sebagai berikut : Sebelum dilakukan pengolahan limbah cair industri tempe menggangu lingkungan sekitar, terutama menyebabkan bau busuk dan pencemaran air sungai, pengolahan limbah industri tempe milik bapak Karipan yang berada di Desa Sedengan Mijen Kecamatan Krian Kabupaten Sidoarjo setelah diolah dengan biofilter diperoleh hasil yang sangat memuaskan dengan efisiensi penurunan rata-rata 98 %, untuk parameter BOD, COD, TSS, sehingga efluen yang dibuang ke sungai sudah memenuhi baku mutu sesuai dengan SK. Gub. Jatim No. 136 tahun 1994, Tentang Baku Mutu Limbah Cair Industri, dengan dibangunnya IPAL untuk mengolah limbah cair industri tempe Bapak Karipan menjadikan lingkungan sekitar industri menjadi lebih baik,pemilik industri tempe merasa aman dari ancaman protes masyarakat terkait karena limbah cair industrinya sudah tidak mengganggu lingkungan sekitar.
PERENCANAAN IPAL BIOFILTER DI UPTD KESEHATAN PUSKESMAS GONDANGWETAN KABUPATEN PASURUAN Siti Komariyah; Sugito Sugito
WAKTU Vol 9 No 2 (2011): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v9i2.921

Abstract

Karakteristik air limbah puskesmas dengan rawat inap hampir secara keseluruhan memiliki kesamaan dengan air limbah rumah sakit. Air limbah puskesmas dapat mencemari lingkungan baik secara fisik, kimia, dan biologis.Oleh karena itu perlu dikembangkan teknologi pengolahan air limbah yang sederhana, biaya murah, mudah operasinya serta mempunyai efisiensi pengolahan polutan yang tinggi. Salah satu alternatif pengolahan air limbah dengan menggunakan biofilter, yaitu suatu reaktor yang dikembangkan dengan prinsip mikroba tumbuh dan melekat pada suatu media filter dan membentuk lapisan biofilm.Tujuan dalam perencanaan ini adalah mendesain IPAL Biofilter UPTD Kesehatan Puskesmas Gondangwetan Kabupaten Pasuruan dengan sistem kombinasi biofilter anaerob-aerob. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah survei lapangan, dokumentasi, kajian literature dan analisis laboratorium untuk mengetahui karakteristik fisika - kimia air limbah. Hasil perhitungan perencanaan debit air limbah untuk 5 (lima) tahun mendatang adalah 18 m3/hari. Karakteristik BOD air limbah kualitas medium (220 mg/l). Efisiensi penurunan BOD ditetapkan 90 %. Dimensi utama bangunan pengolahan limbah adalah ukuran lebar 1,5m, kedalaman efektif 1,5m, panjang bak pengumpul (equalisasi) 1m, bak sedimentasi awal 1,25 m, bak biofilter anaerob 2,8 m, biofilter aerob 1,4 m, bak pengendapan akhir 1,4 m, dan dilengkapi bak klorinasi. Hasil analisis perhitungan rencana anggaran biaya untuk pembangunan IPAL biofilter adalah sebesar Rp.26.000.000,- (Dua puluh enam juta rupiah).
REDUKSI KADAR PENCEMAR PADA LIMBAH CAIR KATERING MENGGUNAKAN BIOFILTER AEROBIK Ifan Hermawanto; Sugito Sugito
WAKTU Vol 16 No 2 (2018): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v16i2.1672

Abstract

Kurangnya pengolahan air limbah yang dihasilkan usaha jasa katering menyebabkan meningkatnya kadar BOD, COD dan fosfor dalam badan air sehingga meningkatkan pencemaran dalam air. Tujuan penelitian ini untuk menurunkan bahan pencemar BOD, COD, dan TSS pada air buangan perusahaan jasa katering PT. Hikmah Sejahtera. Penelitian ini menggunakan metode biofilter aerob dengan memakai dua reaktor yaitu pada reaktor I ( satu) berisi media batu kerikil sedangkan reaktor 2 (dua) berisi media cangkang kerang. Reaktor yang digunakan dalam penelitian ini berupa bak kaca kedap air dengan aliran up flow dengan dimensi reaktor P = 30 cm, L = 30 cm, T= 60 cm dengan total volume reaktor 22,3 liter setelah berisi media. Hasil efisiensi reduksi beban pencemar pada reaktor media cangkang kerang untuk parameter BODâ‚… sebesar 50,8 %, parameter COD sebesar 62,4%, dan parameter TSS sebesar 41,6 %. Untuk penurunan beban pencemar pada reaktor media batu kerikil untuk parameter BODâ‚… sebesar 55,9 %, parameter COD sebesar 75,9 %, dan parameter TSS sebesar 75 %. Dalam penelitian ini disimpulkan media batu kerikil lebih efektif dibandingkan dengan media cangkang kerang ini dalam mereduksi beban pencemar limbah cair katering tetapi belum memenuhi baku mutu.
PENINGKATAN KUALITAS OLAHAN AIR LIMBAH KAWASAN INDUSTRI MENGGUNAKAN DUAL FILTRASI MEMBRAN KERAMIK Anggun Nur Anggraini; Sugito Sugito
WAKTU Vol 17 No 2 (2019): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v17i2.2132

Abstract

Volume debit air hasil olahan pada IPAL Kawasan Industri yang cukup besar memiliki potensi untuk didaur ulang sebagai air baku. Hal ini perlu dilakukan pengolahan lebih lanjut untuk meningkatkan kualitasnya dengan menurunkan kadar parameter TDS, Detergen dan Total Coliform. Tujuan penelitian adalah untuk mengkaji komposisi membran keramik yang paling efektif dari komposisi tanah liat, serbuk gergaji dan zeolit dalam meningkatkan kualitas air effluent IPAL sebagai sumber air baku ditinjau dari efisiensi penurunan TDS, Detergen dan Total Coliform. Metode dual filtrasi membran keramik dan pasir kwarsa dipilih sebagai metode pengolahan yang murah, mudah, efektif dan efisien. Variasi membran keramik yang digunakan yaitu tiga variasi komposisi yang terdiri dari tanah liat, serbuk gergaji dan zeolit dengan perbandingan komposisi 50%:20%:30% (523); 50%:25%:25% (525);50%:30%:20% (532). Variasi waktu operasi filtrasi selama 5 jam dengan pengambilan sampel setiap satu jam sekali pada jam ke-0, 1, 2, 3, 4, 5 menggunakan sistem aliran upflow. Hasil penelitian menunjukan ketiga variasi komposisi membran keramik telah efektif dalam meningkatkan kualitas air effluent IPAL terbukti dengan kualitas air hasil olahan yang telah memenuhi baku mutu air bersih Permenkes RI Nomor 32 tahun 2017 untuk paramater TDS dan Deterjen, sedangkan parameter Total Coliform masih belum mampu memenuhi baku mutu. Rekomendasi untuk penelitian selanjutnya adalah melakukan penelitian tentang variasi ketebalan atau tumpukan membran keramik dan menggabungkan media membran keramik dengan media lain yang lebih bervariasi untuk mendapatkan nilai efisiensi penurunan kadar TDS dan Total Coliform yang lebih optimal.
The Development Pop-Up Books To Improve Children’s Language Skills Karina Bunga Pratiwi; Sugito Sugito; Marianus Subandowo
JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Vol 3, No 4 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um038v3i42020p408

Abstract

This study aimed to determine the improvement of language learning ability by using a pop-up book as learning media. Early childhood education is carried out by educators and parents in the process of care and education for children by creating an aura and environment where children can use experiences that provide opportunities to know and understand learning experiences that they have gained from the environment, from the way, using and experimenting that goes on repeatedly and maybe for the whole potential and intelligence of the child. The learning media was prepared using the ADDIE model with the developmental steps, namely analysis, development, implementation, and evaluation. The instruments used in the data study consisted of: validation of material, media, peers and results for sharing and the results of developing Pop Up Book media. From the learning outcomes of students through academic techniques namely daily development achievement scale shows that the development of the students in accordance with the expectations and activeness of students is very good. This shows that the product development of the Pop Up Book media was proper and very feasible and could attract the students in the learning process.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan belajar bahasa dengan menggunakan buku Pop-up sebagai media pembelajaran. Pendidikan anak usia dini dilakukan oleh pendidik dan orang tua dalam proses pengasuhan dan pendidikan untuk anak-anak dengan menciptakan aura dan lingkungan di mana anak-anak dapat menggunakan pengalaman yang memberikan peluang untuk mengetahui dan memahami pengalaman belajar yang telah mereka peroleh dari lingkungan, dari cara, menggunakan dan bereksperimen yang berlangsung berulang kali dan mungkin untuk seluruh potensi dan kecerdasan anak. Media pembelajaran dikembangkan menggunakan model ADDIE dengan langkah pengembangan, yaitu analisis, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Instrumen yang digunakan dalam analisis data terdiri dari: validasi bahan, media, rekan dan hasil untuk berbagi dan hasil pengembangan media Pop-up Book. Hasil belajar siswa melalui teknik akademik yaitu skala pencapaian perkembangan harian menunjukkan bahwa perkembangan siswa sesuai dengan harapan dan keaktifan siswa sangat baik. Ini menunjukkan bahwa pengembangan produk media Pop-up Book layak sangat layak dan dapat menarik siswa dalam proses pembelajaran.
MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS CAI (COMPUTER ASSITED INSTRUCTION) PADA MATA PELAJARAN PPKn SEKOLAH DASAR Sri Widoyoningrum; Iskandar Wiryokusomo; Sugito Sugito
JURNAL PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol 3, No 6 (2019)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/pjr.v3i6.7879

Abstract

The purpose of this development research is to develop a CAI (Computer Assited Instruction) based learning product for PPKn (Pancasila and Citizenship Education) students in grade 1 and 2 elementary schools. The main discussion of PPKn learning materials includes the Pamcasila symbol and the values contained in Pancasila. This development research method uses the ADDIE model (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation). Learning media development instrument products are in the form of validation results for material experts, validation sheets for media experts, validation sheets for field experts (class teachers) and questionnaires for students. The results of the development research resulted in the PPKn learning product being declared to be very suitable for use. It can be seen the results of the percentage acquisition per validator, the results of the validation of media experts obtained 83.33%, the results of the material expert validator obtained 86.67% and the results of the field expert validator (teacher) gained 87.50%. Based on the results of the trial product development of learning media to students is divided into small groups and large groups. CAI (Computer Assited Instruction) based learning media assessment related to the attractiveness of learning media. In the small group the percentage was 88% and in the large group the percentage was 92.44%. It can be concluded that the CAI (Computer Assited Instruction) learning media based on PPKn subjects are declared suitable to be used to support the learning process in Primary Schools
PENGEMBANGAN MATERI LAYANAN KLASIKAL DALAM BIMBINGAN BELAJAR PADA PEMBELAJARAN ABAD 21 Anita Dianasari; Nurmida Catherine Sitompul; nFn Sugito
Kwangsan: Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 9, No 1 (2021): Kwangsan
Publisher : Balai Besar Guru Penggerak Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31800/jtp.kw.v9n1.p1--17

Abstract

Learning is an important activity for students in school. Therefore school must provide a place for students to develop learning skills. One of them is by improving the learning guidance service by the Guidance and Counseling teacher. The goal of the research is to develop the classroom counseling material for guidance learning in 21st century for students of Vocational High School. This research is R & D. This development research refers to Dick and Carey (2001) which consisted 10 steps consisting of identify instructional goals, conduct instructional analysis, identify entry behaviours, write performance objectives, develop criterian reference tests, develop instructional strategy, develop and select instructional materials, develop and conduct formative evaluation, revise instructional, develop and conduct sumative evaluation. The researcher only applied 9 steps for the step 10 is revise instructional. The development of teaching materials were through some steps. They were the review of subject matter expert, learning design expert, small grup experiment test and field experiment test. This small group test were conducted to five students of SMKN 1 Kemlagi. Meanwhile, the field experiment test were conducted to 32 student of X MM 2 in SMKN 1 Kemlagi. The analysis of the result data in this research used qualitative and quantitative approach. The data from the expert which is in the form of suggestions and critics  was analized using qualitative approach meanwhile advisability data dan and opinion about advisability of teaching material described in the form of quantitative approach. This devolepment product can be used at school as one of the learning source in Vocational High school because of the result of validation experiment and experiment to student showed that the product is suitable to be used.AbstrakBelajar merupakan kegiatan inti peserta didik di sekolah. Oleh karena itu sekolah harus memberikan wadah kepada peserta didik untuk mengembangkan keterampilan belajar. Salah satunya dengan meningkatkan layanan bimbingan belajar oleh guru Bimbingan dan Konseling. Penelitian ini bertujuan mengembangkan materi layanan klasikal dalam bimbingan belajar pada abad 21 bagi peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. Penelitian ini termasuk dalam penelitian R & D. Pengembangan ini mengacu pada model pengembangan Dick and Carey (2001) yang terdiri dari 10 langkah yang meliputi: mengidentifikasi tujuan pembelajaran, melakukan analisis pembelajaran, menganalisis karakteristik peserta didik, merumuskan tujuan pembelajaran, mengembangkan instrumen penilaian, mengembangkan strategi pembelajaran, mengembangkan dan memilih bahan ajar, merancang dan melaksanakan evaluasi formatif, melakukan revisi serta mendesain dan melakukan evaluasi sumatif. Dalam penelitian ini, peneliti membatasi hanya pada langkah yang ke-9, yaitu melakukan revisi. Proses pengembangan bahan ajar ini melalui beberapa tahapan, yaitu review ahli isi, review ahli desain pembelajaran, uji coba kelompok kecil dan uji coba lapangan. Uji coba kelompok kecil dilakukan oleh peserta didik di SMK Negeri 1 Kemlagi sebanyak 5 orang. Sedangkan uji coba lapangan dilaksanakan kepada 32 peserta didik kelas X MM 2 SMK Negeri 1 Kemlagi. Analisis data hasil penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Data berupa saran dan kritik dari ahli dan peserta didik dianalisis dengan pendekatan kualitatif, sedangkan data kelayakan mengenai kesesuaian bahan ajar diolah dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Produk pengembangan ini bisa dipakai di sekolah sebagai salah satu sumber belajar di SMK karena hasil validasi ahli dan uji coba kepada peserta didik menunjukkan produk masuk dalam kriteria layak.