Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Teras Jurnal

EVALUASI KEKUMUHAN PADA KAWASAN PERUMAHAN PASAR LAMBARO KECAMATAN INGIN JAYA KABUPATEN ACEH BESAR Adlan, Haidi; Yulianur, Alfiansyah; Izziah, Izziah
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 11 No. 1 (2021): Maret 2021
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v11i1.434

Abstract

Abstrak Kawasan Pasar Lambaro merupakan satu-satunya kawasan kumuh yang terdapat di Kecamatan Ingin Jaya dengan luas kumuh mencapai 32,14 Ha. Dalam luasan tersebut, sebelah utara Kawasan Pasar Lambaro terdapat salah satu kawasan perumahan yang telah banyak mengalami penurunan kualitas infrastruktur dengan luas perumahan kumuh mencapai 3,9 Ha. Kawasan perumahan tersebut mempunyai ketidakteraturan bangunan, tingkat kepadatan bangunan yang tinggi, kualitas bangunan yang rendah, serta sarana dan prasarana yang tidak memenuhi persyaratan teknis. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kekumuhan pada kawasan perumahan Pasar Lambaro, mengidentifikasi skala prioritas penanganan kawasan perumahan kumuh di Pasar Lambaro, dan menemukan solusi penanganan kawasan perumahan kumuh di Pasar Lambaro. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif melalui observasi dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan analisis skoring (pembobotan) dan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kekumuhan pada kawasan perumahan Pasar Lambaro adalah termasuk dalam klasifikasi kumuh ringan dengan total nilai skor sebesar 25. Skala prioritas penanganan kawasan perumahan kumuh di Pasar Lambaro masuk dalam skala prioritas penanganan ke 3. Solusi penanganan kawasan perumahan kumuh di Pasar Lambaro dilakukan melalui pemugaran untuk lahan legal dan pemukiman kembali untuk lahan ilegal yang difokuskan pada aspek bangunan gedung, penyediaan air minum, pengelolaan air limbah, pengelolaan persampahan, dan proteksi kebakaran. Kata kunci: kekumuhan, perumahan, permukiman, penanganan, infrastruktur   Abstract The Lambaro Market area is the only slum area located in the District of Ingin Jaya with a slum area of 32.14 hectares. Within this area, to the north of the Lambaro Market Area, there is a housing area that has experienced a lot of deterioration in the quality of its infrastructure, with a slum housing area of up to 3.9 hectares. The residential area has building irregularities, high building density, low quality of buildings, and infrastructures that do not meet technical requirements. This study aims to evaluate the level of slum in the Pasar Lambaro housing area, identify the priority scale of handling slum housing areas in the Lambaro Market, and find solutions for handling slum housing areas in the Lambaro Market. This research uses quantitative methods through observation and interviews. The data analysis technique used a scoring analysis (weighting) and descriptive analysis. The results show that the level of slum in the Pasar Lambaro housing area is classified as a mild slum with a total score of 25. The priority scale for handling slum housing areas in Lambaro Market is included in the 3rd priority scale of handling. Through restoration for legal land and resettlement for illegal land which focuses on aspects of building, drinking water supply, waste water management, solid waste management, and fire protection. Keywords: slums, housing, settlements, handling, infrastructure
Evaluasi Kapasitas Tampang Drainase Kawasan Perumahan Desa Leuhan Kabupaten Aceh Barat safriani, meylis; Rafshanjani, M. Arrie; hasdanita, Fitry; Yulianur, Alfiansyah
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 14 No. 1 (2024): Volume 14 Nomor 1, Maret 2024
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v14i1.999

Abstract

Abstrak Banjir yang melanda Desa Leuhan Dusun Raja Ampat kabupaten Aceh Barat disebabkan limpasan air hujan yang mengenangi kawasan setempat. Penyelesaian yang tepat untuk mengatasi banjir kota adalah evaluasi kapasitas penampang drainase. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui debit banjir rancangan dan kapasitas penampang drainase. Metode penelitian dilakukan dengan analisis hidrologi dan analisis hidrolika. Hujan rencana dan debit rancangan ditentukan dengan analisis hidrologi. Analisis debit banjir rancangan kala ulang dihitung dengan metode rasional. Kapasitas dan dimensi penampang drainase dihitung berdasarkan analisi hidrolika dengan software HEC-RAS 5.0. Hasil penelitian diperoleh hujan rencana dan debit banjir rencana untuk periode ulang sepuluh tahun yaitu, 259,957 mm dan 712,393 m³/s. Hasil analisis menunjukkan sembilan penampang drainase perlu dilakukan evaluasi. Penampang drainase mengalami luapan disebabkaan oleh ketidakamampuan menampung debit banjir pada saat terjadinya hujan. Setelah dilakukan evaluasi dan perlebaran penampang saluran drainase tinggi luapan mengalami penurunan bahkan tidak terjadi luapan di saluran drainase kawasan perumahan Desa Leuhan.  Kata kunci: drainase , analisis frekuensi, debit banjir, Hec-Ras 5.0, Log Person III Abstract Flooding in Leuhan Village, Raja Ampat Hamlet, West Aceh District is caused by rainwater runoff that inundates the local area. The right solution to overcome urban flooding is the evaluation of drainage cross-sectional capacity. The purpose of this study was to determine the design flood discharge and drainage cross-sectional capacity. The research method was conducted with hydrological analysis and hydraulics analysis. Rainfall and design discharge were determined by hydrological analysis. The analysis of the design flood discharge of the return period was calculated by the rational method. The capacity and dimensions of the drainage cross section were calculated based on hydrological analysis with HEC-RAS 5.0 software. The results of the study obtained the rainfall plan and the flood discharge plan for the ten-year return period, namely, 259.957 mm and 712.393 m³/s. The analysis results show that nine drainage cross sections need to be evaluated. The drainage cross section experienced overflow due to the inability to accommodate flood discharge during rainfall. After the evaluation and widening of the drainage channel cross section, the overflow height has decreased and there is no overflow in the drainage channel of the Leuhan Village residential area. Keywords: Drainage, frequency analysis, flood discharge, Hec-Ras 5.0, person log lll