Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Educatio

PERJUANGAN RAKYAT KABUPATEN REMBANG PADA MASA AGRESI BELANDA II Saputra, Bambang Eka
Educatio Vol 9, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/edc.v9i1.14

Abstract

Tulisan ini dengan tema Perjuangan Rakyat Kabupaten Rembang Pada Masa Agresi Belanda II diperoleh dari hasil penelitian yang dilakukan pada tahun 2013 berdasarkan data wawancara dan literatur yang ada di Kabupaten Rembang Jawa Tengah. Adapun isi dari tulisan ini mendeskripsikan keterlibatan tokoh agama,tokoh masyarakat,petani,nelayan dan para santri dalam keikutsertaanya memperjuangkan kemerdekaan republik Indonesia pada masa Agresi Belanda II di Kabupaten Rembang. Pada akhir tulisan mendeskripsikan dan menjelaskan tentang peran seluruh kompunen masyarakat dari kalangan tokoh agama (Kyai) dan juga para wanita sangat besar. Para Kyai mendirikan Laskar Hisbulloh yang langsung membantu para pejuang  RI dalam melaksanakan pertempuran.
PERAN KULTUR SEKOLAH DAN PROFESIONALISME GURU IPS UNTUK MENGEMBANGKAN SOFT SKILL SISWA DI SMPN I GALUR KULON PROGO Saputra, Bambang Eka
Educatio Vol 10, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.796 KB) | DOI: 10.29408/edc.v10i1.103

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar peran kultur sekolah dan profesionalisme guru IPS untuk mengembangkan Soft skill siswa dalam belajar IPS di SMPN I Galur Kulon Progo.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini adalah Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah dan Guru IPS di SMPN I Galur Kulon Progo. Objek penelitian ini adalah kultur sekolah, profesionalisme guru dan soft skill siswa di SMPN I Galur Kulon Progo.Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis dianalisis dengan mereduksi, mengklasifikasikan, menginterpretasikan dan memverifikasi data yang diproleh dari lapangan. Adapun tenik keabasahan data menggunakan teknik trianggulasi sumber data. Kultur sekolah yang mencakup nilai-nilai, keyakinan-keyakinan, slogan-slogan atau moto, kebiasaan-kebiasaan, dan upacara-upacara di SMPN I Galur Kulon Progo dapat dilaksanakan dengan baik pada warga sekolah. Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, Guru-guru, TU ikut mengembangkan kultur sekolah  dengan secara terus menerus sehingga dapat mempengaruhi  Soft skill seluruh siswa di SMPN I Galur Kulon Progo. Siswa yang mempunyai Soft skill baik biasanya kelihatan dari budi pekertinya. Siswa yang mempunyai Soft skill tinggi mampu mengontrol emosinya dan pikiran, itu tergambar dalam budi bahasanya, dalam caranya berkomunikasi, perilakunya tidak grusa grusu, dan perbuatan atau berintegritas tinggi, tenggang rasa dan toleransi tinggi. Profesionalisme guru IPS didalam pembelajarannya dapat memberikan peran yang positif dalam mengembangkan softskill siswa melalui kegiatan belajar baik didalam dan di luar kelas yang berupa kegiatan diskusi, memecahkan masalah, dan mengerjakan tugas secara berkelompok sehingga dapat mengembangkan interaksi antara satu siswa dengan siswa yang lainnya didalam mata pelajaran IPS. Kata kunci:Kultur Sekolah, Profesionalisme Guru IPS, Pengembangan Soft Skill Siswa.
PERJUANGAN RAKYAT KABUPATEN REMBANG PADA MASA AGRESI BELANDA II Bambang Eka Saputra
Educatio Vol 9, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/edc.v9i1.14

Abstract

Tulisan ini dengan tema Perjuangan Rakyat Kabupaten Rembang Pada Masa Agresi Belanda II diperoleh dari hasil penelitian yang dilakukan pada tahun 2013 berdasarkan data wawancara dan literatur yang ada di Kabupaten Rembang Jawa Tengah. Adapun isi dari tulisan ini mendeskripsikan keterlibatan tokoh agama,tokoh masyarakat,petani,nelayan dan para santri dalam keikutsertaanya memperjuangkan kemerdekaan republik Indonesia pada masa Agresi Belanda II di Kabupaten Rembang. Pada akhir tulisan mendeskripsikan dan menjelaskan tentang peran seluruh kompunen masyarakat dari kalangan tokoh agama (Kyai) dan juga para wanita sangat besar. Para Kyai mendirikan Laskar Hisbulloh yang langsung membantu para pejuang  RI dalam melaksanakan pertempuran.