Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Dampak Penggunaan Gadget Terhadap Perkembangan Karakter Siswa Sekolah Dasar Sopian Sauri; Andi Sulastri; Arif Rahman Hakim; Muhammad Sururuddin
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 8 No. 3 (2022): July-September
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v8i3.3226

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak penggunaan gadget terhadap perkembangan karakter siswa sekolah dasar yang ada di dusun limbungan. Untuk mengetahui dampak positif dan negatif gadget terhadap perkembangan karakter siswa SD di dusun limbungan. Jenis penelitian ini menggunakan Deskriptif kualitatif, sedangkan pengumpulan data menggunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi secara langsung dengan informan yang ada dilapangan untuk mendapatkan data yang dibutuhkan. Analisis data menggunakan teknik analisis data Miles dan Huberman yaitu Pengumpulan data, Reduksi data, Penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi untuk mengetahui dampak penggunaan gadget terhadap perkembangan karakter siswa sekolah dasar Dusun Limbungan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat beberapa dampak penggunaan gadget terhadap perkembangan karakter siswa sekolah dasar di Dusun Limbungan, diantaranya siswa menjadi seorang yang individualis, jarang melakukan interaksi sosial dengan lingkungan luar atau teman sebayanya, lalai terhadap kewajibannya seperti belajar, tidak memperdulikan apapaun sampai melupakan waktu seperti melalaikan  solat, dan bermalas-malasan untuk mengaji hal ini sangat mempengaruhi sikap sosial, tanggung jawab dan sikap religius siswa. Dampak tersebut disebabkan siswa yang terlalu sering menggunakan gadget dengan durasi waktu yang terlalu lama dan kurangnya pengawasan dari orang tua yang membuat siswa menajdi kecanduan dan membuat siswa menjadi malas melakukan hal yang lebih bermanfaat.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN MELALUI MEDIA VIDEO DAN ALAT PERAGA TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA PUTRI TENTANG PERSONAL HYGIENE SAAT MENSTRUASI DI SMPN 15 MAKASSAR Kamaruddin, Mutmainna; Sunarti, Sunarti; Basniati, Andi; Sulastri, Andi
Jurnal JKFT Vol 9, No 1 (2024): Jurnal JKFT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jkft.v9i1.12218

Abstract

Pada masa remaja perlu mempelajari perubahan fisik dan psikologi yang terjadi pada tubuh dan organ reproduksi mereka untuk melindungi diri dari bahaya yang mengancam kesehatan dan keselamatan fungsi organ reproduksi. Pengabaian kesehatan reproduksi dapat menimbulkan infeksi Untuk melindungi diri dari bahaya yang mengancam kesehatan dan keselamatan fungsi organ reproduksi, remaja yang sudah mengalami menstruasi perlu mempelajari perubahan fisik dan mental yang terjadi pada tubuh dan organ reproduksi mereka. Infeksi alat reproduksi dapat menyebabkan infertilitas atau kemandulan jika orang mengabaikan kesehatan reproduksi mereka. Untuk menghindari bakteri yang menyebabkan infeksi, wanita harus menjaga kebersihan daerah kewanitaannya selama menstruasi.Tujuan penelitian : untuk  mengetahui  adanya  pengaruh  pendidikan  kesehatan  menggunakan  media  video  dan  alat  peraga  terhadap  pengetahuan  dan  sikap remaja putri dalam personal hygiene saat menstruasi.Metode penelitian :  Jenis  penelitian  ini  adalah  Pre  Experimental  dengan  desain One  Group  Pretest-Posttest.  Populasi  penelitian  ini  adalah  remaja  putri  dengan jumlah  sampel  30  orang.Hasil penelitian : penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pemberian pendiidkan personal hygiene saat menstruasi terhdap pengetahuan siswi remaja SMP Negeri 15 Makassar dengan tingkat signifikan <0,05
Implementasi Etnopedagogi Pada Tradisi Adat Suku Sasak: Implementasi Etnopedagogi Pada Tradisi Adat Suku Sasak Asri, Indra Himayatul; Lestarini, Yuniar; Muspita, Zalia; Sulastri, Andi; Kudsiah, Musabihatul; Fadilah, Dina; Rohini, Rohini
Educatio Vol 19 No 1 (2024): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/edc.v19i1.25768

Abstract

Indonesia has a colorful culture, thousands of tribes with their own characteristics, including the Sasak tribe on Lombok Island which has a very unique cultural style. Therefore, it is very possible to explore the educational values ​​contained in the traditions that are still carried out by the people of Lombok which are based on religious values ​​and norms (religion) and based on communal conventions (agreements) which are better known as the Sasak tribe community (Sasak custom). Sasak society is a social group in which spiritual and structural relationships occur which enable the formation of long-term agreements and shared beliefs which are called culture. The Sasak people are a society that still adheres to its culture to this day. Currently, the Sasak tribe is not only a community group but also an ethnic group that adds to the rich traditions of the Indonesian people. One of the Sasak tribal traditions whose educational value can be seen is the Bale (house) and the Nyongkolan tradition. Keywords: Sasak tribe, Bale, Nyongkolan
Optimalisasi Peran Keluarga Dalam Pencegahan Kehamilan Yang Tidak Diinginkan Pada Remaja Di Desa Pationgi Kecamatan Mare Kabupaten Bone Basniati, Andi; Mutmainna Kamaruddin; Sunarti; Andi Sulastri
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i1.361

Abstract

Menurut World Health Organization (WHO), 16 juta anak perempuan di dunia melahirkan setiap tahum, terdiri dari 12 juta anak perempuan berusia 15 sampai 19 tahun. Perilaku seks pranikah yang bergantung pada pola pengasuhan yang diberikan oleh orang tua dalam setiap keluarga menjadi pemicu adanya fenomena kehamilan yang tidak diinginkan pada remaja. Keluarga merupakan agen sosialisasi primer di dalam Masyarakat dan merupakan tempat yang paling dekat dengan individu. Waktu individu juga lebih banyak berada di dalam keluarga. Dilihat dari besarnya peran keluarga dalam pengasuhan anak remaja maka peneliti tertarik melakukan penelitian dengan judul “optimalisasi peran keluarga dalam pencegahan kehamilan yang tidak diinginkan pada remaja di desa pationgi kec mare kab bone” metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Sampel dalam penelitian ini adalah keluarga yang memiliki anak remaja putri berusia 14-17 tahun sebanyak 5 orang. Setelah dilakukan wawancara dan observasi secara langsung dan mendalam didapatkan hasil yang menggambarkan optimalisasi Peran keluarga terhadap proses tumbuh kembang anak remaja baik dari segi Pendidikan, agama, psikologi dan reproduksi maupun cinta kasih untuk menghindari kehamilan yang tidak diinginkan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah fungsi keluarga sangat berpengaruh untuk mencegah kehamilan yang tidak diingnkan remaja putri
Efektifitas Pendidikan Kesehatan Terhadap Penurunan Nyeri Disminorea Pada Remaja Di SMPN 15 Makassar Sunarti, Sunarti; Sulastri, Andi; Kamaruddin, Mutmainna; Basniati, Andi
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 7 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v7i1.152

Abstract

Background: Dysmenorrhea is menstrual pain felt by women during menstruation, caused by excessive release of prostaglandins. It increases uterine contractions, causing pain during menstruation. Objective: to increase young women's knowledge about disminorhe at SMPN 15 Makassar. Method: This research uses a quasi-experimental type of research with a One Group Pretest and Posttest design. The number of samples as respondents was 20 people taken using total sampling. The research location is at SMPN 15 Makassar. Research results: Analysis using Mc Nemar with p value equal to 0.00 less than 0.05. The level of knowledge before the intervention was given was 16 people (80 percent) had poor knowledge and only 4 people had good knowledge (20 percent), after being given the intervention, only 3 people (15 percent) had poor knowledge and good knowledge increased to 17 people (85 percent). Based on the results of statistical tests, the p value equal to 0.00 less than 0.05, meaning there is a significant influence between providing health education about dysmenorrhea on increasing adolescent knowledge. Health education about dysmenorrhea is effective in increasing the knowledge of young women at SMPN 15 Makassar.
Hypnobreastfeeding Sebagai Upaya Menurunkan Kecemasan Pada Ibu Post Partum Sunarti, Sunarti; Mutmainna Kamaruddin; Andi Sulastri; Andi Basniati
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.223

Abstract

Masa kehamilan, persalinan, nifas dan menyusui merupakan periode yang sangat rentan terhadap gangguan mood salah satunya adalah post partum blues. Gangguan ini ditandai dengan kecemasan yang berdampak negatif pada motivasi, kepercayaan diri, serta keberhasilan dalam menyusui. Tujuan: untuk mengetahui efektivitas terapi hypnobreastfeeding dalam mengurangi tingkat kecemasan pada ibu post partum.Metode: penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimen analitikal observasional dengan pendekatan randomized control trial (RCT). Desain yang digunakan adalah completely randomized experimental design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu post partum yang bersalin di Puskesmas Batua dan sedang menjalani rawat gabung dalam 48 jam pertama pada bulan Juni-Juli 2025. Teknik pengambilan sampel dengan cara randomisasi (simple random sampling). Subjek dalam penelitian yaitu semua ibu post partum pada 48 jam pertama baik primi maupun multi yang bersalin dengan spontan. Hasil dan Pembahasan: Hasil uji normalitas data dengan menggunakan uji kolmogrov-smirnov dengan nilai p 0.000, sehingga analisi data menggunakan uji statistik mann Whitney. Berdasarkan hasil uji beda antara kelompok hypnobreastfeeding dan kelompok kontrol nilai p 0.002 <0,005. Hal ini menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan terhadap kecemasan antara kelompok yang diberikan intervesi hypnobreastfeeding dengan kelompok kontrol. Kesimpulan: Hypnobreastfeeding terbukti efektif dalam mengurangi kecemasan yang dialami selama masa kehamilan dan setelah melahirkan. Hasil analisis data menggunakan Man Whitney menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan terhadap kecemasan antara kelompok yang diberikan intervensi dengan kelompok yang tidak diberikan intervensi hypnobreastfeeding. Karakteristik dalam subjek penelitian terdistribusi secara merata dalam kelompok diseluruh kelompok sehingga faktor paritas tidak mempengaruhi hasil penelitian sebagai faktor perancu.
Pentingnya Metode Pembelajaran Sejarah Berbasis Budaya Maritim untuk Siswa SMA Amar, Syahrul; Sulastri, Andi; Murdi, Lalu
Fajar Historia: Jurnal Ilmu Sejarah dan Pendidikan Vol 3 No 2 (2019): Desember
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/fhs.v3i2.2147

Abstract

Penelitian bertujuan menghasilkan metode Pembelajaran Sejarah berbasis Budaya Maritim untuk siswa SMA. Produk ini diharapkan dapat mengoptimalkan pengembangan Sumber Daya Manusia di bidang Kelautan. Penelilitian ini adalah penelitian pengembangan. Langkah penelitian pengembangan meliputi : 1) studi pendahuluan; 2) pengembangan desain metode dan bahan ajar, 3) Validasi Produk. Penelitian  menghasilkan produk bahan Ajar Sejarah berbasis Budaya Maritim. Data yang dihasilkan dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Rambu-rambu dalam analisis data hingga menghasilkan kesimpulan merujuk metode Huberman yakni kegiatan reduksi, display dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru dan siswa SMA Kota Selong mengalami kesulitan menjelaskan materi ajar Sejarah yang berhubungan dengan Sejarah dan budaya maritim. Guru belum mampu menyampaikan materi ajar secara integral antara materi Sejarah dengan dunia kemaritiman Indonesia termasuk dengan budaya maritim Pulau Lombok. Kondisi ini berpengaruh pada rendahnya wawasan siswa terhadap budaya maritim yang berdampak pada rendahnya minat kebaharian siswa pada hal Indonesia dan Pulau Lombok adalah wilayah maritim yang sangat potensial dalam bidang perdagangan, pariwisata dan perikanan.Bahan ajar Sejarah yang berbasis Budaya maritim belum ada di sekolah sehingga Guru dan siswa mengharapkan adanya Metode pembelajaran dan bahan ajar Sejarah berbasis Budaya Maritim. Penelitian ini menghasilkan Metode pembelajaran dan bahan ajar Sejarah berbasis budaya Maritim dan menunjukkan metode pembelajaran dan bahan ajar yang dirancang tergolong sangat baik dan relevan dalam pembelajaran sejarah.
The Influence of Inclusive Education on Students’ Social Skills and Self-Esteem at SDN 1 Gereneng in the Academic Year 2025/2026 Indriani, Ria; Sulastri, Andi; Husni, Muhammad; Hadi, Yul Alfian
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 12 No. 3 (2025): September
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v12i3.2970

Abstract

This study investigates the influence of inclusive education on students’ social skills and self-esteem at SDN 1 Gereneng in the 2025/2026 academic year. Using simple linear regression analysis, the findings demonstrate that inclusive education significantly predicts both variables, with 89.1% of the variance in social skills (F = 69.729; p < 0.05; R² = 0.891) and 92% of the variance in self-esteem (F = 97.562; p < 0.05; R² = 0.920) explained by its implementation. The results indicate that inclusive educational practices not only enhance students’ collaboration, empathy, responsibility, and self-regulation in social interactions but also strengthen their confidence and sense of self-worth. Theoretically, this research contributes to educational psychology by affirming the role of inclusive environments in fostering both social competence and self-esteem. Practically, it highlights the importance of designing learning strategies, extracurricular activities, and school climates that balance cognitive, affective, and social dimensions. These findings suggest that inclusive education provides a critical foundation for developing equitable, supportive, and diversity-affirming learning environments that nurture students’ holistic growth.
IMPLEMENTASI PENDEKATAN PSIKOEDUKASI TERHADAP PENCEGAHAN TINDAKAN BULLIYING DI SDN 2 KEMBANG SARI: IMPLEMENTASI PENDEKATAN PSIKOEDUKASI TERHADAP PENCEGAHAN TINDAKAN BULLIYING DI SDN 2 KEMBANG SARI farida, lasmi; Muspita, Zalia; Sulastri, Andi; Arif Rahman Hakim
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.32481

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Implementasi Pendekatan Psikoedukasi dalam mencegah tindakan Bullying di Sekolah Dasar Negeri 2 Kembang Sari, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur. Fokus penelitian meliputi: (1) implementasi Pendekatan Psikoedukasi oleh guru, (2) hambatan yang dihadapi guru dalam pengimplementasiannya, dan (3) keterlibatan siswa dalam kegiatan psikoedukasi yang diarahkan untuk mencegah bullying. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan subjek penelitian yaitu guru kelas IV, V, dan VI serta siswa dari masing-masing kelas tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pendekatan Psikoedukasi telah diimplementasikan dalam kegiatan pembelajaran melalui metode diskusi kelompok, permainan peran, dan kampanye anti-bullying. Guru secara aktif menyampaikan materi terkait bullying melalui integrasi ke dalam mata pelajaran seperti PPKn dan Bahasa Indonesia. Hambatan yang dialami guru antara lain kurangnya alokasi waktu, keterbatasan fasilitas pendukung, serta belum tersedianya guru Bimbingan Konseling (BK). Meskipun demikian, siswa menunjukkan keterlibatan yang positif dan antusias dalam kegiatan psikoedukatif, serta menunjukkan perubahan perilaku ke arah yang lebih baik dalam berinteraksi sosial di sekolah. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa Pendekatan Psikoedukasi berkontribusi signifikan dalam membentuk kesadaran siswa tentang bahaya bullying dan membangun budaya saling menghargai di lingkungan sekolah dasar. Kata Kunci: Implementasi, Psikoedukasi, Bullying, Pencegahan, Sekolah Dasar
ANALISIS PENGGUNAAN BAHASA IBU “SASAK” DALAM MELESTARIKAN BUDAYA LOKAL DI SD NEGERI 2 KELAYU UTARA Asri Nofita Sari; Andi Sulastri; Hadiatul Rodiyah; Habibuddin
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.33004

Abstract

This study aims to describe the use of the mother tongue (Sasak) in preserving local culture at SD Negeri 2 Kelayu Utara. This study uses a descriptive qualitative method with the research subjects being the principal, a sample of teachers from grades 1–6, and 5 samples of students from grades 4 and 5. Data collection techniques used were observation, interviews, and documentation, while data analysis used the Miles and Huberman model, namely collection, reduction, presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that the use of the mother tongue (Sasak) is still relatively low because the majority of school residents prefer to use Indonesian in daily communication. However, teachers and students sometimes use Sasak spontaneously in certain interactions. One of the supporting factors for the use of the mother tongue is a homogeneous social environment, with the majority of school residents having the same language family, namely the ngeno-ngene dialect. Meanwhile, one of the inhibiting factors includes the habit of using Indonesian, the influence of digital media, and slang. One of the school's efforts to preserve the mother tongue is through a Sasak language program every Thursday before teaching and learning activities begin. This program fostered students' interest in storytelling, storytelling, rhymes, speeches, and singing in the Sasak language. However, the program is currently discontinued due to the school's implementation of the 7 habits of great Indonesian children.