Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Implementasi Model Project-Based Learning (Pjbl) Berbasis Budaya Lokal Dalam Penguatan Profil Pelajar Pancasila Pada Siswa Kelas V SD Negeri 1 Moyot Suptiani, Yulinda; Parhanuddin, Lalu; Sulastri, Andi; Rohini
Journal of Authentic Research Vol. 4 No. 2 (2025): December
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/d722xf12

Abstract

Abstrak Budaya Sasak sebagai kearifan lokal mulai tergerus oleh pengaruh globalisasi, sehingga siswa kurang mengenal dan menginternalisasi nilai-nilai luhur budayanya sendiri. Hal ini berimbas pada lemahnya pembentukan karakter yang selaras dengan dimensi Profil Pelajar Pancasila, seperti nilai kebhinekaan global dan berkebinekaan global. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi model Project-Based Learning (PjBL) berbasis budaya lokal dalam penguatan Profil Pelajar Pancasila pada siswa kelas V SD Negeri 1 Moyot. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui berbagai kendala yang muncul dalam proses implementasi serta solusi yang dilakukan oleh guru untuk mengatasi hambatan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari guru kelas V dan siswa SDN 1 Moyot. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tiga tahapan: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan memastikan keabsahan data melalui teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model PjBL berbasis budaya lokal dapat diterapkan dengan cukup baik dan efektif dalam membangun serta memperkuat nilai-nilai karakter yang tercermin dalam Profil Pelajar Pancasila. Kendala yang ditemukan dalam implementasi meliputi keterbatasan sarana dan prasarana, minimnya sumber belajar budaya lokal, serta perbedaan kemampuan siswa dalam memahami dan mengerjakan proyek. Guru mengatasi kendala tersebut dengan memberikan pendampingan intensif, menyediakan bahan ajar tambahan, serta melibatkan orang tua dan masyarakat dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, model PjBL berbasis budaya lokal terbukti mendukung penguatan pendidikan karakter yang kontekstual dan bermakna bagi siswa.agar pendidikan karakter yang holistik dapat tercapai secara berkelanjutan. Model PjBL berbasis budaya Sasak dapat diadopsi sebagai strategi pembelajaran inovatif yang terstruktur untuk mengintegrasikan penguatan Profil Pelajar Pancasila ke dalam mata pelajaran secara kontekstual, sekaligus menjadi panduan dalam mengembangkan perangkat ajar berbasis kearifan lokal.
Penerapan Metode ABA dalam Meningkatkan Keterampilan Sosial Siswa Lamban Belajar di MI NWDI 02 Pancor Nikmatulloh; Triyanto, Muchamad; Aziz, Abdul; Sulastri, Andi
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 12 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v12i1.17336

Abstract

Abstract: This study aims to describe the implementation and effect of the Applied Behavior Analysis (ABA) method in improving the social skills of slow learner students at MI NWDI 02 Pancor. The research used a qualitative approach with descriptive methods. The research location was MI NWDI 02 Pancor. The research subjects were slow learner students. The data sources used were primary and secondary data. Data collection techniques were conducted through observation, interviews, and documentation. The results of the study indicate that the implementation of the Applied Behavior Analysis (ABA) method in improving the social skills of slow learner students at MI NWDI 02 Pancor went through two stages: the planning stage and the implementation stage. Planning begins with identification and assessment to determine the students' conditions and needs, followed by designing the program to be provided. The implementation phase utilizes the Discrete Trial Training (DTT) technique, which consists of providing instructions/stimuli, responses, and feedback. Instructions include providing directions regarding tasks to be completed. Responses can be verbal, non-verbal, or body movements as a result of the stimulus. Feedback, as a consequence of the student's response, can include rewards, praise, and so on. The conclusion of this study, consistent with the data obtained, is that the social skills of slow-learning students can be improved through the structured and consistent implementation of the Applied Behavior Analysis (ABA) method. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan dan pengaruh metode Applied Behavior Analysis(ABA) dalam meningkatkan keterampilan sosial siswa lamban belajar di MI NWDI 02 P ancor. Jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Tempat penelitian dilaksanakan di MI NWDI 02 Pancor. Subjek penelitian yaitu siswa lamban belajar (slow learner). Sumber data yang digunakan yaitu data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Applied Behavior Analysis (ABA) dalam meningkatkan keterampilan sosial siswa lamban belajar di MI NWDI 02 Pancor melalui dua tahapan yaitu tahap perencanaan dan tahap pelaksanaan. Perencanaan dimulai dengan melakukan identifikasi dan asesmen untuk mengetahui kondisi dan kebutuhan siswa, kemudian merancang program yang akan diberikan. Pada tahap pelaksanaan dilakukan dengan teknik Discrete Trial Training (DTT) yang terdiri dari pemberian instruksi/stimulus, respons, dan feedback (imbal balik). Instruksi berupa pemberian arahan mengenai tugas yang harus diselesaikan, respons bisa berbentuk verbal, non-verbal, maupun gerakan tubuh sebagai akibat dari adanya stimulus, feedback (imbal balik) sebagai konsekuensi atas respons dari siswa bisa berupa pemberian reward/hadiah, pujian dan lain sebagainya. Kesimpulan dari penelitian ini sesuai dengan data yang sudah didapatkan adalah keterampilan sosial siswa lamban belajar dapat meningkat melalui penerapan metode Applied Behavior Analysis (ABA) yang dilaksanakan dengan terstruktur dan konsisten.
Integrasi Nilai Gotong Royong Kearifan Lokal Begawe dalam Pembelajaran PKN Kelas IV SDN 1 Darmasari Azmi, Fathul Nurul; Rohini; Rodiyah, Hadiatul; Sulastri, Andi
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 12 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v12i1.17805

Abstract

Abstract: This study aims to describe the integration of Sasak tribe local wisdom values ​​in Civics learning for fourth graders at SDN 1 Darmasari. This study used a descriptive qualitative research method with the principal, fourth grade teachers, and fourth grade students as subjects. Data collection techniques used were direct observation, interviews, and documentation to obtain the required data. The data were analyzed using data analysis techniques according to Milles and Huberman: data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The research results show that integrating local tribal wisdom values ​​into learning is crucial, particularly in Civics (PKN) instruction, as they must understand their own culture and environment. Integrating local wisdom into students is one way to preserve Sasak culture and prevent erosion due to globalization. Local wisdom values ​​integrated into Civics (PKN) learning include mutual cooperation (gotong royong), togetherness, cooperation, and social responsibility, reflected in local traditions such as begawe (traditional customs) and daily life practices. Integration can positively impact the development of student character. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang integrasi nilai gotong royong kearifan lokal begawe dalam pembelajaran PKN kelas IV di SDN 1 Darmasari. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian kepala sekolah, guru kelas IV dan peserta didik kelas IV, sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi secara lansung untuk mendapatkan data yang dibutuhkan. Data dianalisis menggunakan teknik analisis data menurut Milles and Huberman yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai kearifan lokal suku sangat penting untuk diintegrasikan dalam pembelajaran, khususnya pada pembelajaran PKN karena mereka harus mengenal budaya dan lingkungan mereka sendiri, dengan mengintegrasikan kearifan lokal kepada peserta didik merupakan salah satu cara untuk melestarikan kebudayaan suku Sasak sehingga dapat menghindari terkikisnya budaya akibat globalisasi. Nilai-nilai kearifan lokal yang terintegrasi dalam pembelajaran PKN antara lain gotong royong, kebersamaan, kerjasama serta tanggung jawab sosial yang tercermin  dalam tradisi lokal seperti begawe dan praktik kehidupan sehari-hari. Melalui pengintegrasian dapat memberikan dampak baik dalam pembentukan karakteristik peserta didik.
Pengaruh Media Video Interaktif Terhadap Hasil Belajar PKn Siswa Sekolah Dasar Maknun, Baiq Lu'luil; Sulastri, Andi; Rohini
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 12 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v12i1.17803

Abstract

Abstract: This study aims to determine the effect of using interactive video-based learning media on the learning outcomes of fifth-grade students in Civics Education at SDN 1 Montong Tangi. This study used a quantitative pre-experimental design, employing a one-group pretest-posttest design. The subjects of this study were 20 fifth-grade students selected using saturated sampling. The data collection instrument was a multiple-choice test consisting of 20 questions. Data analysis was conducted through normality tests, homogeneity tests, and paired t-tests. The results showed a significant increase in student learning outcomes after being given treatment in the form of interactive video-based learning media. This proves that interactive video media can increase student motivation, understanding of the material, and involvement in learning. Thus, the use of interactive video-based media can be an innovative alternative for teachers in improving the quality of Civic Education learning in elementary schools. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media interaktif berbasis video pembelajaran terhadap hasil belajar siswa kelas V pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di SDN 1 Montong Tangi. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain pre-eksperimental, menggunakan model one group pretest-posttest design. Subjek penelitian berjumlah 20 siswa kelas V yang dipilih dengan teknik sampling jenuh. Instrumen pengumpulan data berupa tes hasil belajar pilihan ganda sebanyak 20 soal. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji homogenitas, dan uji-t berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan hasil belajar siswa setelah diberi perlakuan berupa penggunaan media interaktif berbasis video pembelajaran. Hal ini membuktikan bahwa media video interaktif mampu meningkatkan motivasi, pemahaman materi, serta keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Dengan demikian, penggunaan media interaktif berbasis video dapat menjadi alternatif inovatif bagi guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran PKn di sekolah dasar.
SOCIAL MEDIA AND ITS INFLUENCE ON TEENAGERS’ KNOWLEDGE ABOUT THE IMPACT OF PREGNANCY IN TEENAGE AGE andi Basniati; Andi Sulastri; Mutmainna Kamaruddin; Sunarti -; SELVIANA TAWIL
Jurnal JKFT Vol. 10 No. 2 (2025): Jurnal JKFT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/2hsxdx68

Abstract

Tingginya angka kehamilan remaja di Indonesia merupakan masalah serius dengan dampak Kesehatan, sosial, dan ekonomi. Media sosial berfungsi sebagai sumber informassi utama bagi para remaja. Media sosial telah menjadi bagian integral dari kehidupan remaja modern, tetapi keakuratan informasi yang diperoleh seiring dipertanyakan. Oleh karena itu, penelitian ini sangat penting untuk memahami bagaimana media sosial dapat memengaruhi pengetahuan remaja tentang dampak kehamilan remaja.Metode : penelitian ini menggunakan studi eksperimental kuantitatif dengan pra-test post-test. Pendekatan di antara remaja berusia 15-17 tahun yang aktif di media sosial. Menggunakan tekhnik pengambilan sampel  acak bertingkat. Populasi dalam penelitian ini Adalah 137 responden adapun sampel dalam penelitia ini Adalah 52 responden. Wawancara kuantitatif juga dilakukan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih dalam tentang kredibilitas informasi yang mereka akses. Instrument penelitian yang digunakan yaitu kusioner online dan wawancara terbuka.Hasil analisis data menggunakan T-test menunjukkan bahwa media sosial memiliki pengaruh pada pengetahuan remaja mengenai dampak kehamilan pada remaja. Ada perbedaan dalam pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan Pendidikan Kesehatan dalam bentuk edukasi tentang media sosial dan pengaruhnya terhadap perubahan pengetah8uan remaja mengenai dampak kehamilan pada masa remaja dengan nilai p (0.000) < 0.05 atau nilai Z hitung (6.113)> table Z (1.96).Kesimpulan: Media sosial memainkan peran penting dalam kehidupan remaja sebagai sarana komunikasi dan akses informasi, tetapi juga menimbulkan resiko ketergantungan dan keterampilan penyaringan informasi yang buruk. Studi ini menunjukkan bahwa media sosial secara signifikan mempengaruhi perubahan Tingkat pengetahuan remaja mengenai dampak kehamilan remaja, menunjukkan bahwa Pendidikan yang tepat melaui media sosial dapat menjadi strategi yang efekktif untuk meningkatkan pemahaman mereka The high rate of teenage pregnancy in Indonesia is a serious problem with health, social, and economic impacts. Social media serves as a primary source of information for teenagers. Social media has become an integral part of modern teenagers' lives. but the accuracy of the information obtained is often questionable. Therefore, this study is crucial to understand how social media can influence adolescents' knowledge about the impact of teenage pregnancy.Methods: This is a quantitative experimental study with a pretest-posttest approach among adolescents aged 15-17 who are active on social media, using a stratified random sampling technique. The population in this study was 137 and the sample size was 52. Qualitative interviews were also conducted to gain a deeper understanding of the credibility of the information they accessed. The research instruments included an online questionnaire and open-ended interviews.Results: The results of data analysis using the T-test showed that social media has an influence on adolescent knowledge regarding the impact of pregnancy in adolescence. There is a difference in knowledge before and after being given health education in the form of education about social media and its influence on changes in adolescent knowledge regarding the impact of pregnancy in adolescence with a p value (0.000) <0.05 or a calculated Z value (6.113) > Z table (1.96).Conclusion: Social media plays a crucial role in adolescents' lives as a means of communication and access to information, but it also poses the risk of dependency and poor information filtering skills. This study shows that social media significantly influences changes in adolescents' knowledge levels regarding the impact of teenage pregnancy, suggesting that appropriate education through social media can be an effective strategy to increase their understanding.
The Influence of Inclusive Education on Students’ Social Skills and Self-Esteem at SDN 1 Gereneng in the Academic Year 2025/2026 Ria Indriani; Andi Sulastri; Muhammad Husni; Yul Alfian Hadi
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 12 No. 3 (2025): September
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v12i3.2970

Abstract

This study investigates the influence of inclusive education on students’ social skills and self-esteem at SDN 1 Gereneng in the 2025/2026 academic year. Using simple linear regression analysis, the findings demonstrate that inclusive education significantly predicts both variables, with 89.1% of the variance in social skills (F = 69.729; p < 0.05; R² = 0.891) and 92% of the variance in self-esteem (F = 97.562; p < 0.05; R² = 0.920) explained by its implementation. The results indicate that inclusive educational practices not only enhance students’ collaboration, empathy, responsibility, and self-regulation in social interactions but also strengthen their confidence and sense of self-worth. Theoretically, this research contributes to educational psychology by affirming the role of inclusive environments in fostering both social competence and self-esteem. Practically, it highlights the importance of designing learning strategies, extracurricular activities, and school climates that balance cognitive, affective, and social dimensions. These findings suggest that inclusive education provides a critical foundation for developing equitable, supportive, and diversity-affirming learning environments that nurture students’ holistic growth.