Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Analysis of Pre-service Science Teachers' Digital Literacy Through Workshop of Optimization Microsoft Office Software Usage Diniya Diniya; Niki Dian Permana P; Susilawati Susilawati; Theresia Lidya Nova; Aldeva Ilhami
THABIEA : JOURNAL OF NATURAL SCIENCE TEACHING Vol 3, No 1 (2020): THABIEA : JOURNAL OF NATURAL SCIENCE TEACHING
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/thabiea.v3i1.7039

Abstract

The present study was carried out to analyze the digital literacy for pre-service natural science teachers through a workshop on optimizing the use of Microsoft office software. This study explored an experimental method with the one-group pretest-posttest design. The current research adopted 25 students as the pre-service natural science teachers in the Natural Sciences Study Program of the Tarbiyah and Teaching Faculty of the Sultan Syarif Kasim Riau State Islamic University. The data were collected through providing instruments of multiple-choice tests on the pretest and posttest, questionnaire, and interview to measure the improvement of digital literacy. To analyze the data, a technique to calculate the mean score of the normalized gain (N-gain) was performed. The findings disclosed that the mean score of N-gain digital literacy for pre-service natural science teachers was 0.70 with the high category. Based on results obtained in this line of research, it is therefore concluded that there was an improvement in the digital literacy for pre-service natural science teachers with high category through the workshop on optimizing the use of Microsoft Office software.
Sedekah Bumi: Jejak Kearifan Lokal dalam Menjaga Harmoni Kehidupan Masyarakat Kampung Bungaraya Susilawati Susilawati; Salwa Aulia; Nur Fatimatu Zahro; Nurul Istiqomah; Ina Lestari
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.923

Abstract

Sedekah Bumi merupakan salah satu bentuk kearifan lokal masyarakat agraris yang diwariskan secara turun-temurun tetapi perubahan sosial berpotensi memengaruhi bentuk pelaksanaan dan keberlangsungannya. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan keberadaan, bentuk pelaksanaan, keterlibatan masyarakat, nilai religius, sosial, dan budaya, serta perubahan dan keberlanjutan tradisi Sedekah Bumi di Kampung Bungaraya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui observasi lapangan dan penggalian informasi dari informan yang mengetahui pelaksanaan tradisi Sedekah Bumi. Data kemudian dianalisis secara deskriptif berdasarkan aspek sejarah, bentuk pelaksanaan, keterlibatan masyarakat, nilai-nilai tradisi, perubahan, variasi, dan keberlanjutannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sedekah Bumi masih dilaksanakan secara rutin pada bulan Suro melalui doa bersama, penyediaan makanan tradisional, dan makan bersama, serta pada wilayah tertentu disertai penyembelihan kambing. Tradisi ini melibatkan masyarakat, tokoh masyarakat, dan tokoh agama serta mengandung nilai religius berupa rasa syukur dan permohonan keberkahan, nilai sosial berupa gotong royong, silaturahmi, dan kebersamaan, serta nilai budaya sebagai bagian dari identitas masyarakat. Pelaksanaan tradisi mengalami penyederhanaan dan variasi antarwilayah, tetapi nilai-nilai utamanya tetap dipertahankan. Dengan demikian, keberlanjutan Sedekah Bumi berlangsung melalui adaptasi bentuk pelaksanaan tanpa menghilangkan nilai religius, sosial, dan budaya yang menjadi inti tradisi.
Sedekah Bumi: Jejak Kearifan Lokal dalam Menjaga Harmoni Kehidupan Masyarakat Kampung Bungaraya Susilawati Susilawati; Salwa Aulia; Nur Fatimatu Zahro; Nurul Istiqomah; Ina Lestari
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.923

Abstract

Sedekah Bumi merupakan salah satu bentuk kearifan lokal masyarakat agraris yang diwariskan secara turun-temurun tetapi perubahan sosial berpotensi memengaruhi bentuk pelaksanaan dan keberlangsungannya. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan keberadaan, bentuk pelaksanaan, keterlibatan masyarakat, nilai religius, sosial, dan budaya, serta perubahan dan keberlanjutan tradisi Sedekah Bumi di Kampung Bungaraya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui observasi lapangan dan penggalian informasi dari informan yang mengetahui pelaksanaan tradisi Sedekah Bumi. Data kemudian dianalisis secara deskriptif berdasarkan aspek sejarah, bentuk pelaksanaan, keterlibatan masyarakat, nilai-nilai tradisi, perubahan, variasi, dan keberlanjutannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sedekah Bumi masih dilaksanakan secara rutin pada bulan Suro melalui doa bersama, penyediaan makanan tradisional, dan makan bersama, serta pada wilayah tertentu disertai penyembelihan kambing. Tradisi ini melibatkan masyarakat, tokoh masyarakat, dan tokoh agama serta mengandung nilai religius berupa rasa syukur dan permohonan keberkahan, nilai sosial berupa gotong royong, silaturahmi, dan kebersamaan, serta nilai budaya sebagai bagian dari identitas masyarakat. Pelaksanaan tradisi mengalami penyederhanaan dan variasi antarwilayah, tetapi nilai-nilai utamanya tetap dipertahankan. Dengan demikian, keberlanjutan Sedekah Bumi berlangsung melalui adaptasi bentuk pelaksanaan tanpa menghilangkan nilai religius, sosial, dan budaya yang menjadi inti tradisi.
Inovasi Pemanfaatan Jerami Padi Sebagai Pakan Ternak Melalui Teknologi Fermentasi Untuk Meningkatkan Nilai Guna Potensi Lokal Fitria Ananda; Raihan Sanjaya; Muhammad Alhafiz; Mela Novianti; Susilawati Susilawati
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 6 No. 5 (2026): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v6i5.2992

Abstract

Jerami padi merupakan salah satu potensi lokal yang melimpah di wilayah Kecamatan Bunga Raya, Kabupaten Siak, namun pemanfaatannya sebagai sumber pakan ternak masih belum optimal. Sebagian besar jerami padi setelah panen belum dimanfaatkan secara maksimal dan berpotensi menjadi limbah pertanian, yang sebagian besar hanya dibakar atau dibiarkan membusuk di area pertanian. Jerami padi tersedia dalam jumlah besar, tetapi mengandung sedikit protein dan memiliki kandungan serat kasar yang tinggi, sehingga membuat kemampuan cerna jerami tersebut rendah jika diberikan langsung kepada hewan ternak. Oleh karena itu, proses fermentasi memanfaatkan mikroorganisme untuk memecah komponen serat yang kompleks, sehingga meningkatkan nilai nutrisi, rasa, dan kemampuan cerna pakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengenalkan inovasi pemanfaatan jerami padi sebagai pakan ternak melalui teknologi fermentasi sehingga dapat meningkatkan kualitas dan nilai guna jerami sebagai potensi lokal yang berkelanjutan. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan edukasi dan demonstrasi. Tahapan yang dilakukan meliputi penyampaian materi, diskusi, demonstrasi, dan praktik langsung pembuatan pakan ternak berbahan dasar jerami padi melalui proses fermentasi. Masyarakat diperkenalkan pada tahapan pengolahan jerami, mulai dari persiapan bahan, pencampuran bahan fermentasi, proses pemeraman, hingga pemanfaatan jerami terfermentasi sebagai pakan ternak. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi fermentasi dapat menjadi alternatif pengolahan jerami padi yang lebih bernilai guna dan berpotensi mendukung ketersediaan pakan ternak bagi masyarakat. Kegiatan ini juga meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pemanfaatan limbah pertanian sebagai sumber daya produktif serta membuka peluang pengembangan usaha berbasis potensi lokal. Dengan demikian, pengolahan jerami padi melalui fermentasi tidak hanya berkontribusi dalam mengurangi limbah pertanian, tetapi juga dapat menjadi salah satu strategi pemberdayaan masyarakat dan pemanfaatan sumber daya lokal secara berkelanjutan.