Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Komunikasi Efektif dan Monitoring, Model Evaluasi Pendidikan Berkarakter Melalui Pembiasaan Ibadah Sehari-hari di Masa Pandemi Sitti Chadidjah; Iwan Hermawan
Jurnal al-Thullab Vol 6, No 2 (2021): Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal
Publisher : Laboratory of Islamic Religious Education Faculty of Tarbiyah and Teacher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ath.v6i2.14773

Abstract

To break the deadlock in the character education process in schools during the COVID-19 pandemic, several schools are trying to implement a learning model that leads to this goal. One of the models applied at SMP Negeri 44 Bandung is an effective communication evaluation model through the habit of students' daily worship with collages. in the form of photos of activities that are being carried out and effective communication between teachers and students, students and students. The homeroom teacher and picket students monitor the implementation of this habituation activity. Every day students collect collages of activities for students on duty or picket through whats up media. After tidying up the collage, the students are handed over to the homeroom teacher and PAI teacher to be assessed. PAI teachers will assess two core competencies, namely social attitudes, and spiritual attitudes. Through a descriptive qualitative approach, researchers try to uncover these phenomena through triangulation techniques. The results achieved by using this model can grow students' daily worship habits and reduce less useful activities. Moreover, students felt cared for by the PAI teacher and his friends who were on picket at the time so that even though students were learning online, they felt the presence of a teacher and friend in their activities. In addition, it can be a break for students in carrying out every action taken. Untuk memecah kebuntuan proses pendidikan karakter di sekolah pada masa pandemi covid 19, beberapa sekolah berupaya menerapkan model pembelajaran yang mengarah pada maksud tersebut.Salah satu model yang diterapkan di SMP Negeri 44 Bandung adalah model evaluasi komunikasi efektif melalui pembiasaan ibadah sehari-hari siswa dengan kolase berupa foto-foto aktivitas yang sedang dijalankan dan komunikasi efektif antara guru dan siswa, siswa dan siswa.  Walikelas dan siswa piket memonitor terlaksananya aktivitas pembiasaan ini Setiap hari siswa mengumpulkan kolase kegiatan kepada siswa yang bertugas atau piket melalui media whats up. Setelah rapih kolase siswa diserahkan kepada wali kelas dan guru PAI untuk dinilai. Guru PAI akan menilai dua kompetensi inti yaitu sikap social dan sikap spiritual. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif peneliti berusaha mengungkap fenomena tersebut melalui teknik triangulasi. Hasil yang dicapai dengan menggunakan model ini, mampu menumbuhkan kebiasaan ibadah harian siswa serta mengurangi aktifitas yang kurang bermanfaat. Terlebih siswa merasa diperhatikan oleh guru PAI dan temannya yang sedang piket saat itu sehingga siswa meski pembelajaran daring, merasakan hadirnya seorang guru dan teman dalam aktivitasnya. Selain itu dapat menjadi rem bagi siswa dalam melakukan setiap tindakan yang dilakukan.
Problematika Hukum LGBT dan Akibatnya : Studi atas Persepsi Masyarakat Kabupaten Karawang Oyoh Bariah; Iwan Hermawan; Anggi Ramdania Hermawan
Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 8 No. 2 (2022): Pendidikan dan Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnalrisalah.v8i2.252

Abstract

LGBT merupakan tindakan penyimpangan seksual yang melanggar hukum Islam, sunnatullah, dan hukum positif. LGBT juga bentuk  perilaku tindak pidana (jarimah) dan dosa yang amat besar serta dapat     mendatangkan azab, sebagaimana azab yang Allah SWT timpakan pada kaum Luth. Selain itu, terdapat kontroversial terhadap perilaku ini, ada yang menyatakan bahwa LGBT merupakan perilaku yang melanggar berbagai hukum, dan ada pula yang memperjuangkan hak para LGBT agar legal secara hukum. Kabupaten Karawang menjadi salah satu daerah yang ditemukan terdapat komunitas LGBT didalamnya. Berdasarkan informasi yang diperoleh, komunitas LGBT bergerak secara online. Maka, penelitian ditujukan  Untuk menganalisis  persepsi dan pemahaman masyarakat kabupaten Karawang terhadap isu LGBT secara komprehensif, dengan  menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam (in-depth interview) dan angket  disebar secara luas. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa persepsi dan pemahaman masyarakat kabupaten Karawang tentang LGBT mengarah pada persepsi dan pemahaman yang seharusnya, yaitu sesuai dengan pandangan hukum Islam. Mayoritas masyarakat memahami LGBT merupakan penyimpangan seksual, LGBT dikategorikan sebagai perbuatan fahisyah dan jarimah, had dan ta’zir bagi pelaku LGBT, akibatnya dapat menimbulkan berbagai penyakit dan merusak tatanan kehidupan sosial.
Implementasi Metode Amsilati dalam Mempermudah Membaca Kitab Kuning di Pondok Pesantren Al-Hikamusalafiyyah Cipulus Purwakarta Dewi Silfa; Iwan Hermawan; Kasja Eki Waluyo
FONDATIA Vol 6 No 3 (2022): SEPTEMBER
Publisher : Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah STIT Palapa Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (581.33 KB) | DOI: 10.36088/fondatia.v6i3.2018

Abstract

The Amtsilati method is a fast way to learn the yellow book. The Amtsilati method is inspired by the fast method of reading the Qur'an, namely the qiro'ati method. If in the qiro'ati method people can learn to read the Qur'an quickly, then with the Amtsilati method people will be able to read and understand bare books/books without harokat. This study aims to determine the effect of implementing the amtsilati method in making it easier to read the yellow book at the al-hikamusalafiyyah Islamic boarding school cipulus purwakarta. The method used by the author is quantitative, the data collection technique used is a questionnaire and observation. The results obtained from this study are based on the calculation of the slovin formula. The reality of using the amsilati method in the al-hikamussalafiyah Islamic boarding school cipulus purwakarta based on the data obtained an average value of 3,. The reality of using the amsilati method in the Islamic boarding school al-hikamussalafiyah cipulus purwakart, Based on the data obtained the average value of 3.1 this is included in the medium category, because it is between 2.5 - 3.5. The reality makes it easier to read the yellow ktab at the Islamic boarding school al-hikamussalafiyah cipulus purwakarta. Based on the data obtained, the average value of 3.1 is included in the medium category, because it is between 2.5 - 3.5. The effect of the amsilati method in making it easier to read the yellow book at the al-hikamussalafiyyah Islamic boarding school cipulus purwakarta after testing the data obtained then correlated between variables X and Y variables, there is a correlation of 0.75% (0.61-0.80) which shows a high correlation. Due to the influence of the use of the amtsilati method in making it easier to read the yellow book at the al-hikamusalafiyyah cipulus purwakarta Islamic boarding school, it is hoped that the pesantren will continue to strive for the implementation of learning using the amtsilati method to make it easier for students to read the yellow book, and teachers are expected to continue to look for games so that the use of the amtsilati method makes reading easier. the yellow book is more interesting and not monotonous
Penyuluhan Data Mining Dengan Ensemble Learning Dalam Strees Pembelajaran Sekolah Saat Covid19 Harry Dhika; Jajam Haerul Jaman; Iwan Hermawan; Praditya Putri Utami; Fitriana Destiawati
ABDINE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021): ABDINE : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/abdine.v1i2.227

Abstract

This community service has a high school object in Karawang City. This condition and location was chosen because of the initial study that had been carried out in the city of Karawang. In this paper, the application of ensemble learning as a determinant of learning stress can be relevant to the concept of learning during the Covid19 pandemic. Of course, online learning with software has been implemented first at that location, so the goal is to apply the concept of data mining with ensemble learning techniques for data mining learning. This paper focuses more on the current conditions during the Covid-19 pandemic, the application of data mining is carried out to help determine the level of learning stress. The results of this study are to provide knowledge and socialization to the parties involved from the results that have been carried out. Pengabdian kepada masyarakat ini memiliki objek SMA di Kota Karawang. Kondisi dan lokasi ini dipilih karena kajian awal yang telah dilakukan di Kota Karawang. Pada makalah ini, penerapan pembelajaran ensambel sebagai penentu stres belajar dapat relevan dengan konsep pembelajaran selama pandemi Covid19. Tentunya pembelajaran daring dengan software telah diterapkan terlebih dahulu di lokasi tersebut, sehingga tujuannya adalah untuk menerapkan konsep penambangan data dengan teknik pembelajaran ensambel untuk pembelajaran data mining. Makalah ini lebih berfokus pada kondisi saat ini selama pandemi Covid-19, penerapan penambangan data dilakukan untuk membantu menentukan tingkat stres pembelajaran. Hasil penelitian ini adalah memberikan pengetahuan dan sosialisasi kepada pihak-pihak yang terlibat dari hasil yang telah dilakukan.
PENERAPAN METODE DISKUSI DALAM MENINGKATKAN SOSIAL SISWA PADA MATA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMP NIHAYATUL AMAL KARAWANG Syifa Wihardi; Iwan Hermawan; Kasja Eki Waluyo
PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 5, No 3 (2022): PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ptk.v5i3.465-470

Abstract

Pembelajarab memiliki unsur-unsur yang perlu diperhatikan dalam proses pembelajaran. Setiap pembelajaran memiliki tujuan yang perlu di capai melalui upaya-upaya yang dilakukan oleh guru. Dalam pembelajaran perlu memilih dan menganalisis metode yang tepat sesuai dengan materi yang akan di sampaikan. Penggunaan metode diskusi pada pembelajaran pendidikan agama islam di SMP Nihayatul Amal Karawang ini bertujuan untuk dapat meningkatkan sikap sosial siswa melalui interaksinya dengan teman nya. Sebagai tujuan dari pembelajaran ini ialah untuk dapat membuat proses pembelajaran lebih efektif dan meningkatkan sikap sosial yang tinggi melalui metode diskusi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif sehingga data yang disajikan merupakan bentuk narasi, dengab pengunpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan merupakan teori dari miels and huberman yaitu penyajian data, reduksi data, dan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini dengan pembelajaran menggunakan metode diskusi yang dapat meningkatkan sikap sosial pada siswa di SMP Nihayatul Amal.
UPAYA GURU DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL HURUF HIJAIYAH MELALUI BERMAIN PUZZLE DI TKQ AL-FATONAH KARAWANG BARAT Afiva Epriliani; Iwan Hermawan; Kasja Eki Waluyo
PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 5, No 3 (2022): PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ptk.v5i3.484-490

Abstract

Latar belakang dari penelitian ini ialah rendahnya kemampuan siswa dalam mengenal huruf hijaiyah sehingga perlu perhatian khusus untuk dapat meningkatkan kemampuan mengenal huruf hijaiyah pada siswa. Oleh sebab itu penelitian ini menganalisis kemampuan siswa dalam mengenal huruf hijaiyah melalui metode yang digunakan oleg guru dengan bermain puzzel sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam mengenal huruf hijaiyah. Pada penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriftif dengan mendeskripsikan penelitian dengan menggunakan pengumpulan data wawamcara, observasi, dan dokumentasi, melalui analisis yang digunakan ialah penyajian data, reduksi data, dan menarik kesimpulan sebagaimana teori miles dan huberman. Penelitian ini disajikan dalam bentuk narasi untuk menyajikan hasil temuan yang ditemukan dilapangan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwasannya pembelajaran yang dilakukan dengab metode puzzel sebagai upaya yang dilakukan oleh guru dalam meningkatkan kemampuan siswa dalam mengenal huruf hijaiyah sudah efektif. Hal ini dikarnakan siswa bermain puzzel dan membetulkan nya sesuai dengam huruf hijaiyah yang tertera di dalam puzzel. Sehingga pembelajaran ini menarik siswa untuk mengikuti pembelajaran dan tidak jenuh dalam mengikuti kegiatan belajar. Sehingga hasil dari pembelajaran dengan menggunakan metode puzzel ini menghasilkan hasil belajar yang optimal.
Implementasi Kurikulum Pendidikan Agama Islam di SMK Terpadu Ad-Dimyati Kota Bandung iwan hermawan; Shalahudin Ismail; Yayat Hidayatulloh
Wahana Karya Ilmiah Pendidikan Vol. 4 No. 01 (2020): Wahana Karya Ilmiah Pendidikan
Publisher : Magister PAI Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The objectives of this study are: 1) To find out the implementation of Islamic education curriculum management in Ad-Dimyati Integrated Vocational High School (SMK) Jl. Wahid Hasyim No. 429-433 Bandung City, 2) To find out the supporting and inhibiting factors of the implementation of management of Islamic education curriculum in Ad-Dimyati Vocational High School Integrated Vocational High School. Wahid Hasyim No. 429-433 Bandung City.Data collection techniques in this study used observation, and interview techniques. While the data analysis uses descriptive analytic method, which describes the data collected in the form of words, images, and not numbers.Based on the results of research on the implementation of Islamic education curriculum in Ad-Dimyati Vocational High School (SMK) Integrated Jl. Wahid Hasyim No. 429-433 City of Bandung, the following conclusions are obtained: 1) The principal as the leader and administrator must carry out their duties regarding planning, directing activities and supervising them and as an administrator guiding teaching and learning activities. 2) Wakasek Kurukulum as the administrative manager of the teacher who is responsible for recording the completeness of the program as well as recording the implementation of the teacher's tasks and as the manager of the evaluation arranging the learning evaluation implementation tool, must always coordinate with the teacher, so that the curriculum program can be achieved by the subject teacher
PENDIDIK PROFESIONAL DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM Iwan Hermawan
Wahana Karya Ilmiah Pendidikan Vol. 3 No. 02 (2019): Wahana Karya Ilmiah Pendidikan
Publisher : Magister PAI Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/wkip.v3i02.8997

Abstract

Profesionalisme adalah hal yang sangat penting untuk dimiliki dan diimplementasikan dalam menjalankan tugas profesi pendidik. Karena seorang pendidik adalah garda terdepan untuk mencetak generasi yang akan datang. Bagaimanapun bagusnya program pemerintah maupun lembaga pendidikan, semua itu akan sia-sia tanpa didukung oleh profesionalitas seorang pendidik. Untuk mendukung hal tersebut, sejak tahun 2007 pemerintah mulai melaksanakan sertifikasi guru yang pelaksanaannya memiliki 2 jalur yaitu jalur Portofolio dan Pendidikan dan Latihan Profesi Guru disingkat PLPG. Dasar utama pelaksanaan sertifikasi adalah Undang-Undang Nomor 14 tahun 2005 tentang guru dan dosen (UUGD) yang disahkan tanggal 30 Desember 2005.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap bagaimanakah kriteria menjadi seorang pendidik yang profesional dan kompetensi apa saja yang harus dimiliki untuk menjadi pendidik profesional dalam perspektif pendidikan Islam.Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan metode library research diharapkan mampu menganalisis lebih dalam pada penelitian ini. Sedangkan untuk mencari data yang menunjang maka penulis menggunakan metode dokumentasi yang kemudian dianalisis dengan menggunakan metode content analysis dan interprestasi sumber dan data yang didapat.Adapun hasil penelitian yang diperoleh bahwa Pendidik profesional adalah pemegang jabatan profesional yang membawa misi ganda dalam waktu yang bersamaan, yaitu misi agama dan misi ilmu pengetahuan. Misi agama menuntut pendidik untuk menyampaikan nilai-nilai ajaran agama kepada peserta didik, sehingga peserta didik dapat menjalankan kehidupan sesuai dengan norma-norma agama tersebut. Misi ilmu pengetahuan menuntut pendidik menyampaikan ilmu sesuai dengan perkembangan zaman.Kriteria pendidik dalam perspektif pendidikan Islam, tercantum dalam Al Quran, yaitu: Ulul Albab (Q.S. 3: 104), Al Ulama (Q.S. 35: 27-28), Al Muzakki (Q.S. 2: 129), Ahl Al Dzikr (Q.S. 21: 7), Al Rasyihuuna fi Al'ilmi (Q.S. 4: 7).Sedangkan kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang pendidik profesional dalam persepktif pendidikan Islam adalah: Kompetensi Ilmiah (Q.S. 2; 164 dan 247), (Q.S. 4: 162), (Q.S. 12: 22 dan 68), (Q.S. 27: 15 dan 40), (Q.S. 18: 65), (Q.S. 20: 114), (Q.S. 21: 74 dan 79), (Q.S. 28: 14, (Q.S. 29: 35). Kompetensi Khuluqiah (Q.S. 2: 103 dan 283), (Q.S. 7: 79 dan 93), (Q.S. 13: 21), (Q.S. 42: 59), (Q.S. 46: 35), (Q.S. 4: 63), (Q.S. 39: 53), (Q.S. 33: 53), (Q.S. 5: 54), (Q.S. 3: 134), (Q.S. 19: 51), (Q.S. 31: 19), (Q.S. 17: 37), (Q.S. 8: 47). Kompetensi Jismiah (Q.S. 2: 247), (Q.S. 46: 9), (Q.S. 7: 31), (Q.S. 34: 10), (Q.S. 55: 1), (Q.S. 31: 19), (Q.S. 6: 112).Kata Kunci: Pendidikan, Profesional, Perspektof Islam
Tadabur Al-Qur'an Sebagai Upaya Literasi Beragama di Era Digital Iwan Hermawan
Wahana Karya Ilmiah Pendidikan Vol. 7 No. 01 (2023): Wahana Karya Ilmiah Pendidikan
Publisher : Magister PAI Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/wkip.v7i01.8998

Abstract

Selain mempunyai banyak nama, Al-Qur’an adalah pedoman hidup pertama bagi ummat Islam selain sunnah Rasulullah SAW dan ijtihadnya para ulama. Untuk menjadikannya sebuah pedoman dan penuntun hidup, maka sudah selayaknya ummat Islam memahami isinya bukan hanya sebatas membaca dan dilombakan. Dalam Al-Qur’an, selain istilah tafsir terdapat istilah tadabbur yang belum banyak dikaji dan diamalkan. Maka dalam penelitian ini akan berusaha diungkap 1) Apa yang dimasksud dengan tadabbur Al-Qur’an?, 2) Bagaimana hubungan antara tadabbur Al-Qur’an dengan literasi beragama?, dan 3) Bagaimana menerapkan literasi beragama di era digital?. Dengan menggunakan metode studi pustaka, penulis berusaha menggali jawaban dari tiga pertanyaan tersebut dari referensi-referensi berupa kajian tafsir, pendapat para ahli dan artikel-artikel jurnal ilmiah yang relevan dengan fokus penelitian ini. Dan hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah bahwa Tadabbur Al-Qur’an merupakan sebuah upaya literasi beragama dimulai dari membaca, menyatukan pikiran dan hati, serta mengamalkan sikap amanah, profesional, dan proporsional agar terhindar dari dampak era digital berupa Disruption VUCA, dan Nomophobia. Kata Kunci : Tadabbur Al-Qur’an; Literasi Beragama; Era Digital
Pengelolaan Kelas yang Efektif dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMAN 1 Ciampel Reza Gunawan; Iwan Hermawan; Nur Aini Farida
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu cara untuk mencapai tujuan pendidikan yaitu dengan pengelolaan kelas yang baik dan benar. Pendidikan sendiri merupakan suatu usaha secara sadar dan terenana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran untuk peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat. Suatu usaha yang dengan sengaja dilakukan guna mencapai tujuan pengajaran atau disebut juga Pengelolaan kelas.Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, sedangkan untuk memudahkan dalam pengumpulan datanya, penelitian ini menggunakan teknik wawancara atau interview. Seseorang yang akan menjadi , khususnya mahasiswa pendidikan, diharuskan memiliki kemampuan untuk melakukan pengelolaan kelas yang baik agar memudahkan untuk mencapai tujuan pendidikan.