Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Pengaruh Inkuiri Terbimbing Terhadap Hasil Belajar Siswa SMA pada Materi Suhu dan Kalor Handy Faishal Rahim; Agus Suyudi; Dwi Haryoto
Jurnal Riset Pendidikan Fisika Vol 4, No 1 (2019): Mei
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.163 KB) | DOI: 10.17977/um058v4i1p1-6

Abstract

Tujuan pada penelitian yang dilakukan adalah untuk mengetahui pengaruh model inkuiri terbimbing terhadap hasil belajar siswa pada materi suhu dan kalor pada kelas XI SMA Laboratorium UM Malang. Rancangan penelitian yang digunakan adalah quasi experiment dengan desain penelitian Pretest–Posttest Control Group Design. Pengetahuan awal siswa dan hasil belajar siswa diukur dengan instrumen tes berupa soal uraian. Hasil uji hipotesis diperoleh thitung (6,683) > ttabel (1,669) pada taraf signifikansi 0,05. Ditinjau dari rerata nilai posttest untuk kelas eksperimen (93,34) lebih tinggi daripada rerata kelas kontrol (85,97). Oleh karena itu, hasil belajar siswa kelas eksperimen lebih tinggi daripada siswa kelas kontrol.
Efektivitas Pembelajaran dengan Diagram Benda Bebas pada Hukum Newton secara Terintegrasi untuk Meningkatkan Penguasaan Konsep Siswa Fitria Nur Aini; Agus Suyudi
Jurnal Riset Pendidikan Fisika Vol 5, No 1 (2020): Mei
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um058v5i1p12-17

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat efektivitas pembelajaran dengan diagram benda bebas pada Hukum Newton secara terintegresi dalam meningkakan penguasaan konsep siswa. Penelitian ini menggunakan mixed method dengan embedded experimental design dengan subjek penelitan 34 siswa kelas X SMA Laboratorium Universitas Negeri Malang. Data yang dibahas dalam artikel ini diperoleh melalui pretestt dan posttest. Instrument soal yang digunakan adalah 18 soal pilihan ganda beralasan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pembelajaran dapat meningkatkan penguasaan konsep siswa secara signifikan dengan nilai N-gain 0,261 dan effect size 2,145.
Kemampuan Argumentasi dan Penguasaan Konsep Dinamika Rotasi dengan Pembelajaran Inkuiri untuk Pendidikan STEM pada Siswa Kelas XI SMAN 2 Malang Fransiska Florensia Meo Roja; Lia Yuliati; Agus Suyudi
Jurnal Riset Pendidikan Fisika Vol 5, No 2 (2020): November
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um058v5i2p129-133

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan argumentasi dan penguasaan konsep siswa dalam materi dinamika rotasi dengan menggunakan pembelajaran untuk pendidikan STEM. Rancangan penelitian yang digunakan adalah mixed method dengan desain explanatory. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, disimpulkan bahwa dengan pembelajaran inkuiri untuk pendidikan STEM dapat mengetahui kemampuan argumentasi dan penguasaan konsep siswa.
Identifikasi Kemampuan Penalaran Ilmiah Materi Elastisitas dan Hukum Hooke pada Siswa SMA Errina Amatul Firdausi; Agus Suyudi; Lia Yuliati
Jurnal Riset Pendidikan Fisika Vol 5, No 2 (2020): November
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um058v5i2p69-75

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola penalaran ilmiah siswa yang digunakan dalam menyelesaikan permasalahan pada materi elastisitas dan hukum Hooke. Penelitian ini menggunakan metode penelitian mixed method jenis explanatory sequential. Subjek yang digunakan sebanyak 29 siswa. Instrumen yang digunakan berupa 8 butir soal pilihan ganda beralasan dengan reliabilitas 0,646. Analisis kuantitatif penalaran ilmiah sesuai dengan rubrik pola penalaran ilmiah correlational reasoning, proportional reasoning, dan probabilistic reasoning. Analisis kualitatif menggunakan wawancara untuk mendukung hasil analisis kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan penalaran ilmiah siswa pada pola correlational reasoning paling banyak pada kategori one cell. Pada pola proportional reasoning paling banyak pada kategori ratio. Pada pola probabilistic reasoning paling banyak pada kategori approximate. Hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa kemampuan penalaran ilmiah siswa tergolong rendah karena siswa hanya mampu mencapai level tertinggi pada pola proportional reasoning.
Identifikasi Miskonsepsi Mahasiswa Fisika Pada Konsep Osilasi Pegas-Massa Menggunakan Certainty Of Response Index (CRI) Rizqy Nur Ayu Putri; Indah Suryaningrum; Agus Suyudi
Jurnal Riset Pendidikan Fisika Vol 2, No 2 (2017): November
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5468.672 KB) | DOI: 10.17977/um058v2i2p%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi miskonsepsi pada mahasiswa pendidikan fisika. Sebagai calon guru fisika, idealnya mahasiswa fisika telah siap dan memiliki pemahaman konsep fisika yang mewadahi. Beberapa peneliti sebelumnya berasumsi bahwa fisika merupakan salah satu materi yang tergolong sukar dipahami karena banyak menggunakan notasi matematis. Sehingga banyak mahasiswa fisika yang terindikasi miskonsepsi. Penelitian ini berfokus pada penguasaan konsep osilasi pegas-massa yang memiliki beberapa persamaan matematis. Penelitian ini menggunakan soal jenis three tier-test. Metode analisis miskonsepsi pada penelitian ini menggunakan Certainty of Response Index. Penelitian ini dilakukan pada 23 mahasiswa pendidikan fisika secara langsung. Hasil analisis menunjukkan sebanyak 30,43% mahasiswa mengalami miskonsepsi. Hal ini dikategorikan sebagai miskonsepsi tingkat sedang. Terjadinya miskonsepsi pada penelitian ini diakibatkan penguasaan konsep yang belum benar sehingga mahasiswa tidak konsisten dalam menyelesaikan soal yang telah diberikan.
Pembelajaran Interactive Demonstration dengan Diagram Gaya melalui Real dan Virtual Lab untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Dinamika Rotasi Diana Eka Saputri; Agus Suyudi
Jurnal Riset Pendidikan Fisika Vol 5, No 1 (2020): Mei
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um058v5i1p18-23

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pembelajaran dinamika rotasi melalui interactive demonstration diagram gaya melalui real dan virtual lab dapat meningkatkan pemahaman konsep siswa dan kesulitan apa sajakah yang masih dialami siswa setelah mengikuti kegiatan pembelajaran. Penelitian menggunakan mix method embedded experimental model. Subjek penelitian 29 siswa kelas XI SMAN 1 Karangrejo 2019/2020. Hasil penelitian menunjukkan pemahaman konsep siswa meningkat setelah pembelajaran. Kesulitan yang masih dialami siswa diantaranya (1) menentukan torka bila diagram gaya belum ditampilkan, (2) mengidentifikasi besaran yang memengaruhi momen inersia benda tegar, (3) menetukan pengaruh resultan torka terhadap perecapatan sudut, dan (4)  mengidentifikasi benda setimbang pada konteks selain jungkat-jungkit.
Identifikasi Kesulitan Siswa SMA Pada Materi Gerak Lurus Yuli Maulidya Pratiwi; Agus Suyudi; Zulmasula Zulmasula
Jurnal Riset Pendidikan Fisika Vol 2, No 2 (2017): November
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.984 KB) | DOI: 10.17977/um058v2i2p%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesulitan siswa SMA dalam menyelesaikan persoalan gerak lurus. Penelitian dilakukan pada 87 siswa SMA kelas X MIA yang telah menempuh materi gerak lurus. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan metode survei. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu tes dengan instrumen berupa soal pilihan ganda berjumlah 10 butir. Hasil tes menunjukkan bahwa skor rata – rata siswa adalah 60,07. Kesulitan yang sering terjadi pada siswa yaitu dalam menyelesaikan persoalan mengenai grafik hubungan jarak dengan waktu dan grafik hubungan kecepatan dengan waktu, peristiwa yang terjadi jika sebuah benda mengalami perlambatan atau percepatan, serta konsep kerangka acuan. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai referensi dalam mengatasi kesulitan – kesulitan siswa dalam menyelesaikan persoalan gerak lurus.
Analisis Penguasaan Konsep Kelajuan dalam Gerak Lurus Siswa SMA Rania Nukhba; Anisa Ulfa Yana; Agus Suyudi; Deny Pra Setyo
Jurnal Riset Pendidikan Fisika Vol 2, No 2 (2017): November
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.58 KB) | DOI: 10.17977/um058v2i2p%p

Abstract

Penelitian ini berfokus pada penguasaan konsep kelajuan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni deskriptif kuantitatif. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 34 siswa SMA di Kota Malang dengan memanfaatkan quizizz. Hasil dari penelitian ini didapatkan penguasaan konsep kelajuan siswa memiliki skor rata-rata 47,06 dan berada pada kategori sedang. Hasil analisis setiap nomer terdapat 41,18% siswa menjawab benar pada permasalahan konsep dasar kelajuan. Untuk penguasaan konsep kelajuan pada gerak vertikal 44,12% siswa menjawab benar pada soal kedua, 55,88% siswa menjawab benar pada soal ketiga, 47,06% siswa menjawab benar pada soal keempat. Hal ini disebabkan oleh penguasaan konsep yang belum benar sehingga mengakibatkan ketidak konsistenan siswa dalam menyelesaikan permasalahan yang diberikan. 
Analisis Pemahaman Konsep Fisika Siswa Pada Pokok Bahasan Fluida Statis Qowiyyun Dyaheksita Pradani Putri Adisna; Amik Wahuni; Agus Suyudi
Jurnal Ilmu Fisika dan Pembelajarannya (JIFP) Vol 3 No 2 (2019): Jurnal Ilmu Fisika dan Pembelajarannya (JIFP)
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, UIN Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (548.152 KB) | DOI: 10.19109/jifp.v3i2.4632

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis tingkat pemahaman konsep siswa pada pokok bahasan fluida statis. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif-kuantitatif dengan menggunakan instrumen tes berbasis pilihan ganda yang berjumlah 10 butir soal kepada 52 siswa MAN Lumajang. Data kuantitatif yang diperoleh digunakan untuk mengukur tingkat pemahaman konsep siswa. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat pemahaan siswa pada pokok bahasan fluida statis masih tergolong rendah dengan nilai rerata pemahaman konsep siswa hanya sebesar 25%. Siswa belum memahami dengan benar konsep fluida statis yaitu pada konsep tekanan hidrostatis mengenai pengaruh kedalaman fluida terhadap tekanan hidrostatis, pada konsep hukum pascal yaitu mengenai tekanan pada fluida tertutup yang tak termampatkan maka akan disebarkan ke seluruh ruang dan tidak akan berkurang, serta pada prinsip Archimedes mengenai pengaruh volume fluida yang dipindahkan terhadap gaya apung.
Development of Video Tutorials for Solving Problems on Temperature and Heat Topic to Enhance Students' Cognitive Skills Rinda Harjuna; Agus Suyudi; Sulur Sulur; Endang Sriwati
Jurnal Riset Pendidikan Fisika Vol 7, No 1 (2022): Mei
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um058v7i1p16-21

Abstract

The recent transformation into online learning has reduced students’ cognitive abilities, as indicated by their difficulty in solving problems, including physics questions. Teachers tend to give assignments to work on questions without examples to solve those problems. Based on interview questionnaires, students have difficulty working on physics questions. The purpose of this research is to develop a video tutorial product to solve question items and to find out the products’ feasibility and readability from the students’ perspective. This study used Research and Development with a 4D research design. The video tutorial product was then validated by expert lecturers and resulted in an average score of 3.79 (valid). After being declared valid, then a trial was carried out on class XI students of the 2020/2021 academic year to determine the feasibility and readability of the product. The results of the limited trial showed a feasibility value of 85.0% and the readability value of 90.76%. Since the obtained feasibility and readability scores were above 80%, so the video tutorial product is categorized as successful and can be used as a learning companion media.Keywords: Video Tutorial, Cognitive Skills, Problem Solving ABSTRAKPerubahan pembelajaran secara daring membuat kemampuan kognitif peserta didik mengalami penurunan, yang ditunjukkan oleh kesulitan dalam  memecahkan permasalahan salah satunya yaitu soal-soal  fisika. Guru cenderung memberikan tugas untuk mengerjakan soal-soal, tetapi tanpa disertai contoh untuk menyelesaikan soal. Berdasarkan angket wawancara, peserta didik mengalami kesulitan mengerjakan soal-soal fisika. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengembangkan produk video tutorial penyelesaian soal dan mengetahui kelayakan dan keterbacaan produk oleh peserta didik. Metode yang digunakan adalah Penelitian dan Pengembangan dengan desain penelitian 4D. Produk video tutorial kemudian dilakukan uji validasi oleh dosen ahli dan menghasilkan nilai rata-rata 3,79 (valid). Setelah dinyatakan valid, kemudian dilakukan uji coba kepada peserta didik kelas XI tahun ajaran 2020/2021 untuk mengetahui kelayakan dan keterbacaan produk. Hasil yang diperoleh dari uji coba terbatas yaitu nilai kelayakan sebesar 85,0% dan nilai keterbacaan sebesar 90,76%. Hasil uji kelayakan dan keterbacaan yang diperoleh mendapt hasil di atas 80%, maka produk video tutorial sudah dapat dikatakan berhasil dan dapat digunakan sebagai media pendamping belajar.