Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Analysis of the Effect of Neuro-Developmental Treatment (NDT) on Gross Motor Function in Children with Spastic Diplegic Cerebral Palsy: A Systematic Review Izdihar, Haunan Naja; Pratama, Aditya Denny
Jurnal Vokasi Indonesia Vol. 13, No. 2
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Effectiveness of Neurodevelopmental Treatment (NDT) in Children with Spastic Diplegia Cerebral Palsy: A Systematic Review Background: Neurodevelopmental Treatment (NDT) is commonly used in pediatric rehabilitation to improve motor function in children with cerebral palsy, particularly those with spastic diplegia. Methods: This systematic review followed PRISMA 2020 guidelines. Seven studies published between 2018 and 2024 were identified through electronic databases, including PubMed, Scopus, ProQuest, ScienceDirect, SpringerLink, Cochrane Library, Google Scholar, and Crossref. Results: The included studies reported improvements in gross motor function, posture, balance, and daily functional independence following NDT, particularly when combined with other therapeutic interventions. However, outcome measures and intervention protocols varied across studies. Conclusion: Neurodevelopmental Treatment may provide potential benefits for improving gross motor function and functional abilities in children with spastic diplegic cerebral palsy, although the certainty of evidence remains limited.
Efektivitas Latihan Multidimensi dalam Pencegahan Risiko Jatuh pada Lansia: Systematic Literature Review Jasmin Azzahro; Aditya Denny Pratama
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.56661

Abstract

Risiko jatuh pada lansia merupakan masalah kesehatan masyarakat yang semakin penting seiring meningkatnya populasi usia lanjut. Berbagai faktor berkontribusi terhadap kejadian jatuh, termasuk faktor fisiologis seperti penurunan kekuatan otot, keseimbangan, fleksibilitas, serta fungsi sensorik dan kognitif. Selain itu, faktor lingkungan seperti pencahayaan yang buruk dan hambatan di rumah serta faktor perilaku seperti rendahnya aktivitas fisik dan penggunaan obat tertentu juga meningkatkan risiko jatuh. Latihan multidimensi yang menggabungkan latihan kekuatan, keseimbangan, fleksibilitas, dan postural dipandang sebagai intervensi yang mampu mengatasi berbagai faktor risiko tersebut. Tinjauan sistematis bertujuan menganalisis efektivitas latihan multidimensi dalam menurunkan risiko jatuh pada lansia. Proses pencarian literatur mengikuti pedoman PRISMA 2020 dengan menggunakan basis data PubMed, Scopus, Google Scholar, dan Semantic Scholar untuk publikasi tahun 2019–2025. Sepuluh studi yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis, meliputi RCT, kuasi-eksperimen, observasional, review, dan meta-analisis. Hasil sintesis menunjukkan bahwa latihan multidimensi meningkatkan keseimbangan, kekuatan otot, fleksibilitas, dan fungsi fisik. Program latihan dengan durasi minimal delapan hingga dua belas minggu juga berkontribusi pada penurunan risiko jatuh. Meta-analisis menunjukkan penurunan risiko jatuh sekitar tiga puluh empat persen. Keberhasilan program dipengaruhi oleh durasi latihan, intensitas, kepatuhan peserta, dan dukungan lingkungan. Secara keseluruhan, latihan multidimensi merupakan pendekatan efektif dan komprehensif untuk pencegahan jatuh pada lansia luas.