Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Gambaran Persepsi Siswa SMA Terhadap Pernikahan Dini Di SMA Negeri 1 Limboto Otoluwa, Mutmainnah Indah Safitri; Boekoesoe, Lintje; Wulansari, Ika
An Idea Health Journal Vol 3 No 01 (2023): FEBRUARY
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ihj.v3i01.137

Abstract

Teenagers' perception of early marriage can be a basis for teenagers in making decisions to do or not to do early marriage. Information and knowledge of adolescents is an important factor in the formation of perceptions. Cognitive aspects, affective aspects, and conative aspects are aspects of perception that influence adolescents in perceiving something. This study aims to describe student perceptions of early marriage at SMA Negeri 1 Limboto. This research is a type of quantitative research using a descriptive design. The population in this study amounted to 320 people with a sample of 247 respondents using a total sampling technique and using inclusion and exclusion criteria. Based on the results of the study, it was found that, out of 247 respondents, the majority of respondents had positive perceptions, namely 187 respondents (75.7%). And 60 respondents (24.3%) have a negative perception. This research is expected to be input for schools to always care and play an active role in preventing sexual deviant behavior among teenagers so that high school students avoid promiscuity that leads to early marriage.
Analisis Faktor Risiko Kejadian Hipertensi Pada Ibu Hamil di Puskesmas Telaga Kabupaten Gorontalo Bunga, Friska Regina; Boekoesoe, Lintje; Tarigan, Sylva Flora Ninta
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor risiko yang berpengaruh terhadap kejadian hipertensi pada pada Ibu hamil di Puskesmas Telaga Kabupaten Gorontalo. Jenis penelitian observasional analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional study. Sampel sebanyak 46 orang ibu hamil, dengan usia kehamilan telah mencapai 20 minggu keatas. Analisis dilakukan menggunakan uji chi square dan analisis regresi linier. Berdasarkan hasil temuan dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh usia, paritas, riwayat hipertensi terhadap kejadian hipertensi pada ibu hamil di Puskesmas Telaga Kabupaten Gorontalo. Usia <20 tahun dan >35 tahun berisiko 28,3 kali, riwayat hipertensi berisiko 16,2 kali, Paritas tinggi berisiko 4,4 kali lebih besar mengalami hipertensi.
Analisis Self Efficacy dengan Kejadian Hipertensi pada Masyarakat di Wilayah Kerja Puskesmas Sipatana Kota Gorontalo Gani, Rahmawati Abd; Boekoesoe, Lintje; Kadir, Laksmyn
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian untuk menganalisis hubungan self efficacy dengan Kejadian Hipertensi Pada Masyarakat di Wilayah Kerja Puskesmas Sipatana Kota Gorontalo. Rancangan penelitian analisis correlational, pendekatan cross sectional. Sampel 72 orang dengan rumus slovin, teknik purposive sampling. Analisis dilakukan menggunakan uji chi square dan analisis regresi liner. Hasil penelitian adalah ada hubungan antara self efficacy dengan kejadian hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Sipatana Kota Gorontalo (? value 0,004). Jenis kelamin laki-laki (? value 0,005), pendidikan tinggi (? value 0,014), gaya hidup baik (? value 0,005), kepatuhan minum obat tinggi (? value 0,022), aktivitas fisik sedang (? value 0,003), perilaku tidak merokok (? value 0,045) dan berat badan normal (0,000) serta obesitas ringan (0,041) menjadi faktor yang mempengaruhi hubungan antara self efficacy dengan kejadian hipertensi. Variabel kepatuhan minum obat, aktivitas fisik dan obesitas berpengaruh bersama-sama paling berpengaruh secara signifikan terhadap hubungan antara self efficacy dengan kejadian hipertensi (F hitung 10,844; ? value 0,000; R 0,569; R Square 0,324). Kesimpulan: hubungan antara self efficacy dengan kejadian hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Sipatana Kota Gorontalo dipengaruhi oleh variabel kepatuhan minum obat, aktivitas fisik dan obesitas sebesar 32,4%.
Faktor Risiko Kejadian Healthcare Associated Infections Phlebitis Pada Pasien Rawat Inap Di RSUD Dr.M.M Dunda Limboto Tahir, Nurkemala Suleman; Kadir, Sunarto; Boekoesoe, Lintje
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor risiko kejadian Healthcare Associated Infections Phlebitis pada pasien rawat inap di RSUD Dr.M.M Dunda Limboto. Jenis penelitian observasional analitik dengan menggunakan pendekatan case control study (hospital baseid casei control stuidy). Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 35 kasus dan 70 kontrol dengan melakukan matching pada umur. Analisis dilakukan dengan menggunakan Odds Rasio (OR) deingan Confideint Inteirval (CI) 95% pada uiji Manteil Haeinszeil dan uji regresi logistik biner. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa jenis kelamin, (OR=3,534; p=0,005), penyakit penyerta (OR=22,389; p=0,000) dan jenis cairan infus (OR=10,074; p=0,000) merupakan faktor risiko kejadian Healthcare Associated Infections Phlebitis dengan nilai OR > 1 dan p value < 0,05, dimana jenis cairan infus sebagai faktor risiko yang paling dominan.
Analisis Determinan Kejadian Tuberkulosis: Data Wilayah Kerja Puskesmas Tilango, Kabupaten Gorontalo Akadji, Hijrawaty Dj.; Boekoesoe, Lintje; Kadir, Laksmyn
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor risiko kejadian kejadian tuberkulosis di wilayah kerja Puskesmas Tilango Kabupaten Gorontalo. Jenis penelitian observasional analitik dengan menggunakan pendekatan case control study (community baseid casei control stuidy). Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 33 kasus dan 66 kontrol dengan melakukan matching pada alamat penderita. Analisis dilakukan dengan menggunakan Odds Rasio (OR) deingan Confideint Inteirval (CI) 95% pada uiji Manteil Haeinszeil dan uji regresi logistik biner. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa riwayat keluarga, (OR=5,469; p=0,000), kontak serumah (OR=4,614; p=0,001) dan kepadatan hunian (OR=5,231; p=0,000) merupakan faktor risiko kejadian tuberkulosis dengan nilai OR > 1 dan p value < 0,05, dimana kontak serumah sebagai faktor risiko yang paling dominan.
Faktor Risiko Kejadian Karies Gigi pada Anak Sekolah di SDN 16 Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo Laiya, Darfin; Boekoesoe, Lintje; Kadir, Laksmyn
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karies gigi merupakan salah satu masalah kesehatan gigi yang umum terjadi pada anak-anak di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Karies gigi pada anak-anak dapat menyebabkan rasa nyeri, gangguan makan, serta masalah kesehatan yang lebih serius jika tidak ditangani dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berisiko terkait dengan kejadian Karies Gigi pada anak-anak di SDN 16 Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo. Jenis penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian terdiri dari siswa-siswa kelas IV, V, dan VI. Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square dan uji regresi logistik biner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis kelamin (p=0,997) tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian karies gigi. Namun, cara menyikat gigi (p=0,000), frekuensi menyikat gigi (p=0,006), dan kebiasaan makan makanan kariogenik (p=0,004) adalah faktor-faktor risikoyang memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian Karies Gigi. Nilai odds ratio (OR) > 1 dan p value < 0,05 mengindikasikan bahwa frekuensi menyikat gigi merupakan faktor risiko yang paling kuat terkait dengan kejadian karies gigi pada anak-anak.
Analisis Determinan Gangguan Kesehatan Mental Emosional Remaja di SMA Negeri 1 Limboto Abas, Jubaeda; Boekoesoe, Lintje; Tarigan, Sylva Flora Ninta
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Secara global sekitar 50% masalah kesehatan mental, termasuk depresi, kecemasan dan perilaku agresif diperkirakan mulai terjadi pada usia 14 tahun dengan tingkat prevalensi sekitar 10-20% dan lebih banyak dari mereka belum mendapatkan perawatan dan penanganan yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan dari gangguan kesehatan mental emosional. Sampel pada penelitian adalah 289 responden siswa SMA Negeri 1 Limboto. Desain penelitian berupa analisis observasi melalui pendekatan cross sectional. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa faktor jenis kelamin (p-value=0,001), pola asuh (p-value=0,000), status perkawinan orang tua, (p-value=0,03) dan riwayat bullying (p-value=0,013)  adalah faktor yang berhubungan secara signifikan dan bermakna dengan gangguan kesehatan mental remaja berdasarkan hasil uji chi-square nilai p-value(<0,05). Dengan pola asuh orang tua menjadi determinan yang paling berpengaruh terhadap gangguan kesehatan mental emosional remaja melalui analisis uji regresi logistik ordinal dengan uji Wald nilai p-value< 0,000(0,05). Diharapkan intervensi masalah kesehatan mental emosional remaja dapat dilakukan secara bersama-sama melalui kebijakan-kebijakan yang terintegrasi antar pemerintah, dinas kesehatan, lintas sektor dan lintas program kesehatan agar dapat dilakukan upaya preventif guna menjaga remaja tetap sehat tidak hanya secara fisik tapi juga sehat secara psikis.
Peningkatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Pada Remaja sebagai Upaya Pencegahan Perilaku Merokok Ahmad, Zul Fikar; Prasetya, Ekawaty; Nurdin, St. Surya Indah; Boekoesoe, Lintje; Katili, Rusli A
Mohuyula : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/mohuyula.2.2.50-57.2023

Abstract

Merokok merupakan salah satu masalah kesehatan yang berdampak bukan hanya pada perokok aktif, namun juga perokok pasif. Merokok juga menyebabkan ketergantungan bagi penggunanya dan salah satu upaya pencegahan rokok adalah dengan peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat melalui penyuluhan dan kampanye anti rokok. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk melakukan kampanye dalam rangka menurunkan perilaku merokok di masyarakat. Metode pelaksanaan kegiatan dilaksanakan dalam dua pendekatan, yaitu penyuluhan kelompok pada siswa SMP, dan pemasangan baliho. Kegiatan dilaksanakan di Desa Ilomata, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo pada mei 2023. Untuk mengukur efektifitas pelaksanaan kegiatan dilakukan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penyuluhan meningkatkan secara signifikan pengetahuan siswa tentang bahaya merokok dengan nilai p = 0,009. Pemasangan baliho tentang bahaya merokok dilakukan di dua tempat umum di desa. Kegiatan peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat ini diharapkan mampu untuk mencegah perilaku merokok di masyarakat.
Optimalisasi Pilar Percepatan Pencegahan Stunting di Tingkat Desa dalam Rangka Catch to Grow Up pada Balita Boekoesoe, Lintje; Suryadi, A. Mu'thi Andy; Ahmad, Zul Fikar; Nurdin, St. Surya Indah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi : Pharmacare Society Vol 2, No 3 (2023): Vol 2, Nomor 3 (2023)
Publisher : State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/phar.soc.v2i3.22119

Abstract

Stunting adalah bentuk kekurangan gizi anak dengan pertumbuhan yang berada dibawah standar. Data menunjukkan masih terdapat banyak kasus stunting di desa. Perlu untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat dalam rangka mengoptimalkan pilar percepatan pencegahan stunting. Pengabdian ini dilaksanakan di Desa Dulangeya, Kecamatan Botumoito,. Metode yang digunakan untuk mengoptimalisasi dua pilar yaitu survei dan FGD, serta penyuluhan kesehatan. Peserta kegiatan adalah pemerintah desa, toko masyarakat, kader kesehatan, serta kelompok sasaran seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan ibu yang memiliki balita. Kegiatan berlangsung dari tanggal 22-30 Juli tahun 2023 yang bertempat di Desa Dulangeya. Secara umum kedua kegiatan berjalan dengan baik dan mendapatkan respon yang positif dari pemerintah dan masyarakat. Kedua program pengabdian dapat mendukung optimalisasi pilar pertama dan kedua dalam percepatan penanggulangan stunting. Kedepannya diharapkan ada tindak lanjut dalam bentuk peraturan desa yang berkaitan dengan pencegahan dan penanggulangan stunting.
Hubungan Perilaku Pencegahan Dengan Kejadian Diabetes Mellitus Pada Lansia Boekoesoe, Lintje; Halid, Apriyanto; Ahmad, Zul Fikar; Nurdin, St. Surya Indah; Katili, Rusli A
Madu : Jurnal Kesehatan Vol 12, No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Program Studi DIV Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/mjk.12.2.98-103.2023

Abstract

The elderly are vulnerable to health problems due to the aging process. The deterioration of the function of body cells (degenerative) and the decline in the function of the body's immune system so that degenerative diseases appear, one of which is Diabetes Mellitus. The study aimed to determine the relationship between preventive behavior and the incidence of Diabetes mellitus in the elderly. This type of research is an analytical survey with a cross-sectional study approach. The study population was all older adults suffering from Diabetes Mellitus at the Dungingi Health Centre, with as many as 94 people using data collection techniques using a questionnaire. Data analysis using the Chi-Square test. The results showed a relationship between preventive behavior and the incidence of Diabetes mellitus in the elderly with a p-value of 0.001. It is concluded that there is a relationship between preventive behavior and the incidence of Diabetes mellitus in the elderly. It is hoped that in the future, the elderly can improve diabetes prevention behavior.