Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

A Bibliometric Analysis of the Relationship Between Leadership Styles and Teacher Satisfaction in Education Management Research Mislan Sihite; Asri Widiatsih; Loso Judijanto; Noor Fazariah Handayani
The Eastasouth Journal of Learning and Educations Vol. 1 No. 03 (2023): The Eastasouth Journal of Learning and Educations (ESLE)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/esle.v1i03.165

Abstract

This research employs bibliometric analysis and keyword occurrence assessment to explore the intricate relationship between leadership style and teacher satisfaction within the realm of educational management research. The analysis encompasses influential documents, thematic clusters, and prevalent keywords, providing a comprehensive overview of the current state of the literature. Noteworthy findings include the identification of top-cited documents, the delineation of thematic clusters addressing diverse aspects of educational management, and a focus on keywords such as "Knowledge Management" and "Supply Chain Management." The results offer insights into the interdisciplinary nature of educational management, emphasizing the need for a holistic understanding of leadership dynamics and their impact on teacher satisfaction. The implications of these findings extend to educational practice, policy development, and future research directions, guiding stakeholders in optimizing leadership strategies for enhanced teacher well-being.
Manajemen Pembelajaran Nilai Karakter Kerjasama Melalui Permainan Batu Kerikil di TK Kemala Bhayangkari 31 Tanggul Fitri Nur Aini; Asri Widiatsih; Pipit Rika Wijaya
Edu Happiness: Jurnal Ilmiah Perkembangan Anak Usia Dini Vol. 4 No. 2 (2025): July
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STITNU Al-Farabi Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62515/eduhappiness.v4i2.1022

Abstract

This research explores the use of the traditional batu kerikil (bakil) game as a means to foster cooperative character values among young children at TK Kemala Bhayangkari 31 Tanggul. Beyond its role as entertainment, traditional games function as educational tools that help instill social values such as teamwork, empathy, and responsibility. Initial observations indicated that several children still faced challenges in collaborating during group activities. Adopting a descriptive qualitative method, data were collected through observations, interviews, and documentation. The participants included one classroom teacher and ten Group A students. Data analysis followed Miles and Huberman’s stages of reduction, display, and conclusion drawing. The results are expected to offer insights into effective learning management strategies for nurturing cooperative character through the bakil game and to support the advancement of culture-based learning approaches in early childhood education.
Manajemen Layanan Khusus Antar Jemput Siswa Kelompok Bermain An Najah Tanggul Meylini Triya Novitasari; Asri Widiatsih; Pipit Rika Wijaya
Edu Happiness: Jurnal Ilmiah Perkembangan Anak Usia Dini Vol. 4 No. 2 (2025): July
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STITNU Al-Farabi Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62515/eduhappiness.v4i2.1034

Abstract

The student shuttle services are a critical component of special service management in early childhood education, especially in institutions serving underprivileged communities. This study aims to explore the planning, implementation, and evaluation of the shuttle service at KB An Najah, an Islamic early childhood institution under a foundation that offers free education to orphans and underprivileged children in Tanggul District, East Java. Using a descriptive qualitative approach through interviews, observation, and documentation, the findings reveal that the service emerged from parents’ time constraints and safety concerns, with 12.96% of students relying on it daily. Despite its benefits, the service operates informally without written SOPs, limited personnel, and unstructured coordination. Nonetheless, it significantly supports student attendance and parental peace of mind. This study highlights the need for more structured and sustainable service management practices in community-based educational settings.
Pemanfaatan Aplikasi YouTube Kids sebagai Sarana Literasi Digital untuk Anak Usia Dini Nafisatul Alawiyah; Asri Widiatsih; Pascalian Hadi Pradana
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (2026): Januari-April. Synergy of Research and Community Service for Community Empowerm
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/tmfvzz51

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong pemanfaatan media audiovisual dalam pembelajaran anak usia dini, termasuk penggunaan aplikasi YouTube Kids sebagai sarana stimulasi literasi digital. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses pemanfaatan YouTube Kids dalam menstimulasi literasi digital anak usia 3–4 tahun serta peran pendampingan guru dan pemanfaatan fitur keamanannya di Taman Posyandu (TP) Tarbiyatul Islam. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan subjek sepuluh anak usia 3–4 tahun dan tiga guru PAUD. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber dan teknik. Analisis data dilakukan secara interaktif menggunakan model Miles dan Huberman, meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan YouTube Kids menstimulasi literasi digital awal anak melalui tahapan pengenalan aplikasi, interaksi dengan konten visual dan audio, serta respons anak terhadap instruksi sederhana dari tayangan. Pendampingan guru berperan penting dalam mengarahkan penggunaan aplikasi, membantu navigasi dasar, dan menjaga fokus belajar anak. Selain itu, pemanfaatan fitur keamanan YouTube Kids melalui pengaturan konten sebelum pembelajaran mendukung terciptanya lingkungan belajar digital yang aman dan sesuai tahap perkembangan anak. Temuan ini menegaskan bahwa literasi digital anak usia dini terbentuk sebagai proses pembelajaran awal yang memerlukan perencanaan pedagogis dan pendampingan guru secara konsisten  
Pemanfaatan Media Engkasa (Engklek Aku Bisa) untuk Menstimulasi Motorik Kasar Anak Usia Dini TK Citra Kusuma Vempi Citia Rosita Handayani; Asri Widiatsih; Pascalian Hadi Pradana
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (2026): Januari-April. Synergy of Research and Community Service for Community Empowerm
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/wzqj0f26

Abstract

Perkembangan motorik kasar penting dalam PAUD karena menunjang kesiapan fisik, koordinasi gerak, dan kepercayaan diri anak. Namun, masih ditemukan pembelajaran yang kurang memberikan stimulasi gerak terstruktur. Penelitian ini bertujuan mengetahui perkembangan motorik kasar anak usia 5–6 tahun di TK Citra Kusuma, menganalisis efektivitas media Engkasa (Engklek Aku Bisa) dalam menstimulasi motorik kasar, serta mengidentifikasi peningkatannya setelah penerapan media tersebut. Pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus digunakan, dengan subjek 9 anak dan guru sebagai informan pendukung. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana melalui tahap pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum penerapan Engkasa, kemampuan motorik kasar anak, terutama keseimbangan, koordinasi gerak, dan kekuatan otot, belum optimal. Setelah media Engkasa diterapkan secara konsisten melalui pendekatan bermain, terjadi peningkatan yang ditandai dengan gerakan lebih terkoordinasi, keseimbangan lebih baik, serta meningkatnya rasa percaya diri dan kemandirian anak