Claim Missing Document
Check
Articles

Inovasi Program Pendampingan Model Community of Practice untuk Peternak dan Petani Ninuk Purnaningsih; Irma Isnafia Arif; Muhammad Syukur; Sulassih
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2024): April
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v6i3.2167

Abstract

Inovasi program pendampingan yang menerapkan Model Community of Practice bagi petani dan peternak  di Desa Sukanagalih, Kabupaten Tasikmalaya bertujuan untuk mentransformasikan pendekatan dalam membantu praktisi pertanian setempat. Masyarakat mengalami permasalahan seperti rendahnya produktivitas, permasalahan pakan, pengelolaan sumber daya yang kurang efisien, dan lainnya. Upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut salah satunya adalah peningkatan pengetahuan serta keterampilan petani dan peternak. Program ini dirancang untuk membangun platform kolaboratif di mana peternak dan peternak  dapat bertukar pengetahuan, praktik terbaik, dan metodologi kontemporer, sehingga menumbuhkan lingkungan pembelajaran dan pengembangan berkelanjutan di masyarakat. Desa Sukanagalih memiliki jumlah peternak dan petani yang cukup banyak, dan dapat dibentuk kelompok petani dan peternak, dalam rangka pendampingan yang lebih efektif dan produktif dengan Model Community of Practice. Kelompok ini dapat dimanfaatkan juga sebagai wadah menintroduksikan teknologi baru, baik melalui program pemerintah, swasta, maupun lembaga masyarakat, untuk diuji lokal dan disebarluaskan di masyarakat.
REMITANSI PASSOMPE TERHADAP KEHIDUPAN MASYARAKAT (STUDI KASUS DI JAMPUE, KELURAHAN LANRISANG, KECAMATAN LANRISANG, KABUPATEN PINRANG) Arafah; Muhammad Syukur; St. Junaeda
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 4 (2024): Volume 09 No. 04 Desember 2024 In Press
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i4.19845

Abstract

This research aims to determine the passompe remittances on people's lives (case study in Jampue, Lanrisang Village, Lanrisang District, Pinrang Regency). This research is descriptive research using a qualitative approach through observation, interviews and document methods. The research results show that 1). Passompe motivation in Jampue to Malaysia is influenced by 3 factors, namely; first, push factors (not fulfilling the economic demands of life, being the backbone of the family and stress and other related things due to easier access to transportation as well as passompe success stories) second, pull factors (presence of relatives in Malaysia, job opportunities available, housing facilities available , income in accordance with the results of work, easy qualification requirements, comfortable environment and available educational facilities) and third, obstacles that hinder factors (lack of adventurousness and willingness to manage a business in the village). 2). Passompe remittances in Jampue provide 2 benefits, namely; first, for the passompe & passompe family (for the daily needs of the passompe and the family left behind, expenses for holidays such as Eid & weddings, supporting children's education and future investments such as building a house, buying land, opening a business, buying a vehicle & savings in the bank ) and secondly, towards the community (for building mosques, getting souvenirs and joining in celebrating big holidays such as eid & weddings).
Habitus dan Krisis Transmisi Pengetahuan Tradisional: Analisis Sosiologis Regenerasi Pengrajin Songkok Recca di Kecamatan Awampone Akhmad, Muhammad Al-khahfi; Muhammad Syukur; Nursalam; Akhmad
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol. 14 No. 1 (2026): EQUILIBRIUM : JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/tq50ex37

Abstract

Penelitian ini menganalisis dinamika transmisi pengetahuan tradisional dalam konteks regenerasi pengrajin Songkok Recca di Kecamatan Awampone, Sulawesi Selatan. Menggunakan kerangka teoretis Pierre Bourdieu tentang habitus dan modal kultural, studi ini mengungkapkan bagaimana mekanisme pewarisan pengetahuan tradisional mengalami disrupsi signifikan akibat transformasi struktural masyarakat kontemporer. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode etnografi dan wawancara mendalam terhadap 25 pengrajin dari tiga generasi berbeda, penelitian ini menemukan bahwa fragmentasi waktu interaksi intergenerasional, transformasi struktur keluarga, dan devaluasi pengetahuan tradisional dalam hierarki epistemik kontemporer menjadi faktor krusial dalam menurunnya minat generasi muda terhadap kerajinan tradisional. Temuan menunjukkan bahwa generasi muda mengalami "generation gap" tidak hanya pada dimensi teknologis dan ekonomis, tetapi juga epistemologis dan aksiologis. Penelitian ini berkontribusi pada diskursus sosiologi pengetahuan dengan mendemonstrasikan bagaimana modal kultural tradisional mengalami devaluasi dalam konteks ekonomi kreatif kontemporer, sekaligus mengidentifikasi strategi adaptif yang dikembangkan pengrajin untuk mempertahankan relevansi pengetahuan tradisional.
INOVASI DIGITAL DALAM MANAJEMEN MUTU TERPADU UNTUK MENINGKATKAN KOLABORASI DAN PROFESIONALISME GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Muhammad Syukur; Dini Susanti; Hasniah; Suratman
AL IBTIDAIYAH: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 7 No. 1 (2026): Januari
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/sxq7xn91

Abstract

Transformasi digital dalam pendidikan Islam menuntut inovasi manajemen mutu yang mampu meningkatkan kolaborasi dan profesionalisme guru Pendidikan Agama Islam secara simultan. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi inovasi manajemen mutu terpadu berbasis digital dalam meningkatkan kolaborasi dan profesionalisme guru PAI melalui integrasi sistematis teknologi informasi dengan prinsip-prinsip manajemen mutu. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain library research yang menganalisis publikasi ilmiah berbahasa Indonesia periode 2020-2025 dari Google Scholar melalui teknik content analysis tematik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi sistem informasi pendidikan terintegrasi berkontribusi signifikan terhadap efisiensi administrasi, transparansi data, dan pengambilan keputusan berbasis bukti yang memfasilitasi pemetaan kinerja guru secara real-time. Kolaborasi guru PAI melalui platform digital terbukti efektif dalam mengembangkan metode pengajaran inovatif dan menciptakan lingkungan belajar responsif, dimana program Kelompok Kerja Guru berperan sentral dalam meningkatkan kompetensi literasi digital. Profesionalisme guru mengalami peningkatan melalui aksesibilitas program pengembangan kompetensi berkelanjutan yang mencakup analisis kebutuhan, pendekatan kolaboratif, dan integrasi teknologi efektif. Keberhasilan implementasi dipengaruhi oleh kualitas infrastruktur teknologi, komitmen kepemimpinan, kesiapan SDM, dan dukungan regulasi, sementara tantangan seperti perbedaan pandangan stakeholder dan kesenjangan kurikulum memerlukan strategi komprehensif berupa regulasi kuat, pelatihan berkelanjutan, dan investasi jangka panjang.