Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Peningkatan Kapasitas Dan Kesadaran Lingkungan Siswa Dalam Penanggulangan Pencemaran Udara Di SMAN 2 Selong, Lombok Timur Alaydrus, Alfina Taurida; Minardi, Suhayat; Syamsuddin, Syamsuddin; Al Hadi, Kasnawi; Mardiana, Laili; Budianto, Ari; Wijaya, Roviq; Fidya, Karina Alma
Alamtana: Jurnal Pengabdian Masyarakat UNW Mataram Vol 5 No 3 (2024): Edisi Desember 2024
Publisher : LPPM UNIVERSITAS NAHDLATUL WATHAN MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jaltn.v5i3.2293

Abstract

Pertumbuhan populasi dan aktivitas ekonomi yang pesat di Lombok Timur telah meningkatkan ancaman pencemaran udara yang berdampak buruk pada kesehatan manusia, hewan, dan tumbuhan. Sebagai upaya untuk mengatasi hal ini, program peningkatan kapasitas dan kesadaran lingkungan telah dilaksanakan di SMAN 2 Selong, Lombok Timur. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa tentang pencemaran udara serta cara-cara untuk meminimalisir dampaknya. Melalui metode Direct Instruction, Focus Group Discussion (FGD), dan demonstrasi alat ukur (PM10), siswa diberikan pemahaman teoritis dan praktis mengenai pencemaran udara. Hasil kegiatan ini menunjukkan peningkatan pengetahuan dan kesadaran siswa terkait pentingnya menjaga kualitas udara dan melakukan tindakan preventif terhadap polusi udara. Diharapkan, melalui kegiatan ini, siswa dapat berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan di sekitar mereka
Pemantauan Kualitas Udara Berdasarkan Tinjauan Konsentrasi dan Faktor Emisi Partikulat di Pulau Lombok Arif Budianto; Kasnawi Al Hadi; Ramadian Ridho Illahi; Ni Ketut Anggriani; Palaivia Harman Wardi; Dewa Dwi Pranahita
Lambda: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA dan Aplikasinya Vol. 5 No. 1 (2025): Lambda
Publisher : Lembaga Bale Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/lambda.v5i1.1218

Abstract

Partikulat atau PM (particulate matter) tergolong sebagai emisi udara yang sangat mudah terdistribusi. Di sisi lain, terdapat limitasi pemantauan kualitas udara di berbagai daerah di pulau Lombok, terlebih untuk konsentrasi emisi udara jenis PM. Sejalan dengan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengukur besar emisi dan faktor emisi di beberapa daerah di pulau Lombok menggunakan sebuah sistem pengukuran kualitas udara. Penelitian ini menggunakan lima sampel emisi yang diperoleh dari lima lokasi yang berbeda. Sampel tersebut adalah: sekam padi (SP), jerami padi (JP), tongkol jagung (TJ), batang jagung (BJ), dan batang tembakau (TB), dengan massa masing-masing sampel 5 gram. Sampel tersebut dibakar dan diuji konsentrasi emisi terkait PM2.5 dan PM10 menggunakan set pengukuran kualitas udara. Keseluruhan pengujian dilakukan di dalam sebuah exposure chamber selama 100 s. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masing-masing sampel biomassa di lokasi pengukuran kualitas udara menunjukkan hasil analisis yang berbeda-beda dikarenakan setiap daerah memiliki jenis biomassa dan total konsentrasi yang berbeda-beda. Tembakau memiliki emisi terbesar untuk PM2.5 dan PM10. Setiap sampel biomassa juga memiliki faktor emisi yang berbeda yang mengindikasikan perbandingan jumlah massa atau partikel PM yang diemisikan untuk massa biomassa yang terbakar. Oleh sebab itu, dapat disimpulkan bahwa faktor yang mempengaruhi kualitas udara adalah konsentrasi PM dan total massa biomassa yang terbakar. Faktor emisi terbesar untuk PM10 dimiliki oleh sekam dan jerami padi. Pada PM2.5, faktor emisi terbesar dimiliki oleh tembakau dan tongkol jagung.
Identifikasi Pengaruh Laju Alir Udara Terhadap Performa Efisiensi Aliran PM dalam Sistem Blower ESP Berbasis IoT Arif Budianto; Hanana Fadila Nurul Yaqin; Suaibatul Islamiah; Roviq Wijaya; Ni Ketut Anggriani; Kasnawi Al Hadi; Halil Akhyar
Lambda: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA dan Aplikasinya Vol. 5 No. 1 (2025): Lambda
Publisher : Lembaga Bale Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/lambda.v5i1.1243

Abstract

One of the air emission mitigation efforts is the development of electrostatic precipitator (ESP)-based filtration. On the other hand, this method requires further identification of the effect of flow rate on the resulting efficiency level. Therefore, this study aims to identify the best flow rate in a low-power, small-scale miniature ESP system based on ESP, with the application of IoT technology in real-time and accurate data monitoring. The study was conducted in a closed chamber using an IoT-based flow rate measurement system (anemometer). The flow rate was varied into two categories, namely inlet and outlet. Measurements were made for 100 s consecutively on both air flow paths. Work efficiency was calculated based on the difference between the inlet and outlet flow rates, which was then compared with the inlet flow rate. Data communication efficiency was analyzed using RSSI parameters based on the IoT system using a 4G internet network. The measurement results showed similarity in data between the inlet and outlet flow rates, with an efficiency level of 87%. RSSI in data communication is above -60 dBm with a strong transmission signal category. These results conclude that flow rate can affect air flow efficiency performance. The quality of an IoT network can be analyzed using the RSSI parameter.
Pelatihan Penggunaan KIT Peraga Bandul Matematis Berbasis Sensor Sebagai Sumber Belajar Inovatif Berbasis STEM untuk Guru MGMP Kabupaten Lombok Timur Satutik Rahayu; Sutrio; Kasnawi Al Hadi; Syahrial A; Roviq Wijaya
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 2 (2026): April-Juni 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i2.15929

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya pemanfaatan sumber belajar inovatif berbasis teknologi di kalangan guru fisika anggota MGMP Kabupaten Lombok Timur, khususnya dalam pembelajaran materi bandul matematis yang selama ini cenderung menggunakan alat peraga konvensional dengan tingkat akurasi pengukuran yang rendah serta belum terintegrasinya pendekatan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) secara utuh dalam proses pembelajaran. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pelatihan penggunaan KIT peraga bandul matematis berbasis sensor sebagai sumber belajar inovatif yang diharapkan mampu meningkatkan pemahaman konsep fisika sekaligus melatih keterampilan saintifik dan rekayasa peserta didik secara terpadu. Metode pelaksanaan pengabdian menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan persiapan, sosialisasi, pelatihan dalam bentuk workshop, serta pendampingan, yang melibatkan para guru fisika anggota MGMP Kabupaten Lombok Timur sebagai peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman guru terhadap konsep bandul matematis dan pemanfaatan teknologi sensor setelah mengikuti pelatihan, sebagaimana terlihat dari kemampuan guru dalam mengoperasikan KIT peraga, menganalisis data hasil pengukuran, serta merancang ulang kegiatan praktikum berbasis STEM secara lebih mandiri dan kreatif. Respons para peserta terhadap pelatihan juga sangat positif karena mereka memperoleh pengalaman langsung dalam mengintegrasikan teknologi sensor ke dalam pembelajaran fisika yang selama ini dianggap abstrak oleh sebagian besar siswa. Simpulan dari pengabdian ini adalah bahwa pelatihan penggunaan KIT peraga bandul matematis berbasis sensor efektif dalam meningkatkan kompetensi pedagogik dan profesional guru MGMP Fisika Kabupaten Lombok Timur, serta berpotensi menjadi sumber belajar inovatif berorientasi STEM yang dapat direplikasi dan dikembangkan lebih lanjut di masing-masing sekolah melalui program tindak lanjut dan pendampingan berkelanjutan.
Pemasangan Jaringan Sistem Pengukuran Sebaran Fine Partikel di Area Pesisir Sekotong Barat Kasnawi Al Hadi; Arif Budianto; Alfina Taurida Alaydrus; Susi Rahayu
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 4 (2025): Oktober-Desember 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i4.14054

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilatarbelakangi oleh minimnya data kualitas udara, khususnya konsentrasi partikel halus (PM2.5), di kawasan pesisir Sekotong Barat yang berpotensi terpapar polusi dari aktivitas antropogenik dan alamiah, sehingga diperlukan sistem pemantauan yang representatif. Tujuan PkM ini adalah untuk melakukan pemasangan dan menyosialisasikan jaringan sistem pengukuran sebaran fine particle guna memetakan tingkat pencemaran udara berbasis partikulat secara real-time di wilayah tersebut. Metode pelaksanaan mencakup survei lokasi untuk menentukan titik pemasangan yang strategis, instalasi sensor partikulat yang terhubung ke sistem pencatatan data, serta pendampingan dan pelatihan kepada masyarakat mengenai operasional dan interpretasi data. Hasil implementasi menunjukkan bahwa jaringan sistem telah terpasang dan beroperasi dengan baik, menghasilkan data awal sebaran PM2.5 yang bervariasi berdasarkan waktu dan lokasi, sementara pembahasan mengindikasikan bahwa data ini dapat menjadi dasar ilmiah bagi pemangku kepentingan dalam upaya pengelolaan lingkungan dan peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya kualitas udara.