Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Desain Kurikulum Pendidikan Agama Islam Multikultural Mata Pelajaran Akidah Akhlak di MTs Taruna Daharo Nusantara Kubu Raya Darsono; Syafrudin; Burhanudin
CBJIS: Cross-Border Journal of Islamic Studies Vol. 7 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAI Sultan Muhammad Syafiuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/cbjis.v7i2.4246

Abstract

Latar belakang penelitian ini dilandasi oleh pentingnya penguatan nilai-nilai keislaman yang toleran dan inklusif dalam konteks masyarakat Indonesia yang majemuk. Kurikulum Pendidikan Agama Islam berbasis multikultural menjadi strategi pendidikan yang mampu mengintegrasikan ajaran akidah dan akhlak Islam dengan prinsip-prinsip penghargaan terhadap perbedaan, toleransi, dan kerukunanPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis desain kurikulum Pendidikan Agama Islam berbasis multikultural pada mata pelajaran Akidah Akhlak di MTs Taruna Daharo Nusantara Kubu Raya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan guru dan kepala madrasah, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain kurikulum ini mencakup empat komponen utama: tujuan pembelajaran yang menekankan integrasi nilai Islam dan multikulturalisme, materi ajar yang relevan dengan konteks sosial siswa, metode pembelajaran yang partisipatif dan reflektif, serta evaluasi yang menilai aspek kognitif, afektif, dan sosial. Implementasi kurikulum ini berhasil menumbuhkan sikap toleran, menghargai perbedaan, serta memperkuat identitas keislaman yang moderat pada peserta didik. Kurikulum ini menunjukkan bahwa pendidikan agama di madrasah dapat berperan strategis dalam membentuk generasi yang religius sekaligus inklusif. Temuan ini merekomendasikan pentingnya replikasi kurikulum serupa pada madrasah lain sebagai bentuk kontribusi terhadap penguatan karakter bangsa yang multikultural.
Moderasi Beragama di Sekolah Menengah: Studi Kasus Interaksi Siswa Muslim dan Non-Muslim di SMPN 2 Ampek Nagari Syafrudin; Iswantir; Julian Marfal
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 3 Nomor 2, September-Desember 2025
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v3i2.175

Abstract

This research discusses the practice of religious moderation at SMPN 2 Ampek Nagari, a secondary school with Muslim students as the majority and non-Muslim students as the minority. The aim of the research is to describe social interactions between Muslim and non-Muslim students, analyze the role of teachers in instilling the value of religious moderation, and identify challenges that arise in the process. This research uses descriptive qualitative methods with data collection techniques in the form of observation, in-depth interviews and documentation. The research results show that social interactions between Muslim and non-Muslim students are harmonious, characterized by cooperation in academic and non-academic activities without discrimination. Teachers play an important role as facilitators, role models and mediators in instilling tolerant attitudes through religious learning, citizenship education and other school activities. However, challenges were also found in the form of negative stereotypes brought from the family environment, as well as feelings of awkwardness in dealing with differences in religious practices. These findings confirm that schools function as laboratories for religious moderation, but their success requires support from parents and the community. Thus, the experience of SMPN 2 Ampek Nagari can become a model for implementing inclusive religious moderation for other secondary schools in Indonesia.
Usaha Tani Rumput Laut dalam Meningkatkan Perekonomian Keluarga Perspektif Ekonomi Islam Syafrudin; Rafiuddin; Ismail
El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam Vol. 5 No. 7 (2024): El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/elmal.v5i7.3965

Abstract

This study aims to uncover how the Waduruka community plays a role in improving family economy through seaweed farming and how Islamic economics views seaweed farming in enhancing family economy. Seaweed farming is considered labor-intensive, thus capable of absorbing labor. The future development of the seaweed processing industry has very bright prospects in terms of creating economic growth (pro-growth), increasing employment opportunities (pro-employment), and reducing poverty in the country (pro-poor). The research method used is qualitative research with primary and secondary data. Data collection techniques include interviews, observation, and documentation. The data analysis techniques used are data reduction, data presentation, and conclusion drawing or verification. Meanwhile, the data credibility test used is triangulation, and references are used. The study's results reveal that family income from seaweed farming shows better income, as seaweed can be diligently managed and properly handled to penetrate the national market. Additionally, the researchers found the practice of combining sale and purchase contracts with debt between farmers (mudharib) and collectors as financiers (shahibul maal), which is prohibited (haram). The results of this study contribute as information and input of thought. The limitation of this study is the lack of data, which is still limited to primary and secondary data. Future research needs to use quantitative data.
Menumbuhkan Nilai-nilai Multikultural dalam Pendidikan Agama Islam di SDN 01 Sungai Melayu kabupaten Ketapang: Menumbuhkan Nilai-nilai Multikultural dalam Pendidikan Agama Islam di SDN 01 Sungai Melayu kabupaten Ketapang Syafrudin; Mutmainnah
CBJIS: Cross-Border Journal of Islamic Studies Vol. 6 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAI Sultan Muhammad Syafiuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/cbjis.v6i2.3262

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji menumbuhkan nilai multikultural dalam Pendidikan Agama Islam di SDN 01 Sungai Melayu Kabupaten Ketapang. Guru Pendidikan Agama Islam memiliki peran penting dalam menumbuhkan nilai multikultural terutama nilai toleransi. Dalam ajaran Islam pendidikan mutikultural ini tidak asing lagi, melainkan memang tertera jelas di dalam Al Qur’an dan Hadis Rasulullah Saw. Guru Pendidikan Islam hanya perlu menginternalisasikan ajaran multikultural dalam Al Qur’an dan Hadis serta mengintegrasikannya ke kehidupan siswa. Dengan adanya nilai multikultural terutama nilai toleransi pada peserta didik, maka peserta didik akan mampu berkehidupan sosial dan saling menghargai dan menghormati antar sesama. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan yaitu dengan mengambil objek di SDN 01 Sungai Melayu Kabupaten Ketapang. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode pengamatan atau observasi dan wawancara untuk mengumpulkan data yag dibutuhkan. Hasil penelitian ini adalah 1) Situasi di SDN 01 Sungai Melayu kabupaten Ktapang memiliki keberagaman yaitu keberagaman suku, agama, budaya, dan status sosial. 2) menunjukkan bahwa guru Pendidikan Agama Islam dalam menumbuhkan nilai multikultural terhadap peserta didik di SDN 01 Sungai Melayu sudah cukup baik. Ini dibuktikan dengan terciptanya keharmonisan dan kerukunan antara guru dan murid serta antara sesama siswa. Nilai multikultural yaitu nilai toleransi antar siswa yaitu mereka tidak membedakan teman, menghargai pendapat dan menghormati agama temannya serta saling tolong menolong jika temannya dalam kesusahan.
Usaha Tani Rumput Laut dalam Meningkatkan Perekonomian Keluarga Perspektif Ekonomi Islam Syafrudin; Rafiuddin; Ismail
El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam Vol. 5 No. 7 (2024): El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/elmal.v5i7.3965

Abstract

This study aims to uncover how the Waduruka community plays a role in improving family economy through seaweed farming and how Islamic economics views seaweed farming in enhancing family economy. Seaweed farming is considered labor-intensive, thus capable of absorbing labor. The future development of the seaweed processing industry has very bright prospects in terms of creating economic growth (pro-growth), increasing employment opportunities (pro-employment), and reducing poverty in the country (pro-poor). The research method used is qualitative research with primary and secondary data. Data collection techniques include interviews, observation, and documentation. The data analysis techniques used are data reduction, data presentation, and conclusion drawing or verification. Meanwhile, the data credibility test used is triangulation, and references are used. The study's results reveal that family income from seaweed farming shows better income, as seaweed can be diligently managed and properly handled to penetrate the national market. Additionally, the researchers found the practice of combining sale and purchase contracts with debt between farmers (mudharib) and collectors as financiers (shahibul maal), which is prohibited (haram). The results of this study contribute as information and input of thought. The limitation of this study is the lack of data, which is still limited to primary and secondary data. Future research needs to use quantitative data.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENGGUNAAN MEDIA DAN METODE PEMBERIAN TUGAS DI KELAS IVB SDN 007 BAGAN BESAR DUMAI Syafrudin
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 4 No. 2 (2015): October
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/

Abstract

This study aimed to describe the learning outcomes through the use of maps. The subjects were students of class V SD 007 Bagan Besar, Dumai with held consisting of two cycles. Improved learning outcomes in terms of four categories, namely absorption, the effectiveness of learning, mastery learning completeness students both individually and classical completeness and thoroughness of learning outcomes. The instrument used for data collection is an oral test and a written test in the form of worksheets that is done after the process of learning. The results showed absorption learning outcomes on average 80% considered very good, very effective learning effectiveness categorized by an average of 8.5. While the completeness of student learning outcomes expressed complete 100%.
Analisis Persepsi dan Partisipasi Masyarakat Dalam Konservasi Cemara Laut di Kambang Barat Syafrudin; Dasrizal; Nefilindal; nefilinda
Jurnal Ekologi, Masyarakat dan Sains Vol 6 No 2 (2025): Jul-Des 2025
Publisher : ECOTAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55448/4zet4f44

Abstract

Abrasi pantai merupakan permasalahan lingkungan yang berdampak serius terhadap keberlanjutan wilayah pesisir di Indonesia. Upaya penanggulangan abrasi dapat dilakukan melalui pendekatan vegetatif, salah satunya dengan penanaman cemara laut (Casuarina equisetifolia) sebagai pelindung alami pantai. Tujuan penelitian untuk menganalisis persepsi dan partisipasi masyarakat dalam konservasi cemara laut di Kambang Barat. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan populasi sebanyak 2.918 kepala keluarga, dan pengambilan sampel sebanyak 91 responden dengan rumus Slovin. Data dikumpulkan melalui kuesioner, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif dengan penghitungan TCR (Tingkat Capaian Responden). Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat terhadap penanaman cemara laut tergolong sangat baik dengan nilai TCR sebesar 89,04%. Faktor yang memengaruhi persepsi tersebut meliputi pengetahuan, manfaat ekologis, dan pengalaman masyarakat terhadap dampak abrasi. Tingkat partisipasi masyarakat dalam kegiatan konservasi juga tinggi, dengan skor total 94,96%. Adanya partisipasi masyarakat dalam kegiatan penanaman cemara laut untuk mengurangi abrasi di Pantai Pasir Putih Kambang Barat. Keberhasilan konservasi cemara laut dipengaruhi oleh kesadaran ekologis masyarakat serta dukungan sosial dalam menjaga keberlanjutan kawasan pesisir. Penanaman cemara laut merupakan strategi mitigasi abrasi yang efektif dan berkelanjutan berbasis partisipasi masyarakat.  
Sistem Informasi Manajemen Berbasis Edutren (Studi Kasus Administrasi Kesantrian Di Pesantren Idrisiyyah Putri Tasikmalaya) Jamilatul Huda, Nida; Hardi Humaedi Hidayat; Syafrudin
Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2026): Januari : Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan
Publisher : Prodi. Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah, Institut Pesantren Sunan Drajat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55352/mudir.v8i1.1813

Abstract

Penelitian ini menganalisis implementasi Sistem Informasi Manajemen (SIM) Edutren dalam administrasi kesantrian di Pesantren Idrisiyyah Putri Tasikmalaya, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Metode kualitatif deskriptif dengan studi kasus digunakan, didukung pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, untuk pemahaman yang mendalam. Hasil studi menunjukkan bahwa Edutren adalah transformasi digital yang dinamis, berevolusi dari SIAKAD hingga menjadi Edutren, menunjukkan adaptasi terhadap kebutuhan pesantren dan ambisi untuk menjadi pelopor digitalisasi pendidikan Islam. Fleksibilitas kustomisasi internal dan prioritas pada keamanan data santri menjadi keunggulan utama sistem ini. Edutren berhasil meningkatkan efisiensi operasional dan akurasi data melalui berbagai modul penting seperti login, pengelolaan data santri, data kelas, kenaikan kelas, dan Penerimaan Santri Baru (PSB), yang secara signifikan menyederhanakan alur kerja. Faktor-faktor yang mendukung keberhasilan implementasi termasuk, integrasi pembayaran non-tunai yang memperbarui data secara otomatis, dukungan kuat dari manajemen puncak, infrastruktur server yang andal, dan pengguna yang terlatih. Namun, ditemukan pula penghambat seperti koneksi internet tidak stabil, gangguan teknis aplikasi, pengalaman pengguna (user experience) yang belum optimal, dan kesalahan input data. Sebagai kesimpulan, Edutren telah secara signifikan meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan administratif di Pesantren Idrisiyyah Putri Tasikmalaya. Untuk keberlanjutan dan optimalisasi, diperlukan pengawasan efektif, pemeliharaan rutin, serta investasi berkelanjutan pada peningkatan keterampilan digital pengguna. Edutren memegang peranan krusial dalam mendukung misi pendidikan Pesantren Idrisiyyah di era digital, sekaligus menjadi teladan digitalisasi komprehensif di lingkungan pesantren.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM MELESTARIKAN KULINER KUE TRADISIONAL PADAMARAN KHAS SEBERANG KOTA JAMBI BERBASIS KEARIFAN LOKAL Machfia Win Hidayati; Syafrudin; Fatniaton Adawiyah; Rukmiyati
Berajah Journal Vol. 5 No. 8 (2025): Berajah Journal
Publisher : CV. Lafadz Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47353/bj.v5i8.62

Abstract

Write a brief suTraditional culinary heritage is an important component of local culture and economic potential for communities. One of the traditional foods originating from Seberang Kota Jambi is Padamaran cake, which has distinctive taste, texture, and cultural value. However, modernization and changing consumption patterns pose challenges to the sustainability of traditional culinary products. This community service activity aimed to empower local communities in preserving and developing Padamaran traditional cake through training and mentoring programs. The methods used in this activity included socialization, training, mentoring, and evaluation. The program was conducted in Ulu Gedong Village, Danau Teluk District, Jambi City, involving local culinary entrepreneurs and community members. The results showed that participants gained better understanding of the importance of preserving traditional culinary heritage as well as improving their knowledge in product innovation, packaging, and marketing strategies. Participants also developed awareness about market segmentation and promotion strategies using both offline and online platforms. This activity demonstrates that community empowerment through training and mentoring can contribute to preserving local culinary traditions while enhancing economic opportunities for local communities. Further programs are recommended to strengthen business management and marketing capabilities to ensure the sustainability of traditional culinary businesses.