Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Implementation of Islamic Character Based Education In Students’ Religious Extracurricular Activities Trinova, Zulvia; Rehani; Yuniendel , Ratna Kasni; Riswandi
JURNAL PENELITIAN Vol 17 No 1 (2020): Volume 17 Nomor 1 2020
Publisher : Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Problems found in the field are lack of student time discipline, untidy clothing, ignorance of prayers, inappropriate use of speech, lack of proper lip service. This study aims to describe the types of Islamic character-based education programs in religious extracurricular activities, explain these activities carried out, and describe the results of Islamic character-based education for students participating in this activity. Descriptive method is used with a qualitative approach. Data informants are advisors on religious extracurricular activities, principals, deputy heads of student affairs, trainers and students. Data were collected through observation, and interviews, and analyzed through descriptive analysis techniques, and validity testing with data triangulation techniques. The research findings are: type of Islamic character-based education program in extracurricular religious activities is part of a religious activity program, the methods and materials used contain Islamic characters, Islamic character-based education is carried out outside hours of curricular activities with a specified time each week, with material developed from Islamic Religion, developed with relevant methods and supported by existing facilities; and religious activities are able to educate the Islamic character of students. The Islamic character is seen from the religious activities of Rohis, Hadrah and Nasyid
Evaluasi Pengembangan Materi Pembelajaran PAI Erwina, Meifa Adinda; Arief, Asmaiwaty; Rehani
At-Tarbiyah: Journal of Islamic Religious Research and Education Vol. 2 No. 1 (2024): At-Tarbiyah: Journal of Islamic Religious Research and Education
Publisher : STAI Tebing Tinggi Deli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of the research is to evaluate the development of PAI learning materials found in this research. Islamic religious education (PAI) has a strategic role in forming the character of students who are faithful, devout and have noble character, as well as being relevant in facing the challenges of the modern era. PAI learning materials need to be developed dynamically with an interactive approach that integrates technology to meet student needs. The scientific approach in the 2013 Curriculum and the Merdeka Curriculum emphasizes the importance of cognitive, affective and psychomotor dimensions in learning. Evaluation based on Islamic education principles, both formative, summative and diagnostic, aims to ensure that learning materials support the holistic development of student character. This method uses the library research method by analyzing various written sources, such as books, journals and academic documents. Data was collected through relevant literature studies to understand the concepts, theories and practices of evaluating PAI materials. The research results show that a planned evaluation can be a diagnostic tool to identify weaknesses and strengths of material, thereby enabling better development. With evaluations that are oriented towards student needs and the challenges of the times, it is hoped that the development of PAI materials can produce a generation that excels academically and has a strong Islamic character.
Pelaksanaan Evaluasi bagi Siswa dalam Pengembangan Pembelajaran PAI Yuni Wulan Dari, Dari; Asmaiwaty Arief; Rehani
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 1 No. 6 (2024): Desember
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v1i6.3028

Abstract

Evaluasi merpakan hal yang penting di lakukan oleh seorang guru untuk melihat sampai dimana tujuan pembelajaran yang di harapkan dapat tercapai. Artikel ini bertujuan untuk memahami bagaimana pelaksanaan evaluasi pembelajaran bagi pendidikan agama Islam. Metode yang digunakan pada artikel ini adalah studi kepustakaan (library research), Evaluasi dalam pendidikan Agama Islam di gunakan untuk melihat sampai dimana kemampuan peserta didik dalam memahami pembelajaran agama Islam. Tercapainya tujuan pendidikan yang diharapkan maka disitulah guru dilihat berhasil dalam menyampaikan sebuah materi. Keberhasialan sebuah evaluasi yang dilaksanakan tentu memiliki strategi, langkah-langkah, prinsip serta tujuan. Evaluasi berfokus kepada hasil belajar siswa dalam proses pembelajaran, sehingganya guru bisa melihat bagaimana cara mengevaluasi siswa yang belum bisa mencapai tujuan yang diharapkan.
Pengembangan Materi Pendidikan Agama Islam Yang Relevan Dengan Tantangan Zaman Elfa Febriyoli; Asmaiwaty Arief; Rehani
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 3 No. 1 (2025): GJMI - JANUARI
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v3i1.1233

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengembangan materi Pendidikan Agama Islam (PAI) yang relevan dengan tantangan zaman. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian pustaka, dengan mengumpulkan data dari berbagai sumber literatur, buku, jurnal, artikel, serta dokumen terkait lainnya. Fokus utama penelitian ini adalah mengidentifikasi prinsip-prinsip dasar pendidikan agama Islam yang dapat disesuaikan dengan dinamika perubahan sosial, teknologi, dan budaya di era modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa materi PAI perlu diubah dan dikembangkan untuk menjawab tantangan zaman, dengan menekankan pada penguatan nilai-nilai agama yang adaptif terhadap perkembangan global, penggunaan teknologi dalam proses belajar mengajar, serta penanaman karakter yang kokoh pada peserta didik. Selain itu, materi PAI juga perlu mengintegrasikan pendekatan yang mengajarkan keterampilan hidup (life skills) yang relevan dengan dunia kerja dan kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menyarankan pentingnya pembaruan kurikulum pendidikan agama Islam yang berbasis pada pemahaman kontekstual dan relevansi dengan kebutuhan zaman, guna menghasilkan generasi yang tidak hanya memahami ajaran agama, tetapi juga mampu mengaplikasikan nilai-nilai Islam dalam kehidupan yang lebih luas dan dinamis.
Implementasi Metode Diskusi Pada Mata Pelajaran Quran Hadits (Studi Literatur Surat An Nahl 125 ) Siregar, Zulfahman; Syafruddin; Rehani
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v4i3.15645

Abstract

This study aims to describe the implementation of the discussion method in the Qur'an Hadith subject matter of Surah An-Nahl 125 and the hadith narrated by Imam Bukhari conducted at Madrasah Aliyah ST Guguak Randah. This field research uses a qualitative approach with descriptive type. Data collection is done by observation, interview, and documentation techniques. Then the data was analyzed interactively descriptively, and testing the validity of the data using the triangulation method. The results showed that the use of discussion methods in learning Qur'an Hadith subject matter of Surah An-Nahl 125 and hadith narrated by Imam Bukhari conducted at Madrasah Aliyah ST Guguak Randah went well and effectively starting from planning, implementation, and evaluation. The response of students in learning Qur'an Hadith by using the discussion method is very enthusiastic and excited. As for the weaknesses of this discussion method, namely, it often occurs because the speakers in the discussion are controlled by 2 or 3 students who have speaking skills only, sometimes the discussion in the discussion expands, so that the conclusion becomes blurred, and the discussion often occurs with a long enough time, so it is not in accordance with what was planned. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi metode diskusi dalam mata pelajaran Qur’an Hadits materi surat an-Nahl 125 dan hadits riwayat Imam Bukhari yang dilakukan di Madrasah Aliyah ST Guguak Randah. Penelitian lapangan ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kemudian data dianalisis secara interaktif deskriptif, serta pengujian keabsahan data dengan menggunakan metode triangulasi. Hasil penelitian diperoleh bahwa Penggunaan metode diskusi dalam pembelajaran mata pelajaran Qur’an Hadits materi surat an-Nahl 125 dan hadits riwayat Imam Bukhari yang dilakukan di Madrasah Aliyah ST Guguak Randah berjalan baik dan efektif mulai dari perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Respons siswa dalam pembelajaran Qur’an Hadits dengan menggunakan metode diskusi sangat antusias dan bersemangat. Sementara untuk kelemahan dari metode diskusi ini yakni, sering terjadi karena pembicara dalam diskusi dikuasai oleh 2 atau 3 orang peserta didik yang memiliki keterampilan berbicara saja, kadang-kadang pembahasan dalam diskusi meluas, sehingga kesimpulan menjadi kabur, dan diskusi sering terjadi dengan waktu yang cukup panjang, sehingga tidak sesuai dengan yang direncanakan.
Efektivitas Penerapan Model Pembelajaran Cooperative Tipe Talking Chips dan Talking Stick terhadap Minat Belajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Peserta Didik Normalasari, Normalasari; Batubara , Julian; Rehani
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 4 No. 8 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v4i8.1343

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan karena kurangnya minat belajar peserta didik kelas XI SMAN 1 Mandah dalam pembelajaran PAI. Kurangnya minat tersebut ditandai dengan hanya beberapa siswa yang memberikan feedback terhadap pertanyaan yang telah diberikan oleh guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan yang signifikan antara minat belajar peserta didik dengan menggunakan model cooperative tipe talking chips dan tipe talking stick. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan positivistik dengan metode penelitian kuantitatif. Kemudian, menggunakan jenis penelitian quasi experiment pretest posttest group design. Teknik pengumpulan data yaitu angket. Penelitian ini dilakukan di SMAN 1 Mandah dengan kelas eksperimen pertama kelas XI MIA 1 sebesar 23 orang dengan menggunakan model cooperative tipe talking chips dan eksperimen kedua di kelas XI MIA 2 sebesar 25 orang dengan menggunakan model cooperative tipe talking stick. Hasil penelitian yaitu: (1) Gambaran hasil minat belajar peserta didik yaitu XI MIA 1 terdapat pada kategori sedang, XI MIA 2 pada kategori sedang, XI MIA 3 pada kategori tinggi dan XI IPS pada kategori sangat tinggi, (2) Terdapat perbedaan yang signifikan antara minat belajar peserta didik kelompok eksperimen pertama sebelum dan setelah menggunakan model pembelajaran cooperative tipe talking chips, (3) Terdapat perbedaan yang signifikan antara minat belajar peserta didik kelompok eksperimen kedua sebelum dan setelah menggunakan model pembelajaran  cooperative tipe talking stick, (4) Terdapat perbedaan yang signifikan antara minat belajar peserta didik di SMAN 1 Mandah dengan menggunakan model cooperative tipe talking chips dan talking stick.
Pengembangan Media Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Aplikasi Quizizz Damayanti, Nur Yeka; Arief, Asmaiwaty; Rehani
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 2 No 2 (2024): 2024
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v2i2.436

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Agama Islam perlu dikembangkan tentunya tidak dapat dilakukan secara begitu saja tanpa acuan atau pedoman. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengembangan media pembelajaran pendidikan agama islam berbasis aplikasi quizizz. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian diketahui bahwa guru pendidikan agama islam dapat mengintegrasikan materi pendidikan agama islam dengan media pembelajaran berbasis aplikasi quizizz sehingga terjadi perubahan pada peserta didik dalam mengikuti proses pembelajaran di kelas. Hasil pengembangan media pembelajaran Pendidikan Agama Islam berbasis aplikasi quizizz terbagi menjadi dua yaitu pada (1) ranah afektif, bahwa quizizz dapat meningkatkan semangat dan motivasi belajar siswa serta tidak menimbulkan kebosanan, mengantuk, suasana kelas yang kondusif untuk belajar, (2) ranah psikomotorik, siswa menjadi cepat memahami materi PAI dengan cermat dan teliti, sehingga hal itu dapat meningkatkan daya ingat dan pemahaman siswa dalam pembelajaran PAI di kelas.
Pengembangan Materi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Perguruan Tinggi Zikri, Mhd. Abdullah; Arief, Asmaiwaty; Rehani
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 2 No 2 (2024): 2024
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v2i2.492

Abstract

Pendidikan Agama Islam adalah usaha sadar generasi tua untuk mengalihkan pengalaman pengetahuan, kecakapan dan keterampilan kepada generasi muda agar kelak menjadi manusia muslim, bertaqwa kepada Allah SWT. Tujuan  penelitian ini untuk mengetahui Pendidikan Agama Islam di perguruan tinggi umum. Pendekatan dalam penulisan ini menggunakan pendekatan literatur kepustakaan, dimana seluruh data diambil melaui buku, jurnal dan dokumen yang relevan dengan tema penelitian, teknik pengumpulan dala dalam penelitian ini menggunakan dokumentasi, dengan teknik analisis data yakni reduksi data, penyajian data dan verifikasi/penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pendidikan Agama Islam diPerguruan Tinggi Umum meliputi pokok-pokok bahasan yaitu: 1)Manusia dan Agama; 2) Agama Islam; 3) Sumber ajaran Islam; 4)Kerangka Dasar Ajaran Islam; 5) Aqidah; 6) Syari’ah, Ibadah danMu’amalah; 7) Akhlaq; 8) Taqwa; 9) Ilmu Pengetahuan dalam Islam; 10) Disiplin Ilmu dalam Islam. Pendidikan Agama Islam merupakan mata kuliah dasar umum pada Perguruan Tinggi mempunyai posisi strategis dalam melakukan transmisi pengetahuan dan transmisi sikap dan perilaku mahasiswa melalui suatu proses pembelajaran.
Strategi Joyful Learning dalam Meningkatkan Motivasi, Keterlibatan dan Pemahaman Konsep Peserta Didik Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Muhammad Barry Mahmudi; Asmaiwaty Arief; Rehani
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 3 No 1 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v3i1.662

Abstract

Pendidikan Agama Islam memiliki peran strategis dalam membangun generasi yang berakhlak mulia dan berkepribadian islami. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis strategi Joyful Learning dalam meningkatkan motivasi, keterlibatan, dan pemahaman konsep peserta didik dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Metode penelitian menggunakan literature review, dengan mengumpulkan dan menganalisis artikel, jurnal, dan buku yang relevan. Data dianalisis secara tematik untuk mengelompokkan temuan berdasarkan aspek peningkatan motivasi, keterlibatan, dan penguasaan konsep secara bermakna. Hasil studi menunjukkan bahwa Joyful Learning merupakan pendekatan efektif dalam menciptakan suasana belajar yang interaktif, relevan, dan menyenangkan. strategi joyful learning memberikan kontribusi positif dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa, tetapi juga membantu mereka memahami dan mengamalkan nilai-nilai Islam secara efektif.
Revitalizing Shame as a Moral Fortress for the Young Generation in the Digital Era: An Analysis of Decadence and a Strategic Framework for Moral Preservation Yanti Novita; Fitri Wahyuningsing; Syafruddin; Zulhendi; Rehani
Journal Informatic, Education and Management (JIEM) Vol 8 No 1 (2026): FEBRUARY (CALL FOR PAPERS)
Publisher : STMIK Indonesia Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61992/jiem.v8i1.230

Abstract

This study aims to analyze the phenomenon of the decadence of al-ḥaya' (sense of shame) values ​​in the younger generation amidst the massive flow of digital modernity and to formulate a comprehensive strategic framework for the preservation of Islamic morals in the virtual space. With a qualitative approach of Library Research , data were collected through documentation techniques and systematic recording from primary sources (religious texts and scientific journals) and secondary sources (KPAI and APJII reports), then analyzed using Qualitative Content Analysis . The results of the study indicate that the decline of al-ḥaya' values ​​which function as syu'batun min al-iman (a branch of faith) is mainly triggered by a spiritual crisis (deficit in the concept of ihsan ) and the dominance of digital media that normalizes excessive self-disclosure behavior , erodes awareness of Divine supervision ( muraqabah ), and weakens self-control. Therefore, a Comprehensive Strategic Framework was formulated that focuses on the synergy of three educational centers: the integration of al-ḥaya' in the curriculum through habituation ( ta'wid ) and role modeling ( qudwah ḥasanah ) in schools, revitalization of the family ecosystem through parental digital role models, and strengthening Islamic value-based digital literacy. This study confirms that this holistic approach is effective in reactivating al-ḥaya' as an optimal self-regulation mechanism , providing practical and theoretical contributions to ensuring Muslim integrity and the preservation of morals in both physical and virtual public spaces.