Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Susu Kedelai Terhadap Peningkatan Produksi Asi Pada Ibu Nifas Di BPM Mariani Darwis, Amd. Keb Tahun 2024 Afrah Diba Faisal; Epi Satria; Hasanalita
urn:multiple://2988-7828multiple.v3i14
Publisher : Institute of Educational, Research, and Community Service

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Data Nasional menyebutkan bahwa ibu yang mengalami gangguan produksi ASI sebesar 67% dari seluruh ibu menyusui, Cakupan pemberian ASI eksklusif di Kota Padang masih belum mencapai target pemerintah sebesar 80%. Kota Padang mengalami penurunan pemberian ASI eksklusif 80,1% tahun 2019 menjadi 70,3% tahun 2020. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian susu kedelai terhadap peningkatan produksi asi di BPM Mariani Darwis. Metode penelitian Quasi eksperiment. Penelitian ini dilakukan di lakukan di BPM Mariani Darwis pada bulan April- Juni sampel berjumlah 30 orang ibu nifas. Teknik pengambilan sampel adalah teknik purposive sampling. Alat ukur penelitian ini menggunakan lembar observasi. Analisa data menggunakan Uji T dan Uji Wilcoxon. Hasil penelitian ini diperoleh nilai ρvalue 0,002. Dengan tingkat pengaruh 90% (a = 0,05). Sesuai dengan dasar pengambilan keputusan penelitian hipotesis bahwa jika ρ value (,002) < 0,05. Maka h0 di tolak atau Ha di terima. Kesimpulan dari penelitian ini menggunakan uji T dan Uji Wilcoxon di dapatkan p value (,002)<0,05 maka ada pengaruh pemberian susu kedelai terhadap peningkatan produksi asi pada ibu nifas di BPM Mariani Darwis. Diharapkan dapat menambah ilmu pengetahuan bagi ibu nifas dalam mengonsumsi susu kedelai sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan produksi asi dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemberian asi ekslusif bagi bayi.
Hubungan Karakteristik Ibu Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Ikua Koto Tahun 2023 Faisal, Afrah Diba; Satria, Epi; Sari, Novi Maya
KOLONI Vol. 2 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/koloni.v2i2.490

Abstract

In Indonesia, the prevalence of anemia in pregnancy is still high, which is around 89.6% of the total number of pregnancies of 1.5 million pregnant women. This can be one of the causes of the high maternal mortality rate (MMR) in Indonesia. Characteristics of mothers with anemia incidence in pregnant women in the Ikua Koto health center area in the city of Padang in 2023. The type of research is analytic which was carried out at the Ikua Koto Health Center in Padang City from April 1 to 30 2023 with a total of 70 respondents. Sampling was carried out by accidental sampling technique using a questionnaire as a research instrument, the data was processed univariately and bivariately with the Chi squere test. From the results of the study, it was found that there was no significant relationship between education level and the incidence of anemia in pregnant women. (p-value 0.0.33), there is no significant relationship between maternal employment status and the incidence of anemia in pregnant women (p-value 0.183), there is no significant relationship between maternal parity and the incidence of anemia in pregnant women. (p-value 0.329), there is no significant relationship between the level of knowledge of the mother and the incidence of anemia in pregnant women (p-value 0.386). It is hoped that health workers, especially health workers, in carrying out health promotion for pregnant women will place more emphasis on the changes that occur in pregnant women, especially the promotion of anemia in pregnant women. Keywords: characteristics, anemia, pregnant women
Edukasi Penanganan Anemia pada Remaja Putri di SMA Negeri 5 Kota Padang Tahun 2025 Satria, Epi; Hasanalita, Hasanalita; Aninora, Novia Rita; Wikarya, Rionitara; Sari, Putri Permata; Faisal, Afrah Diba; Sanputri, Yen Risa
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/h6b0pj72

Abstract

Prevalensi anemia di kalangan remaja putri di Asia Tenggara dikategorikan sebagai situasi serius dengan angka lebih dari 40 persen. Remaja, terutama yang berjenis kelamin perempuan, merupakan kelompok yang sangat rentan terhadap kondisi anemia, disebabkan oleh menstruasi yang menyebabkan kehilangan besi yang signifikan. Remaja perempuan yang berada dalam kondisi sehat dan bebas dari anemia akan tumbuh menjadi calon ibu yang sehat dan melahirkan anak-anak yang juga sehat, sehingga inisiatif ini mendukung program 1000 hari pertama kehidupan. Remaja perempuan memiliki kemungkinan menderita anemia sepuluh kali lebih tinggi dibandingkan remaja laki-laki, karena mereka mengalami menstruasi setiap bulan dan berada dalam fase pertumbuhan yang membutuhkan lebih banyak asupan zat besi. Edukasi mengenai penanganan anemia di kalangan remaja perempuan bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan tentang anemia serta konsekuensi yang dihadapi. Target dari kegiatan ini adalah remaja putri di SMA Negeri 5 Kota Padang. Edukasi dilakukan melalui penyuluhan langsung dan diskusi dalam kelas. Diharapkan peserta dapat lebih memahami dan menyadari pentingnya pencegahan anemia di kalangan remaja perempuan.
Edukasi Kesehatan tentang Status Gizi Anak Balita dalam Menurunkan Angka Kejadian Stunting di Puskesmas Alai Padang Satria, Epi; Faisal, Afrah Diba; Sari, Novi Maya
ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/abdiunisap.v1i1.42

Abstract

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh anak balita (bagi bayi dibawah umur lima tahun) yang diakibatkan kekurangan gizi kronis sehingga anak terlalu pendek untuk usianya. Kekurangan gizi terjadi sejak bayi dalam kandungan dan pada masa awal setelah bayi lahir namun kondisi stunting baru nampak setelah bayi berusia 2 tahun. Stunting yang dialami anak dapat disebabkan oleh tidak efektifnya periode 1000 hari pertama kehidupan. Periode ini merupakan penentu pertumbuhan fisik, kecerdasan dan produktivitas seseorang di masa depan (Subratha, 2020), kegiatan ini dilakukan di puskesmas alai,tujuan kegiatan ini dilakukan untuk membantu mengurangi stunting khususnya tentang status gizi pada anak balita.Menggunakan metode sosialisasi, edukasi dan pendampingan serta evaluasi.dari hasil kegiatan masyarakat antusias untuk memperbaiki status gizi anak mereka.
Pengaruh Lingkar Kepala Janin dan Berat Badan Lahir terhadap Kejadian Ruptur Perineum di Puskesmas Malakopa Hasanalita, Hasanalita; Satria, Epi; Faisal, Afrah Diba
Jurnal Sehat Mandiri Vol 19 No 1 (2024): Jurnal Sehat Mandiri, Volume 19, No.1 Juni 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33761/jsm.v19i1.1376

Abstract

In 2022, data from the Indonesian Ministry of Health and the Mentawai Islands Health Service, the number of maternal deaths shows 7,389 deaths in Indonesia. In West Sumatra there were 193 cases, and in the Mentawai Islands there were 382 people. Perineal rupture causes infection in the suture wound and can spread to the bladder and birth canal, resulting in bladder infections, infections in the birth canal and bleeding. The aim of this study was to examine the influence of the baby's head circumference and birth weight on the incidence of perineal rupture in mothers giving birth at the Malakopa Community Health Center. Cross Sectional design analytical research type. The population and sample in this study were all women giving birth at the Malakopa Community Health Center with a total population of 41 samples carried out in February 2024. Data collection used medical records. The data were analyzed using frequency distribution and Chi-Square statistical tests. The results of the study showed that the weight of normal babies who experienced perineal rupture was 34.7%, while the weight of abnormal babies who experienced perineal rupture was 73.3%, with a value of p = 0.017 (pvalue < 0.05). ). The head circumference of normal babies in mothers who experienced perineal rupture was 36%, while the head circumference of babies who experienced perineal rupture was 68.8%, whereas the p value = 0.041 (pvalue < 0.05). It was concluded that there was an influence of fetal head circumference and birth weight on the incidence of perineal rupture. It is hoped that this research can become a reference for other researchers evaluating Puskesmas.
EDUKASI PENERAPAN KOMPRES RAJA (REBUSAN AIR JAHE) SEBAGAI TERAPI KOMPLEMENTER UNTUK MENGURANGI NYERI PUNGGUNG PADA IBU HAMIL TM III DI UNIVERSITAS BAITURRAHMAH Rahmi, Fani Syinthia; Devita, Hendri; Sari, Nirmala; Faisal, Afrah Diba
Jurnal Abdimas Saintika Vol 7, No 2 (2025): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v7i2.30720

Abstract

Nyeri punggung merupakan permasalahan kesehatan dan kenyamanan ibu hamil TM III, ditemukan 7 dari 10 ibu hamil mengalami nyeri punggung di tahun 2024. Nyeri punggung disebabkan oleh tekanan pada punggung ibu karena perubahan fisiologis dimasa kehamilan juga dipengaruhi oleh perubahan hormon relaksin yang berfungsi dalam peregangan ligamen dan sendi ibu dibagian panggul dan menyebabkan rasa nyeri pada punggung bagian bawah. Pemberian terapi non farmakologi menjadi salah satu solusi dari permasalahan yang dirasakan ibu selama hamil seperti pemberian kompres hangat dengan rebusan air jahe. Pengabdian dilaksanakan dalam bentuk edukasi nyeri punggung ibu hamil TM III dan pemanfaatan jahe sebagai bahan yang mudah ditemukan untuk mengatasi nyeri punggung. Ibu hamil yang menjadi peserta edukasi ini berjumlah 15 orang dan peserta memahami tentang cara pengolahan, jumlah air dan jahe yang digunakan serta peralatan yang dipakai untuk kompres punggung ibu. Pentingnya kegiatan ini dilakukan agar ibu hamil dapat menjalankan proses kehamilan yang nyaman serta mempersiapkan mental yang stabil untuk menghadapi persalinan. Diharapkan bidan dapat melakukan edukasi ini secara berkala dan berkelanjutan terkait pemanfaatan bahan sekitar untuk mengatasi ketidaknyamanan fisik ibu hamil TM III. Kata Kunci: Nyeri Punggung, Jahe, kompres hangat
OPTIMALISASI LAYANAN KESEHATAN IBU DAN ANAK MELALUI PROGRAM TANGGAP BENCANA HIDROMETEOROLOGI PADA MASYARAKAT TERDAMPAK BANJIR BANDANG DI KABUPATEN AGAM Rinita Amelia; Ira Suryanis; Dessy Abdullah; Yudha Endra Pratama; Harnavi Harun; Sari Setiarini; Afrah Diba Faisal
Nusantara Hasana Journal Vol. 5 No. 7 (2025): Nusantara Hasana Journal, December 2025
Publisher : Yayasan Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59003/nhj.v5i7.1807

Abstract

Hydrometeorological disasters such as flash floods significantly impact access to and quality of health services, particularly for vulnerable groups such as pregnant women, postpartum mothers, breastfeeding mothers, infants and toddlers. Agam Regency, West Sumatra, is one of the areas affected by flash floods, with the risk of disruption to maternal and child health services. This Community Service (PKM) activity aims to optimize maternal and child health services through a hydrometeorological disaster response program for communities affected by flash floods in Agam Regency. The activity uses a descriptive-participatory approach, implemented through preparation, implementation, monitoring, and evaluation. The activities include comprehensive midwifery services, health services, maternal and child health education, and basic psychosocial support. The results of the activity indicate that the PKM program can improve access to maternal and child health services and achieve a high level of participant satisfaction. This activity is considered beneficial and appropriate to the needs of disaster-affected communities. This program is expected to become a model of applicable and sustainable community service in supporting maternal and child health services in hydrometeorological disaster situations.
Analysis of Mothers' Knowledge on Initial Management of Febrile Seizure Emergencies in Toddlers at Home Afrah Diba Faisal; Ira Suryanis; Epi Satria; Nirmala Sari; Hendri Devita
Jurnal Kesehatan Cendikia Jenius Vol. 3 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : CV. CENDIKIA JENIUS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70920/jenius.v3i2.360

Abstract

Febrile seizures are a common emergency in toddlers and carry the risk of complications if initial treatment at home is inadequate. Mothers' knowledge plays a crucial role in determining the first course of action when a child experiences a febrile seizure. This study aims to analyze mothers' knowledge regarding the initial emergency treatment of febrile seizures in toddlers at home. The study used a qualitative design with a descriptive phenomenological approach. Data were collected through in-depth interviews using a semi-structured guide with 12 mothers with toddlers with a history of febrile seizures in the Alai Community Health Center, Padang City, selected using purposive sampling. Data analysis was conducted thematically. The results revealed two main themes: not knowing what to do and doing whatever comes to mind. The first theme describes mothers' panic and lack of knowledge in dealing with febrile seizures, while the second theme reflects spontaneous actions taken by mothers, including taking the child to a health facility or performing other treatments that do not fully meet standards. This study concluded that mothers' limited knowledge and panic influence the inaccuracy of initial treatment of febrile seizures. Therefore, improved health education for families is needed to improve preparedness and appropriate treatment of febrile seizures in toddlers