Claim Missing Document
Check
Articles

THE EFFECT OF MASSAGE TECHNIQUES AND WARM COMPRESSES ON PERINEAL TRAUMA: A SCOPING REVIEW Sukmawati Sukmawati; Furkon Nurhakim
Journal of Maternity Care and Reproductive Health Vol 9, No 3 (2026): Journal of Maternity Care and Reproductive Health
Publisher : Ikatan Perawat Maternitas Indonesia Provinsi Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36780/jmcrh.v9i3.12406

Abstract

Perineal trauma is commonly associated with vaginal delivery and can have adverse effects on maternal health and quality of life. One of the approaches to reducing perineal trauma is the use of massage therapy and warm compresses. The aim of this study is to obtain information regarding the effects of massage therapy and warm compresses on perineal trauma. This study employed a scoping review method to map the characteristics, types of interventions, and available scientific evidence regarding perineal massage and warm compresses. A literature search was conducted across six databases: PubMed, EBSCOhost, Scopus, Cambridge, Garuda, and SINTA, using the following keywords: woman in labor, perineal massage, hot compress, and perineal injury. The inclusion criteria were articles published between 2015 and 2025, written in Indonesian or English, available in full text, using RCT, clinical trial, or experimental study designs, and categorized as primary research. The outcomes of interest were perineal massage and warm compress interventions aimed at reducing perineal trauma. The exclusion criteria were articles published in predatory journals and literature reviews. The analysis included six articles discussing massage techniques and warm compresses for reducing perineal trauma. Four articles reported that perineal massage and warm compress interventions could reduce perineal trauma, whereas two articles found no significant difference between perineal massage and warm compresses in reducing perineal trauma.  Perineal massage and warm compress interventions can be recommended as non-pharmacological approaches to reduce perineal trauma during childbirth. Keywords: Perineal massage; perineal trauma; warm compress.
HUBUBUNGAN PARITAS DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS HAURPANGGUNG Sukmawati Sukmawati
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 19 No 1 (2019)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v19i1.458

Abstract

Angka kematian Ibu di Indonesia tahun 2016 masih Tinggi yaitu 305/100.000 kelahiran hidup, di Jawa Barat tahun 2017 sebanyak 695 kasus dan Garut menduduki urutan ke 3 dengan 51 kasus. Penyebab utama kematian ibu adalah perdarahan, hipertensi saat hamil dan infeksi. Anemi dan kekurangan energi kronis pada ibu hamil menjadi penyebab utama terjadinya perdarahan dan infeksi yang merupakan faktor utama kematian ibu. Faktor faktor yang berkontribusi untuk terjadinya anemia pada ibu hamil diantaranya paritas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan paritas dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Haurpanggung. Metode dalam penelitian ini korelatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil di Puskesmas Haurpanggung pada bulan Juli sampai September 2018 yang berjumlah 251 orang dengan sampel berjumlah 70 orang. Analisa  data yang digunakan univariat dengan distribusi frekuensi, bivariat dengan menggunakan uji statistik Chi-Square. Dari 70 ibu hamil hampir sebagian (42,9%) mengalami anemia dan sebagian besar (61.43%) mempunyai paritas rendah. Dari hasil uji statistik di peroleh  p-value 0,012 (< 0,05) yang berarti ada hubungan antara paritas dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Ibu yang melahirkan lebih dari tiga kali beresiko mengalami komplikasi perdarahan yang dapat dipengaruhi oleh keadaan anemia selama kehamilan dan resiko perdarahan berulang pada kehamilan berikutnya akibat kadar haemoglobin yang menurun. Diharapkan petugas kesehatan dan kader kesehatan dapat lebih proaktif untuk memberikan penyuluhan pada ibu hamil tentang upaya pencegahan dan penanganan anemia pada ibu hamil. Kata kunci : anemia, ibu hamil, Paritas