Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Strategi Pengembangan Bisnis Apotek di Era Digital Dengan Pendekatan Soar (Studi Pada Apotek Sehat Mandiri Kota Cimahi) Cynthia Imadiyar P; Muhardi Muhardi; Ima Amaliah
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.309 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i11.12255

Abstract

Apotek Sehat Mandiri adalah badan usaha milik koperasi karyawan PLN (Perusahaan Listrik Negara) Cimahi. Berdasarkan hasil observasi dan data selama 2 tahun terakhir pada tahun 2019 dan 2020, jumlah kunjungan pasien terus menurun karena kondisi pandemi dan keterbatasan fasilitas. Untuk itu, perlu diupayakan untuk terus berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pengembangan Usaha Farmasi Kesehatan Mandiri di Kota Cimahi berdasarkan analisis SOAR. Metode penelitian menggunakan mixed method dengan sampel sebanyak 115 orang. Teknik analisis data kualitatif diperoleh dari wawancara dan observasi langsung dengan menggunakan teknik analisis Tematik. Teknik analisis data kuantitatif menggunakan teknik statistik deskriptif. Berdasarkan analisis IFE, EFE, SOAR dan QSPM Apotek Sehat Cimahi Mandiri, strategi pengembangan bisnis yang diperoleh adalah strategi S-A, O-A, S-R, dan O-R, dengan pilihan strategi sesuai hasil matriks IE berada pada posisi strategi berorientasi pertumbuhan dan kuadran I/grow and build merupakan strategi intensif. Strategi prioritas di era digital adalah menggunakan media sosial dengan skor TAS 3,7. Oleh karena itu, untuk mengembangkan bisnis Farmasi di era digital ini, pihak yang berkepentingan tidak hanya melihat aspek konvensional tetapi juga harus mulai mempertimbangkan aspek digital, yaitu salah satu menggunakan pemasaran digital sebagai upaya meningkatkan penjualan.
Pengaruh Etos Kerja Islami, Kepemimpinan Transformasional Dan Lingkungan Kerja Islami Terhadap Kinerja Tenaga Kesehatan (Survei Pada 10 Klinik Pratama Pesantren Di Jawa Barat) Risyad Muhammad Ikmal; Muhardi Muhardi; Agus Hadian
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 4 No. 4 (2023): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v4i5.1614

Abstract

Pada era globalisasi saat ini perkembangan islam di Indonesia semakin meningkat. Tenaga Kesehatan dituntut memiliki kinerja yang maksimal, faktor yang dapat mempengaruhi kinerja adalah etos kerja islami, kepemimpinan transformasional dan lingkungan kerja islami. Kini klinik banyak didirikan oleh pesantren, dengan adanya klinik pesantren, klinik dan tenaga kesehatan yang berada di klinik tersebut akan memuliakan ajaran-ajaran Islam, tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh etos kerja islami, kepemimpinan transformasional dan lingkungan kerja islami terhadap kinerja tenaga kesehatan. Metode penelitian pada peneltian ini menggunakan metode kuantitatif verifikatif, sedangkan untuk metode pengambilan sampel menggunakan probability sampling atau random. Teknik pengambilan sampel adalah stratified sampling, ukuran sampel menggunakan rumus Slovin. Total sampel 150 tenaga kesehatan.  Analisis data yang disajikan meliputi karakteristik responden, analisis deskriptif dan analisis inferensial. etos kerja islami, kepemimpinan transformasional dan lingkungan kerja islami menunjukan berpengaruh terhadap kinerja, dari total konstribusi sebesar 86,7%, sebesar 18,0% dipengaruhi oleh variabel etos kerja islami, kemudian 29,8% dipengaruhi oleh variabel kepemimpinan transformasional sedangkan pengaruh terbesar diberikan oleh variabel lingkungan kerja islami yaitu sebesar 38,9%. Sehingga dapat diketahui bahwa variabel Lingkungan Kerja Islami memberikan kontribusi paling dominan terhadap Kinerja Tenaga Kesehatan di 10 Klinik Pratama Pesantren di Jawa Barat.
PERSPEKTIF KARYAWAN TELKOMGROUP TERHADAP INTERNALISASI CORE VALUES “AKHLAK” PADA BUDAYA ORGANISASI DI PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK. Rini Aman Nasution; Muhardi Muhardi; Rusman Frendika
JMBI UNSRAT (Jurnal Ilmiah Manajemen Bisnis dan Inovasi Universitas Sam Ratulangi). Vol 10 No 2 (2023): JMBI UNSRAT Volume 10 Nomor 2
Publisher : FEB Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/jmbi.v10i2.49676

Abstract

With the directive from the Ministry of State-Owned Enterprises of Indonesia regarding the need for core values in every state-owned enterprise (BUMN) under its supervision as an identity and adhesive of work culture that supports sustainable performance, where previously each BUMN had its own work culture. The purpose of this study is to investigate the perspective of TelkomGroup employees on the internalization and implementation of AKHLAK core values into the company's culture using descriptive qualitative method in order to describe the perspective of TelkomGroup employees who are the targets and actors of the internalization and implementation of AKHLAK core values. Employee experience, length of employment, and work environment influence the perspective of TelkomGroup employees towards AKHLAK core values. The use of word "AKHLAK" in the core values is easier for employees to understand, making its internalization and implementation easier in both workplace behavior and community life.
Pengaruh Gaya Kepemimpinan, Disiplin Kerja dan Etos Kerja Islami Terhadap Kinerja Karyawan Gina Octaviani Gina Octaviani; Muhardi Muhardi
Jurnal Riset Manajemen dan Bisnis Volume 2, No. 2, Desember 2022 Jurnal Riset Manajemen dan Bisnis (JRMB)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrmb.v2i2.1524

Abstract

ABSTRAK Gaya kepemimpinan, kedisiplinan pegawai dan etos kerja yang sesuai dengan nilai-nilai ajaran Islam merupakan variabel yang dapat mendorong adanya perubahan perilaku para pegawai dalam menjalankan aktivitas kerjanya. Oleh karena itu, untuk mengukur sejauh mana tingkat kinerja para pegawai yang berada di lingkungan PAD I BPPD Kota Bandung, hal ini diukur melalui variabel gaya kepemimpinan, kedisiplinan dan etos kerja Islami karena sebagian besar para pegawai di BPPD Kota Bandung beragama Islam. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan, displin kerja dan etos kerja Islami terhadap kinerja para pegawai di lingkungan PAD I di BPPD Balai Kota Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif verifikatif dengan menggunakan rumus regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gaya Kepemimpinan tidak berpengaruh terhadap kinerja, disiplin kerja berpengaruh terhadap kinerja dan etos kerja Islami berpengaruh. Serta Gaya Kepemimpinan, Disiplin Kerja dan Etos Kerja Islami secara bersama-sama berpengaruh terhadap Kinerja Pegawai di PAD I di BPPD Kota Bandung. Kata Kunci : Kepemimpinan, Disiplin, Etos Kerja, dan Kinerja.
Pengaruh Pemanfaatan Telemedicine Dengan TAM Sebagai Variabel Intervening Terhadap Beban Kerja Tenaga Kesehatan (Studi Kasus 3T Covid-19 Di Puskesmas Kota Bandung) Cynthia Noviyanti; Muhardi Muhardi; Albert Hendarta
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol 7 No 5 (2024): Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/costing.v7i5.12024

Abstract

Beban kerja tenaga kesehatan merupakan salah satu faktor yang penting dalam mempertahankan sistem pelayanan kesehatan. Seiring dengan adanya pandemi COVID-19 yang mengguncang sektor kesehatan dunia, hal tersebut membuat pemerintah Indonesia mempercepat perluasan cakupan pemanfaatan teknologi seperti telemedicine di berbagai lapisan hingga ke fasilitas kesehatan tingkat pertama seperti Puskesmas. Pemanfaatan telemedicine memiliki hubungan tidak langsung terhadap beban kerja yang dipengaruhi oleh berbagai faktor. Terdapat sebuah model sebagai penghubung yang menjelaskan beberapa faktor tersebut yang dikenal dengan TAM (Technology Acceptance Model). Pada penelitian ini, tenaga kesehatan yang bekerja di Puskesmas dikaji persepsinya terkait implementasi telemedicine dengan TAM terhadap beban kerja. Penelitian ini dilakukan di enam Puskesmas yang mewakili masing-masing wilayah di Kota Bandung dengan metode analitik verifikatif corss-sectional pada 135 tenaga kesehatan. Dari hasil Kuesioner yang disebarkan, analisis menunjukkan bahwa terdapat pengaruh telemedicine terhadap beban kerja secara langsung maupun tidak langsung melalui TAM. Hasil penelitian ini merupakan mediasi parsial (VAF = 0,24) dari TAM yang sejalan dengan fenomena lapangan bahwa sebagian tenaga kesehatan memberikan persepsi telemedicine meningkatkan beban kerja dan sebagian memberikan persepsi penurunan beban kerja.
Dari Episteme ke Praxis: Peran Filsafat Ilmu dalam Evolusi Teori Manajemen dari Klasik hingga Kontemporer Nurfitriani; Muhardi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6723

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengidentifikasi dan menganalisis fondasi filosofis (ontologi, epistemologi, aksiologi) yang mendasari mazhab-mazhab utama teori manajemen, (2) Menelusuri keterkaitan antara perkembangan filsafat ilmu dengan evolusi dan pergeseran paradigma dalam teori manajemen, dan (3) Menunjukkan implikasi dari kesadaran filosofis ini terhadap validitas, penerapan, dan pengembangan teori manajemen di masa depan. Pendahuluan: Teori manajemen seringkali dikaji hanya dari aspek teknis dan kontekstualnya, tanpa menelisik fondasi filosofis yang melandasi setiap pergeseran paradigma. Artikel ini berargumen bahwa evolusi teori manajemen merupakan refleksi dan turunan dari perkembangan dalam filsafat ilmu. Dengan menganalisis hubungan antara keduanya, penelitian ini berupaya memberikan kerangka pemahaman meta-teoretis yang lebih menyeluruh terhadap tubuh pengetahuan manajemen. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian historis-filosofis. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi terhadap sumber primer dan sekunder dari literatur kanonik teori manajemen dan filsafat ilmu. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis isi filosofis dan analisis konseptual historis, menggunakan lensa kerangka ontologi-epistemologi-aksiologi untuk membedah dan membandingkan setiap mazhab pemikiran secara sistematis. Hasil dan Pembahasan: Analisis mengungkap pola pergeseran paradigma filosofis yang mendasari evolusi teori manajemen: (1) Era Klasik (Taylor, Fayol, Weber) berlandaskan positivisme dengan realisme naif dan epistemologi objektivistik; (2) Era Humanistik (Mayo, McGregor) mengadopsi pragmatisme dan awal interpretivisme, memasukkan subjektivitas manusia; (3) Era Modern (Sistem & Kontingensi) didasari realisme kritis, menekankan kompleksitas dan konteks; (4) Era Kontemporer (Budaya, Sensemaking, Kritikal) berfondasikan konstruktivisme sosial dan postmodernisme, yang memandang organisasi sebagai konstruksi wacana dan kekuasaan. Setiap pergeseran ini merepresentasikan "revolusi paradigma" yang mengubah asumsi dasar tentang realitas, pengetahuan, dan nilai dalam praktik manajemen. Kesimpulan: Perkembangan teori manajemen secara intrinsik terikat pada evolusi pemikiran filsafat ilmu. Kesadaran akan landasan filosofis ini bersifat krusial untuk pengembangan teori yang koheren dan penerapan praktik yang reflektif. Ke depan, vitalitas ilmu manajemen bergantung pada kedalaman integrasi antara refleksi filosofis (episteme) dan inovasi praktis (praxis), serta kemampuan untuk menjawab tantangan ontologis, epistemologis, dan etis di era kompleksitas.
Perubahan Paradigma dalam Ilmu Manajemen: Analisis Filsafat Ilmu dari Taylorisme ke Era Digital Umi Kulsum; Muhardi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6724

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis evolusi teori manajemen dari perspektif filsafat ilmu, khususnya dengan menerapkan kerangka perubahan paradigma Thomas S. Kuhn, dari era Taylorisme hingga transformasi digital saat ini. Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi dan membandingkan pergeseran fundamental dalam asumsi ontologis (hakikat realitas organisasi), epistemologis (cara memperoleh pengetahuan yang valid), dan aksiologis (nilai-nilai yang mendasari) yang menandai setiap peralihan paradigma, serta merefleksikan implikasi filosofis dari emergensi paradigma digital bagi ilmu manajemen. Pendahuluan menjelaskan bahwa perkembangan ilmu manajemen bukanlah akumulasi pengetahuan yang linier, melainkan serangkaian revolusi paradigmatik yang dipicu oleh anomali dan krisis, dengan era digital sebagai katalis perubahan paling signifikan.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif interpretatif dengan pendekatan studi teoretis. Analisis dilakukan melalui telaah filosofis terhadap teks-teks seminal dari setiap era paradigmatik (Taylorisme, Human Relations, Sistem, Kontingensi, hingga literatur Manajemen Digital) dengan menerapkan lensa tiga pertanyaan filosofis (ontologi, epistemologi, aksiologi) dan kerangka revolusi ilmiah Kuhn. Hasil dan Pembahasan menunjukkan bahwa perjalanan ilmu manajemen diawali oleh paradigma Taylorisme yang bercirikan ontologi mekanistik, epistemologi positivis, dan aksiologi efisiensi. Krisis yang ditimbulkan anomali (seperti Eksperimen Hawthorne) melahirkan paradigma tandingan (Human Relations dan lainnya) yang menggeser fokus ke aspek sosial dan kontingensi. Revolusi era digital kini melahirkan paradigma baru yang sedang terbentuk, dengan ontologi jaringan dan ekosistem cair, epistemologi abduktif-berbasis data (data-driven abduction), dan aksiologi yang menekankan kelincahan (agility) dan inovasi. Pembahasan mengkritisi bahwa kondisi saat ini merupakan fase transisi paradigmatik yang ditandai hibriditas dan ketegangan antara logika lama dan baru. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa evolusi teori manajemen merupakan sejarah perubahan paradigma yang bersifat revolusioner. Pemahaman akan asumsi filosofis di balik setiap paradigma merupakan keharusan bagi akademisi dan praktisi untuk bernavigasi secara kritis dan adaptif dalam dunia manajemen kontemporer yang kompleks. Tantangan ke depan terletak pada menjawab pertanyaan etis-epistemologis dari paradigma data-disrupsi dan mensintesiskan tuntutan digital dengan imperatif keberlanjutan