Claim Missing Document
Check
Articles

Community Empowerment Through Amil School For The Enhancement of Productive Zakat Management M Makhrus; Ibnu Hasan; Selamet Eko Budi Santoso
International Journal Of Community Service Vol. 3 No. 3 (2023): August 2023 (Indonesia - Malaysia - Philippines - South Korea )
Publisher : CV. Inara in Colaboration with www.stie-sampit.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51601/ijcs.v3i3.209

Abstract

Various elements of society and the government are now concerned with the professional and institutional administration of zakat so that it may have a systemic effect on society, namely the establishment of an independent and prosperous society. This article's purpose is to provide a comprehensive picture of community empowerment through amil schools and the administration of productive zakat. The method utilized in this activity is training through the provision of two-part material on the law of zakat and community empowerment. Community service activities in the form of productive zakat management training through community empowerment were avidly attended by delegates from service offices and recipients of partner scholarships for this activity, as demonstrated by the results of this activity. Partners carry out the productive zakat program through community empowerment, which is dispersed across multiple program areas, including economics, education, social, health, and calamity, and has a long-term impact through community empowerment activities. Participants can increase their knowledge, experience, and perspectives on the significance of productive zakat management as a result of this activity, as productive zakat management in the form of community empowerment is able to reduce poverty levels in society.
Pengaruh Budaya, Psikologis, Pelayanan, Promosi, dan Pengetahuan tentang Produk Terhadap Keputusan Nasabah dalam Memilih Bank Syariah Annisa Wahyulkarima; Ida Nurlaeli; M Makhrus
Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Vol. 1 No. 1 (2018): April
Publisher : Prodi Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jhes.v1i1.3712

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh budaya, psikologis, pelayanan, promosi dan pengetahuan tentang produk berpengaruh terhadap keputusan nasabah  dalam memilih bank syariah (studi kasus pada nasabah BPRS Khasanah Ummat). Jenis penelitian ini mengguanakan metode kuantitatif dengan pengolahan data menggunakan SPSS. Dalam penelitian ini diambil sampel sebanyak 100 responden kepada nasabah BPRS Khasanah Ummat. Model analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistik deskriptif, uji statistik regresi linear berganda, uji normalitas, uji reliabilitas, uji validitas, uji koefisien determinasi, uji F dan uji t. Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel pelayanan, promosi, dan pengetahun tentang produk mempunyai pengaruh yang positif signifikan terhadap keputusan nasabah dalam memilih bank syariah. Sedangkan variabel budaya dan psikologi tidak berpengaruh terhadap keputusan nasabah dalam memilih bank syariah. Bila dibandingkan dengan ketiga variabel pelayanan, promosi dan pengetahuan, variabel promosi memiliki pengaruh dominan dengan angka 0,000 untuk nilai sig dan 0,705 untuk nilai regresi.
Praktik Akad Wadi’ah Yad Dhamanah pada Produk Tabungan di Bank BRI Syariah Kantor Cabang Purwokerto Widya Dwi Pratiwi; Makhrus Makhrus
Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Vol. 1 No. 2 (2018): Oktober
Publisher : Prodi Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jhes.v1i2.3923

Abstract

Wadi’ah merupakan salah satu akad yang digunakan dalam perbankan syariah dalam mengelola produk penghimpunan dana seperti produk tabungan. Tabungan sendiri merupakan jenis simpanan yang sudah terkenal baik dikalangan pedesaan sampai perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui produk tabungan apa saja yang menggunakan akad wadi’ah yad dhamanah di Bank Rakyat Indonesia Syariah Kantor Cabang Purwokerto serta mengetahui kesesuaian antara dasar hukum tentang pengelolaan tabungan wadi’ah yang sudah ada di Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (selanjutnya disingkat DSN-MUI) dengan praktik dilapangan yang sesungguhnya oleh pegawai-pegawai bank syariah itu sendiri. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan yuridis normatif dengan pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber datanya bersumber dari brosur, formulir pembukaan rekening. Analisis datanya dengan cara mengolah data yang di dapat saat observasi dan wawancara kemudian dianalis dan disesuaikan dengan Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia DSN-MUI. Dalam melakukan kegiatan operasionalnya BRI Syariah Kantor Cabang Purwokerto mempunyai 4 kantor cabang pembantu antara lain Kantor Cabang Pembantu Ajibarang,  Kantor Cabang Pembantu Purbalingga, Kantor Cabang Pembantu Kebumen dan Kantor Cabang Pembantu Cilacap. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penerapan  akad wadi’ah di BRI Syariah Kantor Cabang Purwokerto berdasar pada fatwa yang dikeluarkan oleh Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) yang telah memenuhi ketentuan umum tabungan wadi’ah yaitu seperti bersifat simpanan, simpanan bisa diambil kapan saja (on call) atau berdasarkan kesepakatan dan tidak ada imbalan yang disyaratkan, kecuali dalam bentuk pemberian (‘athaya). Dalam melakukan penerapan tabungan yang menggunakan akad wadi’ah  di BRI Syariah Kantor Cabang Purwokerto juga sudah sesuai dengan rukun dan syarat akad.
Pengelolaan Dana Tabarru’ pada Asuransi Syariah dan Relasinya dengan Fatwa Dewan Syariah Nasional Amalia Fadilah; Makhrus Makhrus
Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Vol. 2 No. 1 (2019): April
Publisher : Prodi Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jhes.v2i1.4416

Abstract

Salah satu hal yang membedakan antara asuransi syariah dengan asuransi konvensional yakni adanya dana tabarru’ pada asuransi syariah. Dana tabarru’ merupakan dana tolong menolong atau hibah. Artikel ini mendiskusikan mengenai pengelolaan dana tabarru’ dan kesesuaian dalam mengelola dana tabarru’ Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia Nomor. 53/ DSN-MUI/ III/ 2006 tentang akad tabarru’. Oleh sebab itu, hasil penelitian dalam artikel ini menggunakan jenis penelitian kualitatif-deskriptif dengan teknik pengumpulan data wawancara dan dokumentasi. Sedangkan objek penelitian berada di PT. Asuransi Takaful Keluarga Kabupaten Purbalingga dan PT. Asuransi Takaful Keluarga Purwokerto. Hasil penelitian dalam artikel ini menunjukkan bahwa setiap produk asuransi yang terdapat di PT. Asuransi Takaful Keluarga Kabupaten Purbalingga dan PT. Asuransi Takaful Keluarga Purwokerto telah menerapkan akad tabarru’. Pengelolaan dana secara keseluruhan terbagi menjadi tiga yaitu dana peserta, dana perusahaan, dan dan tabarru’. Dana tabarru’ menjadi dana tolong menolong antar peserta asuransi syariah yang terkena musibah yang pembayaran klaim dialokasikan langsung dari pos dana tabarru’ yang dipisahkan dari dana lainnya. Dana tabarru’ dapat diambil dengan cara pengajuan klaim, tanpa pegajuan klaim, maka dana tabarru’ tidak dapat diambil. Sementara dalam aspek pengelolaan dana tabarru’ yang terkumpul oleh pihak perusahaan asuransi syariah diinvestasikan ke dalam instrumen investasi yang berbasis syariah dan hasil investasinya diberikan kembali ke rekening tabarru’ milik peserta. Serta secara umum pengelolaan dana tabarru’ pada PT. Asuransi Takaful Keluarga Kabupaten Purbalingga dan PT. Asuransi Takaful Keluarga Purwokerto telah sesuai dengan prinsip syariah.
Pengelolaan Zakat Produktif dalam Upaya Pengentasan Kemiskinan di Indonesia M. Makhrus
Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Vol. 2 No. 1 (2019): April
Publisher : Prodi Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jhes.v2i1.4458

Abstract

Artikel ini membahas mengenai pengelolaan zakat produktif dan dampaknya dalam upaya pengentasan kemiskinan yang dilakukan oleh berbagai organisasi pengelola zakat di Indonesia. Urgensi pengelolaan zakat produktif telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang pengelolaan zakat. Selain itu, pengelolaan zakat produktif yang optimal dan profesional senantiasa akan memberikan solusi terhadap masalah utama dalam struktur penerima zakat (depan ashnaf) yakni fakir miskin. Secara paradigmatik zakat sebagai salah satu intrumen rukun Islam memiliki dampak ekonomi dan sosial yang signifikan dalam pengentasan kemiskinan, sehingga para penerima zakat terutama kaum miskin secara perlahan diberdayakan ke dalam berbagai sektor strategis yang pada akhirnya dapat menjadi donatur atau para muzakki baru. Organisasi pengelola zakat yang digambarkan dalam isi artikel ini secara terprogram meneluri masalah utama kaum miskin dengan membuat berbagai program pemberdayaan masyarakat ke dalam bersektor utama yakni pendidikan, sosial, kesehatan, dan kebencanaan. Sementara evaluasi untuk mengukur perkembangan zakat nasional yang dapat menjadi indikator dampak zakat terhadap kehidupan mustahik, kelembagaan organisasi zakat, dan peran pemerintah, maka di Indonesia telah tersusun Indeks Zakat Nasional.
Pengelolaan Zakat Produktif dalam Pengentasan Kemiskinan di Kabupaten Banyumas Septi Wahyuningsih; M Makhrus
Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Vol. 2 No. 2 (2019): Oktober
Publisher : Prodi Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jhes.v2i2.5720

Abstract

Kemiskinan menjadi permasalahan utama dalam perkembangan sebuah Negara. Penduduk Kabupaten Banyumas mayoritas beragama islam, zakat merupakan salah satu instrument dalam islam yang memiliki peranan penting dalam pengentasan kemiskinan jika terkelola dengan baik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengelolaan dan program zakat produktif dalam pengentasan kemiskinan yang dilakukan oleh organisasi pengelola zakat Kabupaten Banyumas. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Metode analisis menggunakan data primer berupa data laporan tahunan BAZNAS dan LAZISMU Kabupaten Banyumas serta menggunakan teori pendekatan (CIBEST) Center for Islamic Business and Economic Studies dengan analisis data mensinkronsasikan data penelitian dengan teori sebagai penunjang yang menghasilkan sebuah simpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pengelolaan zakat yang dilakukan oleh organisasi pengelola zakat Kabupaten Banyumas sebagian besar digunakan untuk kegiatan konsumtif yang ditunjukkan dengan 60% untuk konsumtif dan 40% untuk produktif. Sementara pengelolaan zakat produktif dalam pengentasan kemiskinan di Kabupaten Banyumas meliputi bantuan modal usaha, bantuan sarana prasarana, bantuan ternak, usaha binaan, kantin sehat, pelatihan skill, beasiswa pendidikan, dan pemberdayaan usaha kecil menengah. Program yang dilakukan kedua organisasi tersebut bersifat charity dan pemberdayaan. Program zakat produktif yang dilakukan oleh organisasi pengelola zakat di Kabupaten Banyumas dalam pengentasan kemiskinan dilakukan dengan pemberdayaan masyarakat. Berdasarkan pendekatan CIBEST menunjukan bahwa program pemberdayaan terdapat peningkatan jumlah pendapatan usaha, stimulant, kesadaran spiritual, dan perubahan paradigma pada mustahik. Hambatan yang dihadapi organisasi pengelola zakat di Kabupaten Banyumas dalam pengentasan kemiskinan yakni kurangnya koordinasi dengan mitra program pemberdayaan, lemahnya pengawasan, kurangya sumber daya manusia, dan evaluasi
Strategi Pengelolaan Zakat pada Organisasi Pengelola Zakat di Kabupaten Banyumas Dwiky Andika Syahputra; M Makhrus
Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Vol. 3 No. 2 (2020): Oktober
Publisher : Prodi Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jhes.v0i1.8947

Abstract

Hasil peneltiain ini menunjukkan bahwa strategi yang dilakukan BAZNAS Kabupaten Banyumas yaitu Sosialisasi terhadap warga dan Aparatur Sipil Negara (ASN) tentang pentingnya zakat dan apa yang dimaksud dengan BAZNAS sebagai organisasi pengelola zakat. Dalam program tentang pengentasan kemiskinan, BAZNAS Kabupaten Banyumas bekerjasama dengan berbagai pihak khususnya unsur pemerintah untuk melakukan pendistribusian zakat. Sementara strategi yang dilakukan LAZISMU Kabupaten Banyumas adalah mencari dan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya zakat dan kewajiban zakat melalui kantor-kantor layanan yang ada di setiap kantor layanan zakat Pimpinan Cabang maupun Pimpinan Ranting Muhammadiyah di Kabupaten Banyumas, sedangkan proses pendistribusian dikelola masing-masing kantor layanan, hal ini dilakukan agar tidak terjadinya pencampuran dana dan mempermudah lembaga dalam memetakan program-program, selain itu upaya lain yang dilakukan dengan cara melakukan ajakan, surat, pamflet, sosial media. Secara umum kedua organisasi pengelola zakat tersebut melakukan maintenance muzzaki, jemput donasi, whatsapp, dan laporan secara berkala
Urgensi Perlindungan Data Pribadi pada Transaksi e-Commerce Terhadap Pembangunan Ekonomi di Indonesia Lidia Fathaniyah; Mohammad Makbul; M Makhrus
Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Vol. 6 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : Prodi Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jhes.v0i0.17171

Abstract

Perkembangan teknologi digital sangat pesat setelah revolusi industri 4.0 sehingga menimbulkan ketergantungan terhadap borderless. Adanya teknologi memberikan kemudahan dan mempercepat dalam transaksi ekonomi digital, hanya dilakukan dengan genggaman jari bisa melakukan transaksi apapun dan dimanapun. Dalam dunia bisnis global, e-commerce sebagai tanda kemajuan teknologi bahwa transaksi digital suatu yang tidak bisa dihindari dan tidak dilakukan secara konvensional lagi. Kehadiran e-commerce sebagai bagian dari gaya hidup baik masyarakat di kota-kota besar maupun di pedesaan telah menajdikan e-commerce sebagai alat untuk bertransaksi baik sebagai penjual maupun pembeli. Penelitian dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian yuridis normatif dan menggunakan pendekatan statue approach. Sumber data yang digunakan yakni sumber data sekunder yang diperoleh dari bahan hukum primer yang dalam penelitian ini menggunakan bahan hukum dalam bentuk ketentuan hukum berupa perundang-undangan kemudian menggunakan bahan hukum sekunder berupa buku, jurnal, dan literatur sejenisnya. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni studi kepustakaan. Adanya Undang-Undang khusus mengenai perlindungan data pribadi merupakan angin segar bagi pengguna e-commerce karena merasa aman dalam bertransaski pada e-commerce dan memiliki kepastian hukum di dalam Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi Pasal 57 terdapat ketentuan sanksi bagi pelaku kejahatan digital. Adanya Undang-Undang perlindungan data pribadi juga berdampak pada pembangunan nasional yang dalam hal ini yaitu pembangunan ekonomi karena industri e-commerce merupakan salah satu platform yang dapat membuka peluang usaha bagi siapapun.
Kesesuaian Praktik Jual Beli Blind Box di TikTok Shop Dalam Perspektif Fatwa DSN-MUI Ari Cahyani; Istianah Istianah; Safitri Mukarromah; Makhrus Makhrus
Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Hukum Ekonomi Syariah
Publisher : STAI Al Musaddadiyah Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37968/jhesy.v5i1.2090

Abstract

Perkembangan (e-commerce) mendorong munculnya berbagai transaksi daring, salah satunya jual beli blind box di TikTok Shop, yaitu produk dalam kemasan tertutup yang membuat pembeli tidak mengetahui varian barang sebelum dibuka. Sistem ini menawarkan unsur kejutan yang menarik minat konsumen, namun juga menimbulkan persoalan mengenai mekanisme transaksi serta kejelasan objek yang diperjualbelikan dalam perspektif hukum ekonomi syariah. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan praktik jual beli blind box di TikTok Shop serta menganalisis kesesuaiannya dengan Fatwa DSN-MUI Nomor 146/DSN-MUI/XII/2021 yang dikeluarkan oleh Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan yuridis normatif melalui observasi non-partisipan terhadap penjual blind box di platform tersebut serta studi dokumentasi terhadap fatwa dan literatur fikih muamalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik tersebut telah memenuhi ketentuan fatwa pada aspek subjek akad dan sighat al-‘aqd karena terdapat kesepakatan antara penjual dan pembeli dalam transaksi daring. Namun, pada aspek objek akad (ma’qud ‘alaih) masih terdapat unsur ketidakjelasan karena barang bersifat acak dan baru diketahui setelah transaksi dilakukan, sehingga berpotensi mengandung unsur gharar dalam perspektif muamalah Islam.
Praktik Penghimpunan Dana Bantuan Palestina Melalui Pembelian Makanan Di Restoran Cepat Saji Tinjauan Maqashid Syariah Yusril Isya Ma’ruf; Istianah Istianah; Encep Saepudin; Makhrus Makhrus
Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Hukum Ekonomi Syariah
Publisher : STAI Al Musaddadiyah Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37968/jhesy.v5i1.2149

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui praktik penghimpunan dana bantuan Palestina melalui pembelian makanan di restoran cepat saji dan keselarasan praktik tersebut dengan Maqashid syariah, metode penelitian yang digunakkan adalah metode kualitatif, dengan jenis penelitian lapangan. Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan observasi, wawancara bersama dua respoden dari restoran, dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode deduktif, metode deduktif yaitu analisis yang berupa hal-hal yang bersifat umum dan diambil kesimpulan kepada hal-hal yang bersifat khusus. Penelitian ini menghasilkan praktik penghimpunan dana bantuan Palestina di restoran cepat saji Ayam Geprek sa’i dilakukan melalui mekanisme menu paket Palestina. Dana bantuan yang dihimpun dalam setiap pembelian paket tersebut yaitu Rp5000, dana konsumen tersebut telah direalisasikan melalui program kemanusiaan ACA Indonesia dan AMAL Palestina. Keselarasan penghimpunan dana bantuan Palestina dengan Maqashid syariah yaitu pada tingkatan dharuriyyat (primer), hajiyyat (sekunder), dan tahsiniyat (tersier). Tingkatan dharuriyyat yaitu meliputi penjagaan agama korban konflik Palestina dengan Pembangunan masjid, penjagaan jiwa korban Palestina dengan pemenuhan pangan dan sandang, dan penjagaan harta yaitu penjagaan terhadap harta konsumen agar tersalurkan kepada yang berhak. Tingkatan hajiyyat yaitu praktik tersebut telah memudahkan konsumen berdonasi untuk Palestina sedangkan tahsiniyat berupa sifat kepedulian konsumen dan restoran terhadap konflik Palestina melalui Paket Palestina. Kata kunci: Ayam Geprek Sa’i, Filantropi Islam, Maqashid syariah, Palestina.