Claim Missing Document
Check
Articles

Strategi Pengelolaan Zakat pada Organisasi Pengelola Zakat di Kabupaten Banyumas Dwiky Andika Syahputra; M Makhrus
JURNAL HUKUM EKONOMI SYARIAH Volume 3, No. 2, Oktober 2020
Publisher : Prodi Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jhes.v0i1.8947

Abstract

Hasil peneltiain ini menunjukkan bahwa strategi yang dilakukan BAZNAS Kabupaten Banyumas yaitu Sosialisasi terhadap warga dan Aparatur Sipil Negara (ASN) tentang pentingnya zakat dan apa yang dimaksud dengan BAZNAS sebagai organisasi pengelola zakat. Dalam program tentang pengentasan kemiskinan, BAZNAS Kabupaten Banyumas bekerjasama dengan berbagai pihak khususnya unsur pemerintah untuk melakukan pendistribusian zakat. Sementara strategi yang dilakukan LAZISMU Kabupaten Banyumas adalah mencari dan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya zakat dan kewajiban zakat melalui kantor-kantor layanan yang ada di setiap kantor layanan zakat Pimpinan Cabang maupun Pimpinan Ranting Muhammadiyah di Kabupaten Banyumas, sedangkan proses pendistribusian dikelola masing-masing kantor layanan, hal ini dilakukan agar tidak terjadinya pencampuran dana dan mempermudah lembaga dalam memetakan program-program, selain itu upaya lain yang dilakukan dengan cara melakukan ajakan, surat, pamflet, sosial media. Secara umum kedua organisasi pengelola zakat tersebut melakukan maintenance muzzaki, jemput donasi, whatsapp, dan laporan secara berkala
Pengelolaan Dana Tabarru’ pada Asuransi Syariah dan Relasinya dengan Fatwa Dewan Syariah Nasional Amalia Fadilah; Makhrus Makhrus
JURNAL HUKUM EKONOMI SYARIAH Volume 2, No. 1, April 2019
Publisher : Prodi Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (543.217 KB) | DOI: 10.30595/jhes.v2i1.4416

Abstract

Salah satu hal yang membedakan antara asuransi syariah dengan asuransi konvensional yakni adanya dana tabarru’ pada asuransi syariah. Dana tabarru’ merupakan dana tolong menolong atau hibah. Artikel ini mendiskusikan mengenai pengelolaan dana tabarru’ dan kesesuaian dalam mengelola dana tabarru’ Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia Nomor. 53/ DSN-MUI/ III/ 2006 tentang akad tabarru’. Oleh sebab itu, hasil penelitian dalam artikel ini menggunakan jenis penelitian kualitatif-deskriptif dengan teknik pengumpulan data wawancara dan dokumentasi. Sedangkan objek penelitian berada di PT. Asuransi Takaful Keluarga Kabupaten Purbalingga dan PT. Asuransi Takaful Keluarga Purwokerto. Hasil penelitian dalam artikel ini menunjukkan bahwa setiap produk asuransi yang terdapat di PT. Asuransi Takaful Keluarga Kabupaten Purbalingga dan PT. Asuransi Takaful Keluarga Purwokerto telah menerapkan akad tabarru’. Pengelolaan dana secara keseluruhan terbagi menjadi tiga yaitu dana peserta, dana perusahaan, dan dan tabarru’. Dana tabarru’ menjadi dana tolong menolong antar peserta asuransi syariah yang terkena musibah yang pembayaran klaim dialokasikan langsung dari pos dana tabarru’ yang dipisahkan dari dana lainnya. Dana tabarru’ dapat diambil dengan cara pengajuan klaim, tanpa pegajuan klaim, maka dana tabarru’ tidak dapat diambil. Sementara dalam aspek pengelolaan dana tabarru’ yang terkumpul oleh pihak perusahaan asuransi syariah diinvestasikan ke dalam instrumen investasi yang berbasis syariah dan hasil investasinya diberikan kembali ke rekening tabarru’ milik peserta. Serta secara umum pengelolaan dana tabarru’ pada PT. Asuransi Takaful Keluarga Kabupaten Purbalingga dan PT. Asuransi Takaful Keluarga Purwokerto telah sesuai dengan prinsip syariah.
Pengelolaan Zakat Produktif dalam Pengentasan Kemiskinan di Kabupaten Banyumas Septi Wahyuningsih; M Makhrus
JURNAL HUKUM EKONOMI SYARIAH Volume 2, No. 2, Oktober 2019
Publisher : Prodi Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (638.026 KB) | DOI: 10.30595/jhes.v2i2.5720

Abstract

Kemiskinan menjadi permasalahan utama dalam perkembangan sebuah Negara. Penduduk Kabupaten Banyumas mayoritas beragama islam, zakat merupakan salah satu instrument dalam islam yang memiliki peranan penting dalam pengentasan kemiskinan jika terkelola dengan baik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengelolaan dan program zakat produktif dalam pengentasan kemiskinan yang dilakukan oleh organisasi pengelola zakat Kabupaten Banyumas. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Metode analisis menggunakan data primer berupa data laporan tahunan BAZNAS dan LAZISMU Kabupaten Banyumas serta menggunakan teori pendekatan (CIBEST) Center for Islamic Business and Economic Studies dengan analisis data mensinkronsasikan data penelitian dengan teori sebagai penunjang yang menghasilkan sebuah simpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pengelolaan zakat yang dilakukan oleh organisasi pengelola zakat Kabupaten Banyumas sebagian besar digunakan untuk kegiatan konsumtif yang ditunjukkan dengan 60% untuk konsumtif dan 40% untuk produktif. Sementara pengelolaan zakat produktif dalam pengentasan kemiskinan di Kabupaten Banyumas meliputi bantuan modal usaha, bantuan sarana prasarana, bantuan ternak, usaha binaan, kantin sehat, pelatihan skill, beasiswa pendidikan, dan pemberdayaan usaha kecil menengah. Program yang dilakukan kedua organisasi tersebut bersifat charity dan pemberdayaan. Program zakat produktif yang dilakukan oleh organisasi pengelola zakat di Kabupaten Banyumas dalam pengentasan kemiskinan dilakukan dengan pemberdayaan masyarakat. Berdasarkan pendekatan CIBEST menunjukan bahwa program pemberdayaan terdapat peningkatan jumlah pendapatan usaha, stimulant, kesadaran spiritual, dan perubahan paradigma pada mustahik. Hambatan yang dihadapi organisasi pengelola zakat di Kabupaten Banyumas dalam pengentasan kemiskinan yakni kurangnya koordinasi dengan mitra program pemberdayaan, lemahnya pengawasan, kurangya sumber daya manusia, dan evaluasi
Pengelolaan Zakat Produktif dalam Upaya Pengentasan Kemiskinan di Indonesia M. Makhrus
JURNAL HUKUM EKONOMI SYARIAH Volume 2, No. 1, April 2019
Publisher : Prodi Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (440.552 KB) | DOI: 10.30595/jhes.v2i1.4458

Abstract

Artikel ini membahas mengenai pengelolaan zakat produktif dan dampaknya dalam upaya pengentasan kemiskinan yang dilakukan oleh berbagai organisasi pengelola zakat di Indonesia. Urgensi pengelolaan zakat produktif telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang pengelolaan zakat. Selain itu, pengelolaan zakat produktif yang optimal dan profesional senantiasa akan memberikan solusi terhadap masalah utama dalam struktur penerima zakat (depan ashnaf) yakni fakir miskin. Secara paradigmatik zakat sebagai salah satu intrumen rukun Islam memiliki dampak ekonomi dan sosial yang signifikan dalam pengentasan kemiskinan, sehingga para penerima zakat terutama kaum miskin secara perlahan diberdayakan ke dalam berbagai sektor strategis yang pada akhirnya dapat menjadi donatur atau para muzakki baru. Organisasi pengelola zakat yang digambarkan dalam isi artikel ini secara terprogram meneluri masalah utama kaum miskin dengan membuat berbagai program pemberdayaan masyarakat ke dalam bersektor utama yakni pendidikan, sosial, kesehatan, dan kebencanaan. Sementara evaluasi untuk mengukur perkembangan zakat nasional yang dapat menjadi indikator dampak zakat terhadap kehidupan mustahik, kelembagaan organisasi zakat, dan peran pemerintah, maka di Indonesia telah tersusun Indeks Zakat Nasional.
Pengaruh Budaya, Psikologis, Pelayanan, Promosi, dan Pengetahuan tentang Produk Terhadap Keputusan Nasabah dalam Memilih Bank Syariah Annisa Wahyulkarima; Ida Nurlaeli; M Makhrus
JURNAL HUKUM EKONOMI SYARIAH Volume 1, No. 1, April 2018
Publisher : Prodi Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (636.753 KB) | DOI: 10.30595/jhes.v1i1.3712

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh budaya, psikologis, pelayanan, promosi dan pengetahuan tentang produk berpengaruh terhadap keputusan nasabah  dalam memilih bank syariah (studi kasus pada nasabah BPRS Khasanah Ummat). Jenis penelitian ini mengguanakan metode kuantitatif dengan pengolahan data menggunakan SPSS. Dalam penelitian ini diambil sampel sebanyak 100 responden kepada nasabah BPRS Khasanah Ummat. Model analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistik deskriptif, uji statistik regresi linear berganda, uji normalitas, uji reliabilitas, uji validitas, uji koefisien determinasi, uji F dan uji t. Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel pelayanan, promosi, dan pengetahun tentang produk mempunyai pengaruh yang positif signifikan terhadap keputusan nasabah dalam memilih bank syariah. Sedangkan variabel budaya dan psikologi tidak berpengaruh terhadap keputusan nasabah dalam memilih bank syariah. Bila dibandingkan dengan ketiga variabel pelayanan, promosi dan pengetahuan, variabel promosi memiliki pengaruh dominan dengan angka 0,000 untuk nilai sig dan 0,705 untuk nilai regresi.
Peranan Organisasi Pengelola Zakat dalam Penanganan Covid-19 di Kabupaten Banyumas Beni Tri Pamungkas; M Makhrus
Alhamra Jurnal Studi Islam Alhamra, Volume 2, No. 1, Februari 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1035.028 KB) | DOI: 10.30595/ajsi.v2i1.8896

Abstract

Covid-19 atau dikenal oleh masyarakat dengan sebutan virus corona adalah virus yang menyerang sistem pernapasan. Adanya virus ini membawa dampak negatif bagi masyarakat disegala aspek kehidupan. Organisasi pengelola zakat (OPZ) di Kabupaten Banyumas memiliki perananan penting dalam penanggulangan dampak virus Covid-19. Organisasi pengelola zakat di Kabupaten Banyumas yang terlibat yaitu BAZNAS dan LAZISMU Kabupaten Banyumas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan dan program organisasi pengelola zakat di Kabupaten Banyumas dalam penanganan Covid-19. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deduktif. Berdasarkan hasil penelitian, perananan BAZNAS dan LAZISMU Kabupaten Banyumas dalam penanganan dampak Covid-19 yakni mensejahterakan dan menstabilkan ekonomi masyarakat terdampak melalui program dibidang sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan dakwah. Dari hasil analisis, program-programnya berjalan efektif, tepat sasaran, dan mendapat respon positif dari masyarakat penerima bantuan.
Penyelesaian Pembiayaan Bermasalah di Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) dalam Perspektif Fatwa Dewan Syariah Nasional Chossy Rakhmawati; M Makhrus
Alhamra Jurnal Studi Islam Alhamra, Volume 2, No. 1, Februari 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1247.548 KB) | DOI: 10.30595/ajsi.v2i1.10141

Abstract

Pembiayaan bermasalah yang ada di bank syariah agar tidak menimbulkan kerugian yang besar maka perlu diselesaikan dengan cara yang tepat dan sesuai dengan ketentuan syariah dan regulasi yang berlaku. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui produk pembiayaan bermasalah, faktor penyebab pembiayaan bermasalah, dan penyelesaian pembiayaan bermasalah di Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS). Jenis penelitian adalah kualitatif-deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi dengan objek penelitian di BPRS Bina Amanah Satria Purwokerto. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa produk pembiayaan bermasalah terjadi pada produk pembiayaan iB modal kerja murabahah, pembiayaan iB konsumtif, pembiayaan iB investasi, dan pembiayaan iB modal kerja musyarakah. Faktor penyebab terjadinya pembiayaan bermasalah berasal dari faktor internal nasabah dan faktor internal BPRS. Adapun tahapan dalam proses penyelesaian pembiayaan bermasalah yang ada di BPRS Bina Amanah Satria Purwokerto yaitu pendekatan intensif, musyawarah, restrukturisasi berupa penjadwalan kembali, pemberian surat peringatan 1 sampai 3, penjualan jaminan, write off, dan penyelesaian melalui Pengadilan Agama. Berkaitan dengan penyelesaian pembiayaan yang ada di BPRS Bina Amanah Satria Purwokerto dalam implementasinya sudah sesuai dengan fatwa DSN MUI No. 17/DSN-MUI/IX/2000 tentang sanksi atas nasabah mampu yang menunda-nunda pembayaran, fatwa DSN MUI No. 47/DSN-MUI/II/2005 tentang penyelesaian piutang murabahah bagi nasabah tidak mampu membayar, dan fatwa DSN MUI No. 48/DSN-MUI/II/2005 tentang penjadwalan kembali tagihan murabahah.
FIlantropi Islam dalam Upaya Pembentukan Karakter dengan Sistem Pendidikan Terpadu A Sulaeman; M Makhrus; Makhful Makhful
Alhamra Jurnal Studi Islam Alhamra, Volume 2, No. 2, Agustus 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1062.934 KB) | DOI: 10.30595/ajsi.v2i2.11701

Abstract

Tujuan dalam artikel mengkaji praktik filantropi Islam yang dilakukan oleh pesantren dalam melakukan pembentukan karakter dengan menggunakan sistem pendidikan terpadu. Metode peneltian dalam penelitan ini berasal dari penelitian lapangan dengan objek penelitian Pondok Pesantren Madrasah Wathoniyah Islamiyah (MWI) Kebarongan Kabupaten Banyumas, sedangkan teknik pengumpulan data secara wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa salah satu bentuk pengelolaan filantropi Islam di pondok pesantren dilakukan dengan menyediakan fasilitas, sarana, dan prasana dalam menunjang oprasionalisasi pesantren. Sementara proses pembentukan karakter santri dengan sistem terpadu dilakukan sejak proses seleksi masuk, iklim pembiasaan di pondok pesantren, dan materi pembelajaran dengan mengintegrasikan stakeholders pesantren yang meliputi pendidikan di lingkungan madrasah, organisasi santri, pondok, masjid, dan masyarakat. Oleh sebab itu, faktor penentu dalam pembentukan karakter santri dipengaruhi oleh tiga faktor, yakni: keladanan dari seorang Kiai, adanya intensitas interaksi, dan adanya peraturan yang wajib ditaati  bersama para santri
Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis E-Learning pada Mata Pelajaran Fikih Catur Wachyu Hernanda; M Makhrus
Alhamra Jurnal Studi Islam Alhamra, Volume 3, No. 1, Februari 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1041.481 KB) | DOI: 10.30595/ajsi.v3i1.11856

Abstract

Adanya pandemi Coronavirus Disease (Covid-19) mengakibatkan pembelajaran fikih di Sekolah Menengah Pertama Muhammadiyah 1 Purwokerto dilakukan secara jarak jauh, sehingga media yang digunakan harus sesuai dengan kondisi yang terjadi, yaitu dengan memanfaatkan media E-learning. Penelitian bertujuan untuk mengkaji bagaimana penggunaan serta apa saja faktor pendukung dan penghambat terhadap media pembelajaran E-learning yang digunakan pada mata pelajaran fikih. Jenis penelitian merupakan penelitian lapangan, dengan teknik pengumpulan data diantaranya wawancara, kuisioner, dan dokumentasi, selanjutnya analisis data melalui proses redukasi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam pelaksanaannya, guru menyampaikan materi berupa teks maupun video melalui Whatsapp dan Google Classroom sedangkan evaluasi pembelajaran fikih dilakukan dengan cara memberikan soal kepada siswa melalui Google Form, dengan hasil presentase 58,1% siswa dapat memahami pembelajaran fikih yang disampaikan melalui media berbasis E-learning. Walaupun siswa paham terhadap materi, tetapi sebagai guru harus tetap berupaya agar proses evaluasi dapat berjalan dengan baik, karena dalam penelitian ditemukan sekitar 10,3% siswa sangat setuju untuk leluasa mencontek, adapun faktor pendukung dalam penggunaan E-learning yaitu penguasaan IT yang harus dimiliki oleh setiap guru, dalam hal ini sekolah mengadakan program In House Training terkait pembelajaran online. Sedangkan hambatan dalam pelaksanaan pembelajaran fikih yaitu, sinyal dan keadaan ekonomi orang tua.
SOFT SKILL KEWIRAUSAHAAN BERBASIS SYARI’AH PADA SISWA SMAMUHAMMADIYAH TAMBAK KABUPATEN BANYUMAS Safitri Mukarromah; Makhrus Makhrus
PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP Vol 1 (2019): PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP 2019
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (812.016 KB)

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada pihak mitra tentang konsep dasar kewirausahaan berbasis syari’ah, pentingnya melakukan inovasi, dan kreatifitas dalam kewirausahaan serta memberikan motivasi dan dukungan terhadap pengembangan jiwa wirausaha pada setiap diri peserta.Sedangkan target khusus yang ingin dicapai adalah terbentuknya pola pikir, sikap, dan wadah berwirausaha di pihak mitra yang dikelola secara mandiri. Mitra yang dilibatkan dalan program pelatihan ini adalah para siswa SMA Muhammadiyah Tambak Kabupaten Banyumas terutama kelas XII yang akan menghadapi masakelulusan, dan juga siswa kelas X dan XI yang tergabung dalam kegiatan IPM (Ikatan Pelajar Muhammadiyah). Program pelatihan ini menggunakan metode seminar, diskusi, sharing, dan praktik. Proses pelaksanaannya dilakukan dengan memberikan materi kedalam beberapa sesi materi dengan menggunakan metode parsipatoris dialogis. Tahap terakhir adalah evaluasi dari rangkaian kegiatan pelatihan. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa wawasan dan pengetahuan peserta terhadap materi soft skill kewirausahaan berbasis syariah meningkat dengan 90% peserta pelatihan mengatakan bertambah pengetahuan dan wawasan serta pemahamannya setelah mengikuti pelatihan. Sebagian peserta ingin mempraktekkan kewirausahaan sebagai usaha sampingan setelah jam sekolah selesai dan sebagian lagi setelah lulus sekolah. Minat wirausaha siswa terhadap wirausahameningkat dengan 85% peserta ingin menekuni dunia kewirausahaan dan mengoptimalkan kemampuan berwirausaha dengan menjalankan usaha bersama-sama di sekolah. Hal ini menunjukkan pola pikir berwirausaha dari siswa meningkat setelah diberi pelatihan tentang soft skill kewirausahaan berbasis syariah.Pihak mitra menyadari pentingnya pengetahuan dan pemahaman tentang kewirausahaan sehingga sedang dirintis usaha penjualan jajanan dan minuman yang dikelola oleh siswa dengan melibatkan wali siswa sebagai pemasok barang dagangannya. Hal tersebut demi menyiapkan peserta didik dalam menghadapi persaingan dunia kerja setelah lulus sekolah.