Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : composite

Dampak penggunaan bungkil biji jarak (Jatropha curcas L.) dalam ransum sapi potong terhadap fermentabilitas dan kecernaan secara in vitro Y.F. Caritas Pela Levi; Maya Dwisari; Hidayat Tanuwiria; Atun Budiman; Iman Hernaman
Composite : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 4 No 2 (2022): Agustus
Publisher : University of Insan Cendekia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37577/composite.v4i2.445

Abstract

Jatropha seed cake has potential as ruminant feed, but is constrained by the anti-nutritional and toxic substances contained in it. The aim of the research was to study the effect of using jatropha seed cake in beef cattle rations on fermentability and digestibility. In vitro evaluation was used to study the fermentability and digestibility of beef cattle rations containing 0%, 10%, 20%, 30%, and 40% of jatropha seed cake. The experiment used a completely randomized design followed by Duncan's multiple range test with 5 treatments which were repeated 4 times. The variables measured were ammonia, volatile fatty acids, dry matter digestibility and organic matter digestibility. The treatment of rations containing jatropha seed cake resulted in significant changes in fermentability and digestibility (P<0.05), where the use of 20% treatment resulted in the highest of ammonia, volatile fatty acids, dry matter digestibility and organic matter digestibility (P<0.05), namely 3.69 mM, 163.58 mM, 77.88 % and 70.35%, respectively. The conclusion of this research is the use of jatropha seed cake as much as 20% produces the best fermentability and digestibility.
Pengaruh Dosis EM4 pada Fermentasi Anaerob Fakultatif Daun Tebu Kering terhadap Fraksi Serat Ammara Bratandari; Atun Budiman; Iman Hernaman
COMPOSITE : Jurnal Ilmu Pertanian Vol. 8 No. 2 (2026): Juli
Publisher : University of Insan Cendekia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daun tebu kering merupakan limbah pertanian yang melimpah, namun pemanfaatannya sebagai pakan ruminansia terbatas oleh tingginya kandungan serat, terutama lignin, yang menghambat kecernaan. Fermentasi anaerob fakultatif menggunakan bioaktivator EM4 berpotensi menurunkan fraksi serat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dosis EM4 pada fermentasi anaerob fakultatif daun tebu kering terhadap kandungan fraksi serat, serta menentukan dosis EM4 yang paling efektif dalam menurunkannya. Penelitian menggunakan metode eksperimental dengan rancangan acak lengkap yang terdiri atas empat taraf dosis EM4 (0, 1, 2, dan 3 mL) dengan lima ulangan. Daun tebu kering dicampur dedak padi (10%) dan molases (3%), kemudian difermentasi secara anaerob fakultatif selama 21 hari. Data dianalisis menggunakan analisis ragam, dan apabila terdapat pengaruh nyata dilanjutkan dengan uji jarak berganda Duncan. Peubah yang diamati meliputi kandungan neutral detergent fiber, acid detergent fiber, selulosa, hemiselulosa, dan lignin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan dosis EM4 berpengaruh nyata (P?0,05) dalam menurunkan kandungan neutral detergent fiber, acid detergent fiber, dan selulosa, tetapi tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap kandungan hemiselulosa dan lignin. Dosis EM4 sebanyak 1 mL per kilogram bahan fermentasi telah memberikan penurunan yang setara dengan dosis yang lebih tinggi, sehingga dosis tersebut merupakan dosis yang paling efektif digunakan dalam fermentasi anaerob fakultatif daun tebu kering Kata-kata kunci: daun tebu kering, EM4, fermentasi anaerob fakultatif, fraksi serat