Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Gold in the Perspective of Maqashidi's Interpretation Laila, Azzah Nor; Mustaqim, Abdul; Dzulqarnain, Muhammad Idlom
Kontemplasi: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin Vol 10 No 1 (2022): Jurnal Kontemplasi
Publisher : UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/kontem.2022.10.1.25-44

Abstract

This paper aims to find maqashid values ​​from the verses of the Quran about gold. The method used in this research is the maudhu'i interpretation with the maqashid interpretation approaches. The results of this research show that gold in the verses of the Qur'an is described in two categories. First, gold is an item or commodity treasure that has beauty and is valuable. In line with the meaning of gold as a precious metal that has a high and stable economic value. Gold as an item or one of the decorations that people tend to be interested in (Q.S. Ali Imran verse 14) and gold as a valuable item that tends to be a treasure to be stored or invested and should be issued zakat if it fulfils the nishab (Q.S. at-Taubah verse 34). Second, gold is jewellery for humans who inhabit heaven. Maqashid of the verses about the use of gold there are four maqashid namely hifzh al-mal, hifzh al-'irdl, hifzh ad-din, and hifzh nafs.
Qital: Reinterpretasi Pendekatan Humanis Rahmawati, Ana; Laila, Azzah Nor
DINIKA : Academic Journal of Islamic Studies Vol. 4 No. 3 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/dinika.v4i3.2062

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mencari sisi humanis pada lafadz qital (perintah untuk perang) dalam Islam. Menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan kajian pustaka penulis menemukan sejumlah perintah qital dalam Islam. Dan berdasarkan hasil analisis disebutkan bahwa kata qital merupakan masdar dari kata qatala yang memiliki arti pertempuran atau peperangan. Terdapat dua istilah yang sering menimbulkan pahaman yang kurang tepat yaitu antara kata al-qital dengan al-qatl keduanya terlihat sama namun keduanya memiliki arti dan definisi yang jelas berbeda. Al-qital berarti peperangan atau pertempuran yang didefinisikan dengan adanya dua pihak yang keduanya saling menyerang serta mengupayakan pembunuhan untuk melawan upaya dari pihak lawan. Berbeda dengan makna al-qatl yang berarti pembunuhan yang didefinisikan sebagai upaya membunuh pihak lain. Perintah qital dalam Islam dapat dianalisa sebagai perintah berperang dalam upaya mempertahankan diri dari serangan musuh atau untuk menahan serta menghentikan serangan dari musuh, bukan berarti pembunuhan.
Pembentukan Akhlak dalam Perspektif al-Uṣūl at-Tarbiyah al-Islāmiyyah: Solusi atas Dekadensi Moral Remaja: Studi deskriptif di MA NU Nahdlatul Fata Petekeyan Hilmi, Iklil Nafis; Laila, Azzah Nor
Paedagogie: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 7 No. 01 (2026): Paedagogie: Journal of Education and Islamic Studies
Publisher : Muttaqien Publishing, Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) STAI DR. KH. EZ. Muttaqien Purwakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52593/pdg.07.1.07

Abstract

This study discusses the increasingly alarming issue of moral decadence among adolescents, triggered by technological developments and a lack of strong moral guidance in Islamic educational institutions. The purpose of this study is to describe the concept of moral formation from the perspective of al-Uṣūl al-Islāmiyyah by Ahmad Fu'ad al-Ahwānī and its implementation at MA NU Nahdlatul Fata Petekeyan. The method used is a descriptive approach. -Tarbiyah al-Islāmiyyah by Ahmad Fu'ad al-Ahwānī and its implementation at MA NU Nahdlatul Fata Petekeyan. The method used is a qualitative descriptive approach, supported by a quantitative survey, to obtain an empirical picture of the application of Islamic educational values in shaping student character. Al-Ahwānī's theory emphasizes the three main pillars of Islamic education, namely tauhid, akhlak, and amal as a unity that shapes pious individuals. The results of this study show that these values are instilled through the formation of habits, teacher role models, and religious activities in madrasas, which foster students' spiritual, moral, and social awareness. The conclusion of this study confirms that the concept of al-Uṣūl at-Tarbiyah al-Islāmiyyah is relevant and can be applied as a solution to the decline in youth morals, as it helps create a balance between faith, knowledge, and deeds in the Islamic education system.
Public Relations Management in Improving the Image of Educational Institutions Izza Nila Syarifah; Azzah Nor Laila
International Journal of Advanced Studies in Educational Management (IJASEM) Vol 1 No 1 (2025): Journal of Advanced Research and Studies in Educational Management (JARSEM)
Publisher : Center for Studies in Advanced Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64990/tzbfxp54

Abstract

This thesis is the result of research that presents problems with public relations management in the image of MTsN 1 Kediri. The purpose of this study is to find out how public relations management is carried out in MTsN 1 Kediri. The research method used in this study is descriptive qualitative, which is an effort made to reveal facts, data, and phenomena that occur in the field. This research uses a case study approach and the type of research used is field. The results of this study show, that: 1) Public relations management planning on the image of MTsN 1 Kediri, namely by planning programs that aim to attract public attention to create a positive image in madrasa;  2) Implementation of public relations management on the image of MTsN 1 Kediri, namely by implementing planned programs by promoting madrasah through social media, holding and increasing cooperation with other institutions and the surrounding community, maximizing the implementation of public relations programs with strategies carried out; 3) Evaluation of public relations management on the image of MTsN 1 Kediri is carried out once a semester and after the implementation of the activity program, then improvements are made in the future. 
Inovasi Layanan Outbound dan Diversifikasi Produk Souvenir Untuk Meningkatkan Daya Jual Wisata Pantai Candraloka, Olyvia Revalita; Kusumodestoni, R. Hadapiningradja; Laila, Azzah Nor; Darmanto, Darmanto; Umam, Khotibul; Swardani, Sri
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 4 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (Desember 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v5i4.8112

Abstract

Desa Semat memiliki potensi pantai serta kekayaan alam sebagai destinasi wisata, namun belum terkelola maksimal. Tujuan pengabdian ini meningkatkan pengetahuan serta ketrampilan mitra dalam manajemen pengelolaan wisata, dan meningkatkan ketrampilan sumber daya mitra dalam inovasi layanan dan produksi souvenir. Metode pengabdian ini yaitu metode pendidikan masyarakat, pelatihan, disfusi Ipteks, dan evaluasi. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan peningkatan pengetahuan mitra, hal itu dibuktikan kenaikan nilai post-test mitra setelah mengikuti rangkaian pelatihan. Nilai pre-test rata-rata 58, nilai tertinggi 65, dan nilai terendah 53. Meningkat dengan hasil rata-rata nilai pos-test 79, nilai tertinggi 88, dan nilai terendah 75. Ketrampilan mitra juga meningkat dalam praktik outbond, dan memproduksi souvenir wisata desa Semat. Mitra memiliki inovasi layanan baru paket outbond, memiliki usaha produksi baru kaos sablon, pin, gantungan kunci, dan jasa sablon. Hasil evaluasi kegiatan pengabdian, semua pihak mitra merespon puas dan sangat puas. Hal menjadi indikator kepuasan mitra dan keberhasilan kegiatan pengabdian.
Peran Organisasi FKM dalam Menyiapkan Keterampilan Keagamaan Siswa Melalui Kegiatan Peer Teaching di Madrasah Aliyah Hasyim Asy'ari Bangsri Jepara Maulida Fitri Aulia Dewi; Azzah Nor Laila
TARLIM : JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol. 9 No. 1 (2026): Tarlim : Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/tarlim.v9i1.5074

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran organisasi Forum Komunikasi Madrasah (FKM) dalam menyiapkan keterampilan keagamaan siswa melalui kegiatan peer teaching di Madrasah Aliyah Hasyim Asy’ari Bangsri. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penguatan keterampilan keagamaan sebagai bagian dari pembentukan karakter religius siswa yang tidak hanya bergantung pada pembelajaran formal di kelas, tetapi juga memerlukan dukungan kegiatan ekstrakurikuler. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian meliputi kepala madrasah, pembina FKM, pengurus FKM, tutor sebaya, serta siswa peserta kegiatan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa organisasi FKM berperan aktif dan strategis dalam menyiapkan keterampilan keagamaan siswa melalui kegiatan peer teaching yang terstruktur, seperti praktik adzan, kajian kitab kuning, dan khataman Al-Qur’an, yang secara nyata meningkatkan keterampilan keagamaan, kedisiplinan, tanggung jawab, serta pembentukan karakter religius siswa.