Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PSIKOEDUKASI MENGELOLA KECEMASAN MENJADI KEKUATAN DALAM MENINGKATKAN KESIAPAN REMAJA MENUJU DUNIA PENDIDIKAN DAN KERJA Kurnia Rahmayanti; Melda Sofia; Cut Nursadrina; Herawati Herawati; Syarifah Asyura; Pardi Pardi; Putri Serianti; Jernih Rizkia Putri; Kamsia Kamsia; Freity Freity
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 7, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak  Abstract Kecemasan merupakan salah satu masalah psikologis yang sering dialami remaja dan berpotensi menghambat kesiapan mereka menghadapi tuntutan pendidikan maupun dunia kerja. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan memberikan pemahaman dan keterampilan dalam mengelola kecemasan melalui psikoedukasi berbasis webinar bersama EDUNITAS. Kegiatan diikuti oleh lebih dari 250 remaja dari berbagai latar belakang pendidikan. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang konsep kecemasan, perbedaan kecemasan adaptif dan maladaptif, serta kemampuan mengidentifikasi faktor pemicu kecemasan. Peserta juga mempraktikkan strategi pengelolaan, seperti teknik relaksasi, positive self-talk, manajemen waktu, dan restrukturisasi kognitif. Lebih jauh, mereka menyadari bahwa kecemasan tidak selalu menjadi hambatan, melainkan dapat menjadi kekuatan motivasi untuk meningkatkan kesiapan diri. Psikoedukasi ini terbukti efektif dalam memperkuat kesiapan mental, regulasi diri, dan resiliensi remaja untuk menghadapi transisi menuju dunia pendidikan dan kerja yang kompetitif.Kata Kunci: Psikoedukasi, Kecemasan, Remaja
PEMBEKALAN SOFTSKILL DALAM MEWUJUDKAN PARA ENTREPRENEUR MUDA DI SMK NEGERI 3 KOTA BANDA ACEH Herawati Herawati; Rafni Fajriati; Pardi Pardi; Periskila Dina Kali Kulla; Nur Maida
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG PENDIDIKAN Vol 5, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam Undang-undang Nomor: 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional disebutkan bahwa Perguruan Tinggi wajib melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu: pengajaran, penelitian dan pengabdian pada masyarakat. Program pengabdian kepada masyarakat juga dilaksanakan oleh Universitas Ubudiyah Indonesia secara berkala dalam satu semester atau pun pertahun akademik. Sebagai salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang dapat dilakukan oleh Universitas Ubudiyah Indonesia adalah: “Pembekalan Soft Skill dalam Mewujudkan Para Entrepreneur Muda di SMK Negeri 3 Kota Banda Aceh”. Pentingnya softskill bagi siswa di Sekolah Menengah Kejuruan yang memiliki misi mencetak lulusan yang memiliki jiwa wirausaha; diperkuat dengan terjadinya perubahan pola dan trend kewirausahaan seiring dengan kemajuan zaman dan kecanggihan teknologi sehingga para siswa tidak hanya dibekali dengan ilmu kewirausahaan dalam bentuk hardskills saja, namun lebih dari itu juga harus menguasai kemampuan lunak (softskills). Kemampuan softskill menjadi demikian penting dalam berwirausaha, dan dapat ditingkatkan dengan beberapa cara yaitu; bertanggung jawab, komitmen, berani mengambil resiko, dan berorientasi pada tindakan. Lebih lanjut kemampuan softskill juga menjadi bagian dari kunci kesuksesan dalam berwirausaha selain dari kemampuan teknis (hardskills). Strategi peningkatan softskill tersebut hendaknya dimulai dari dalam diri sendiri, karena peningkatannya sangat tergantung dengan kemampuan dan potensi yang dimiliki oleh masing-masing individu. Oleh karena itu, pelaksanaan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membantu para siswa agar: (1) Memiliki wawasan tentang urgensi soft skill selain dari hard skill dalam mempersiapkan diri sebagai entrepreneur muda di era persaingan global di masa mendatang; (2) Senantiasa mengasah soft skill dan mempraktekkannya dalam kehidupan sehari-hari; serta (3) Meningkatkan semangat dan keyakinan diri siswa bahwa setiap mereka berkesempatan menjadi usahawan yang sukses dengan turut membangkitkan semangat siswa disela-sela kegiatan pembekalan. Metode pelaksanaan kegiatan sosialisasi ini mengikuti teknis pelaksanaan tindakan yang terdiri dari 4 tahapan, yang terdiri dari tahap: persiapan atau perencanaan, pelaksanaan sosialisasi, evaluasi dan refleksi. Hasil pelaksanaan pembekalan soft skill dalam kewirausahaan ini menunjukkan: adanya peningkatan antusiasme siswa dalam mengembangkan soft skill serta ada yang telah mulai merintis usaha mandiri; walau hanya usaha kecil sesuai dengan bidang bakat dan minat masing-masing yang dibimbing oleh guru dan mitra.Kata Kunci: Pembekalan, Softskill, dan Entreprenuer MudaIn Law Number: 20 of 2003 concerning the National Education System it is stated that Higher Education is obliged to carry out the Tri Dharma of Higher Education, namely: teaching, research and community service. Community service programs are also carried out by the University of Ubudiyah Indonesia periodically in one semester or even per academic year. As a form of community service that can be carried out by the University of Ubudiyah Indonesia is: "Debriefing Soft Skills in Creating Young Entrepreneurs at SMK Negeri 3 Kota Banda Aceh". The importance of soft skills for students in Vocational High Schools whose mission is to produce graduates who have an entrepreneurial spirit; strengthened by changes in entrepreneurial patterns and trends along with the times and technological sophistication so that students are not only equipped with entrepreneurial knowledge in the form of hard skills, but more than that they also have to master soft skills. Soft skills are so important in entrepreneurship, and can be improved in several ways, namely; responsible, committed, dare to take risks, and action oriented. Furthermore, soft skills are also part of the key to success in entrepreneurship apart from technical abilities (hard skills). The strategy for improving soft skills should start from within oneself, because the improvement is very dependent on the abilities and potential of each individual. Therefore, the implementation of this community service aims to help students: (1) Have insight into the urgency of soft skills apart from hard skills in preparing themselves as young entrepreneurs in the era of global competition in the future; (2) Always hone soft skills and practice them in everyday life; and (3) Increasing the enthusiasm and self-confidence of students that each of them has the opportunity to become a successful entrepreneur by participating in arousing students' enthusiasm on the sidelines of debriefing activities. The method of implementing this socialization activity follows the technical implementation of the action which consists of 4 stages, which consist of the stages: preparation or planning, implementation of socialization, evaluation and reflection. The results of the implementation of soft skill training in entrepreneurship show: there is an increase in student enthusiasm in developing soft skills and some have started to start independent businesses; even if it's only a small business according to their respective areas of talent and interest guided by teachers and partners.Keywords: Debriefing, Soft Skill, and Young Entrepreneurs
IMPLEMENTASI PARENTING ISLAMI DALAM MENDIDIK MENTAL SPIRITUAL ANAK USIA DINI Herawati Herawati; Kurnia Rahmayanti; Pardi Pardi; Lena Hati
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG PENDIDIKAN Vol 5, No 2 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam Undang-undang Nomor: 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional disebutkan bahwa Perguruan Tinggi wajib melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu: pengajaran, penelitian dan pengabdian pada masyarakat. Program pengabdian kepada masyarakat juga dilaksanakan oleh Universitas Ubudiyah Indonesia secara berkala dalam satu semester atau pun pertahun akademik. Sebagai salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang dapat dilakukan oleh Universitas Ubudiyah Indonesia adalah: “Implementasi Parenting Islami dalam Mendidik Mental Spiritual Anak Usia Dini”. Keluarga merupakan lembaga pendidikan tertua yang bersifat informal dan kodrati. Keluarga berperan penting dalam membentuk pola kepribadian anak, karena di dalam keluarga anak pertama kali berkenalan dengan nilai dan norma. Pendidikan keluarga memberikan pengetahuan dan keterampilan dasar, agama, dan kepercayaan, nilai moral, norma sosial dan pandangan hidup yang diperlukan anak untuk berperan dalam keluarga dan masyarakat Peran dan tanggungjawab pendidikan anak dalam keluarga menjadi tugas bersama ayah dan ibu. Oleh karena itu, pelaksanaan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk: (1) membuka wawasan dan kecakapan, (2) memberikan informasi dan teknis penerapan parenting islami yang tepat dalam mendidik, dan (3) meningkatkan kesadaran/daya nalar orangtua akan pentingnya parenting islami sebagai standar acuan dalam mendidik mental spiritual anak usia dini. Metode pelaksanaan kegiatan pembekalan ini mengikuti teknis pelaksanaan tindakan yang terdiri dari 4 tahapan, yang terdiri dari tahap: persiapan atau perencanaan, pelaksanaan sosialisasi, evaluasi dan refleksi. Hasil pelaksanaan pembekalan ini menunjukkan: (1) seluruh peserta menunjukkan respon positif terhadap berbagai kegiatan, (2) adanya peningkatan nalar kesadaran orangtua akan pentingnya implementasi parenting islami dalam mendidik mental spiritual anak usia dini, dan (3) seluruh peserta pembekalan sangat antusias untuk mengikuti kegiatan serupa atau lanjutan kegiatan terkait materi parenting islami dalam waktu dekat.Kata Kunci: Implementasi, Parenting Islam, dan Anak Usia DiniIn Law Number: 20 of 2003 concerning the National Education System, it is stated that universities are obliged to implement the Tri Dharma of Higher Education, namely: teaching, research and community service. Community service programs are also carried out by Ubudiyah University Indonesia periodically in one semester or per academic year. As one form of community service that can be carried out by Ubudiyah University Indonesia is: "Implementation of Islamic Parenting in Educating Early Childhood Spiritual Mentality". The family is the oldest educational institution that is informal and natural. The family plays an important role in forming a child's personality pattern, because it is in the family that children are first introduced to values and norms. Family education provides the basic knowledge and skills, religion and beliefs, moral values, social norms and outlook on life that children need to play a role in the family and society. The role and responsibility of children's education in the family is a joint responsibility of the father and mother. Therefore, the implementation of this community service aims to: (1) open insight and skills, (2) provide information and techniques on the appropriate application of Islamic parenting in education, and (3) increase awareness/reasoning power of parents regarding the importance of Islamic parenting as a standard reference in educating the spiritual mentality of early childhood. The method for implementing this debriefing activity follows the technical implementation of the action which consists of 4 stages, consisting of: preparation or planning, implementation of socialization, evaluation and reflection. The results of the implementation of this briefing show: (1) all participants showed a positive response to various activities, (2) there was an increase in parents' awareness of the importance of implementing Islamic parenting in educating the spiritual mentality of early childhood, and (3) all briefing participants were very enthusiastic about taking part. similar activities or continuation of activities related to Islamic parenting material in the near future.Keywords: Implementation, Islamic Parenting, and Early Childhood
PENINGKATAN LITERASI ANTI BULLYING MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL ACEH INGKE PADA SISWA SD ISLAM TERPADU FAJAR HIDAYAH ACEH BESAR Rahmat Alimin; Herawati Herawati; Pardi Pardi; Heri Aprian Harahap; Zahra Kesuma
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG PENDIDIKAN Vol 7, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakKekerasan dan bullying masih menjadi tantangan serius di sekolah dasar, termasuk pada sekolah Islam terpadu. Rendahnya literasi anti bullying pada siswa dapat berdampak negatif terhadap perkembangan psikososial anak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi anti bullying pada siswa SD Islam Terpadu Fajar Hidayah Aceh Besar melalui pendekatan permainan tradisional Aceh Ingke (Engklek). Metode pelaksanaan menggunakan model partisipatif, melibatkan siswa kelas IV–V, guru, dan orang tua dalam bentuk sosialisasi, praktik permainan, serta refleksi nilai-nilai anti bullying. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa terhadap konsep bullying, keterampilan sosial yang lebih baik, serta sikap saling menghargai. Temuan ini menunjukkan bahwa permainan tradisional dapat menjadi media edukatif yang efektif dalam menanamkan literasi anti bullying pada anak usia sekolah dasar.Kata kunci: literasi anti bullying, permainan tradisional, Ingke, siswa sekolah dasar.
PENYERAHAN SEMBAKO DAN SANTUNAN BAGI PARA JANDA DAN LANSIA DESA ALUE NAGA KECATAMAN SYIAH KUALA KOTA BANDA ACEH Herawati Herawati; Marniati Marniati; Pardi Pardi; Kurnia Rahmayanti; Nurul Hamdi; Lena Hati; Heri Aprian Harahap; Evi Afriana; M Aqil
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG PENDIDIKAN Vol 6, No 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh Universitas Ubudiyah Indonesia secara berkala dalam satu semester atau pun pertahun akademik merupakan manisfestasi dari Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional disebutkan bahwa Perguruan Tinggi wajib melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Adapun salah satu wujud pengabdian kepada masyarakat yang dapat dilakukan oleh Universitas Ubudiyah Indonesia adalah: “Penyerahan Sembako dan Santunan bagi Para Janda dan Lansia Desa Alue Naga Kecamatan Syiah Kuala Kota Banda Aceh”. Berdasarkan pemetaan masalah yang dibutuhkan mitra diketahui bahwa para janda dan lansia di Desa Alue Naga Kecamatan Syiah Kuala Kota Banda Aceh sangat membutuhkan bantuan dan santunan dikarenakan tergolong masyarakat yang tidak mampu memenuhi kebutuhan harian dengan penghasilan kurang dari Rp, 600.000,- per bulan, tidak memiliki tabungan atau barang berharga yang dapat dijual untuk keperluan mendesak, bahkan ada yang tidak dikontrakan atau belum memiliki rumah pribadi, dll. Oleh karena itu dilakukan suatu tindakan untuk menangani permasalahan tersebut dengan pelaksanaan pengabdian masyarakat yang bertujuan agar para janda dan lansia Desa Alue Naga Kecamatan Syiah Kuala Kota Banda Aceh memperoleh bantuan sembako harian dan santunan guna memenuhi kebutuhan mendesak atau modal usaha yang kiranya dapat menopang perekonomian secara berkelanjutan. Adapun metode pelaksanaan kegiatan sosialisasi ini mengikuti teknis pelaksanaan tindakan yang terdiri dari 4 tahapan, yang terdiri dari tahap: persiapan atau perencanaan, pelaksanaan kegiatan, monitoring dan evaluasi hasil pelaksanaan kegiatan, serta refleksi. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan (1) Para janda dan lansia sangat antusias dengan adanya bantuan sembako dan santunan yang diberikan; (2) Para janda dan lansia sangat mengharapkan adanya kegiatan-kegiatan serupa dari instansi/pihak lain yang kiranya peduli terhadap perekonomian mereka; dan (3) Para janda, lansia dan perangkat desa setempat meminta kegiatan lanjutan yang berguna untuk mengedukasi dan melatih skill berwirausaha para janda dan lansia agar senantiasa produktif sehingga perekonomian keluarga dan biaya pendidikan anak terpenuhi dengan baik.Kata Kunci: Santunan, Masyarakat Miskin, Janda dan Lansia.The community service program carried out by Ubudiyah University Indonesia periodically in one semester or per academic year is a manifestation of Law Number 20 of 2003 concerning the National Education System which states that universities are obliged to implement the Tri Dharma of Higher Education. One form of community service that Ubudiyah University Indonesia can carry out is: "Delivery of basic necessities and compensation to widows and the elderly in Alue Naga Village, Syiah Kuala District, Banda Aceh City". Based on mapping the problems needed by partners, it is known that widows and the elderly in Alue Naga Village, Syiah Kuala District, Banda Aceh City really need help and compensation because they are classified as people who are unable to meet their daily needs with an income of less than IDR 600,000 per month, and do not have savings or valuables that can be sold for urgent needs, even those who don't rent or don't have a private house, etc. Therefore, an action was taken to address this problem by implementing community service which aims to ensure that widows and the elderly in Alue Naga Village, Syiah Kuala District, Banda Aceh City receive daily basic food assistance and compensation to meet urgent needs or business capital which can sustainably support the economy. . The method for implementing this socialization activity follows the technical implementation of the action which consists of 4 stages, consisting of: preparation or planning, implementation of activities, monitoring and evaluating the results of implementing activities, as well as reflection. The results of the activities showed (1) Widows and the elderly were very enthusiastic about the basic food assistance and compensation provided; (2) Widows and the elderly really hope for similar activities from other agencies/parties who care about their economy; and (3) Widows, the elderly and local village officials request further activities that are useful for educating and training the entrepreneurial skills of widows and the elderly so that they remain productive so that their family's economy and children’s education costs is well provided for.Keywords: Compensation, Poor People, Widows and the Elderly.