Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

DA'WAH MODERATION (A STUDY OF TGH. SHAFWAN HAKIM'S THOUGHTS ON ISLAMIC MODERATION) Lalu Ahmad Zaenuri
KOMUNIKE: Jurnal Komunikasi Penyiaran Islam Vol. 14 No. 2 (2022): Digital Disruption
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/jurkom.v14i2.6091

Abstract

Understanding religious teachings well is a necessity; this will be achieved if the da'i/muballigh, as the deliverer of the da'wah message, has a good understanding of religious teachings, as done by Tuan Guru Haji (TGH) Shafwan Hakim. The strategic position of a da'i in the eyes of the community makes it very easy to color their thoughts and religious expressions. This study is a qualitative character study that describes moderation in da'wah; it is a study of TGH. Shafwan Hakim's thoughts on preserving Islamic moderation. The thinking of TGH. Shafwan Hakim in presenting da'wah in moderation must start with sense of moderate, da'wah material oriented to the benefit of the ummah, and preachers' understanding of their mad'u, methods, and media.
Komunikasi Dakwah Islam dalam Platform Digital: Tinjauan Sistematis tentang Transformasi Otoritas Keagamaan, Algoritma Platform, dan Perilaku Audiens Lalu Ahmad Zaenuri
ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 2 No. 7 (2024): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Juli 2024
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/armada.v2i7.1363

Abstract

Perkembangan platform digital telah menggeser komunikasi dakwah Islam dari otoritas keilmuan berbasis institusi menuju sistem visibilitas yang dimediasi algoritma, sehingga mengubah relasi antara otoritas keagamaan, distribusi pesan, dan perilaku audiens. Namun, kajian terdahulu masih cenderung memisahkan ketiga aspek tersebut sehingga belum menghasilkan pemahaman yang sistemik mengenai ekosistem dakwah digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi komunikasi dakwah Islam dalam platform digital dengan mengintegrasikan otoritas keagamaan, algoritma platform, dan perilaku audiens. Metode yang digunakan adalah qualitative systematic literature review dengan pedoman PRISMA terhadap 30 artikel ilmiah bereputasi periode 2020–2024 yang dianalisis menggunakan thematic analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dakwah digital membentuk sistem sosio-teknologis berbasis visibilitas algoritmik, di mana otoritas keagamaan berubah menjadi authority as visibility performance, algoritma berperan sebagai infrastruktur epistemik yang mengatur visibilitas pengetahuan religius, dan audiens menjadi agen aktif dalam produksi serta legitimasi makna keagamaan. Ketiganya berinteraksi dalam algorithmic feedback loop yang mereproduksi otoritas dan visibilitas secara simultan. Penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi studi komunikasi dakwah, digital religion, dan platform studies, serta implikasinya bagi penguatan literasi algoritmik dan kebijakan digital dalam ekosistem dakwah modern.