Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Kinerja Pengawas Madrasah Dalam Perencanaan Penjaminan Mutu (Quality Assurance) Pendidikan Faizin, Husnul; Ahyar; Malik, Abdul
TADBIR MUWAHHID Vol. 8 No. 1 (2024): Tadbir Muwahhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jtm.v8i1.13190

Abstract

Pengawas madrasah dalam meningkatkan mutu pendidikan menjadi aspek kunci yang dieksplorasi, dengan penekanan pada strategi pengawasan yang efektif dan pendekatan pembinaan yang berorientasi pada solusi.  Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan utama dalam implementasi kebijakan pendidikan, mengukur kualitas pembelajaran di lembaga pendidikan, dan mengeksplorasi peran pengawas madrasah dalam peningkatan mutu pendidikan.  Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan pendekatan mengikuti pola berfikir induktif terhadap peristiwa lapangan, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui pendekatan analisis interaktif, mengacu pada model yang meliputi empat alur kegiatan secara bersamaan.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan program pengawasan madrasah ibtidaiyah di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lombok Utara melibatkan penyusunan program tahunan, semester, serta rencana pengawasan akademik dan manajerial. Ini mencakup berbagai kegiatan seperti pembinaan guru, pemantauan SNP, penilaian kinerja, dan perencanaan pelatihan professional.  Program disusun secara mandiri dan kelompok di tingkat Pokjawas Kabupaten Lombok Utara, dengan perencanaan dilakukan pada awal tahun.  Pelaksanaan program pengawasan di madrasah ibtidaiyah Kecamatan Pemenang Kabupaten Lombok Utara melaksanakan bimbingan, pelatihan guru dan kepala madrasah juga dilakukan melalui kegiatan kolektif dalam forum KKG dan KKM
Perancangan Aplikasi Pengenalan Hewan Berbasis Android Untuk Anak Tunagrahita Di SLBN 1 Bima Menggunakan MIT App Inventor Ariyani; Ita Fitriati; Ahyar
Decode: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Vol. 4 No. 2: JULI 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknologi Infromasi UMK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/decode.v4i2.461

Abstract

Anak-anak tunagrahita adalah anak-anak yang mengalami masalah mental atau mempunyai kecerdasan dibawah rata-rata dibandingkan anak-anak lainnya. Jika dibandingkan dengan anak pada umumnya, pendidikan dan pendekatan pembelajaran harus berbeda. Dengan seiring berjalannya waktu dan perkembangan zaman, pembelajaran yang inventif, yang melibatkan penggunaan berbagai sumber daya diperlukan. Game edukasi yang dapat membantu guru mengembangkan cara baru untuk mengajar. Sebagai hasil dari observasi awal yang dilakukan di SLBN 1 Bima, ternyata tidak ada aplikasi berbasis teknologi untuk anak tunagrahita. Guru hanya menggunakan buku, untuk memperkenalkan hewan kepada anak tunagrahita sehingga membuat anak-anak cenderung bosan dan lebih tertarik dengan dunia mereka sendiri. Penulis juga tertarik untuk menawarkan solusi untuk masalah di atas melalui penggunaan game edukasi pengenalan hewan untuk pendidikan. Tujuan penelitian ini yaitu merancang sebuah aplikasi yang dapat mengidentifikasi hewan. Metode yang digunakan adalah metode R&D. Dalam menguji produk pada ahli penguji, validitas oleh dua ahli dengan nilai 0,94 kategori sangat layak, dan praltikalitas dua ahli dengan nilai yang dihitung dengan SPSS 0,59 yang menunjukkan bahwa kesepakatan anatar kedua ahli materi berada pada kategori fair atau sedang.
Innovation of Zakat Literacy Program to Optimize Zakat Funds at BAZNAS Province and BAZNAS Central Lombok Regency Indonesia Ahyar; Lalu Ahmad Zaenuri; Ulya Hilalatul Hasbi
TASAMUH Vol. 22 No. 2 (2024): ISLAMIC AND CULTURAL COMMUNICATION FOR DA'WAH AND CONFLICT RESOLUTION IN INDON
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/tasamuh.v22i2.11835

Abstract

This study aims to reveal the innovation of the zakat literacy program to optimize the zakat fund in BAZNAS of Central Lombok Province and BAZNAS of Central Lombok Regency, NTB. The research findings show that the innovation of the zakat literacy program by building an online service system (Qris, zakat calculator, digital Zakat, digital ink, and digital urban), restructuring the service system and institutionalizing UPZ-UPZ at the village level. As for the challenges in developing the infrastructure of an online-based service system, the public perception still views Baznas as a zakat collection institution. In contrast, the solution, the two Baznas institutions have strengthened the online service system, partnership networks, and UPZ-UPZ Villages through the Friday Movement program Sedekah Seribu, environment-based zakat zoning mapping, environment-based zakat collection teams, and forming village-level amil.  
Manajemen Pelatihan Pendidikan Bahasa di Pondok Pesantren Yanmu NW Praya Lombok Tengah Hariri, Lalu Masrik; Suprapto; Ahyar
Kariman: Jurnal Pendidikan Keislaman Vol. 12 No. 2 (2024): Pendidikan dan Keislaman
Publisher : Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52185/kariman.v12i2.490

Abstract

Yanmu NW Praya Islamic Boarding School is the first Islamic boarding school in West Nusa Tenggara that uses foreign languages ​​(English and Arabic) as the language of instruction/daily communication in the boarding school. The courage of the Islamic boarding school is certainly inseparable from the purpose of the Islamic boarding school itself in preparing their students to face an era that demands mastery of foreign languages. This study uses a qualitative research type with data collection carried out through several stages, such as observation, interviews and documentation. While the data analysis technique uses several stages, namely data reduction, presenting data and verification. The results of this study indicate that: (1) The language training design used by Yanmu NW Praya Islamic Boarding School is a modification of Dick & Carey. The training program includes English programs; a) 24hours-English, b) word deposit, c) story telling, d) virtual session. Arabic Language Program; a) muhadatsah b) Drill/ilqo’ mufrodat, c) Course, d) Masrohiyyah, e) art creation, d) ability, e) El-Syarif method course, f) Ayyami writing. (2) implementation of the language training program includes several stages such as the planning stage, organizing stage, actuating stage, controlling stage and evaluating stage.
OPTIMALISASI PROGRAM BINA PRIBADI ISLAM DALAM PEMBIASAAN IBADAH PESERTA DIDIK Ahyar; Muhaemin; Bustanul Iman
Kelola: Journal of Islamic Education Management Vol. 9 No. 2 (2024): Kelola: Journal of Islamic Education Management
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/kelola.v10i1.5931

Abstract

Optimalisasi Program Bina Pribadi Islam merupakan kebijakan yang diterapkan untuk membentuk pribadi peserta didik. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan pembiasaan ibadah dan menganalisis efektivitas penerapan pembiasaan BPI serta apa faktor pendukung dan penghambatnya dan upaya apa yang dilakukan sekolah dalam mengoptimalisasikan penerapan pembiasaan ibadah melalui program Bina Pribadi Islam, Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa program Bina Pribadi Islam merupakan kurikulum unggulan di SDIT Insan Madani Palopo yang di adopsi dari program jaringan sekolah Islam Terpadu (JSIT). Program yang berfokus pada pembinaan karakter dan pembiasaan Ibadah siswa seperti pembiasaan salat dhuha, baca al-Quran, dzikir al-matsurat dan sedekah yang dibimbing langsung wali kelas sebagai pembina dalam program BPI, penerapan pembiasaan ibadah dilakukan pada kegiatan respon kelas dengan metode kelompok liqoat sebelum memasuki pembelajaran umum. Efektifitas penerapan pembiasaan ibadah melalui program Bina Pribadi Islam di SDIT Insan Madani Palopo dinilai efektif dengan adanya fasilitas yang memadai dengan adanya penyediaan buku yang berjenjang, kemudian pengadaan buku kontrol yang diberi istilah buku mutaba’ah yang dijadikan pemgontrolan amalan keseharian siswa yang termuat aspek ibadah, kemandirian dan sosial siswa, dan buku mutaba’ah dijadikan alternative guru dengan orang tua sebagai pendampng utama saat pulang sekolah yang dilengkapi dengan paraf orang tua. Adapun hambatan yang dihadapi dalam pembiasaan Ibadah siswa ialah banyaknya jumlah siswa dan kesadaran orang tua dalam memaraf buku control siswa. Kemudian pada faktor internal dan external. Adapun cara mengoptimalisasikan Program BPI ialah membuat aturan dedikasi profesi guru yang tidak merangkap lanjut studi maupun bekerja di instansi lain, kemudian sekolah mengadakan kegiatan seperti Workshop, kerja sama dengan JSIT Pusat, kerjasama dengan orang tua siswa melalui seminar/parenting. dan mengaktifkan sosmed sekolah. Kata Kunci: Optimalisasi, BPI, Pembiasaan Ibadah
Innovation of Zakat Literacy Program to Optimize Zakat Funds at BAZNAS Province and BAZNAS Central Lombok Regency Indonesia Ahyar; Lalu Ahmad Zaenuri; Ulya Hilalatul Hasbi
TASAMUH Vol. 22 No. 2 (2024): ISLAMIC AND CULTURAL COMMUNICATION FOR DA'WAH AND CONFLICT RESOLUTION IN INDON
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/tasamuh.v22i2.11835

Abstract

This study aims to reveal the innovation of the zakat literacy program to optimize the zakat fund in BAZNAS of Central Lombok Province and BAZNAS of Central Lombok Regency, NTB. The research findings show that the innovation of the zakat literacy program by building an online service system (Qris, zakat calculator, digital Zakat, digital ink, and digital urban), restructuring the service system and institutionalizing UPZ-UPZ at the village level. As for the challenges in developing the infrastructure of an online-based service system, the public perception still views Baznas as a zakat collection institution. In contrast, the solution, the two Baznas institutions have strengthened the online service system, partnership networks, and UPZ-UPZ Villages through the Friday Movement program Sedekah Seribu, environment-based zakat zoning mapping, environment-based zakat collection teams, and forming village-level amil.  
Inovasi Safety School: Mengulik Spiritual Learning pada Madrasah Permodelan di Lombok, Indonesia Ahyar; Faizah
Edukasia Islamika : Jurnal Pendidikan Islam Vol 4 No 2 (2019): Edukasia Islamika - Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28918/jei.v4i2.2301

Abstract

The concept of ‘safety school’ emerges from the phenomenon of juvenile delinquency, such as the existence of students truant, coming late, smoking, drugs, gadget inspection, radicalism proliferation, and insufficient understanding of nationalism. To respond to this growing need, two public junior high schools in Mataram, Indonesia, exist as madrassas that foster ‘zero accident’ education. Grounded in a qualitative case study, this study explores how the two madrassas promoted positive behavior through the innovation of safety school. As a result, the two Islamic educational institutions did not lose their school identities that uphold the value of spirituality. Data were garnered through in-depth interviews and observation. Findings of this study show that in responding to this challenge, the two pilot madrassas proposed safety school innovations. They were not only supported by physical innovations, such as CCTV facilities, security, well-built school wall, determined school rules, and maintenance of madrasa buildings, but are also supported by non-physical innovation, namely: spiritual learning. It was demonstrated in a set of components of religious programs, such as the dhuha and dhuhur prayer and, the environmental care movement, one day one verse program, the strengthening the Qur’an tajweed and Tahfiz the Qur’an, Imtaq (iman and taqwa) program, community-based madrasa, and the use of religious laboratories.
Analisis Proses Overhaul Mesin Diesel Toyota Tipe 2kd-FTV Untuk Peningkatan Kinerja dan Pengujian Emisi Harman, Harman; Tahir, Abdul; Irdam; Yantony, Didit; Ahyar
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 5 No. 9 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v5i9.32394

Abstract

Overhaul merupakan proses perbaikan secara besar dan pemulihan secara menyeluruh pada suatu mesin sehingga mesin tersebut dapat beroperasi secara normal kembali. Mesin Toyota kijang innova tipe 2KD-FTV merupakan mesin diesel yang digunakan sebagai media ajar Praktikum Mesin Otomotif Mahasiswa Politeknik Sorowako dan selama beberapa tahun tidak dapat berfungsi dengan baik, sehingga perlu dilakukan perbaikan untuk mengatasi kerusakan pada mesin ini. Untuk mempelajari studi ini ada dua metode yang digunakan, yaitu yang pertama adalah metode primer yang didapat dari praktek langsung dan observasi, sedangkan yang kedua adalah metode sekunder yaitu metode yang diambil dari data internal dan data external. Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah melakukan overhaul sesuai prosedur yang meliputi pembongkaran mesin dan pengamatan fungsi dari setiap komponen yang terdapat pada mesin, memperbaiki dan mengganti komponen yang mengalami kerusakan, mengetahui cara kerja mesin dan merakit kembali mesin. Metode yang digunakan pada penelitian ini meliputi tahap perencanaan, perancangan, proses overhaul, assembling, waktu pengerjaan serta pengujian. Hasil yang diperoleh adalah Setelah dilakukan perbaikan dan penggantian komponen mesin, parameter-parameter seperti pemanasan awal, suara mesin, serta kepekatan asap pembakaran, menunjukkan kinerja yang optimal, sedangkan tekanan kompresi tiap silinder diperoleh rata-rata 310 PSI dan tekanan oli 39 PSI yangmana angka tersebut telah sesuai dengan standar mesin diesel tipe 2KD-FTV. Sehingga dapat disimpulkan bahwa overhaul yang dilakukan telah berhasil untuk mengembalikan performa mesin kenilai spesifikasi standar pabrik.
Pengembangan Media E-Learning Berbasis Google Sites Untuk Meningkatkan Literasi Digital Pada SMP Negeri 3 Monta Nurlaela; Ahyar; Purnamasari, Ramdani
Petik: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Dan Komunikasi Vol. 11 No. 2 (2025): Volume 11 No 2 September 2025
Publisher : Pendidikan Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/petik.v11i2.3033

Abstract

Abstrak                                                                                                                          Dalam era digital saat ini, kemampuan literasi digital menjadi kebutuhan penting bagi peserta didik agar dapat memanfaatkan teknologi secara produktif dan bertanggung jawab. Namun, masih banyak sekolah yang belum secara optimal memanfaatkan media pembelajaran digital.Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media e-learning berbasis Google Sites dalam meningkatkan literasi digital peserta didik kelas VII di SMP Negeri 3 Monta. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluationti). Subjek penelitian sebanyak 15 peserta didik dipilih berdasarkan hasil observasi awal. Instrumen penelitian berupa angket literasi digital, lembar validasi ahli materi dan media, serta tes pretest dan posttest. Hasil validasi oleh ahli materi memperoleh skor 46 (92%) dengan kategori sangat layak, sedangkan validasi dari dua ahli media masing-masing memperoleh skor 70 (87,5%) dan 61 (76,25%) yang dikategorikan sangat layak dan layak. Jika dirata-rata, media memperoleh persentase kelayakan sebesar 85,25% dari ketiga validator, sehingga media ini termasuk dalam kategori sangat layak untuk digunakan dalam pembelajaran. Angket literasi digital menunjukkan bahwa seluruh peserta didik memperoleh skor antara 90%–98% dengan kategori “Sangat baik”. Uji efektivitas melalui N-Gain menunjukkan rata-rata peningkatan sebesar 0,714 dengan kategori tinggi. Hasil ini membuktikan bahwa media e-learning berbasis Google Sites valid berdasarkan lembar validasi ahli, praktis menurut hasil angket peserta didik, dan efektif berdasarkan hasil pretest dan posttest menggunakan uji N-Gain, dalam meningkatkan literasi digital peserta didik di SMP Negeri 3 Monta. Kata Kunci: E-learning. Google Sites. Literasi Digital. Media Pembelajaran. SMP Negeri.   Abstract In the current digital era, digital literacy skills are essential for students to utilize technology productively and responsibly. However, many schools have not yet fully optimized the use of digital learning media.This study aims to develop a Google Sites-based e-learning media to improve the digital literacy of seventh-grade students at SMP Negeri 3 Monta. The method used is Research and Development (R&D) with the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). The research subjects consisted of 15 students selected based on initial observations. The research instruments included a digital literacy questionnaire, expert validation sheets for content and media, as well as pretest and posttest assessments. The validation results from the content expert obtained a score of 46 (92%) categorized as "very feasible," while the validation from two media experts obtained scores of 70 (87.5%) and 61 (76.25%), categorized as "very feasible" and "feasible," respectively. On average, the media received a feasibility percentage of 85.25% from the three validators, placing it in the "very feasible" category for use in learning activities. The digital literacy questionnaire showed that all students achieved scores between 90%–98%, falling into the "good" category. The effectiveness test using the N-Gain showed an average increase of 0.714, classified as "high." These results indicate that the Google Sites-based e-learning media is valid based on expert validation sheets, practical according to student questionnaires, and effective based on pretest and posttest results using the N-Gain test in improving students’ digital literacy at SMP Negeri 3 Monta. Keywords: E-learning, Google Sites, Digital Literacy, Learning Media, Junior High School.
Islamic Communication Ethics; Concepts and Applications In The Digital Era Hasan, Kamaruddin; Abdullah; Ahyar
Al-Fikrah Vol 13 No 1 (2024): Jurnal Al-Fikrah
Publisher : Institut Agama Islam Al-Aziziyah Samalanga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54621/jiaf.v13i1.734

Abstract

Ethics is combined with communication, so ethics becomes the basic foundation in communication, ethics provides a moral foundation in building a moral system for all a person's attitudes and behavior in communication. However, ethical challenges and obstacles are the main thing in situations or problems that involve moral considerations or ethical principles in the communication process. For this reason, this paper tries to analyze the concept of Islamic communication ethics and its application in the digital era. the role of communication ethics in various aspects of life, including personal, professional and social relationships. Talking about ethics in Islam cannot be separated from the science of morals as a branch of Islamic religious knowledge. The library method was the choice for this research. The bibliographic method plays an important role in formulating the theoretical basis and conceptual framework. Comprehensive analysis of literature relevant to communication ethics. A qualitative approach is used to analyze data obtained from various scientific papers, books, research reports and other reliable sources. The research results reveal that communication ethics has ethical concepts, namely freedom, responsibility and conscience. There are two forms of communication studied, namely personal communication and mass communication. Communication ethics elaborates the ethical standards used by communicants and communicators. There are at least seven perspectives on communication ethics, namely: political perspective, human nature perspective, dialogical perspective, situational perspective, religious perspective, utilitarian perspective, and legal perspective. The application of communication ethics in the digital era is generation Z who uses information technology intuitively. Characteristics of Generation Z which tends to want instant and low ability to validate information. This behavior makes generation Z very easy to fall for information validation (hoaxes), this is what makes generation Z's social media ethics very bad. Generation Z is very at risk of negative things on the Internet or social media, it is not impossible that negative activities on the internet can be imitated directly in real life. So parents need to pay attention to the ethical treatment of their children on social media.