Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN INSTRUMEN ASESMEN MATA KULIAH PRAKTIK TATA BUSANA PADA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TATA BUSANA Sudirtha, I Gede
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 3 No 1 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.464 KB) | DOI: 10.23887/jpi-undiksha.v3i1.2915

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : 1) Merancang instrumen asesmen kinerja untuk Mata Praktek Busana di Program Studi Pendidikan Tata Busana dengan langkah-langkah validitas dan reliabilitas yang tepat dalam pengembangan perangkat instrumen asesmen sebagai asesmen proses dan produk. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (research and development) dengan beberapa tahapan. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Tata Busana, dengan fokus penelitian adalah pengembangan perangkat ssesmen Mata Kuliah Praktek Tata Busana. Adapun aspek-aspek penelitian, sumber data, teknik dan instrumen/alat pengumpul data, dan validasi dan reliabilitas instrumen yang digunakan dalam penelitian dilakukan  dengan teknik wawancara, observasi, dan pencatatan dokumen. Data penelitian ini berupa data kuantitatif, dan analisis dilakukan dengan analisis statistik terkait uji empirik (validasi instrumen) yang meliputi uji content validity dan dan validitas internal. Analisis deskriptif dilakukan untuk memberi makna terhadap deskripsi data penelitian. Hasil penelitian menunjukkan : 1) rancangan perangkat instrumen Mata Kuliah Praktek Tata Busana yang dikembangkan melalui   tahap analisis kebutuhan instrumen yang dilakukan melalui kajian pustaka dan kajian terhadap kompetensi Mata Kuliah Praktek Tata Busana dengan melibatkan tim peneliti, praktisi, pakar evaluasi dan pengampu mata kuliah.  Kajian ini menghasilkan beberapa aspek penting yang perlu diungkap dalam penilaian praktek tata busana yang diturunkan dari beberapa standar kompetensi dan kompetensi dasar, serta indikator pencapaian hasil belajar yang dikehendaki dalam Mata Kuliah Praktek Tata Busana, dengan mengurutkan kemampuan-kemampuan berdasarkan urutan pengamatan. Adapun beberapa aspek kemampuan/ unjuk kerja tersebut diuraikan menjadi beberapa tahapan yaitu : (1) unjuk kerja menganalisa desain, (2) unjuk kerja membuat pola dan pecah model, (3) unjuk kerja penempatan pola pada bahan dan memotong bahan, (4) unjuk kerja menjahit/menggabungkan bagian-bagian busana, dan (5) unjuk kerja finishing, mendisplay dan pengemasan busana. Selanjutnya disusun kisi-kisi instrumen dan  perangkat instrumen tahapan kinerja dan satu tahapan penilaian dengan menggunakan asesemen produk. Untuk mengetahui validitas konstruk dilakukan dengan analisis faktor. Instrumen diuji cobakan pada 17 orang sampel. Item/butir instrumen yang mempunyai korelasi positif dengan kriterium (skor total) dan korelasi yang tinggi, menunjukkan bahwa item tersebut mempunyai validitas yang tinggi. Syarat minimum adalah rhitung= 0,30. Dari 40 butir tes yang diuji coba menunjukkan validitas yang dapat di andalkan (rhitung > 0.5). Reliabilitas instrumen menggunakan kaidah Cronbach alpha, dengan mencari koefisien reliabilitas gabungan. Indeks reliabilitasnya dihitung dengan koefisien alpha dari Cronbach dan kriteria instrumen yang reliabel ditunjukkan oleh koefisien reliabilitas ≥ 0,5. Hasil uji coba menunjukkan dari 5 instrumen yang dikembangkan memiliki tingkat reliabilitas yang dapat diandalkan (r hitung > 0.6). 2) diperlukan suatu prosedur penggunaan asesemen kinerja yang bersifat praktis, efisien dan mudah dipahami dalam pelaksanan asesemen. Lebih lanjut dalam pengembangan asesemen kinerja sangat dibutuhkan kajian yang mendalam tentang bagaimana mengembangkan prosedur asesemen kinerja yang praktis dan efisien.
MEMBANGUN LEARNING COMMUNITY DAN PENINGKATKAN KOMPETENSI MELALUI LESSON STUDY Sudirtha, I Gede
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 6 No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.686 KB) | DOI: 10.23887/jpi-undiksha.v6i1.8683

Abstract

Development of a sustainable human resources is imperative to be able to overcome all the problems facing every nation in the midst of the current global competition. The passage of the Asian Economic Community (AEC), besides a new hope for the Asian countries, also have consequences on various aspects of national life. Currently produced human resource education in Indonesia has not been able to properly prepared for these conditions. College graduates still have not been able to compete well with foreign labor. Foreign workers far better prepared to compete in terms of capabilities (skills) and the mastery of the English language compared to Indonesian workers. Kompas.com, 27 April 2015 mentions college graduates Indonesia is experiencing a dilemma, because higher education diploma degree they achieved no longer so easy to get a job guarantee. The difficulty of obtaining employment of university graduates seen from Indonesia educated unemployment rate is increasing every year. Central Statistics Agency (BPS) in August 2014, in Indonesia there are 9.5 percent (688 660 people) of the total unemployed who are alumni of the college. To prepare human resources through education, offered a solution to increase the competence of human resources (graduates of educational institutions) through the establishment of community learning (learning community) and the ongoing collaboration with various parties through the lesson Study.
PELATIHANAN PENYUSUNAN ASESMEN OTENTIK KURIKULUM 2013 PADA GURU-GURU PENGAMPU MATA PELAJARAN PRODUKTIF DI SMK NEGERI KABUPATEN BULELENG Sudirtha, I Gede
International Journal of Community Service Learning Vol. 1 No. 1 (2017): May 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (99.129 KB) | DOI: 10.23887/ijcsl.v1i1.11896

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengetahui teknik pelatihan penyusunan asesmen otentik dalam kurikulum 2013 pada mata pelajaran produktif. Pelatihan ini melibatkan dosen Undiksha yang ahli dalam bidang evaluasi. Bekerja sama dengan SMK Negeri di Kabupaten Buleleng yang berjumlah 30 orang guru produktif sebagai subyek sasaran. Kegiatan Pengabdian ini menggunakan metode dalam bentuk pelatihan penyusunan tes kinerja melalui ceramah, diskusi, praktek penyusunan asesmen otentik dan tanya jawab. Kegiatan ini direncanakan selama 6 bulan yang terbagi dalam tiga tahap yaitu: (1) tahap perencanaan, (2) tahap pelaksanaan, dan (3) tahap evaluasi. Berdasarkan hail kegiatan yang dilaksanakan di Fakultas Teknik dan Kejuruan Universitas Pendidikan Ganesha para peserta sangat antusias dan aktif dalam mengikuti kegiatan pelatihan dari awal sampai akhir. Hal ini nampak melalui interaksi intensif yang terjadi antara peserta dengan instruktur, serta semua peserta menyatakan senang dengan pelaksanaan kegiatan pelatihan yang diberikan. Hal ini menunjukkan respon peserta terhadap kegiatan pelatihan sangat positif.
Digitalisasi Manajemen dan Pemasaran Produk Seni Kerajinan Songket dan Endek Penglatan Antara, Putu Aditya; I Gede Sudirtha; Made Agus Wirawan
International Journal of Community Service Learning Vol. 9 No. 1 (2025): February
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijcsl.v9i1.89277

Abstract

Transformasi digital dalam manajemen dan pemasaran produk seni kerajinan tradisional, seperti Songket dan Endek, menghadirkan berbagai peluang dan tantangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi digitalisasi dalam meningkatkan manajemen dan pemasaran produk seni kerajinan Songket dan Endek. Melalui metode systematic review, artikel ini menganalisis berbagai sumber akademik yang relevan dan terkini untuk mengidentifikasi dampak dari digitalisasi terhadap rantai pasokan, kontrol kualitas, serta strategi pemasaran berbasis e-commerce dan media sosial. Hasil kajian menunjukkan bahwa digitalisasi membantu pengrajin dalam memonitor produksi, mengelola inventori secara lebih efisien, dan menjaga kualitas produk melalui sistem pelacakan digital. Selain itu, pemasaran digital memungkinkan pengrajin untuk menjangkau konsumen global dengan biaya yang lebih rendah, serta memperkuat narasi budaya produk kerajinan. Namun, tantangan seperti kurangnya literasi digital, infrastruktur teknologi yang terbatas, dan tingginya biaya awal investasi menjadi hambatan dalam penerapan teknologi ini di kalangan pengrajin tradisional. Untuk mengatasi kendala tersebut, diperlukan dukungan dari pemerintah dan sektor swasta melalui pelatihan dan penyediaan infrastruktur digital. Sehingga digitalisasi dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan produk kerajinan Songket dan Endek jika diimplementasikan dengan strategi yang tepat dan didukung oleh kolaborasi lintas sektor.
Co-Authors ., Alfi Lailatul Badriy ., Ayu Putu Rahayu Pertiwi Lestari ., I Gusti Ayu Dwi Mirah Jayanti ., Kadek Devi Saras Patmawati ., Kadek Megayanti ., Kadek Monik Widi Hutami ., KOMANG AGUS WIDHYASA ., Luh Ade Haryawati ., Luh Putu Sri Indra Partiwi ., Luh Putu Sri Okta Pradinda ., Made Mahatmi Pradnya Pramita ., Made Yunitari ., Ni Kadek Emma Pratiwi ., Ni Luh Ayu Utami ., NI LUH DESI ARIATI ., Ni Made Devi Meilasari ., Ni Putu Putri Astuti ., Nurmayana ., Putu Gitta Fortuna ., Ririn Pebrianti ., Sohriah abdillah, awaluddin muhammad Adhi Suarjana, I Kadek Agustini . Agustini Agustini Agustini Agustini, Agustini Alfi Lailatul Badriy . Amalia, Nuratul Angendari , Made Diah Anggirihin Kusuma . Annisa Ikhtiari Apsani, Wayan Rian Ardana, I Wayan Arisuryami, Devi Artanayasa, Wayan Asnur, Rukdianti Aslinda awaluddin muhammad abdillah Ayu Putu Rahayu Pertiwi Lestari Ayu Putu Rahayu Pertiwi Lestari . Bagus Suyadnya, I Gusti Budhiyani, I Dewa Ayu Made Budhyani, I Dewa Made Budi, Made Wangi Eka desi gusti yani Dessy Seri Wahyuni Dewa Gede Hendra Divayana, Dewa Gede Hendra dharmayanti, ni made lia Fitria . Gede Nova Kertiana Putra gera suartini vera Gusti Ayu Putu Ari Andini . Haryawati, I Luh Ade I Dewa Ayu Made Budhiyani I Dewa Ayu Made Budhyani I Dewa Ayu Made Budhyani I Gede Astra Wesnawa I Gede Ratnaya I Gst Lanang Agung Parwata I Gusti Ayu Dwi Mirah Jayanti . I Gusti Ayu Putri Candra Dewi . I Gusti Bagus Suyadnya I Kadek Adhi Suarjana I Luh Ade Haryawati I Made Candiasa I Made Gede Sunarya I Putu Darmayasa I Wayan Ardana Ikhtiari, Annisa Indriatna, Venty Juniawati, Ni Kadek Windi Kadek Devi Saras Patmawati . Kadek Maindra Kadek Megayanti . Kadek Monik Widi Hutami . Kadek Onny Swastini Kadek Onny Swastini . Kertiana Putra, Gede Nova Kurnia Dwi Prayani . Kurniasari, Ni Made Utari Lestari, Ayu Putu Rahayu Pertiwi Luh Ade Haryawati . Luh Puspaningsih . Luh Putu Sri Indra Partiwi . Luh Putu Sri Okta Pradinda . M.Cs S.Kom I Made Agus Wirawan . Made Diah Angendari Made Diah Angendari Made Diah Angendari Angendari Made Mahatmi Pradnya Pramita . Made Windu Antara Kesiman Made Yunitari Made Yunitari . Made Yustika Yani Maindra, Kadek Maria Dapa Talu . Ni Kadek Emma Pratiwi . Ni Kadek Lina Wiartini . Ni Kadek Lina Wiartini ., Ni Kadek Lina Wiartini Ni Kadek Windi Juniawati Ni Kadek Windi Juniawati . Ni Ketut Widiartini Ni Ketut Widiartini Ni Kt. Widiartini Ni Luh Ayu Utami . Ni Luh Desi Ariati NI LUH DESI ARIATI . Ni Luh Sukaniti Ni Made Devi Meilasari . ni made lia dharmayanti Ni Made Suriani Ni Putu Putri Astuti . Ni Putu Sisnutari d . Ni Putu Sisnutari d ., Ni Putu Sisnutari d Nuratul Amalia Nyoman Dantes Nyoman Santiyadnya Pebrianti, Ririn Pranata, Putu Andika Prengki Gito Sudarsono Putu Aditya Antara Putu Agus Mayuni Putu Andika Pranata Putu Gitta Fortuna . Putu Juli Indah Purnami Purnami Putu Yudia Pratiwi Ririn Pebrianti Ririn Pebrianti . Santi, Ni Made Fortuna Ayu Wasanti Sohriah . Sri Haerina Lailatul Janah Suharni . Suharni M.Pd Sukaniti, Ni Luh Suratmin Swastini, Kadek Onny Syifaullinnas Hs . Trisna Nurmeisarah . Venty Indriatna vera, gera suartini Wayan Rian Apsani Widiartini, Ni Kt. Yani, Made Yustika Yuli Harniati . Yundari, Yundari Yunitari, Made