Claim Missing Document
Check
Articles

PERKEMBANGAN RAGAM HIAS TENUN SONGKET DI DESA SUKARARA KECAMATAN JONGGAT KABUPATEN LOMBOK TENGAH Suharni .; I Gede Sudirtha, S.Pd, M.Pd .; Putu Agus Mayuni, S.Pd, M. Si. .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v3i1.4991

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui jenis ragam hias kain tenun songket di Desa Sukarara Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok Tengah (2) mengetahui perkembangan ragam hias tenun songket di Desa Sukarara Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok Tengah. Penelitian ini dilakukan di Desa Sukarara Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok Tengah. Objek penelitian adalah jenis ragam hias dan Perkembangan ragam hias tenun songket di Desa Sukarara. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan pencatatan dokumen. Instrumen penelitian adalah lembar observasi, wawancara, dan pencatatan dokumen. Metode analisis data menggunakan analisis dekskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) jenis ragam hias tenun songgket di Desa Sukarara Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok Tengah adalah: (a) jenis ragam hias prembon (campuran) meliputi: ragam hias subanala, ragam hias lumbung, ragam hias merak, ragam hias tokek, cemare (pohon cemara) dan ragam hias nanas, (b) jenis ragam hias geometris meliputi: ragam hias serat pangingang dan ragam hias bulan begantung, (c) jenis ragam hias manusia meliputi: ragam hias wayang dan ragam hias barong. (2) Perkembangan ragam hias tenun songket di Desa Sukarara Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok Tengah mengalami perkembangan antara lain: (1) Ragam hias prembon (campuran) yang mengalami perkembangan meliputi: (a) ragam hias subanala, (b) ragam hias lumbung, (c) ragam hias cemare. (2) Ragam hias geometris yang mengalami perkembangan meliputi: (a) ragam hias serat panginang, (3) Ragam hias manusia yang mengalami perkembangan meliputi: (a) wayang. Ragam hias tersebut mengalami perkembangan dari segi bentuk, motif, benang dan warna. Kata Kunci : Ragam Hias, Perkembangan Ragam Hias This study aims to: (1) determine the type of decoration songket in the Village District of Jonggat Sukarara Central Lombok (2) determine the development of decorative weaving songket Jonggat Sukarara Village District of Central Lombok. This research was conducted in the village Sukarara Jonggat District of Central Lombok. The object of research is a kind of decoration and ornament songket Developments in Sukarara Village. Data collection techniques using the method of observation, interviews, and recording documents. The research instrument was a sheet of observation, interviews, and recording documents. Methods of data analysis using dekskriptif analysis. The results showed that, (1) the type of decorative weaving village songgket Sukarara Jonggat District of Central Lombok is: (a) the type of decorative prembon (mixture) includes: subanala decoration, decorative barn, peacock decoration, decorative gecko , cemare (spruce) and decorative pineapple, (b) the type of decorative geometric include: decorative fiber and decorative pangingang begantung month, (c) the type of decoration humans include: decorative puppets and decorative barong. (2) The development of decorative weaving songket Jonggat Sukarara Village District of Central Lombok has developed among others: (1) ornament prembon (mixture) which had been developed include: (a) decorative subanala, (b) a decorative barn, ( c) decorative cemare. (2) The geometric ornamentation that has developed include: (a) decorative fiber panginang, (3) ornament man who has developed include: (a) puppet. The ornament is experiencing growth in terms of shapes, patterns, yarns and colors. keyword : Decorations, Decorations Delevopment
PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA KARYAWAN DI INDUSTRI MUKHLIS BORDIR DESA PADANG SUMBU KAJA KOTA DENPASAR BALI Fitria .; Dra. I Dewa Ayu Made Budhyani,M.Pd .; I Gede Sudirtha, S.Pd, M.Pd .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v3i1.4992

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui:1) penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja karyawan di Industri Mukhlis Bordir; 2) kendala dalam penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja karyawan di Industri Mukhlis Bordir. Penelitian ini dilaksanakan di Industri Mukhlis Bordir Desa Padang Sumbu Kaja Kota Denpasar Bali. Subyek penelitian adalah pegawai atau karyawan sebanyak 43 orang, 1 orang manajer produksi, dan 2 orang supervisor produksi Industri Mukhlis Bordir, sedangkan obyek penelitian adalah penerapan sistem manajemen keselamatan kesehatan kerja karyawan,kendala yang ditemukan dalam proses penerapan SMK3 di Industri Mukhlis Bordir Desa Padang Sumbu Kaja Kota Denpasar Bali. Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi, dan pencatatan dokumen.Metode analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Prosedur penerapan sistem manajemen keselamatan kesehatan kerja karyawan diawali dari pembentukan komitmen dan kebijakan, pengorganisasian, penerapan, dan evaluasi. Sedangkan cara penerapan keselamatan dan kesehatan kerja yaitu: a) Penggunaan masker. b) Penggunaan alat pelindung kaki. c) Pemakaian pakaian yang baik dan benar. d) Ventilasi ruangan. e) Kebersihan dan kenyamanan ruang bordir. f) Penempatan kabel-kabel mesin bordir. g)) Pemeriksaankesehatan. h) Pemilihan alat pelindung diri. i) Penyelenggaraan gizi sehat pada makanan karyawan. j) Penyediaan kotak P3K. k) Pencahayaan ruangan. l) Jam kerja karyawan. m) Beban kerja karyawan. 2) kendala yang terjadi pada penerapan keselamatan dan kesehatan kerja karyawan adalah kurangnya alat-alat penunjang keselamatan dan kesehatan kerja. Serta komitmen dalam menjalankan program SMK3 yang belum maksimal. Kata Kunci : Manajemen, Keselamatan dan Kesehatan Kerja This study was aimed to investigate 1), implementation of occupational of safety and health management systems for the employee of Mukhlis Industrial Embroidery. 2),obstacle in implementation of occupational of safety and health management system in Mukhlis Industrial embroidery. The research was conducted in the village of Padang, Industrial Embroidery of Mukhlis Kaja axis in Denpasar Bali . Subjects were employees or employees of as many as 43 people , 1 production manager , and 2 production supervisors of Mukhlis Industrial Embroidery , while the object of research was is the application of occupational safety in healt management system of employees , problems that were found in the application process in Mukhlis Industrial Embroidery SMK3 in Padang village axis Kaja of Denpasar Bali . Techniques of collecting data were using interviews , observation , and recording dokumen.Metode data analysis was using descriptive analysis . The results showed that 1) Procedures implementation of occupational safety health management system starting from the formation of employee commitment and policy , organization , implementation , and evaluation . While the way the application of safety and health , namely : a) the use of masks . b) The use of gaiters . c) Use of clothing that is good and right . d) Ventilation space . e) Cleanliness and comfort embroidery space . f) Placement cables embroidery machine . g) health examination . h) The selection of personal protective equipment . i) Implementation of healthy nutrition in food employees . j) Provision of P3K box . k) The lighting of the room. l) Hours of work of employees . m) The workload of employees . 2) the obstacle that occured in the application of safety , occupational health of employees were the lack of tools supporting the safety and occupational health . And a commitment to run a program that was not maximized SMK3 keyword : Management, occupational safety and health system
PEMANFAATAN PERCA BROKAT MENJADI PRODUK AKSESORIS Syifaullinnas Hs .; I Gede Sudirtha, S.Pd, M.Pd .; Ni Ketut Widiartini, S.Pd.,M.Pd .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v4i1.6552

Abstract

Penelitian jenis eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui kualitas aksesoris perca brokat berupa jepit rambut, anting, kalung, gelang dan cincin dilihat dari prinsip desain. Metode yang digunakan untuk mendapatkan data adalah metode observasi. Produk aksesoris diuji oleh 16 orang panelis ahli. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu lembar uji mutu hedonik dengan lima tingkatan (sangat baik, baik, cukup baik, kurang baik, sangat kurang baik). Kemudian dianalisis melalui analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas produk aksesoris dilihat dari aspek prinsip desain yaitu: 1) Kualitas produk aksesoris jepit rambut dilihat dari aspek prinsip desain berada dalam kategori sangat baik sesuai tolok ukur yakni keselarasan (3,9), keseimbangan (3,67), irama (3,7). 2) Kualitas produk aksesoris anting dilihat dari aspek prinsip desain sangat baik sesuai tolak ukur yakni keselarasan (3,56), keseimbangan (3,5), pusat perhatian (3,5). 3) Kualitas produk aksesoris kalung dilihat dari aspek prinsip desain berada dalam kategori sangat baik sesuai tolok ukur yakni keselarasan (3,93), keseimbangan (3,81), pusat perhatian (3,5). 4) Kualitas produk aksesoris gelang dilihat dari aspek prinsip desain berada dalam kategori sangat baik sesuai tolok ukur yakni keselarasan (3,81), irama (3,56), keseimbangan (3,75). 5) Kualitas produk aksesoris cincin dilihat dari aspek prinsip desain berada dalam kategori sangat baik sesuai tolok ukur yakni keselarasan (3,68), keseimbangan (3,5), pusat perhatian (3,9). Kata Kunci : aksesoris, kualitas, perca brokat. Research of this type of experiment aims to determine quality brocade patchwork accessories such as hair clips, earrings, necklaces, bracelets and rings views of the design principles. The method used to obtain the data are observational methods. Accessories products tested by 16 panelists expert. Data collection instruments used are the hedonic quality test sheet with five levels (excellent, good, fairly good, poor, very poor). Then Analyzed through descriptive analysis of qualitative and quantitative. The results showed that the product quality accessories from the aspect of design principles, namely: 1) Quality of products accessories hairpin seen from the aspect of design principles are in very good category that is appropriate benchmarks alignment (3.9), balance (3.67), rhythm (3.7). 2) The product quality earrings accessories from the aspect of excellent design principles appropriate benchmark for the alignment (3.56), balance (3.5), the center of attention (3.5). 3) Quality of products necklace viewed from the aspect of design principles are in very good category appropriate benchmarks that alignment (3.93), balance (3.81), the center of attention (3.5). 4) Quality of products accessories bracelet from the aspect of design principles are in very good category appropriate benchmarks that alignment (3.81), rhythm (3.56), balance (3.75). 5) Quality of products accessories ring viewed from the aspect of design principles are in very good category appropriate benchmarks that alignment (3.68), balance (3.5), the center of attention (3.9). keyword : accessories, quality, brocade patchwork.
TEKNIK MENGHIAS BUSANA PESTA PADA PT. CHARISMA BALI Ni Putu Sisnutari d .; I Gede Sudirtha, S.Pd, M.Pd .; Made Diah Angendari, S.Pd. .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v4i1.6641

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) teknik yang digunakan untuk mengaplikasikan hiasan busana pesta. (2) proses pembuatan menghias busana pesta. Penelitian ini dilakukan di PT. Charisma Bali. Objek penelitian adalah teknik yang digunakan untuk mengaplikasikan hiasan busana pesta dan proses pembuatan menghias busana pesta di PT. Charisma Bali. Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara dan observasi. Instrument penelitian adalah lembar wawancara dan lembar observasi. Metode analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) teknik yang digunakan untuk mengaplikasikan hiasan busana pesta di PT. Charisma Bali adalah: (a) busana pesta dengan mengaplikasikan brokat, tali kur dan payet, (b) busana pesta dengan detail payet, (c) busana pesta dengan mengaplikasikan brokat dengan payet, (d) busana pesta dengan mengaplikasikan tali kur dan pita motif, (e) busana pesta dengan mengaplikasikan brokat dan tali kur. (2) Proses pembuatan menghias busana pesta di PT. Charisma Bali antara lain (a) alat dan bahan pembuatan hiasan busana pesta adalah gunting motif, gunting benang, jarum tangan, pendedel, menekin, jarum pentul, tempat payet, benang jahit, brokat, payet, tile, tali kur, (b) proses pembuatan menghias busana pesta antara lain persiapan alat dan bahan, menggunting, pemasangan pada menekin, menjahit dengan tangan dan finishing. Kata Kunci : Teknik Menghias, Busana Pesta This study aims to determine (1) the technique used to apply decoration party dress. (2) the process of making a party dress decorate. This research was conducted at PT. Charisma Bali. The object of research is a technique used to apply decoration party dress and decorate a party dress-making process in PT. Charisma Bali. Techniques of data collection using interviews and observation. Research instrument was the questionnaires and observation sheets. Methods of data analysis using descriptive analysis. The results showed that (1) the technique used to apply decoration fashion party at PT. Charisma Bali are: (a) a party dress by applying brocade, rope chair and sequins, (b) a party dress with sequin detail, (c) a party dress by applying brocade with sequins, (d) a party dress by applying a rope chair and ribbon motif , (e) applying a party dress with brocade and rope chair. (2) The process of making a party dress decorate PT. Charisma Bali, among others, (a) the tools and materials to make ornaments party dress is scissors motif, scissors yarn, needle hand, pendedel, menekin, pin, place sequins, sewing thread, brocade, sequins, tulle, rope chair, (b) process manufacture decorate a party dress, among others, preparation of tools and materials, cutting, mounting om menekin, sewing by hand and finishing. keyword : Decorating Techniques, Fashion Party
Tata Rias Pengantin Agung Kabupaten Karangasem Provinsi Bali Ni Kadek Lina Wiartini .; I Gede Sudirtha, S.Pd, M.Pd .; Made Diah Angendari, S.Pd. .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v4i1.6793

Abstract

Penelitian jenis kualitatif ini bertujuan untuk mengetahui (1) bagian-bagian dan makna dari tata rias, busana, aksesoris (2) untuk mengetahui langkah-langkah tata rias pengantin Agung Karangasem. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara metode observasi, metode wawancara dan studi dokumen kepada LKP Dewi Ratih, puri Agung Karangasem dan Dinas Kebudayaan Karangasem dengan objek penelitian yaitu tata rias pengantin Agung Kabupaten Karangasem Provinsi Bali. Hasil Penelitian ini adalah: (1) Tata rias pengantin Agung Karangasem dibagi menjadi 3 bagian yaitu tata rias wajah dan rambut, busana, serta aksesoris pengantin Agung Karangasem. Masing-masing bagian pada tata rias pengantin Agung Karangasem memiliki makna yang sesuai dengan fungsinya, (2) Langkah-langkah pelaksanaan dimulai dari tata rias wajah, selanjutnya pada tata rias rambut: pembentukan semi gopong, pusung kerucut, sanggul gento agung, bunga mawar, cempaka putih, cempaka kuning, blengker, bunga sandat, empak-empak, bunga cempaka, cucuk bundar emas, dan terakhir pemasangan sekar taji. Langkah penggunaan busana pengantin wanita meliputi: penggunaan tapih, kamen songket, stagen, selendang blebet sutra cina, dan terakhir selendang bangsing. Pada pengantin pria menggunakan: saput songket merebong, sabuk/stagen, kampuh/saput sutra penuh, umpal, baju beludru bersulam, dan destar. Langkah penggunaan aksesoris pengantin wanita meliputi: Subeng cerorot, badong, gelang, dan sabuk pending. Pada pengantin pria meliputi: penggunaan rumbing, gelang, dan pada tahap akhir penggunaan bros.Kata Kunci : aksesoris, busana, tata rias, pengantin Agung Karangasem. This type of qualitative research aimed to determine (1) the parts of and the meaning of the make up , clothes , accessories (2) to know how to make up wedding’s Agung Karangasem. The methods of data collection is done by observation , interview and document study to LKP Dewi Ratih , the castle and the Department of Culture Agung Karangasem. The object of research is make up wedding Agung Karangasem Bali Province. The experiment produck is (1) wedding’s make up Agung Karangasem, has three posts. There are face and hair make up, clothes, and wedding’s accessories Agung Karangasem has the meaning by its seft. So in the use of and the implementation must be full about the right doing become the natural. (2) The scond doing from the vace make up than hair styling: semi gopong, pusung kerucut, sanggul gento agung, rose, white cempaka, yellow cempaka, blengker, sandat, rose, empak-empak, cucuk bundar emas, and the last is using by sekar taji (woman). The next is using by women clothes wedding, there are: tapih, kamen songket, stagen, selendang blebet sutra cina and the last selendang bangsing. For man clothes wedding is using: saput songket merebong and destar. For woman wedding accessories there are: subeng cerorot, badong, bracelet, and sabuk pending. For man wedding accessories there are: rumbing, bracelet than the last is bross.keyword : Accessories, clothes, make up, Agung Karangasem wedding
DESKRIPSI TENTANG TENUN ENDEK MOTIF PUCUK PADA INDUSTRI TENUN PUTRI AYU KECAMATAN BLAHBATUH KECAMATAN GIANYAR Luh Putu Sri Indra Partiwi .; I Gede Sudirtha, S.Pd, M.Pd .; Ni Ketut Widiartini, S.Pd.,M.Pd .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 5 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v5i2.8375

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) proses pembuatan tenunan endek motif pucuk, (2) motif pucuk apa saja yang dibuat pada Industri Tenun Putri Ayu Kecamatan Blahbatuh Kabupaten Gianyar. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari hingga Februari 2016 yang bertempat di Industri Tenun Putri Ayu. Objek dari penelitian ini adalah proses pembuatan serta motif dari tenunan endek motif pucuk. Sumber informan dalam penelitian ini adalah pemilik industri, Pegawai dan karyawan. Variabel penelitian adalah proses pembuatan dan motif tenunan. Metode pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode observasi dan wawancara. Instrumen penelitian adalah lembar observasi dan pedoman wawancara. Metode analisis data dalam menggunakan analisis deskriptif yang menjelaskan sebagai mana adanya tidak dirubah dalam bentuk simbol maupun bilangan. Hasil dari penelitian ini adalah (1) Proses pembuatan teununan endek motif pucuk pada Industri Tenun Putri Ayu menggunakan 3 proses kerja dalam pembuatan kain yaitu membatik dengan menggunakan teknik air brush untuk pewarnaan benang pakan, teknik ikat/endek untuk pewarnaan pada benang lungsi dan menggunakan teknik songket pada proses penenunan dengan menggunakan ATBM sistem kartu untuk menghasilkan motif bunga pucuk. (2) Motif yang digunakan pada tenunan ini adalah beberapa jenis bunga pucuk diantaranya bunga pucuk bang, bunga pucuk rejuna, kombinasi dari bunga pucuk dan motif geometri serta motif bunga pucuk 2 dimensi yang bagian baik dan buruknya menghasilkan motif serta warna yang berbeda.Kata Kunci : Bunga Pucuk, Motif Tenun, Tenun Endek Inovasi. This study aims to determine (1) the production process of hibiscus-patterned endek woven cloth, (2) the variety of hibiscus pattern used in the Putri Ayu Woven Industry, Blahbatuh subdistrict, Gianyar Regency. This research was done from January to February 2016 located in Putri Ayu Woven Industry. The object of this study was the production process also the pattern of hibiscus-patterned endek woven cloth. The data was gathered by interviewing the owner of the industry and the employees. The variables of this research were the production process and woven’s pattern. The method of collecting data applied in this study were observation and interviewing method. The instruments of this study were observation sheet and interview guidelines. The method of analyzing data used was descriptive analysis which explained everything literally without converting the data to symbols or numerals. the result of this study: (1) the production process of hibiscus-patterned endek woven cloth in Putri Ayu Woven Industry consisted of three working process, those are: doing the batik work by using the air brush technique for coloring the pakan thread, Tie-dying technique to coloring the lungsi thread and utilizing the songket technique in weaving process by using ATBM card system to deliver the hibiscus pattern (2) Patterns used in these woven were variety of hibiscus flower, among them are bang hibiscus, rejuna hibiscus, the combination of hibiscus flower and geometric pattern, also two-dimensional hibiscus pattern which its positive and negative area resulting in different kinds of colors and patterns.keyword : Hibiscus Flower, Woven Pattern, Innovation Of Endek Woven.
KAJIAN TENTANG TATA RIAS DEÈNG BULELENG Luh Puspaningsih .; Ni Ketut Widiartini, S.Pd.,M.Pd .; I Gede Sudirtha, S.Pd, M.Pd .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 5 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v5i2.8378

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengungkap: 1) fungsi dan makna tata rias Deèng Buleleng; 2) perubahan penggunaan tata rias Deèng Buleleng kaitannya dengan tradisi medeèng dalam upacara ngaben. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi dan wawancara menggunakan lembar observasi dan pedoman wawancara sebagai instrumen penelitian. Teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian yaitu: 1) Tata rias Deèng Buleleng dibagi menjadi empat bagian yaitu tata rias wajah, tata rias rambut, busana, serta aksesoris yang memiliki fungsi dan makna tersendiri, sehingga penggunaannya harus benar dan lengkap agar tidak mengurangi fungsi dan maknanya. 2) Perubahan penggunaan tata rias Deèng Buleleng dipengaruhi oleh faktor teknologi dalam bidang tata rias dan minimnya pengetahuan masyarakat. Perubahan tersebut mempengaruhi fungsi dan makna tata rias Deèng Buleleng, serta berdampak negatif terhadap kelestarian tata rias Deèng Buleleng. Untuk itu perlu upaya untuk mempertahankan eksistensi tata rias Deèng Buleleng melalui kajian dan penyuluhan tentang tata rias Deèng Buleleng yang melibatkan berbagai kalangan masyarakat.Kata Kunci : Fungsi, makna, perubahan tata rias Deèng Buleleng. This study aimed to understand and reveal: 1) the function and meaning of Deèng Buleleng cosmetology; 2) the change of the use of Deèng Buleleng cosmetology related to medeèng tradition of Ngaben ceremony. This study was a descriptive research. The data collection was done by observation and interview method using observation sheets and interview guidelines as the research instruments. The data was analyzed by the descriptive analysis technique. The result of the study were: 1) Deèng Buleleng cosmetology was divided into four parts, they are make-up, hairdo, dressmaking, and accessories with its own function and meaning, which had to use correctly and completely in order to not diminish the function and meaning; 2) the change of the use of Deèng Buleleng cosmetology was influenced by the technological factors in the field of cosmetology and also the lack of societies’ knowledge about Deèng Buleleng cosmetology. Those changes influenced the function and meaning of Deèng Buleleng cosmetology, and also gave the the negative impact toward the eternity of Deèng Buleleng cosmetology. Based on the result, it needed such an effort to maintain the existence of Deèng Buleleng cosmetology through study and counseling about Deèng Buleleng cosmetology which involved various communities.keyword : Function, meaning, change of Deèng Buleleng Cosmetology.
Pengetahuaan dan Keterampilan Penata Sanggul Modern Pola Top Style Pada Salon Kecantikan di Kota Denpasar Selatan Putu Gitta Fortuna .; I Gede Sudirtha, S.Pd, M.Pd .; Dra. I Dewa Ayu Made Budhyani,M.Pd .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 6 No. 3 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v6i3.8962

Abstract

Penelitiaan ini bertujuaan untuk mengetahui (1) pengetahuaan penata sanggul modern pola top style di salon kecantikan Denpasar Selatan.(2) Keterampilan penata sanggul modern pola top style pada salon kecantikan di Kota Denpasar Selatan. Penelitiaan ini menggunakan rancangan penelitiaan deskriptif kuantitatif. Objek penelitian yang digunakan adalah pengetahuaan dan keterampilan penata sanggul modern pola top style. Sempel penelitiaan berjumlah 20 responden, metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah metode observasi dan angket (kuesioner). Analisis data dalam penelitiaan ini menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil pengetahuaan menunjukan bahwa tingkat pengetahuaan penata sanggul moderen pola top style menunjukan katagori baik skor (80%) berjumlah 16 orang penata rambut, dan yang menunjukan katagori cukup skor (20%) yaitu berjumlah 4 orang penata rambut. Sedangkan tingkat keterampilan yang dimiliki penata rambut dari beberapa salon menunjukan kategori baik (30%) berjumlah 6 orang penata rambut, dan yang menunjukan kategori cukup skor (70%) berjumlah 14 orang penata rambut. Kata Kunci : Pengetahuaan, Keterampilan, Sanggul Modern, Pola Top Style This research purpose to know (1) knowledge of modern hair bun dresser top style pattern in beauty salon at south Denpasar.(2) Skill of modernt hair bun dresses top style pattern in beauty salon at south Denpasar city. This research use research derscriptive quantitative program. The variable of this research is knowledge and skill modern hair bun dresser top style pattern.The sampel of research is about 20 respondents, methed descriptive quantitative analysis. The resuilt of knowledge show that knowledge level of modern hair bun dresser top style pattera in good categrory that is (80%) the hair bun dressers are about 16 people hair bun dressers, and there is sufficient category (20%) there are about 4 people hair bun dressers. Whereas the level skill of hair bun dresser from some of beauty salon show that they are in good category (30%) there are 6 people of hair bun dresser, and there are (70%) 14 people of hair bun dressers that show in sufficient categrory. keyword : Knowledge, Skill, Modern hair bun, Top Style pattern.
TATA RIAS WAJAH SEHARI-HARI MAHASISWI FAKULTAS TEKNIK DAN KEJURUAN DALAM KEGIATAN PERKULIAHAN Kurnia Dwi Prayani .; I Gede Sudirtha, S.Pd, M.Pd .; Made Diah Angendari, S.Pd. .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 6 No. 3 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v6i3.8963

Abstract

Abstrak Penelitiaan ini bertujuaan untuk mengetahui (1) pengetahuan tata rias wajah sehari-hari mahasiswi Fakultas Teknik dan Kejuruan dalam kegiatan perkuliahan dan (2) Keterampilan tata rias wajah sehari-hari mahasiswi Fakultas Teknik dan Kejuruan dalam kegiatan perkuliahan. Variabel penelitian ini adalah tata rias wajah sehari-hari mahasiswi Fakultas Teknik dan Kejuruan dalam kegiatan perkuliahan. Sempel penelitiaan berjumlah 48 responden dengan teknik sampel Accidental Sampling dengan proporsi sampel 25%. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode angket (kuesioner) dan metode observasi. Analisis data dalam penelitiaan ini menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) pengetahuan tata rias wajah sehari-hari mahasiswi Fakultas Teknik dan Kejuruan dalam kegiatan perkuliahan pada kategori baik berjumlah 36 responden (75%), pada kategori cukup berjumlah 12 responden (25%) dan pada kategori kurang berjumlah 0 responden (0%) dengan perolehan skor tertinggi responden 59 dari skor maksimal 60 dan skor terendah responden 43 dari skor minimal 20. Pengetahuan tata rias wajah sehari-hari mahasiswi Fakultas Teknik dan Kejuruan dalam kegiatan perkuliahan termasuk dalam kategori baik. Sedangkan (2) keterampilan tata rias wajah sehari-hari mahasiswi Fakultas Teknik dan Kejuruan dalam kegiatan perkuliahan pada kategori baik berjumlah 4 responden (13,20%), pada kategori cukup berjumlah 15 responden (38,29%), dan pada kategori kurang berjumlah 29 responden (48,51%) dengan perolehan skor tertinggi responden 33 dari skor maksimal 36 dan skor terendah yang responden 13 dari skor minimal 12. Keterampilan tata rias wajah sehari-hari mahasiswi Fakultas Teknik dan Kejuruan dalam kegiatan perkuliahan termasuk dalam kategori kurang.Kata Kunci : pengetahuaan, keterampilan, rias sehari-hari This research was aimed to know (1) the knowledge of students’ daily make up in faculty of engineering and vocational during learning and (2) students’ skill in daily make up in faculty of engineering and vocational. Variable of this research was students’ daily make up during learning. The sample of this research were 48 participants and sampling technique used in this research was Accidental Sampling with sampling balance 25%. Questionnaire method was used as a research method and observation method used was descriptive quantitative analysis. The result of this research showed that (1) students’ knowledge in daily make up at faculty of engineering and vocational was 36 (75%) and it was categorized as a good knowledge; for common knowledge the result was 12 (25%), and for poor knowledge the result was 0 (0%) based on the highest responds 59 from highest score 60 and the lowest responds 43 from the lowest score 20. Based on the result, students’ knowledge in daily make up at faculty of engineering and vocational was categorized as a good knowledge. Whereas, (2) the result of students’ skill in daily make up for good skill got 4 responds (13,20%), common skill got 15 responds (38,29%), and for poor skill got 29 responds (48,51%) with the result of highest responds 33 from highest score 36 and lowest responds 13 from the lowest score 12. it can be concluded that students’ skill in daily make up at faculty of engineering and vocational categorized as poor skill.keyword : knowledge, skill, daily make up
PENERAPAN METODE DEMONSTRASI BERBANTUAN VIDEO HASIL BELAJAR PENATAAN SANGGUL PUSUNG TAGEL DI SMK NEGERI 2 SINGARAJA Yuli Harniati .; Dra. I Dewa Ayu Made Budhyani,M.Pd .; I Gede Sudirtha, S.Pd, M.Pd .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 6 No. 3 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v6i3.8989

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) meningkatkan hasil belajar, (2) meningkatkan aktivitas siswa (3) mengetahui respon siswa terhadap penerapan metode demonstrasi berbantuan media video. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI Tata Kecantikan Rambut SMK Negeri 2 Singaraja tahun pelajaran 2015/2016, sebanyak 18 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, lembar observasi, dan angket. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data afektif adalah lembar observasi, data psikomotor dikumpulkan menggunakan lembar observasi unjuk kerja sedangkan data kognitif dikumpulkan menggunakan tes. Data aktivitas dekumpulkan menggunakan lembar observasi dan data respon dikumpulkan menggunakan angket. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) ketuntasan klasikal pada hasil belajar siklus I 70,37% berada pada kategori sedang. Pada siklus II terjadi peningkatan ketuntasan klasikal hasil belajar 92,59% berada pada kategori sangat tinggi. (2) aktivitas belajar siswa pada siklus I 76,04 dengan kategori cukup aktif. Terjadi peningkatan aktivitas belajar siswa pada siklus II 85,07 dengan kategori aktif. (3) Respon siswa berada pada kategori sangat positif dengan rata-rata respon siswa mencapai 85,63. Kata Kunci : Aktivitas, Hasil Belajar, Media Video, Metode Demonstrasi, Respon. This study aims to (1) improve learning outcomes, (2) increase the activity of students (3) determine students' response to the application of media-aided method demonstration video. The subjects were students of class XI Hairstyling SMK Negeri 2 Singaraja in the academic year 2015/2016, a total of 18 students. Data collection technique used tests, observation sheets and questionnaires. The instrument used to collect data is the observation sheet affective, psychomotor data is collected using observation sheet performance while the cognitive data were collected using the test. Dekumpulkan activity data using observation sheets and response data were collected using a questionnaire. Data were analyzed using descriptive quantitative analysis techniques. These results indicate that (1) classical completeness on the results of the first cycle of learning 70.37% in the medium category. In the second cycle increased classical completeness 92.59% of learning outcomes that are in very high category. (2) the activity of students in the first cycle of 76.04 with active enough category. An increase in activity of students in the second cycle 85.07 with the active category. (3) The response of the students were in the category of very positive with an average response of students reaching 85.63. keyword : Activities, Results Learning, Media Video, Methods Demonstration, Response.
Co-Authors ., Alfi Lailatul Badriy ., Ayu Putu Rahayu Pertiwi Lestari ., I Gusti Ayu Dwi Mirah Jayanti ., Kadek Devi Saras Patmawati ., Kadek Megayanti ., Kadek Monik Widi Hutami ., KOMANG AGUS WIDHYASA ., Luh Ade Haryawati ., Luh Putu Sri Indra Partiwi ., Luh Putu Sri Okta Pradinda ., Made Mahatmi Pradnya Pramita ., Made Yunitari ., Ni Kadek Emma Pratiwi ., Ni Luh Ayu Utami ., NI LUH DESI ARIATI ., Ni Made Devi Meilasari ., Ni Putu Putri Astuti ., Nurmayana ., Putu Gitta Fortuna ., Ririn Pebrianti ., Sohriah abdillah, awaluddin muhammad Adhi Suarjana, I Kadek Agustini . Agustini Agustini Agustini Agustini, Agustini Alfi Lailatul Badriy . Amalia, Nuratul Angendari , Made Diah Anggirihin Kusuma . Annisa Ikhtiari Apsani, Wayan Rian Ardana, I Wayan Arisuryami, Devi Artanayasa, Wayan Asnur, Rukdianti Aslinda awaluddin muhammad abdillah Ayu Putu Rahayu Pertiwi Lestari Ayu Putu Rahayu Pertiwi Lestari . Bagus Suyadnya, I Gusti Budhiyani, I Dewa Ayu Made Budhyani, I Dewa Made Budi, Made Wangi Eka desi gusti yani Dessy Seri Wahyuni Dewa Gede Hendra Divayana, Dewa Gede Hendra dharmayanti, ni made lia Fitria . Gede Nova Kertiana Putra gera suartini vera Gusti Ayu Putu Ari Andini . Haryawati, I Luh Ade I Dewa Ayu Made Budhiyani I Dewa Ayu Made Budhyani I Dewa Ayu Made Budhyani I Gede Astra Wesnawa I Gede Ratnaya I Gst Lanang Agung Parwata I Gusti Ayu Dwi Mirah Jayanti . I Gusti Ayu Putri Candra Dewi . I Gusti Bagus Suyadnya I Kadek Adhi Suarjana I Luh Ade Haryawati I Made Candiasa I Made Gede Sunarya I Putu Darmayasa I Wayan Ardana Ikhtiari, Annisa Indriatna, Venty Juniawati, Ni Kadek Windi Kadek Devi Saras Patmawati . Kadek Maindra Kadek Megayanti . Kadek Monik Widi Hutami . Kadek Onny Swastini Kadek Onny Swastini . Kertiana Putra, Gede Nova Kurnia Dwi Prayani . Kurniasari, Ni Made Utari Lestari, Ayu Putu Rahayu Pertiwi Luh Ade Haryawati . Luh Puspaningsih . Luh Putu Sri Indra Partiwi . Luh Putu Sri Okta Pradinda . M.Cs S.Kom I Made Agus Wirawan . Made Diah Angendari Made Diah Angendari Made Diah Angendari Angendari Made Mahatmi Pradnya Pramita . Made Windu Antara Kesiman Made Yunitari Made Yunitari . Made Yustika Yani Maindra, Kadek Maria Dapa Talu . Ni Kadek Emma Pratiwi . Ni Kadek Lina Wiartini . Ni Kadek Lina Wiartini ., Ni Kadek Lina Wiartini Ni Kadek Windi Juniawati Ni Kadek Windi Juniawati . Ni Ketut Widiartini Ni Ketut Widiartini Ni Kt. Widiartini Ni Luh Ayu Utami . Ni Luh Desi Ariati NI LUH DESI ARIATI . Ni Luh Sukaniti Ni Made Devi Meilasari . ni made lia dharmayanti Ni Made Suriani Ni Putu Putri Astuti . Ni Putu Sisnutari d . Ni Putu Sisnutari d ., Ni Putu Sisnutari d Nuratul Amalia Nyoman Dantes Nyoman Santiyadnya Pebrianti, Ririn Pranata, Putu Andika Prengki Gito Sudarsono Putu Aditya Antara Putu Agus Mayuni Putu Andika Pranata Putu Gitta Fortuna . Putu Juli Indah Purnami Purnami Putu Yudia Pratiwi Ririn Pebrianti Ririn Pebrianti . Santi, Ni Made Fortuna Ayu Wasanti Sohriah . Sri Haerina Lailatul Janah Suharni . Suharni M.Pd Sukaniti, Ni Luh Suratmin Swastini, Kadek Onny Syifaullinnas Hs . Trisna Nurmeisarah . Venty Indriatna vera, gera suartini Wayan Rian Apsani Widiartini, Ni Kt. Yani, Made Yustika Yuli Harniati . Yundari, Yundari Yunitari, Made