Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

ANALISIS HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGENALAN JARINGAN SYARAF TIRUAN DENGAN BANYAKNYA JUMLAH KELAS POLA YANG DIKENALI DAN TINGKAT KERUMITAN POLANYA Iwan Suhardi; Riana T. Mangesa
TELKOMNIKA (Telecommunication Computing Electronics and Control) Vol 4, No 3: December 2006
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/telkomnika.v4i3.1311

Abstract

Penelitian ini menerapkan jaringan syaraf tiruan algoritma perambatan-balik untuk pengenalan pola karakter angka dan karakter tanda baca tulisan tangan. Tujuan dari penelitian ini yaitu mencoba menganalisis hubungan antara tingkat pengenalan jaringan syaraf tiruan dengan banyaknya jumlah karakter yang dikenali dan tingkat kerumitan pola karakternya. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa semakin sedikit jumlah karakter yang akan dikenali oleh jaringan syaraf tiruan belum tentu menghasilkan unjukkerja pengenalan yang semakin tinggi, unjukkerja pengenalan dipengaruhi juga  tingkat kerumitan pola karakter pada jenis karakter tersebut.
Penguatan Kapasitas Guru SMK Kompetensi Keahlian Elektronika Industri pada Pembelajaran Berfikir Kritis dan Penyusunan Soal HOTS Anas Arfandi; Purnamawati Purnamawati; Riana T. Mangesa
DEDIKASI Vol 23, No 1 (2021): Jurnal Dedikasi
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/dedikasi.v23i1.26344

Abstract

Abstrak. Kegiatan ini akan fokus pada tujuan untuk: 1) memberikan penguatan kepada guru SMK dalam memahami pembelajaran berfikir kritis. 2) meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun soal yang dapat mengukur keterampilan berfikir tingkat tinggi. Metode pelatihan dilakukan secara luring. Metode pendampingan dilakukan dalam rangka memberi penguatan kepada mitra secara berkelanjutan dalam menerapkan penyusunan soal berbasis HOTS. Selain itu, metode yang ditempuh dalam kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah adalah ceramah, diskusi, tanya jawab, tes dan unjuk kerja dalam pembuatan soal. Dari hasil kegiatan program kemitraan masyarakat, dapat disimpulkan bahwa 1) Guru SMK program keahlian elektronika industri telah memahami dengan Baik penerapan pembelajaran berfikir kritis. 2) Guru SMK program keahlian elektronika industri telah memiliki keterampilan menyusun soal berbasis HOTS. 
Upaya Pemberdayaan Kompetensi Anggota komunitas Green Tanjung Makassar melalui Pelatihan Pembuatan souvenir berbahan Fiberglass Veronika Asri Tandirerung; Riana T. Mangesa; Irwansyah Suwahyu
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat PROSIDING EDISI 10: SEMNAS 2020
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (736.643 KB)

Abstract

Abstrak. Mitra Program Kemitraan Komunitas (PKM) ini adalah Anggota binaan Koperasi CU Mekar Kasih yaitu Komunitas Green Tanjung Makassar. Masalah yang dihadapi oleh komunitas ini adalah: 1) belum ada pelatihan maupun workshop yang dapat meningkatkan jiwa kewirausahaan anggota, 2) belum ada pelatihan sebelumnya tentang pengembangan produk untuk pembuatan souvenir. PKM ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat agar dapat mengembangkan skill yang dimiliki demi kesejahteraan keluarga. Pengembangan komunitas ini digolongkan ke dalam pengetahuan transcience knowledge, yaitu mengembangkan pengetahuan dan melatih keterampilan kecakapan hidup berbasis seni dan teknologi berbasis ekonomis. PKM pembuatan souvenir berbahan fiberglass dengan model desain produk berbasis kearifan lokal dapat menjadi salah satu sarana atau model pengembangan unit usaha yang dapat membantu komunitas Green Tanjung dalam peningkatan kesejahteraan baik secara ekonomi maupun peningkatan sumber daya manusia. Metode Pelaksanaan PKM ini adalah metode model open Design. Model open Design terdiri atas tiga tahap yaitu perencanaa, pelaksanaan workshop dan evaluasi. Setelah pelaksanaan kegiatan diharapkan anggota komunitas memiliki skill pembuatan souvenir berbahan fiberglass. Kata kunci: kompetensi, souvenir, fiberglass
Protection System Coordination On 20 kV Distribution Network In Makassar City Firdaus Firdaus; Andi Imran; Riana T. Mangesa; Firman Setia Waruru
PROtek : Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Vol 10, No 2 (2023): PROtek : Jurnal Ilmiah Teknik Elektro
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/protk.v10i2.4204

Abstract

This study is a quantitative study that aims to a) describe the coordination of protection systems under abnormal conditions in the distribution network and b) to determine the selectiveity of protection systems in isolating equipment in abnormal conditions of distribution networks. Data setting existing rele protection system obtained in PT. PLN (Persero) UP2D Makassar, the data is then processed, simulated, and analyzed using the ETAP 19.0.1 program. The series analyzed in this study is the distribution network PLN ULP Karebosi Paotere refiner with a channel length of 8,234 km, where sktm channel 0.844 km and SUTM 7,390 km, consisting of 33 distribution substations.  The results showed that the flow of short circuit disruption on Hatta buses was: 3-Phase by 3,887 kA, Line-to-Ground by 3,550 kA, Line-to-Line by 3,357 kA, and Line-to-Line-to-Ground by 3,831 kA. To achieve reliability and coordination of protection system equipment resetting rele on recloser Sabutung Set OCR 250 kA, TMS-TD OCR 0.08 s, moment OCR 3x, Sect. Paotere bridge OCR 200 kA, TMS-TD OCR 0.07 s, moment OCR Block, Sect. Hatta OCR 180 kA, TMS-TD OCR 0.05 s, moment OCR Block.
Galesong Youth Startup Training Based on Waste Management through the Less Contact Economy Hendra Jaya; Sapto Haryoko; Sutarsi Suhaeb; Sabran; Mustamin; Purnamawati; Riana T. Mangesa; Anita C. Dewi; Ridwansyah
Asian Journal of Community Services Vol. 2 No. 5 (2023): May, 2023
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/ajcs.v2i5.4256

Abstract

The objectives of the PKM activities are: 1) Carry out the waste processing (Collect, Recycle, Utilize); 2) waste management, marketing, and packaging materials. The PKM activity is Management Improvement through Waste management) starting with a Website-based Marketing system. Modules and Implementation Manual Provided to Partners to make it easier to understand. To measure the effectiveness of training activities by evaluating the implementation of training. The PKM training program through the DRPM grant can run well in post-pandemic situations and conditions in Takalar District, North Galesong District, and Aeng Batu-batu Village. Several programs have been adjusted, such as Mentoring activities, Technical Guidance, and face-to-face training, which are conditioned according to the post-Covid-19 health protocol. Partners already know about: (1). Implementing the management of fuel oil products originating from plastic waste; and (2). They are implementing handicraft products from plastic waste with high selling value
Meningkatkan Kompetensi dengan Penggunaan Modul Paket Keahlian Produktif Riana T. Mangesa; M. Yusuf Mappiasse
Seminar Nasional LP2M UNM SEMNAS 2019 : PROSIDING EDISI 6
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (553.608 KB)

Abstract

Abstract. The efforts to improve student learning outcomes can be done by providing quality learning resources in the form of appropriate and quality module-based teaching materials to improve the individual abilities of students and teacher professional competence. Module development is based on the main reason that the availability of quality teaching materials is considered the most urgent matter compared to other efforts. Module development is based on the main reason that the availability of quality teaching materials is considered the most urgent matter compared to other efforts.This type of research is Research and Development (R&D) research to produce Module-based teaching materials on subjects analyzing  electrical circuits to improve learners' abilities. The development model used in this study is the four-D model (Thiagarajan and Dorothy S. Semmel dan Melvyn I. Semmel, 1974) with stages; Define, Design, Develop and Disseminate, so that practical and effective products are obtained Keywords: Modules, Learning Outcomes, Vocational School
Implementasi Model Project Based Learning pada Pembelajaran Praktik Instalasi Listrik Riana T. Mangesa; Hilda Ashari; Elfira Makmur
SEMINAR NASIONAL DIES NATALIS 62 Vol. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional UNM ke-62 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian difokuskan pada penerapan model Project Based Learning (PjBL) melalui pembelajaran praktik instalasi listrik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan penggunaan model PjBL dan untuk mendeskripsikan; (1) hasil belajar mahasiswa dengan menggunakan model PjBL; (2) aktivitas belajar kelompok eksperimen yang menggunakan model PjBL dan (3) tanggapan pengguna model PjBL. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan rancangan postest only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa yang telah memilih mata kuliah praktik instalasi listrik tahun ajaran 2022-2023. Sampel ditentukan dengan menggunakan teknik proporsional random sampling. Teknik pengumpulan data adalah observasi, tes, angket dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah: (1) hasil belajar mahasiswa meningkat; (2) rata-rata aktivitas belajar kelompok eksperimen sebesar 85,84% dan (3) tanggapan mahasiswa terhadap penggunaan model PjBL rata-rata sebesar 90,71%.
PERANCANAGAN ALAT EARLY WARNING SYSTEM DI DAM BILI-BILI Al Imran; Riana T. Mangesa; Edi Suhardi Rahman; Ahmad Muflih
Jurnal Media Elektrik Vol. 18 No. 1 (2020): MEDIA ELEKTRIK
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/metrik.v18i1.5416

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan alat Early Warning System (EWS) yang dapat diandalkan, untuk mengetahui kondisi sekitar bendungan bila terjadi keadaan abnormal secara tiba-tiba, seperti gempa, banjir, dan lain-lain. Alat ini menggunakan 3 jenis sensor yaitu sensor ultrasonic, sensor curah hujan dan sensor getaran yang mampu bekerja secara bersamaan dan memberikan alarm peringatan secara otomatis. Penelitian ini merupakan penelitian eksprimen, yang pengambilan data dan pengujiannya dilakukan di laboratorium dan di DAM Bili-Bili. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa alat Early Warning System (EWS) yang dirancang sangat andal, karena alat tersebut dapat bekerja dengan baik untuk memberikan informasi kondisi disekitar bendungan, serta mampu memberikan alarm peringatan secara otomatis.
STUDI SISTEM PEMBUMIAN POWER HOUSE PADA PT. PELINDO IV CABANG MAKASSAR NEW PORT Darmang; Riana T. Mangesa; Muh. Nasir Malik
Jurnal Media Elektrik Vol. 19 No. 3 (2022): MEDIA ELEKTRIK
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/metrik.v19i3.5462

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode sistem pembumian, mengetahui nilai resistansi pembumian, dan mengetahui nilai tegangan sentuh pada Power House pada PT. Pelindo IV Cabang Makassar New Port. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian (1) Metode sistem pembumian yang digunakan pada Power House terdiri dari beberapa jenis berdasarkan fungsinya yaitu: a) sistem pembumian peralatan menggunakan metode Terra Neutral-Separated (TN-S), b) sistem pembumian penangkal petir menggunakan metode perhitungan bola bergulir untuk pemasangan terminasi udara (Air Termination), c) sistem pembumian generator menggunakan metode sistem pembumian dengan resistansi yaitu Neutral Grounding Resistor (NGR), dan d) sistem pembumian trafo menggunakan metode Double Terre (TT) pada titik netralnya, (2) Besar resistansi pembumian pada Power House dengan jenis tanah pasir dan kerikil kering berdasarkan hasil pengukuran didapatkan nilai terendah sebesar 0,53 2 sedangkan untuk nilai tertinggi sebesar 9,94 , dan (3) Nilai tegangan sentuh pada Power House untuk lama gangguan 0,5 detik sebesar 400 Volt dan 550 Volt. Untuk persyaratan standar tegangan sentuh dengan lama gangguan 0,5 detik tidak boleh melebihi 890 Volt yang berarti nilai tegangan sentuh pada Power House telah sesuaI dengan standar yang telah ditetapkan.