Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Desain VHDL Sistem Pengirim Data Serial Asinkron 8 Bit Titiek Suheta, ; Arief Budijanto,
Teknika Vol 7, No 2 (2006)
Publisher : Teknika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam paper ini melaporkan hasil perancangan sistem pengirim data serial asinkron 8 bit yang dibangun dari beberapa blok rangkaiandigital yaitu rangkaian control yang merupakan rangkaian kombinasional, rangkaian counter, register dan multiplekser. Pada perancangan sistem ini menggunakan metoda Alogorithmic State Machine (ASM) sebagai tahapan pertama, kemudian merepresentasikan dalam bentuk table keadaan. Langkah berikut melakukakan verifikasi dengan VHDL tools dari Altera Maxplus 9.5. Hasil simulasi yang diperlihatkan pada gambar 8. dan gambar 9. sudah sesuai dengan rancangan menggunakan ASM.   In this paper, reported the result of the design of eight bit asinkron serial data sender system is built from digital connection is the control conection or combination connection, counter connection, register and multiplexer.In this design system, uses ASM method as the first step is doing verification with VHDL tools from altera maxplus 9.5. The result of simulation is shown in picture 8 and 9 is suitable with the design using ASM.
PEMBUATAN ALAT PENYORTIR TERUNG OTOMATIS BERDASARKAN UKURAN BAGI PRODUSEN BAHAN BAKU TERUNG KERING DI KELURAHAN SUKOLILO BARU BULAK SURABAYA Suheta, Titiek; Firmansyah, Riza Agung; Raharjo, Bagus Priyo; Muharom, Syahri
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Pendekatan Multidisiplin Menuju Teknologi dan Industri yang Berkelanjutan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.581 KB)

Abstract

Kelurahan Sukolilo Baru terletak pada Kecamatan Bulak, Kota Surabaya, Jawa Timur. Sebagian besar warga pada Kelurahan Sukolilo Baru adalah sebagai penjual produk dari olahan laut seperti, terung, tripang, lorjuk dll. Pada Program Kemitraan Masyarakat ini bekerjasama dengan mitra yang penmasok bahan baku olahan laut. Dalam program ini hasil laut yang dijadikan fokus adalah terung. Salah satu kendala yang dihadapi mitra adalah proses sortir terung yang masih manual sehingga memakan waktu yang cukup lama. Padahal proses pengolahan terung memakan waktu hingga seminggu dengan proses sortirnya selama satu hari. Jika alat sortir dilakukan secara otomatis menggunakan alat maka proses ini bisa dipercepat. Dari dasar tersebut maka dibuat sebuah alat sortir terung otomatis. Alat tersebut bekerja dengan cara memilah terung berdasarkan ukuran. Pemilah adalah sebuah palang yang ketinggianya diatur sesuai ukuran terung. Agar terung dapat bergerak menuju bak penampungan, alat sortir dilengkapi dengan motor vibrasi yang dapat diatur kekuatan getaranya. Dari pengujian alat didapatkan tingkat keberhasilan dalam memilah terung berdasarkan ukuran mencapai 80%. Pengamatan dampak secara ekonomis belum dilakukan hingga tahap ini karena keterbatasan waktu. Namun penerapan alat ini diharapkan dapat menaikan kapasitas produksi hingga 20%. Kata kunci: Alat sortir terung otomatis, olahan hasil laut, terung.
Analisa Setting Over Current Relay (Ocr) Dan Ground Fault Relay (GFR) Pada Trafo 60 MVA Di GIS 150 KV Simpang Madani, Moh; Suheta, Titiek; Odinanto, Tjahja
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2019: Menuju Penerapan Teknologi Terbarukan pada Industri 4.0: Perubahan Industri dan Transformasi P
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.569 KB)

Abstract

Permasalahan yang terjadi pada GIS 150 KV Simpang adalah adanya beban lebih sebesar 1218,5 A atau 84% dari arus nominal 1443 A pada trafo 2 yang membuat kinerja trafo kurang maksimal. Oleh sebab itu akan ada penggantian trafo baru dari kapasitas 50 MVA menjadi 60 MVA agar daya yang dihasilkan cukup untuk memenuhi beban yang dibutuhkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa setting relay arus lebih (OCR) dan relay gangguan tanah (GFR) yang digunakan sebagai pengaman trafo baru dan dibandingkan dengan hasil simulasi. Dari hasil analisa didapatkan setting relay OCR dan GFR pada sisi penyulang Hanamasa adalah 0,175 detik dan 0,137 detik,sisi incoming GFR = 0,345 detik dan OCR,semua penyulang nilainya sama 0,198 detik. Untuk sisi penyulang Galaxy setting OCR = 0,190 detik, GFR = 0,115 detik dan sisi incoming GFR = 0,292 detik. Untuk sisi penyulang Tunjungan Plaza setting OCR = 0,179 detik, GFR = 0,123 detik dan sisi incoming GFR = 0,312 detik. Untuk sisi penyulang BRI Tower setting OCR = 0,184 detik, GFR = 0,123 detik dan sisi incoming GFR = 0,311 detik. Untuk sisi penyulang Kalimantan setting OCR = 0,183 detik, GFR = 0,135 detik dan sisi incoming GFR = 0,341 detik dan untuk sisi penyulang Sogo setting OCR = 0,184 detik, GFR = 0,120 detik dan sisi incoming GFR = 0,305 detik. Berdasarkan hasil perbandingan dari analisa dengan hasil simulasi diketahui bahwa persentase error dari kedua nilai tersebut rata ? rata dibawah 10%, dimana nilai hasil analisa tidak terlalu jauh besarnya dengan nilai hasil simulasi.
PERANCANGAN DAN PEMBUATAN ALAT PROTEKSI TERHADAP GANGGUAN TEGANGAN LEBIH BERBASIS MIKROKONTROLER Firmansyah, Riza Agung; Suheta, Titiek; Sutopo, Krisna
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Inovasi Teknologi Infrastruktur Berwawasan Lingkungan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada instalasi kelistrikan rumah daya 1300 VA merupakan instalasi sederhana yang menggunakan tegangan 1 phasa 220 Volt. Toleransi tegangan pelayanan  PLN terhadap kenaikkan dan penurunnan tegangan adalah +5% dan -10% dari tegangan kerja. Namun ada kalanya tegangan yang sampai di titik pemakaian pelanggan melebihi ataupun juga kurang dari batas tegangan pelayanan tersebut. Sehingga akan mengakibatkan kerusakan langsung pada peralatan yang dimiliki oleh pelanggan. Bagi pelanggan Jaringan Tegangan Rendah, belum ada alat proteksi untuk mengatasi gangguan tersebut. Sehingga tujuan penelitian ini adalah merancang alat proteksi untuk tegangan lebih pada instalasi rumah daya 1300 VA. Alat tersebut digunakan untuk mendeteksi tegangan lebih pada sistem tegangan 1 phasa. Tegangan kerja dibaca menggunakan transformator non CT 1A. Keluaran transformator diolah menggunakan pengkondisi sinyal untuk menghasilkan output digital. Output digital ini dijadikan masukan mikrokontroler. Mikrokontroler akan memutuskan apakah tegangan normal atau lebih. Saat tegangan lebih terdeteksi, mikrokontroler memutus kontaktor beban sehingga beban peralatan aman dari gangguan tegangan lebih. Hasil penelitian ini adalah sistem mampu memutus koneksi beban jika mendeteksi tegangan diatas 242 volt selama lebih dari 5 detik.
ANALISA OPTIMASI MANAJEMEN ENERGI LISTRIK CHILLER PADA CENTRAL AIR CONDITIONING PLAN DI MALL MARVELL CITY – SURABAYA Cahyono, Nurmansyah Dwi; Suheta, Titiek Suheta
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Inovasi Teknologi Infrastruktur Berwawasan Lingkungan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dewasa ini kebutuhan akan energi listrik untuk keperluan rumah tangga, gedung maupun industri semakin meningkat dan tidak bisa di remehkan lagi. Kebutuhan ini akan terus meningkat seiring dengan pertumbuhan penduduk dan pertumbuhan ekonomi. Dengan banyaknya penggunaan energi listrik ini, tentu perlu dilakukan efisiensi terhadap penggunaannya. Mall merupakan salah satu pengguna energi listrik yang besar, khususnya pemakaian energi listrik di sisi sistem pendingin. Oleh karena itu perlu dilakukan penghematan energi pada suatu mall tersebut. Mall Marvell City – Surabaya adalah salah satu Mall besar yang baru dibuka dan kondisi mall masih relatif sepi karena masih belum banyak tenant yang masuk, maka dari itu Mall Marvell City memerlukan penghematan energi karena konsumsi energi yang kurang efisien. Usaha penghematan energi pada mall ini dilakukan pada sistem HVAC, khususnya pada sisi water chiller dengan mengoptimasi manajemen pemakaian energi listrik dan menghitung besar nilai Coefficient Of Performance (COP) water chiller tersebut. Dari hasil analisa didapatkan kenaikan COP sebesar 0.584, dimana nilai sebelum optimasi sebesar 6.181. dengan kenaikan COP akan memperbaiki performa mesin chiller tersebut. Efisiensi energi listrik water chiller setelah optimasi sebesar 138,82 kWh/Hari.
Implementation of Fuzzy-PD for Folding Machine Prototype Using LEGO EV3 Wahyu S. Pambudi; Titiek Suheta
TELKOMNIKA (Telecommunication Computing Electronics and Control) Vol 16, No 4: August 2018
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/telkomnika.v16i4.7569

Abstract

Folding machine prototype is a tool for folding clothes that used a LEGO Mindstorm EV3 and the movement of this LEGO will be controlled by using the proposed method.This research is using 2 kind of systems, first is (Proportional Integration Derrivative) and second is Fuzzy-PD. This system can improve the production efficiency especially in micro convection-based industry (UKM). This folding machine prototype has 3 folds connected to the EV3 Large Motors as actuators. PID and Fuzzy-PD control systems are used to control the position of the motor angle by reading the rotary encoder. Based on the test results with load condition at Kp=7,00; Ki=2.00; Kd=15.5,the PID control system has a rise time of 0.479s with settling time of 0.551s and overshoot value of 9,1%. While the result of Fuzzy-PD control shows the rise time is equal to 0.617s with settling time of 0.7s and overshoot value of 7.5%.
Analisa Studi Keandalan Sistem Distribusi 20 KV di PT. PLN (PERSERO) UPJ Mojokerto Menggunakan Metode FMEA (FAILURE MODE EFFECT ANALYSIS) Aang Fras Setiawan; Titiek Suheta
CYCLOTRON Vol 3, No 1 (2020): CYCLOTRON
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.358 KB) | DOI: 10.30651/cl.v3i1.4304

Abstract

ABSTRAK - Keandalan sistem distribusi merupakan kemampuan sistem untuk memberikan suatu pasokan tenaga listrik yang cukup dengan kualitas memuaskan. Peningkatan kebutuhan tenaga listrik, menuntut tingkat keandalan yang lebih tinggi dalam penyediaan dan penyaluran dayanya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghitung tingkat keandalan sistem distribusi 20 kV pada UPJ Mojokerto dengan metode Failure Mode Effect Analysis (FMEA), di mana nilai dari indeks kegagalan dari setiap peralatan utama sistem distribusi diperhitungkan untuk mencari nilai indeks keandalan sistem secara menyeluruh. Studi kasus dilakukan di PT. PLN (persero) UPJ Mojokerto guna melihat pengaruh dari jumlah serta lokasi penempatan sectionalizer di sepanjang jaringan terhadap indeks keandalan sistem. Hasil analisa pada penyulang Gading didapatkan nilai SAIFI berdasarkan metode FMEA adalah 3,80237 dan simulasi sebesar 3,8174 sedangkan untuk nilai SAIDI adalah 11,9697 dan 12,1197. Dan untuk penyulang Bangsal nilai SAIFI berdasarkan metode FMEA sebesar 6,82974 dan simulasi sebesar  6,4743 sedangkan nilai SAIDI adalah 13,9370443 dan 14,5671. Nilai SAIFI dan SAIDI pada penyulang Gading dan Bangsal  belum mencapai nilai standart yang di tetapkan oleh PT. PLN (persero), maka perlu di tingkatkan guna mencapai keandalan sistem distribusi yang baik. Kata Kunci : Keandalan, Sistem Distribusi, SAIDI, SAIFI, FMEA ABSTRACT - Reliability of a distribution system is the ability of the system to provide a sufficient supply of electric power with satisfactory quality. Increased demand for electricity, demands a higher level of reliability in the supply and distribution of power. The purpose of this study was to calculate the reliability level of the 20 kV distribution system at UPJ Mojokerto using the Failure Mode Effect Analysis (FMEA) method, where the value of the failure index of each major equipment distribution system was calculated to find the overall system reliability index value. Case studies conducted at PT. PLN (Persero) UPJ Mojokerto to see the effect of the number and location of the placement of sectionalizers along the network against the system reliability index. The results of analysis on Ivory feeders obtained SAIFI values based on the FMEA method were 3.80237 and the simulation was 3.8174 while those for SAIDI values were 11.9697 and 12.1197. And for Bangsal feeders, the SAIFI value based on the FMEA method is 6.82974 and the simulation is 6.4743 while the SAIDI values are 13.9370443 and 14.5671. The value of SAIFI and SAIDI for Ivory feeders and Bangsal has not yet reached the standard value set by PT. PLN (Persero), it needs to be improved in order to achieve good distribution system reliability. Keywords: Reliability, Distribution System, SAIDI, SAIFI, FM
Analisa Setting Over Current Relay (Ocr) Dan Ground Fault Relay (GFR) Pada Trafo 60 MVA Di GIS 150 KV Simpang Moh Madani; Titiek Suheta; Tjahja Odinanto
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2019: Menuju Penerapan Teknologi Terbarukan pada Industri 4.0: Perubahan Industri dan Transformasi P
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang terjadi pada GIS 150 KV Simpang adalah adanya beban lebih sebesar 1218,5 A atau 84% dari arus nominal 1443 A pada trafo 2 yang membuat kinerja trafo kurang maksimal. Oleh sebab itu akan ada penggantian trafo baru dari kapasitas 50 MVA menjadi 60 MVA agar daya yang dihasilkan cukup untuk memenuhi beban yang dibutuhkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa setting relay arus lebih (OCR) dan relay gangguan tanah (GFR) yang digunakan sebagai pengaman trafo baru dan dibandingkan dengan hasil simulasi. Dari hasil analisa didapatkan setting relay OCR dan GFR pada sisi penyulang Hanamasa adalah 0,175 detik dan 0,137 detik,sisi incoming GFR = 0,345 detik dan OCR,semua penyulang nilainya sama 0,198 detik. Untuk sisi penyulang Galaxy setting OCR = 0,190 detik, GFR = 0,115 detik dan sisi incoming GFR = 0,292 detik. Untuk sisi penyulang Tunjungan Plaza setting OCR = 0,179 detik, GFR = 0,123 detik dan sisi incoming GFR = 0,312 detik. Untuk sisi penyulang BRI Tower setting OCR = 0,184 detik, GFR = 0,123 detik dan sisi incoming GFR = 0,311 detik. Untuk sisi penyulang Kalimantan setting OCR = 0,183 detik, GFR = 0,135 detik dan sisi incoming GFR = 0,341 detik dan untuk sisi penyulang Sogo setting OCR = 0,184 detik, GFR = 0,120 detik dan sisi incoming GFR = 0,305 detik. Berdasarkan hasil perbandingan dari analisa dengan hasil simulasi diketahui bahwa persentase error dari kedua nilai tersebut rata – rata dibawah 10%, dimana nilai hasil analisa tidak terlalu jauh besarnya dengan nilai hasil simulasi.
PEMBUATAN ALAT PENYORTIR TERUNG OTOMATIS BERDASARKAN UKURAN BAGI PRODUSEN BAHAN BAKU TERUNG KERING DI KELURAHAN SUKOLILO BARU BULAK SURABAYA Titiek Suheta; Riza Agung Firmansyah; Bagus Priyo Raharjo; Syahri Muharom
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Pendekatan Multidisiplin Menuju Teknologi dan Industri yang Berkelanjutan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelurahan Sukolilo Baru terletak pada Kecamatan Bulak, Kota Surabaya, Jawa Timur. Sebagian besar warga pada Kelurahan Sukolilo Baru adalah sebagai penjual produk dari olahan laut seperti, terung, tripang, lorjuk dll. Pada Program Kemitraan Masyarakat ini bekerjasama dengan mitra yang penmasok bahan baku olahan laut. Dalam program ini hasil laut yang dijadikan fokus adalah terung. Salah satu kendala yang dihadapi mitra adalah proses sortir terung yang masih manual sehingga memakan waktu yang cukup lama. Padahal proses pengolahan terung memakan waktu hingga seminggu dengan proses sortirnya selama satu hari. Jika alat sortir dilakukan secara otomatis menggunakan alat maka proses ini bisa dipercepat. Dari dasar tersebut maka dibuat sebuah alat sortir terung otomatis. Alat tersebut bekerja dengan cara memilah terung berdasarkan ukuran. Pemilah adalah sebuah palang yang ketinggianya diatur sesuai ukuran terung. Agar terung dapat bergerak menuju bak penampungan, alat sortir dilengkapi dengan motor vibrasi yang dapat diatur kekuatan getaranya. Dari pengujian alat didapatkan tingkat keberhasilan dalam memilah terung berdasarkan ukuran mencapai 80%. Pengamatan dampak secara ekonomis belum dilakukan hingga tahap ini karena keterbatasan waktu. Namun penerapan alat ini diharapkan dapat menaikan kapasitas produksi hingga 20%. Kata kunci: Alat sortir terung otomatis, olahan hasil laut, terung.
Analisa Keandalan Sistem Distribusi 20kv di PT. PLN (Persero) Rayon Kudus Kota Menggunakan Metode Section Technique Mohammad Rexy Hanif; Titiek Suheta
Jurnal Intake : Jurnal Penelitian Ilmu Teknik dan Terapan Vol. 11 No. 2 (2020): Jurnal Intake : Jurnal Penelitian Ilmu Teknik dan Terapan
Publisher : FT- UNDAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48056/jintake.v11i2.134

Abstract

This study was made with the aim of calculating the reliability index of the 20 kV distribution system in APJ Kudus on KDS2 feeders, with a network length of 21.267 km and 5207 subscribers. Using the section technique method, which is a method that performs reliability evaluation by breaking the system into smaller parts, so that the possibility of errors can be minimized, and the time required is shorter. The calculation results show that the SAIFI value is 4.2705 times / year and the SAIDI value is 6.81167 hours / year. The SAIFI value is not in accordance with the SPLN standard which is 3.2 times / year, this is due to too long air ducts, external disturbances (rain, lightning, wind), and internal disturbances (human factors of equipment). However, the SAIDI value is in accordance with the SPLN standard, namely 21 hours / year