Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PENYULUHAN VAKSINASI COVID-19 PADA ANAK DAN VAKSIN BOOSTER DEWASA Dewi Perwito Sari; Asri Wido Mukti; Laila Magfiroh I Suwarso; Reza Widya Putri; Ira Purbosari
EDUKASI DAN PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 2 No. 2 (2022): Epmas: Edukasi dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Kristen Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61179/epmas.v2i2.347

Abstract

Covid-19 is a disease caused by the SARS-CoV-2 virus that has occurred since 2019. Based on observations of longer-term clinical trials, it shows that the immune response produced by the COVID-19 vaccine will decrease over time with varying intervals of decline depending on the type of vaccine. The vaccine given is a booster vaccination/advanced dose to maintain the immunogenicity of the vaccine against COVID-19 infection. From the results of these studies, it can be concluded that the Covid 19 vaccine is safe and provides a good immune response in children. This service is carried out with the aim of providing knowledge and socializing the covid 19 vaccination to children and booster to adults to the community.
Artikel Review Artikel Review : Peranan Apoteker Dalam Pelayanan Kefarmasian Pada Pasien Diabetes Melitus (DM) Endang Tri Arsita Setyani; Dini Anggraini; Rivana Ardyanti Aulia; Asri Wido Mukti
FARMASIS: Jurnal Sains Farmasi Vol 4 No 2 (2023): Vol. 4 No 2 (2023): Farmasis: Jurnal Sains Farmasi
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana, Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/farmasis.v4i2.7614

Abstract

Latar belakang : Pharmaceutical care merujuk pada aktivitas yang dilakukan oleh tenaga kesehatan (terutama apoteker) dalam melakukan komunikasi guna meningkatkan kesehatan, keberhasilan terapi, pencegahan penyakit, atau komplikasi dengan tujuan memastikan pengobatan yang aman dan efektif. Diabetes mellitus adalah suatu kondisi medis yang bersifat kronis yang ditandai dengan adanya peningkatan kadar gula darah dalam jangka waktu yang lama. Kondisi ini terjadi ketika tubuh tidak mampu menghasilkan insulin yang cukup atau tidak mampu memanfaatkan insulin dengan efektif. Insulin adalah hormon yang berperan penting dalam mengatur kadar gula darah dan memungkinkan sel-sel untuk menggunakan glukosa sebagai sumber energi. Tujuan : Review artikel ini bertujuan mengetahui peran apoteker pada pasien diabetes melitus beserta hasil intervensi yang dilakukannya. Review artikel ini merupakan literatur review dari berbagai penelitian yang berkaitan dengan peranan apoteker melaksanakan program pharmaceutical care pada pasien diabetes melitus. Karena apoteker terlibat dalam berbagai kegiatan seperti konseling maka perlu dilakukan penelitian ini untuk menjamin keberhasilan terapi pasien. Beberapa literatur yang dianggap penting dan berkaitan dengan topik tulisan dirangkum dan dianalisis secara kualitatif kemudian dibuat kesimpulan dan hasil analisis yang dilakukan. Metode : Tulisan ini adalah hasil tinjauan literatur yang mengkombinasikan berbagai studi yang mengkaji peran apoteker dalam melaksanakan program Perawatan Farmasi (Pharmaceutical Care) bagi pasien diabetes. Pencarian literatur dilakukan dengan menggunakan kata kunci "kepatuhan pasien diabetes" dan "asuhan kefarmasian" dalam format PDF dari tahun 2013 hingga 2023. Hasil : Terdapat 17 referensi literatur yang relevan mengenai peran apoteker dalam meningkatkan efektivitas pengobatan pada pasien diabetes mellitus. Sampel yang diambil termasuk pasien diabetes mellitus tanpa penyakit penyerta maupun dengan penyakit penyerta. Intervensi yang dilakukan oleh apoteker dalam penelitian ini meliputi konseling, penyesuaian obat, layanan perawatan di rumah, penggunaan kuesioner untuk mengukur kepatuhan, konseling telepon singkat, dan penggunaan kotak pil untuk memantau terapi. Kesimpulan : hasil yang diperoleh mencakup pengendalian kadar gula darah pasien, penurunan faktor risiko, peningkatan kepatuhan minum obat, dan peningkatan kualitas hidup pasien.
KOMBINASI ATORVASTATIN DAN SUPLEMEN OMEGA-3 DALAM MEMPERBAIKI PROFIL LIPID PADA MENCIT (MUS MUSCULUS) MODEL DISLIPIDEMIA Asri Wido Mukti; Dewi Perwito Sari; Solichatin Solichatin
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.15569

Abstract

Dislipidemia didefinisikan sebagai kelainan metabolisme lipid (lipoprotein, kolesterol total, dan trigliserida) dengan kadar yang melampaui batas normal. Di Indonesia, penelitian terdahulu yang relevan guna melihat efektivitas kombinasi atorvastatin dan omega-3 dalam terapi dislipidemia masih sangat terbatas dikarenakan adanya perancu pada penelitian yaitu berupa penyakit komorbid yang dapat mempengaruhi hasil. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan pengaruh pemberian monoterapi atorvastatin dan kombinasi dengan suplemen omega-3 terhadap profil lipid (TG, HDL, dan LDL) pada mencit (Mus musculus). Penelitian eksperimental ini menggunakan 10 ekor mencit putih jantan jenis ddy yang diinduksi kolesterol dan dibagi menjadi 2 kelompok secara acak. Perlakuan diberikan selama 1 bulan, lalu diambil sampel darah dan dicek profil lipidnya (HDL, LDL, dan TG). Hasil penelitian menunjukkan terdapat pebedaan bermakna pada kadar HDL dan LDL dengan sig. 0,000 < 0,05 dan nilai sig. pada TG 0,009 < 0,05 antar kelompok perlakuan. Penambahan suplemen omega-3 terbukti memiliki efek yang signifikan dalam meningkatkan kadar HDL, menurunkan kadar LDL dan TG.
Sosisalisasi Optimalisasi Pembudidayaan Bunga Matahari di Desa Pengalangan Kabupaten Gresik Setiana Andarwulan; Asti Rahayu; Asri Wido Mukti; Prisma Trida Hardani; Ira Purbosari; Intan Ayu Kusuma Pramushinta; Dewi Perwito Sari; Nadya Ambarwati; Amanda Safirtri Sinulingga; Adella Eka Berliyanti; Danang Prasetya Eka Saputra; Tatang Sopandi; M. Nusron ali Mukhtar; Ria Andriani Mukti; Prasmita Dian Wijayanti; , Fatmawati
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 4 No 2 (2023)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v4i2.1446

Abstract

Kegiatan Matching Fund sosialisasi pemberdayaan bunga matahari sebagai upaya dalam memanfaaatkan secara optimal bunga matahari. Bunga matahari memiliki banyak manfaat selain dikonsumsi secara langsung. Program matching fund ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan peserta yaitu anggota Bumdes dalam memiliki pengetahuan dan ketrampilan dalam pengelolaan bunga matahari. Bunga matahari diambil manfaatnya melalui bijinya, yang nantinya akan dibuat atau dikembangkan menjadi minyak biji bunga matahari. Peran aktif anggota bumdes sangat penting dalam proses pelaksanaan sosialisasi pembudidayaan bunga matahari sebagai tindak lanjut pengembangan. Dengan demikian bisa terjadi perubahan pengetahuan dan ketrampilan dalam memanfaatkan bunga matahari.
Efek Induksi Proliferasi Sel Osteoblas Tulang Trabekular Mencit Jantan oleh Ekstrak Etanol 96% Daun Semanggi (Marsilea crenata Presl.): Induction Effect of Proliferation of Osteoblas Cells Trabecular Bone Male Mice by 96% Ethanol Extract of Semanggi Leaves (Marsilea crenata Presl.) Agnis Pondineka Ria Aditama; Faisal Akhmal Muslikh; Izza Nailia Shirvi; Firsta Roisatul Islamiyah; Kurniawan Hidayat Perdana Putra; Fidia Rizkiah Inayatilah; Weka Sidha Bhagawan; Burhan Ma’arif; Asri Wido Mukti; Asti Rahayu
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 3 No. 4 (2021): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v3i4.634

Abstract

Osteoporosis adalah kondisi penurunan kepadatan mineral tulang dan berisiko patah tulang yang disebabkan oleh defisiensi estrogen. Fitoestrogen adalah senyawa pada tanaman yang memiliki kemampuan berikatan dengan reseptor estrogen untuk menggantikan fungsi estrogen. Daun M. crenata Presl. diketahui mengandung senyawa fitoestrogen. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuktikan ekstrak etanol 96% daun M. crenata Presl. dapat meningkatkan jumlah sel osteoblas tulang trabekular femur dan vertebra pada mencit yang mengalami osteoporosis. Penelitian ini dilakukan dengan pemberian ekstrak etanol 96% daun M. crenata Presl. dosis 1,2; 2,4; 4,8; dan 9,6/20 g BB mencit/hari. Analisis dilakukan dengan cara pemeriksaan histomorfometri menggunakan pewarnaan HE, dan pengamatan sel osteoblas menggunakan mikroskop cahaya Olympus dengan software optilab. Data dianalisis menggunakan metode one way ANOVA. Hasil yang didapat yaitu kelompok PIV dengan dosis 9,6/20g BB mencit/hari dapat meningkatkan jumlah rerata sel osteoblas dengan nilai tertinggi yaitu 224,60 pada tulang trabekular femur dan 540,11 pada trabekular vertebra. Nilai perhitungan ED50 ekstrak etanol 96% daun M. crenata Presl. yaitu 1,908 mg pada tulang trabekular femur dan 2,878 mg pada tulang trabekular vertebra
Evaluasi Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) Pasca Pemberian Vaksin Astrazenecca dan Vaksin Sinovac: Evaluation of Post-Immunization Advanced Events (AEFI) After Administration of Astrazenecca Vaccine and Sinovac Vaccine Dwi Rieswinda Rahma Fiola; Ira Purbosari; Asri Wido Mukti
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 4 No. 6 (2022): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v4i6.1448

Abstract

Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) ialah penyakit pada saluran pernapasan yang disebabkan oleh subtipe virus corona. Salah satu upaya pemerintah yaitu pengenalan vaksinasi sebagai sarana pencegahan dan pengendalian COVID-19. Adapaun jenis vaksin yang digunakan adalah Astra Zeneca, dan Sinovac Biotech Ltd. Pengembangan vaksin pada umumnya membutuhkan waktu selama 10-15 tahun namun dengan adanya kebutuhan akan vaksin yang mengharuskan untuk disediakan maka denagn waktu 15 bulan vaksin tersebut bisa tersedia. Namun dengan waktu yang cepat menimbulkan kekhawatiran yang signifikan terkait vaksin tersebut untuk penggunaan umum secara global, serta efek samping maupun kejadian ikutan biasa disebut dengan KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi). Penelitian ini menggunakan metode penelitian obeservasional dengan retrospektif. Populasi penelitian ini adalah semua warga Surabaya yang telah selesai divaksinasi tahap I maupun tahap I & II. Hasil pengamatan pada form KIPI dariDinas Kesehatan Kota Surabaya terdapat KIPI vaksin AstraZeneca yaitu nyeri pada bekas suntikan 37 %, demam 21%, menggigil atau meriang 16%, badan pegal 7%, mual atau muntah 6%. Untuk laporan KIPI vaksin Sinovac menunjukkan persentase nyeri pada bekas suntikan 17%, demam 33%, pusing 12%, kemerahan/bengkak pada bekas suntikan 11%, dan mengantuk 6%.
Pengaruh Kemudahan dan Kegunaan Penggunaan terhadap Sikap Penggunaan Aplikasi Telemidicine Diabestie: Effect of Telemedicine Diabestie Application Usage Attitude on Ease of Use and Usability Prisma Trida Hardani; Ira Purbosari; Nina Hidayatunnikmah; Asri Wido Mukti; Dewi Perwito Sari; Asti Rahayu; Nadya Ambarwati; Intan Ayu Kusuma Pramushinta; Rizal Adi Saputra; Muhamad Handoyo Sahumena; Yurika Sastyarina; Yolanda Camelia Imelda; Zahro Al Maulidiyah; Maulivia Idham Choliq
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 5 No. 3 (2023): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v5i3.1698

Abstract

Indonesia is ranked seventh in the world for the most smartphone users, supported by changes in the modern era where technology is increasingly sophisticated, thus having an impact on daily activities. One of them is the use of telemedicine applications. Diabestie is one of the telemedicine services that provides online health consultations focusing on diabetes, where diabetes in Indonesia is considered a major health problem with more than 10 million people living with diabetes. There are still those who think telemedicine services are difficult to operate, so this research was conducted to find out the influence of ease and usability of use on the attitudes of Diabestie application users. The findings revealed that ease of use and usability of use influence attitudes toward use. In other words, perceived usability and ease of use are important for people to determine their attitude towards Diabestie's telemedicine app services. Furthermore, people will tend to adopt a service when they find that it is useful and easy to use. Keywords: Diabetes, Telemedicine, Diabestie, Telemedicine Applications Abstrak Indonesia peringkat tujuh dalam pemakaian smartphone terbanyak dunia, didukung oleh perubahan pada era modern dimana teknologi yang semakin canggih, sehingga memberikan dampak dalam aktivitas sehari-hari. Salah satunya yaitu penggunaan aplikasi telemedicine. Diabestie merupakan salah satu layanan telemedicine yang memberikan konsultasi kesehatan online yang berfokus pada penyakit diabetes, dimana diabetes di Indonesia dianggap sebagai masalah kesehatan utama dengan lebih dari 10 juta orang yang hidup dengan diabetes. Masih terdapat pihak yang menganggap layanan telemedicine sulit untuk dioperasikan, sehingga penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh kemudahan dan kegunaan penggunaan dengan sikap pengguna aplikasi Diabestie. Hasil penelitian menyatakan kemudahan penggunaan dan kegunaan penggunaan berpengaruh terhadap sikap penggunaan. Dengan kata lain, kegunaan yang dirasakan dan kemudahan penggunaan merupakan hal yang penting bagi masyarakat untuk menentukan sikap mereka terhadap layanan aplikasi telemedicine Diabestie. Masyarakat akan cenderung untuk menggunakan suatu layanan ketika mengetahui layanan yang disediakan bermanfaat dan mudah untuk digunakan. Kata Kunci: Diabetes, Telemedicine, Diabestie, Aplikasi Telemedicine