Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN KETERAMPILAN MENGAJAR GURU TERHADAP KEAKTIFAN BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA KELAS IV DI SDN 20 UJUNG TANJUNG: hubungan keterampilan mengajar guru terhadap keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran matematika kelas iv di sdn 020 ujung tanjung Diah Lestari Diah; Siti Quratul Ain
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025 In Order
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i02.6346

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara keterampilan mengajar guru dengan kegiatan belajar siswa pada mata pelajaran matematika kelas IV di SDN 020 Ujung Tanjung, Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner. Dalam penelitian ini, peneliti mengambil sampel 50 siswa dari 2 kelas. Data dikumpulkan melalui wawancara, kuesioner dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara keterampilan mengajar guru dengan aktivitas belajar siswa pada mata pelajaran matematika kelas IV di SDN 020 Ujung Tanjung. Hal ini, ditunjukkan dari nilai signifikansi adalah 0,000 atau (0,000 < 0,05), yang berarti bahwa ada korelasi nyata antara keterampilan mengajar guru dengan keaktifan belajar matematika siswa kelas IV di SDN 020 Ujung Tanjung.
PELAKSANAAN PROYEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA DALAM MEMBANGUN KEMANDIRIAN SISWA KELAS I SD NEGERI 71 PEKANBARU Natasya Maulani Fayesti; Siti Quratul Ain
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025 In Press
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i02.6491

Abstract

Pelaksanaan proyek pemantapan profil siswa Pancasila bermanfaat untuk membangun karakter siswa sesuai dengan dimensi profil siswa Pancasila salah satunya adalah kemandirian. Dalam pelaksanaan proyek pemantapan profil siswa Pancasila, karakter kemandirian siswa tentu tidak bisa tumbuh begitu saja, akan tetapi perlu adanya dorongan yang diberikan sehingga dapat membangun kemandirian tersebut dalam diri siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana pelaksanaan dan hambatan pelaksanaan proyek pemantapan profil siswa Pancasila dalam membangun kemandirian siswa kelas I di SD Negeri 71 Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian deskriptif dengan pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan telaah dokumen. Sumber data yang digunakan untuk penelitian ini adalah kepala sekolah, wali kelas I, dan siswa kelas I. Penelitian ini menjelaskan tentang pelaksanaan P5 untuk membangun kemandirian siswa berdasarkan tahapan alur pelaksanaan P5. Untuk menguji keabsahan data menggunakan triangulasi dan menganalisis data menggunakan model Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah pelaksanaan proyek P5 telah terlaksana dengan baik sesuai dengan alur tahapan pelaksanaan proyek. Guru telah melaksanakan pelaksanaan proyek dengan menumbuhkan minat siswa terhadap proyek, beradaptasi dengan lingkungan sekitar, mengerjakan tugas sendiri, berani tampil di depan umum, mengungkapkan emosi, dan menindaklanjuti kelemahan diri. Melalui hal tersebut, siswa dapat menunjukkan perkembangan kemandiriannya sesuai dengan aspek profil siswa Pancasila.
PERAN GURU DALAM MENUMBUHKAN ETIKA DAN MORAL SISWA SDN 006 MUKTI JAYA ROKAN HILIR Evi Setiyawati; Siti Quratul Ain
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Process
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.10653

Abstract

This study aims to describe the role of teachers in fostering students’ ethics and morals at SDN 006 Mukti Jaya, Rokan Hilir. The research is grounded in the growing decline in students’ ethical and moral behavior, reflected in impolite attitudes, low discipline, the use of inappropriate language, and a lack of respect toward teachers and peers. This study employs a descriptive qualitative approach, with data collected through interviews, observations, and documentation. The research subjects consist of six teachers and six students who serve as key informants. Data analysis was conducted through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings reveal that teachers play a crucial role in developing students’ ethics and morals through five major roles: as educators and instructors, mediators and facilitators, role models, motivators, and as guides and evaluators. Teachers instill ethical values through exemplary behavior, positive habituation, motivation, and the creation of a supportive learning environment. Furthermore, teachers address moral violations through personal guidance, counseling, and explanations regarding responsibility and respectful behavior. However, the study also identifies several inhibiting factors, including exposure to social media, peer influence, and inadequate parental support. This study concludes that teachers hold a significant role in shaping students’ character, yet stronger collaboration between schools, families, and the community is needed to ensure optimal ethical and moral development.
Hubungan Game Online Terhadap Fokus Belajar Siswa Sekolah Dasar Atiah Hamidah; Siti Quratul Ain
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3144

Abstract

Fokus belajar siswa sekolah dasar seringkali dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah keterlibatan mereka dalam bermain game online. Fenomena meningkatnya minat siswa terhadap game online menimbulkan kekhawatiran akan potensi dampaknya terhadap konsentrasi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara game online dengan fokus belajar siswa kelas V SDN 82 Pekanbaru. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Sampel penelitian berjumlah 35 siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen pengumpulan data berupa angket dengan skala Likert, yang sebelumnya telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan linear dan signifikan antara game online dengan fokus belajar siswa. Temuan ini mengindikasikan bahwa game online berpengaruh terhadap variasi tingkat fokus belajar, meskipun pengaruhnya tidak sepenuhnya dominan karena masih terdapat faktor lain yang turut memengaruhi. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa game online merupakan salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam memahami dinamika fokus belajar siswa sekolah dasar.