Claim Missing Document
Check
Articles

PERILAKU AGRESIF FISIK ANAK USIA DINI DI DESA GERBANG SARI KECAMATAN TAPUNG HILIR KABUPATEN KAMPAR Paswaniati Paswaniati; Nurmalina Nurmalina; Yolanda Pahrul
Journal on Teacher Education Vol. 2 No. 2 (2021): Journal On Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (657.685 KB) | DOI: 10.3100/jote.v2i2.1247

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk, faktor penyebab, dan dampak perilaku agresif fisik anak usia dini. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik analisis data yang digunakan mengacu pada konsep Milles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk perilaku agresif fisik dari subjek penelitian yaitu, subjek yang dengan sengaja melempar mainan, memukul, mendorong, dengan sengaja mencubit atau menjewer telinga, menendang dengan keras. Faktor munculnya perilaku agresif pada subjek adalah faktor internal yang berupa mencari perhatian, aktif, keinginan bercanda, emosi, dan lelah. Faktor eksternalnya yaitu meniru adegan yang ada di game, faktor lingkungan, dan faktor pola asuh. dampak perilaku agresif fisik yang ditimbulkan oleh subjek diantaranya yaitu: bagi dirinya sendiri berupa dijauhi oleh teman-temannya, dan bagi lingkungan yaitu membuat orang lain merasa kesakitan, terkejut, menimbulkan hukuman berupa tidak boleh bermain untuk sementara dan dinasehati, serta membuat orang lain melakukan perlawanan kepada dirinya.
PENDIDIKAN ANAK USIA DINI PADA KELUARGA MUDA DI DESA DANAU BINGKUANG Nurmalina Nurmalina
Journal on Teacher Education Vol. 2 No. 2 (2021): Journal On Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.339 KB) | DOI: 10.31004/jote.v2i2.1881

Abstract

Pemahaman orangtua yang relatif rendah tentang konsep pendidikan anak usia dini menjadikan minimnya pendidikan anak di rumah. Salah satu penyebabnya adalah masih banyak terdapat keluarga muda hasil pernikahan dini. Penelitian ini bertujun untuk pendidikan anak usia dini pada keluarga muda di Desa Danau Bingkuang Kecamatan Tapung. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif deskriptif. Data diperoleh dengan wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pola asuh permisif diterapkan oleh 3 keluarga muda dan pola asuh otoriter diterapkan oleh 2 keluarga muda. Keluarga yang menerapkan pola asuh permisif sangat terlibat dalam kehidupan anak mereka tetapi sangat sedikit batas atau kendali. Pola asuh otoriter yang diterapkan oleh 2 keluarga muda menuntut anaknya untuk mengikuti perintah orangtua. Mereka selalu menetapkan batas yang tegas dan tidak memberi peluang yang besar kepada anak-anak untuk berbicara dan suka sering memberikan hukuman tanpa menanyakan terlebih dahulu penyebab mengapa anak melakukan kesalahan.
PENINGKATAN KEMAMPUAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA DINI MELALUI PENGGUNAAN MEDIA ANIMASI DI TK TAQIFA BANGKINANG KOTA Deddy Gusman; Nurmalina Nurmalina
Journal on Teacher Education Vol. 3 No. 1 (2021): Journal On Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.772 KB) | DOI: 10.31004/jote.v3i1.2146

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat peningkatan kemampuan sosial emosional anak melalui penggunaan media animasi di TK Taqifa. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif, yaitu untuk menganalisis pada proses penyimpulandeduktif dan induktif mengetahui keadaan yang sebenarnya di lapangan. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa dalam meningkatkan kemampuan social Anak guru sudah menggunakan Media Animasi sesuai dengan teori yaitu memilih tema untuk kegiatan yang ingin dicapai, menyiapkan media, memusatkan perhatian anak, menyajikan pembelajaran yang dinamis, berdasarkan prinsip-prinsip psikologi dan tingkah laku dan kognisi, memberikan kegiatan untuk merangsang kemampuan anak dan memberikan evaluasi. Akan tetapi ada beberapa kelemahan guru dalam penggunaan media animasi yaitu sulitnya guru mendapatkan video yang sesuai dengan tema pembelajaran dan kurangnya evaluasi yang diberikan guru setelah menayangkan video animasi.
UPAYA MENINGKATKAN PERKEMBANGAN MOTORIK KASAR ANAK MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL LOMPAT TALI DI TPA TAMBUSAI Dedi Ahmadi; Nurmalina Nurmalina
Journal on Teacher Education Vol. 3 No. 1 (2021): Journal On Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jote.v3i1.2173

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan motoric kasar anak melalui permainan tradisional lompat tali di TPA Tambusai. Penelitian ini merupakan penelitian Tindakan, yaitu untuk menganalisis pada proses peningkatan perkembangan motorik halus anak. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa adanya perkembangan peserta didik yang mana pada pra siklus penelitian diketahui peserta didik yang mencapai standar penilaian berkembang sangat baik hanya mencapai 1 peserta didik atau 7% saja dari keseluruhan peserta didik yang berjumlah 15 peserta didik. Kemudian pada siklus I pertemuan ke-1 peserta didik yang memiliki kemampuan motorik kasar sangat baik bertambah menjadi 2 peserta didik atau 13%, dan pada pertemuan ke-2 peserta didik bertambah lagi menjadi 3 peerta didik atau 20%, dan pada pertemuan ke-3 tidak bertambah masih dengan hasil yang sama 20%. Selanjutnya pada siklus II pertemuan ke-1 anak yang memiliki kemampuan motorik kasar sangat baik mencapai 5 pe- serta didik atau 33%. Pada pertemuan ke-2 peserta didik yang mencapai BSB sebanyak 10 peerta didik atau 67%, dan pada pertemuan ke-3 peserta didik yang memiliki kemampuan motorik kasar sangat baik mencapai 12 peserta didik atau 80%. Jumlah tersebut telah mencapai standar penilaian yang telah di tentukan yaitu BSB sebanyak 80%.
MENINGKATKAN KECERDASAN KINESTETIK MELALUI GAMES BALL DI KELOMPOK BERMAIN NURUL FALAH DESA TERATAK Eliza Ayu Wardani; Melvi Lesmana Alim; Nurmalina
Journal on Teacher Education Vol. 3 No. 2 (2022): Journal On Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.175 KB) | DOI: 10.31004/jote.v3i2.3347

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kecerdasan kinestetik pada anak kelompok bermain Nurul Falah Desa Teratak. Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan secara kolaboratif antara peneliti dan guru kelas. Penelitian ini terdiri dari dua siklus dan setiap siklusnya dilakukan dua kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah 15 anak Kelompok Bermain (KB) Nurul Falah Desa Teratak yang terdiri dari 6 anak laki-laki dan 9 anak perempuan. Teknik Pengumpulan data melalui observasi dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi. Teknik Analisis data dilakukam secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat peningkatan terhadap kecerdasan kinestetik setelah melakukan games ball. Peningkatan kecerdasan kinestetik anak setiap siklus mengalami perkembangan. Hal ini dibuktikan dari pratindakan ke siklus I mengalami peningkatan sebesar 32,8%, sedangkan perkembangan kecerdasan kinestetik dari siklus I ke siklus II meningkat sebesar 48,8%. Secara keseluruhan peningkatan perkembangan kecerdasan kinestetik dari siklus I ke siklus II sebesar 97,8%.
PENYULUHAN LITERASI DIGITAL DESA RIDAN PERMAI Ramdhan Witarsa; Nurmalina Nurmalina; Mufarizuddin Mufarizuddin
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2021): Volume 2 Nomor 3 Tahun 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v2i3.2962

Abstract

Tujuan diadakannya penyuluhan literasi digital desa Ridan Permai ini adalah untuk meningkatkan keterampilan menggunakan perangkat digital masyarakat desa Ridan Permai dalam memasarkan produk dagangannya. Metode pengabdian masyarakat yang dilakukan adalah dengan pemberian penyuluhan mengenai bagaimana menggunakan perangkat digital untuk memasarkan dan meningkatkan volume penjualan produk dagangan warga masyarakat yang selama ini hanya dilakukan secara konvensional atau offline. Penyuluhan ini berisi mengenai penjelasan-penjelasan secara umum tentang penggunaan perangkat digital secara bijak dan membuat media sosial yang peruntukannya untuk berjualan online. Hasil yang didapatkan dari kegiatan penyuluhan ini adalah bertambahnya pengetahuan masyarakat mengenai literasi digital serta bertambahnya keterampilan mengelola media sosial untuk berjualan online. Selama ini masyarakat hanya menjual produk dagangannya secara offline atau konvensional. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini juga didapatkan semakin banyaknya masyarakat desa Ridan Permai yang semakin peduli akan pentingnya menggunakan media sosial secara bijak dan dapat memberikan manfaat lebih bagi perekonomiannya.
PENYULUHAN JENIS SUMBER BELAJAR DIGITAL GURU DI SEKOLAH DASAR Ramdhan Witarsa; Nurmalina Nurmalina; Mufarizuddin Mufarizuddin
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2022): Volume 3 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v3i2.4214

Abstract

Tujuan diadakannya penyuluhan jenis sumber belajar digital guru di sekolah dasar ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan guru dalam mengenal dan menggunakan jenis sumber-sumber belajar digital yang bisa digunakan guru dalam mendukung pembelajarannya di kelas. Metode pengabdian masyarakat yang dilakukan adalah dengan pemberian penyuluhan mengenai bagaimana mencari dan menggunakan sumber-sumber belajar digital dimana selama ini guru hanya menggunakan sumber belajar buku cetak saja. Penyuluhan ini berisi mengenai penjelasan-penjelasan tentang bagaimana mencari sumber belajar digital dan bagaimana cara menggunakannya yang kemudian disinkronkan dengan aplikasi Mendeley. Hasil yang didapatkan dari kegiatan penyuluhan ini adalah bertambahnya pengetahuan guru mengenai jenis sumber-sumber belajar digital serta bertambahnya keterampilan guru saat mengelola sumber belajar digital tersebut kedalam aplikasi Mendeley. Selama ini guru hanya menggunakan sumber belajar buku cetak saja. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini juga didapatkan semakin banyaknya guru yang semakin peduli akan pentingnya jenis sumber belajar digital yang disinkronkan dengan aplikasi Mendeley yang dapat memberikan manfaat lebih saat guru menulis daftar pustaka pada karya ilmiahnya.
Penganiayaan Emosional Anak Usia Dini melalui Bahasa Negatif dalam Kekerasan Verbal Nurmalina Nurmalina; Yolanda Pahrul
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.909

Abstract

Orangtua sering meluapkan emosi akibat tingkah laku anaknya yang tidak sesuai dengan kehendaknya dalam bentuk kekerasan verbal. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan solusi untuk mencegah dan mengatasi masalah kekerasan berbahasa pada anak usia dini. Metode penelitian ini adalah penelitian library research. Teknik pengumpulan data dengan mendokumentasikan artikel, buku, dan analisis lapangan. Selanjutnya mengumpulkan bahan-bahan yang dibutuhkan, pengelompokan, dan kemudian dianalisis sesuai dengan tujuan penelitian. Dari Hasil penelitian diketahui ada dua faktor dominan alasan orang tua untuk melakukan kekerasan verbal yaitu pengalaman dan pengetahuan orang tua. Dampak yang ditimbulkan adalah anak akan menjadi manusia yang tidak berakhlak, baik dari segi perbuatan maupun ucapan. Upaya pencegahan yang dapat dilakukan adalah dengan memositifkan bahasa dalam berkomunikasi terhadap anak.
Pantang Larang dalam Masyarakat Kampar dan Relevansinya dengan Pendidikan Karakter Nurmalina Nurmalina
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v1i1.52

Abstract

Abstinence is banned or prohibited acts job to do so by the people who accompanied sanctions warmth of the ancestors. The others believe that abstinence forbids irrelevant to modern-paced life as it is today. Literature has a great potential to bring people to the direction of change in character. This research is a qualitative descriptive study. The object of research is abstinence which is prohibited by the Malay community Kampar. The results showed that abstinence forbids the Kampar Malay community can be categorized into: (1) time, namely: at night, dusk; (2) place, namely: in the fields, in the middle of the road, in the woods, and in the grave; (3) safety of life, namely: death, pain, and bad luck or unfortunate; (4) based on the cycle of life (5) and occult beliefs; (6) work and activities, namely: people give birth and nurse the baby, take care of the dead and to the cemetery, walking, playing, working, making the house, table manners. The expression of abstinence forbids have relevance on character education.
Basiacuong Masyarakat Kualu Nenas Kabupaten Kampar Provinsi Riau (Fungsi Sosial dan Nilai-Nilai Budaya) Nurmalina Nurmalina
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v2i2.41

Abstract

Tradition Basiacuong a local culture that has wisdom that needs to be maintained. Advances in technology and the inclusion of new elements in the life of our nation is the cause of the shift in the values of life. This is the reason for researchers to conduct research with the aim of describing the social function basiacuong and describe the cultural values of society basiacuong Kualu Nenas. Basiacuong derived from the word flattered flattering from one party to another party who is usually represented by ninik mamak from a tribe that conversation. Basiacuong means menyengaja deed. Inside basiacuong have cultural values and social functions that must be maintained. Qualitative research with this descriptive method to analyze the function of social and cultural values in society basiacuong Kualu by making the community Kualu Nenas Nenas as research informants. Engineering research using audio-visual recording devices, recording sheet, and guidelines for the interview. Data collected in the form of text analyzed according to the research objectives by triangulation as a validation technique data. Based on the results it can be concluded that the social function of which is the tradition Basiacuong; (1) as a means of entertainment, (2) a means of education, (3) as a tool to maintain and pass customs, traditions, and culture (4) as a tool to show the identity of the person Kampar, and (5) can foster a cooperative spirit. In practice, the speech delivered in the tradition basiacuong contains many lessons or advice that is very educational for the audience, especially people Kualu Nenas.