Claim Missing Document
Check
Articles

Etos Kerja dalam Penanaman Kelor : Nilai-nilai pendidikan Nurmalina Nurmalina; Masrul Masrul
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.10013

Abstract

Pendidikan mengalami berbagai permasalahan yang sering menjadi topik pembahasan di banyak pertemuan atau di media masa, yaitu rendahnya mutu pendidikan. Rendahnya mutu pendidikan yang sering disoroti adalah mutu pendidikan di sekolah dasar dan sekolah menengah. Berbagai cara telah ditempuh oleh pemerintah maupan stakeholder yang berkaitan dengan dunia pendidikan untuk meningkatkan mutu pendidikan, namun dari berbagai indikator belum menunjukan peningkatan mutu pendidikan. Keberhasilan Revolusi Mental menyaratkan manusia unggul dengan pendidikan yang baik, memiliki keahlian dan keterampilan, menguasai teknologi, pekerja keras, mempunyai etos kerja serta komitmen yang tinggi untuk bekerja dan bersinergi secara bergotong-royong. Seluruh komponen masyarakat terutama perguruan tinggi hendaknya memiliki kesadaran akan pentingnya penanaman nilai- nilai revolusi mental demi perubahan Indonesia. Kegiatan peningkatan etos kerja masyarakat untuk pencegahan stunting pasca- pandemi ini difokuskan pada penanaman pohon kelor yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk meningkatkan etos kerja dalam bentuk kewirausahaan dengan memanfaatkan bahan bersumber dari pohon kelor sebagai salah satu upaya pencegahan stunting di Kabupaten Kampar. Kegiatan ini dirancang dengan empat kegiatan pokok, yaitu: 1) penyuluhan pencegahan stunting dengan pemanfaatan pohon kelor, 2) pelatihan budidaya pohon kelor, 3) penanaman pohon kelor, dan 4) pendampingan wirausaha produk berbasis pohon kelor. Dari seluruh kegiatan yang telah dirancang bertujuan untuk menjaga ketahanan pangan dalam pencegahan stunting, pembangunan karakter masyarakat, revitalisasi alam, peningkatan produktivitas lahan, mitigasi bencana, perubahan iklim, juga untuk mendorong terciptanya sumber ekonomi dan kemandirian masyarakat yang hasilnya dapat dinikmati bersama.
Pengaruh Model Pembelajaran STEM terhadap Keterampilan Berpikir Kreatif dan Kritis Siswa Sekolah Dasar Memi Putri Dewita; Amir Luthfi; Nurmalina Nurmalina
JIKAP PGSD: Jurnal Ilmiah Ilmu Kependidikan Vol 7, No 1 (2023): Januari (JIKAP PGSD)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jkp.v7i1.36940

Abstract

The learning model of science, technology, engineering, and mathematics is a learning model that integrates science, technology, methods or techniques, and mathematics in one lesson. This learning model is believed to be used to improve creative and critical thinking skills of primary school students. This study aims to determine how much influence the learning model of science, technology, engineering, and mathematics has on the creative and critical thinking skills of fourth grade primary school students. The method used in this study is a quasi-experimental method. This method has nine stages, namely: literature review, identifying and limiting research problems, developing research hypotheses, making research designs, conducting pretests, conducting experiments, conducting posttests, processing and analyzing data, and drawing conclusions. The research sample was 52 students, consisting of 26 students in the experimental class and 26 students in the control class. The data collection technique used is a test of students' creative and critical thinking skills. The research instrument used was a student's creative and critical thinking skill test sheet. The results of the study can show that the learning model of science, technology, engineering, and mathematics has a significant effect on creative and critical thinking skills of fourth grade primary school students. Therefore, this research can be a reference in applying science, technology, engineering, and mathematics learning models that can improve students' creative and critical thinking skills.
Penerapan Model Kooperatif Tipe Picture and Picture untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Sekolah Dasar Defitri Yulianti; Nurmalina Nurmalina; Masrul Masrul
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 1 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i1.12604

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA di kelas V SDN 009 Ujungbatu. Hal ini disebabkan karena guru masih menggunakan model pembelajaran yang konvensional, dan media yang digunakan hanyalah sebatas papan tulis, sehingga suasana belajar kurang menyenangkan, dan siswa akan merasa bosan disaat proses pembelajaran. Salah satu solusi untuk mengatasi masalah ini adalah dengan menggunakan model Picture and Picture. Picture and Picture merupakan model pembelajaran yang mengutamakan pengelompokan penggunaan media gambar yang dipasangkan dengan urutan logis. Penelitian ini betujuan untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajra IPA materi bumi dan alam semesta dengan menggunakan model Picture and Picture pada siswa kelas V SDN 009 Ujungbatu. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari dua pertemuan empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, refleksi. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa materi bumi dan alam semesta pada siklus I masih tergolong cukup dengan rata-rata 60,33 dan persentase ketuntasan klasikal 46,67%. Sedangkan hasil belajar siswa pada siklus II sudah tergolong baik dan telah menunjukkan peningkatan yang signifikan yaitu denagn rata-rata 77,66 dengan persentase ketuntasan klasikal86,66%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan model Picture and Picture dapat meningkatkan hasil belajar IPA pada materi bumi dan alam semesta kelas V SDN 009 Ujungbatu.
Pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Sekolah Dasar Febri Nurhayati; Musnar Indra Daulay; Nurmalina Nurmalina
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 1 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i1.12606

Abstract

Penelitian ini dilakukan bertolak dari masih banyaknya siswa yang belum mencapai ketuntasan hasil belajar IPA dengan jumlah siswa yang tidak tuntas 11 siswa (61.11%). Sedangkan siswa yang tuntas hanya berjumlah 7 siswa (38,88%). Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa seberapa besar peningkatan hasil belajar IPA materi Perkembangbiakan Tumbuhan Secara Vegetatif dan Genetatif di kelas VI SD Negeri 003 Ujungbatu setelah diterapkan pendekatan pembelajaran CTL. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di kelas VI SD Negeri 003 Ujungbatu yang berjumlah 18 orang siswa, yang terdiri dari 9 orang laki-laki, dan 9 orang perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik observasi, tes, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa rata-rata aktivitas guru pada siklus I adalah 65.83% dengan kategori cukup, meningkat menjadi 85.83% dengan kategori baik pada siklus II. Rata-rata aktivitas siswa pada siklus I adalah 61,34% dengan kategori cukup, meningkat pada siklus II menjadi 78,00% dengan kategori baik. Peningkatan ketuntasan hasil belajar siswa adalah: pra siklus hanya 7 (38,88%) yang tuntas, siklus I meningkat menjadi 13 (72,22%), dan Siklus II meningkat menjadi 17 (94,44%) yang tuntas. Simpulan penelitian ini adalah dengan menggunakan pendekatan pembelajaran CTL dapat meningkatkan hasil belajar IPA materi Perkembangbiakan Tumbuhan, siswa kelas VI SD Negeri 003 Ujungbatu. Kecamatan Kampar
Peningkatan Keterampilan Menulis Karangan Narasi dengan Menggunakan Pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) Siswa Sekolah Dasar Andi Usman; Nurmalina Nurmalina; Musnar Indra Daulay
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 1 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i1.12631

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi oleh rendahnya keterampilan siswa dalam menulis karangan narasi. Salah satu solusi untuk mengatasi masalah ini adalah dengan menggunakan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL). CTL adalah salah satu strategi pembelajaran yang menekankan siswa kepada prospek keterlibatan secara penuh menghubungkan materi yang dipelajari dengan situasi kehidupan nyata. Dengan demikian, tujuan penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan peningkatan keterampilan menulis karangan narasi dengan menggunakan pendekatan CTL pada siswa kelas V SDN 003 Suka Ramai. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SDN 003 Suka Ramai tahun ajaran 2021/2022 yang berjumlah 25 siswa. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas. Peneitian ini dilaksanakan sebanyak dua siklus, pada setiap siklus dilaksanakan dua kali pertemuan. setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi, observasi, dan tes. Berdasarkan hasil penelitian, keterampilan menulis karangan narasi siswa pra siklus sebesar 63, 88. Setelah guru menerapkan pendekatan CTL, nilai rata-rata siswa pada siklus I meningkat menjadi 69 dan pada siklus II nilai rata-rata siswa meningkat menjadi 74,28. Pada pra siklus siswa yang tuntas belajar sebanyak 9 siswa, siklus I sebanyak 14 siswa dan siklus II sebanyak 22 siswa. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan CTL dapat meningkatkan keterampilan menulis karangan narasi siswa kelas V SDN 003 Suka Ramai.
Peningkatan Hasil Belajar IPS Materi Mengenal Sejarah Uang Dengan Menggunakan Metode Scramble Siswa Sekolah Dasar Reni Yohana, S; Nurmalina Nurmalina; Masrul Masrul
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 1 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i1.12638

Abstract

Penelitian ini berawal dari kenyataan bahwa banyak siswa kelas III SDN 01 Bangkinang kesulitan memahami tentang sejarah uang. Hal ini disebabkan karena guru tidak menggunakan alat peraga saat pembelajaran berlangsung. Salah satu solusinya untuk mengatasi masalah ini adalah dengan menggunakan penerapan Metode Scramble . Metode Scramble merupakan salah satu metode pembelajaran yang dapat meningkatkan konsentrasi dan kecepatan berpikir siswa. Siswa tidak hanya diminta menjawab soal, tetapi juga menerka dengan cepat jawaban soal yang sudah tersedia namun masih dalam kondisi acak. Dengan demikian, tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskipsikan peningkatan hasil belajar siswa kelas III pada materi mengenal sejarah uang. Penelitian ini menggunakan data kualitatif dan data kdengan bentuk penelitian yaitu penelitian tindakan kelas. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak dua siklus dan setiap siklus dilaksanakan 1 kali pertemuan. Penelitian ini dilaksanakan pada SDN 01 Bangkinang dengan subjek penelitian adalah kelas III SD. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik dokumentasi, teknik observasi dan teknik tes hasil belajar. Data analisis dengan menggunakan analisis data kualitatif dan data kuantitatif. Peningkatan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPS materi mengenal sejarah uang pada setiap siklus dapat terlihat dari nilai rata-rata 72,42 dengan persentase ketuntasan belajar 60,60% pada siklus I dan nilai rata-rata 86,52 dengan persentase ketuntasan belajar 90,90% pada siklus II. Jadi, pembelajaran IPS materi mengenal sejarah uang dengan menggunakan Metode Scramble dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas III SDN 01 Bangkinang.
Peningkatan Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran IPS Dengan Menggunakan Model Cooperative Learning Tipe Talking Stick Helen Devimar; Musnar Indra Daulay; Nurmalina Nurmalina
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 1 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i1.12639

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar IPS. Hal ini didasarkan pada jumlah siswa yang hasil belajarnya dibawah kriteria ketuntasan maksimum (KKM) yang di tetapkan sekolah yaitu 70, dari 18 orang siswa 6 orang siswa mendapatkan nilai baik atau diatas KKM dan 12 orang siswa yang mendapat nilai dibawah KKM. Penelitian ini merupakanb penelitian tindakan kelas. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar pada materi teknologi dengan penerapan model cooperative learning tipe talking stick pada siswa kelas IV SD Muhammadiyah Bangkinang yang berjumlah 18 orang siswa yang terdiri dari 12 orang perempuan dan 6 orang siswa laki-laki. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik observasi, teknik dokumentasi, dan teknik tes. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ketuntasan sebelum tindakan hanya mencapai 34%, siklus I meningkat menjadi 70%, dan siklus II meningkat lagi menjadi 100%. Dsapat disimpulkan bahwas dengan penerapan model cooperative learning tipe talking stick dapat meningkatkan hasil belajar IPS pada materi teknologi pada siswa kelas IV SD Muhammadiyah Bangkinang.
Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Tematik Siswa Sekolah Dasar Febby Anggraini; Nurmalina Nurmalina; Molli Wahyuni
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 1 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i1.12647

Abstract

Penelitian inti bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran inkuiri untuk meningkatkan hasil belajar tematik siswa kelas IVA SDN 001 Salo. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimanakah penerapan model pembelajaran inkuiri untuk meningkatkan hasil belajar tematik siswa kelas IVA SDN 001 Salo. Penelitian ini dilaksanakan di kelas IVA SDN 001 Salo. Objek penelitian ini adalah siswa kelas IVA yang berjumlah 39 orang, dengan jumlah laki-laki 20, dan siswa perempuan berjumlah 19 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik tes, observasi, dan okumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahawa siklus I masih tergolong cukup dengan rata-rata 68,20. Selanjutnya dari 39 orang siswa hanya 22 orang siswa atau 56,41% yang mencapai ketuntasan secara individual. Hasil belajar siswa pada siklus II tergolong baik dengan rata-rata 85,38, dan dari 39 orang siswa terdapat 38 orang siswa atau 97,43% yang mencapai ketuntasan secara individual. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan penerapan model pembelajaran inkuiri dapat meningkatkan hasil belajar tematik pada siswa kelas IVA SDN 001 Salo.
Peningkatan Keterampilan Memerankan Tokoh dengan Menggunakan Metode Sosiodrama Siswa Sekolah Dasar Selviana Sasmiati Nur; Masrul Masrul; Nurmalina Nurmalina
Journal on Education Vol 4 No 4 (2022): Journal on Education: Volume 4 Nomor 4 Tahun 2022
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v4i4.2208

Abstract

The background of the research is the low achievement of learning Indonesian in drama material for fifth grade students at Pahlawan Elementary School, Bangkinang District, Kampar Regency, Riau. The low results of learning to play drama because students are not trained by teachers in playing drama characters, so students experience difficulties in acting out drama with proper pronunciation, intonation, expression, and appreciation. Learning with the sociodrama method was chosen, because in addition to training students' courage to play drama, it also makes students active in learning and develops cooperation within students. The purpose of this study was to improve the skills of playing drama characters in fifth grade students of SD Pahlawan. The subjects in the study were teachers and fifth grade students at SD Pahlawan, Bangkinang District, Kampar Regency, Riau. The number of students is 17 children, consisting of 7 male students and 10 female students. This research is a Classroom Action Research (CAR). Data collection methods used are tests, observations, and documentation. Prior to conducting the research, the researcher conducted preliminary observation activities through interviews. The data analysis technique in this study is quantitative descriptive statistics, namely by finding the average. The results showed that learning the skills of playing drama characters using the sociodrama method could improve the skills of playing the characters of the fifth grade students of SD Pahlawan. Class average results in cycle I average student score of 67.47 with classical completeness of 70.58% (11 students). In cycle II, the average score of students increased again to 77 with a classical mastery level of 88.23% (15 students). From the data obtained, it can be concluded that the sociodrama method can improve learning outcomes and student activity in drama material.
Penerapan Model Mind Mapping untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Karangan Narasi Siswa Sekolah Dasar Nasri Yoni; Nurmalina Nurmalina; Molli Wahyuni
Journal on Education Vol 4 No 4 (2022): Journal on Education: Volume 4 Nomor 4 Tahun 2022
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v4i4.2209

Abstract

This research originates from the fact that many Grade IVA SD students have difficulty writing narrative essays in Indonesian. This is because the teacher does not provide variations in applying learning models that are less attractive. One solution to overcome this problem is to use a mind mapping model. This classroom action research aims to describe the improvement in narrative writing skills of class IVA students at SD Negeri 002 Kunto Darussalam. This research was carried out in two cycles with the subjects of this study being 22 class IVA students. Data collection techniques used in this research are documentation, observation, and test techniques. Based on the results of the study it can be concluded that in the first cycle the teacher's activity got an average percentage of 70% and 88.57% in the second cycle. Furthermore, student activity in cycle I got an average percentage of 61.42% and cycle II 85.71%. And writing student narrative essays was quite good, out of 22 students only 17 students or 77.27% achieved completeness individually. The results of writing student narrative essays in cycle II were also quite good with an average of 82.54 and out of 22 students there were 19 students or 86.36% who achieved completeness individually. Thus it can be concluded that by applying the mind mapping model it can increase teacher activity in teaching, increase student learning activities, and can improve the results of narrative essay writing skills for class IVA students of SD Negeri 002 Kunto Darussalam.