Claim Missing Document
Check
Articles

Variasi Mengajar Guru dalam Pembelajaran Daring Indragani, Kadek Dewi Purnama; Astika, I Made; Tantri, Ade Asih Susiari
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 11, No 4 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v11i4.39865

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan variasi mengajar guru bahasa Indonesia dalam pembelajaran daring di kelas IX SMP Negeri 1 Tejakula, dan mendeskripsikan kendala guru bahasa Indonesia dalam mengadakan variasi saat pembelajaran daring di kelas IX SMP Negeri 1 Tejakula. Objek penelitian ini adalah variasi mengajar guru bahasa Indonesia dalam pembelajaran daring dan kendala yang dialami oleh guru ketika mengadakan variasi mengajar dalam pembelajaran daring. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode obervasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan variasi yang dimunculkan guru bahasa Indonesia dalam pembelajaran daring di kelas IX SMP Negeri 1 Tejakula secara keseluruhan sudah ditampilkan secara bervariasi yaitu variasi gaya mengajar, variasi penggunaan media dan bahan ajar, dan variasi pola interaksi. Kendala yang dihadapi oleh guru bahasa Indonesia dalam mengadakan variasi saat pembelajaran daring di kelas IX SMP Negeri 1 Tejakula antara lain: kesediaan jaringan internet yang tidak stabil beberapa siswa masih belum memiliki sarana penunjang pembelajaran yang memadai, serta siswa terlambat bergabung dalam kelas google meet.Kata Kunci: Variasi Mengajar; Pembelajaran Daring; Bahasa Indonesia.
NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM NOVEL TANTRI (PEREMPUAN YANG BERCERITA) KARYA COK SAWITRI SEBAGAI ALTERNATIF PEMBELAJARAN SASTRA DI SEKOLAH DASAR Ade Asih Susiari Tantri
Proceedings Education and Language International Conference Vol 1, No 1 (2017): Proceedings of Education and Language International Conference
Publisher : Proceedings Education and Language International Conference

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk membentuk siswa yang berkarakter, salah satunya adalah melalui karya sastra. Karya sastra, seperti novel adalah media yang paling efektif untuk mengajarkan nilai-nilai moral, nilai-nilai agama, nilai-nilai budi pekerti, dan nilai-nilai pendidikan karakter. Dewasa ini, banyak novel yang sangat layak bagi siswa, khususnya siswa sekolah dasar untuk lebih mudah memahami nilai-nilai pendidikan karakter. Salah satunya adalah novel Tantri (Perempuan yang Bercerita) karya Cok Sawitri. Cok Sawitri mampu mengolahbahasan kembali cerita-cerita tradisional dan tradisi lisan Ni Diah Tantri yang sangat terkenal di Bali sejak tahun 1915 menjadi sebuah novel modern tanpa melucuti keindahan ajaran moral dan kekayaan nilai-nilai kearifan dari cerita aslinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) nilai-nilai karakter yang terkandung dalam novel Tantri (Perempuan yang Bercerita) ada 18 yaitu, nilai karakter  religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat atau komunikatif, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, dan tanggung jawab dan (2) Novel Tantri (Perempuan yang Bercerita) sangat cocok untuk dijadikan bahan ajar sastra di sekolah dasar. Tokoh-tokoh yang didominasi oleh binatang tentunya sangat menarik bagi siswa. Nilai-nilai pendidikan karakter yang tertuang di dalam novel ini sangat mudah dipahami dan diterapkan nantinya dalam kehidupan sehari-hari. Siswa sekolah dasar sebagai pondasi kuat dalam membentuk generasi muda Indonesia yang berkarakter, kuat, dan tangguh untuk menghadapi persaingan MEA (Masayarakat Ekonomi Asean). Kata kunci: nilai-nilai pendidikan karakter, novel Tantri (Perempuan yang Bercerita), dan bahan ajar sastra di sekolah dasar.
Moral Analysis in the Videos of Dongeng Kita Channel and Its Relevance to Indonesian Learning Sugeng Santoso; Ni Luh Putu Rastiti Era Agustini; Ade Asih Susiari Tantri
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 13, No 1 (2021): AL-ISHLAH: JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (688.465 KB) | DOI: 10.35445/alishlah.v13i1.441

Abstract

This research aims to analyze the moral values in folklore videos on the Dongeng Kita Youtube channel and analyze its relevance to Indonesian learning in schools. The approach of this research is qualitative research, with a descriptive type. There are six video samples taken from the Dongeng Kita channel. The moral analysis is conducted by observing the sample videos and describing it according to theory, while relevance analysis is done by reviewing the applicable learning syllabus. The research found that the videos contained moral values of respect for others, not being disobedient to parents, being honest, not being lazy, not being bad, not being greedy, keeping promises, and not cheating. Besides, moral values were found to have relevance in Indonesian learning for the grade VII of Junior High Schools because the moral values can support the use of the Dongeng Kita channel as a learning media that is linear with the learning competencies of the 2013 Curriculum, which aims to develop student moral. It is expected that Indonesian teachers in schools will take advantage of the Dongeng Kita channel as a learning media to make learning more enjoyable.
PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA MELALUI E-UKBM Hikmatul Fitriah; I Nyoman Yasa; Ade Asih Susiari Tantri
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 10 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v10i2.29131

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA Negeri Bali Mandara pada empat aspek keterampilan berbahasa (menyimak, berbicara, membaca, dan menuis) melalui media pembelajaran e-ukbm dari segi fitur, pelaksanaan, dan respons. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif pendekatan kualitatif kuantitatif. Dalam penelitian ini, yang menjadi subjek penelitian adalah guru mata pelajaran bahasa Indonesia kelas X MIPA 1 dan siswa kelas X MIPA 1dan yang menjadi  objek dalam  penelitian ini adalah pembelajaran bahasa Indonesia di SMA Negeri Bali Mandara pada empat aspek keterampilan berbahasa (berbicara, menyimak, membaca, dan menulis) melalui media pembelajaran e-ukbm dari segi fitur, pelaksanaan, dan respons. Ada empat metode yang digunakan untuk mengumpulkan data penelitian ini, yaitu metode dokumentasi, observasi, wawancara, dan kuesioner. Data dianalisis dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat beragam fitur dalam e-ukbm pembelajaran bahasa Indonesia yang bertujuan supaya peserta didik semakin giat dan tidak bosan saat belajar. Dalam pelaksanaannya, ada dua teknik yang digunakan yaitu teknik pembelajaran tatap Penggunaan teknik tersebut memberikan dampak posistif dalam pembelajaran bahasa Indonesia, yaitu meningkatnya pemahaman peserta didik, memberikan porsi online yang kaya akan pengetahuan setiap saat selama pendidik memiliki akses internet, dan menyediakan peluang yang praktis untuk belajar  secara mandiri. Terdapat tiga respons yang diberikan oleh peserta didik secara keseluruhan terhadap pernyataan pada angket, yaitu sangat setuju, setuju, dan tidak setuju.  Selain itu, Ada dua variasi respons atau tanggapan yang diberikan oleh peserta didik yakni,  respons sangat positif dan respons positif. Kedua respons tersebut diperoleh dari 27 peserta didik yang dijadikan sampel. 11(47,52%) peserta didik memberikan respons sangat positif dan 16 (64, 25%) peserta didik lainnya memberikan respon positif.  Maka oleh karena itu, respons peserta didik terhadap pembelajaran bahasa Indonesia menggunakan e-ukbm di SMA Negeri Bali Mandara, yakni respon positifKata kunci: E-Ukbm di SMA Negeri Bali Mandara dan Pembelajaran Bahasa Indonesia
Analisis Tindak Tutur Ekspresif dalam Acara Mata Najwa "Perlawanan Mahasiswa" I Made Astika; Diah Ayu Murtiningrum; Ade Asih Susiari Tantri
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 11 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v11i1.29366

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis fungsi, bentuk dan  kesopanan tuturan ekspresif yang terdapat dalam acara Mata Najwa. Dalam penelitian ini rancangan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kwalitatif, kemudian metode dalam penelitian ini adalah simak, catat/mentranskip. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini ada tiga yaitu, reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil dari penelitian ini adalah mengelompokkan seluruh tuturan yang termasuk ekspresif, dan dilanjutkan menganalisis yang termasuk tuturan ekspresif menggunakan fungsi, bentuk, dan prinsip kesopanan. Fungsi tuturan ekspresif yang ditemukan ialah tuturan ekspresif marah berjumlah 17 data, mengejek 12 data, mengeluh 5 data, menyalahkan 12 data, mengharapkan 9 data, memuji 1 data, dan mengucapkan terima kasih 1 data. Selain itu dalam penelitian ini ditemukan bentuk tindak tutur langsung literal sebanyak 34 data, tidak langsung literal 15 data, langsung tidak literal 2 data, tidak langsung tidak literal 5 data. Kemudian mengenai prinsip kesopanan berdasarkan Brown & Lavinson, ditemukan tuturan kesopanan strategi positif dan negatif. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan mengenai fungsi, bentuk, serta prinsip kesopanan tindak tutur ekspresif dalam acara Mata Najwa ditemukan 57 data tindak tutur ekspresif, dari 57 data tersebut ditemukan 8 fungsi tindak tutur ekspresif, 56 bentuk tuturan ekspresif, 32 strategi kesopanan positif, dan 23 strategi kesopanan negatif.Kata Kunci: Ekspresif; Mata Najwa; Tindak tutur.
Pembinaan Majalah Sekolah Gempita Esaba dan Relevansi Terhadap Bahan Ajar Bahasa Indonesia di SMP Negeri 1 Bangli Kadek Risma Diyanti; I Wayan Wendra; Ade Asih Susiari Tantri
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 11 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v11i2.36175

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kegiatan pembinaan majalah sekolah Gempita Esaba dan relevansi terhadap bahan ajar Bahasa Indonesia di SMP Negeri 1 Bangli. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru pembina, siswa dan guru mata pelajaran Bahasa Indonesia. Objek penelitian ini adalah pembinaan majalah sekolah Gempita Esaba dan penggunaannya sebagai bahan ajar Bahasa Indonesia. Data dikumpulkan dengan metode wawancara dan dokumentasi. Tahap analisis data meliputi reduksi data, penyajian data dan penyimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan majalah sekolah Gempita Esaba di SMP Negeri 1 Bangli terdapat dua kegiatan, yaitu kegiatan pembinaan anggota baru tim redaksi dengan menggunakan jenis pembinaan meliputi pembinaan orientasi, pembinaan kepribadian, dan pembinaan kecakapan dan kegiatan pembinaan tim reporter dengan menggunakan jenis pembinaan meliputi pembinaan orientasi, pembinaan kepribadian, pembinaan kecakapan dan pembinaan lapangan. Relevansi majalah sekolah dengan bahan ajar dapat dilihat dari naskah teks pada majalah sekolah ditulis oleh siswa dan guru yang mengakibatkan KD di kurikulum selalu muncul sehingga penggunaan majalah sekolah Gempita Esaba sebagai bahan ajar Bahasa Indonesia yang dilakukan guru meliputi tiga kegiatan yakni perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Penelitian ini direkomendasikan bagi sekolah-sekolah lain agar dijadikan referensi dalam melakukan kegiatan pembinaan majalah sekolah dan penggunaan majalah sebagai bahan ajar.Kata Kunci: Bahan Ajar; Pembinaan Majalah Sekolah.
Analisis Kesalahan Berbahasa pada Penulisan Berita Detik Finance dan Detik News Pandu Hidayat; I Nyoman Sudiana; Ade Asih Susiari Tantri
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 11 No. 3 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v11i3.36926

Abstract

Penelitian deskriptif kualitatif ini bertujuan untuk mendeskripsikan, kesalahan ejaan pada judul berita Detik Finance dan Detik News, kesalahan pilihan kata pada judul berita Detik Finance dan Detik News, dan kesalahan kalimat pada isi berita Detik Finance dan Detik News. Sumber data penelitian ini adalah berita Detik Finance dan Detik News yang dimuat pada bulan Maret 2020 hingga Maret 2021. Objek penelitian ini adalah kesalahan berbahasa pada penulisan berita, baik judul maupun isi, Detik Finance dan Detik News. Metode yang digunakan untuk pengumpulan data adalah dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penulisan judul berita Detik Finance dan Detik News masih kerap terjadi kesalahan ejaan, seperti kesalahan penulisan kata (kesalahan penulisan angka dan bilangan), kesalahan penulisan huruf miring, dan kesalahan penulisan huruf kapital; penulisan judul berita Detik Finance dan Detik News terdapat kesalahan pilihan kata. Kesalahan ini terjadi karena melanggar dua dari tiga syarat pemilihan kata, yaitu “benar” dan “tepat”; penulisan isi berita Detik Finance dan Detik News terdapat kesalahan kalimat, seperti kalimat buntung, kalimat yang ambiguitas, penggunaan istilah asing, dan penggunaan kata tanya yang tidak perlu.Kata Kunci: Detik Finance; Detik News; Kesalahan Berbahasa; Teks Berita.
Variasi Mengajar Guru dalam Pembelajaran Daring Kadek Dewi Purnama Indragani; I Made Astika; Ade Asih Susiari Tantri
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 11 No. 4 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v11i4.39865

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan variasi mengajar guru bahasa Indonesia dalam pembelajaran daring di kelas IX SMP Negeri 1 Tejakula, dan mendeskripsikan kendala guru bahasa Indonesia dalam mengadakan variasi saat pembelajaran daring di kelas IX SMP Negeri 1 Tejakula. Objek penelitian ini adalah variasi mengajar guru bahasa Indonesia dalam pembelajaran daring dan kendala yang dialami oleh guru ketika mengadakan variasi mengajar dalam pembelajaran daring. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode obervasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan variasi yang dimunculkan guru bahasa Indonesia dalam pembelajaran daring di kelas IX SMP Negeri 1 Tejakula secara keseluruhan sudah ditampilkan secara bervariasi yaitu variasi gaya mengajar, variasi penggunaan media dan bahan ajar, dan variasi pola interaksi. Kendala yang dihadapi oleh guru bahasa Indonesia dalam mengadakan variasi saat pembelajaran daring di kelas IX SMP Negeri 1 Tejakula antara lain: kesediaan jaringan internet yang tidak stabil beberapa siswa masih belum memiliki sarana penunjang pembelajaran yang memadai, serta siswa terlambat bergabung dalam kelas google meet.Kata Kunci: Variasi Mengajar; Pembelajaran Daring; Bahasa Indonesia.
PENGGUNAAN RUANG GURU PADA PEMBELAJARAN TEKS ULASAN DI SMP NEGERI 2 SERIRIT Kadek Putri Indah Lestari Indah; I Nyoman Yasa; Ade Asih Susiari Tantri
Dharmas Education Journal (DE_Journal) Vol 2 No 2 (2021): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Univesitas Dharmas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56667/dejournal.v2i2.272

Abstract

This study aims to describe the implementation of learning to write review texts using the Teacher's Room at SMP Negeri 2 Seririt. The subjects of this study were Indonesian language teachers and eighth grade students of SMP Negeri 2 Seririt. The object of this research is the implementation of learning to write review texts using the Teacher's Room, and the obstacles faced in learning. Data collection uses observation methods, interview methods, and documentation methods. The research instruments include observation sheets and unstructured interviews. Data analysis was carried out according to the qualitative descriptive analysis model with four stages, data reduction, data classification, data description, and conclusions. The results of this study include (1) the implementation of review text learning with Ruang Guru at SMP Negeri 2 Seririt through 3 activity stages namely, preliminary activities, core activities, and closing activities. The facilities and infrastructure used in the implementation of learning include: laptops, teaching videos in the Teacher's Room, and gadgets. (2) The obstacles faced in learning review texts with Ruang Guru at SMP Negeri 2 Seririt focused on online learning which included: some students were late joining the WhatsApp Group class (b) some students did not have learning support facilities, (c) network uneven, (d) the initial motivation of students is not optimal, and (e) some parents have not been able to support learning facilities and infrastructure
CARA MEMAKSIMALKAN KEMAMPUAN MEMBACA CEPAT Ade Asih Susiari Tantri
ACARYA PUSTAKA Vol 1 No 2 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ap.v1i2.10051

Abstract

Abstrak Kemampuan membaca cepat merupakan hal yang sangat penting untuk dikuasai. Agar tidak ketinggalan informasi yang terbaru, maka kemampuan membaca dengan cepat sangatlah diperlukan. Membaca cepat adalah kegiatan membaca secara cepat dengan waktu yang relatif singkat untuk mengetahui garis besar isi atau ide pokok suatu bacaan, tanpa mengabaikan pemahaman isinya. Kegunaan atau manfaat membaca cepat adalah dapat dipahami informasi atau isi sebuah bacaan secara cepat dan waktu yang relatif singkat sehingga kita tidak akan ketinggalan informasi yang terbaru. Selain itu, wawasan pun akan bertambah luas seriring perkembangan teknologi dan arus informasi yang berkembang sangat cepat.Faktor-faktor yang dapat menghambat kecepatan membaca berasal dari faktor intern dan ekstern. Faktor intern adalah faktor yang berasal dari diri pembaca, seperti: vokalisasi, gerakan bibir, gerakan kepala, dan sebagainya. Sedangkan faktor ekstern adalah faktor-faktor yang berasal dari luar diri seorang pembaca, seperti lingkungan, sosial, tradisi, mitos atau keparcayaan mistis, sugesti negatif, dan lain-lain, seperti: variabel pada tulisan/teks bacaan. Cara mengatasi hal ini adalah dengan menghilangkan kebiasaan-kebiasaan buruk saat membaca, meningkatkan konsentrasi, meningkatkan motivasi membaca, dan tanamkan pada diri bahwa membaca itu adalah kegiatan yang menyenangkan dan bukanlah kegiatan yang membosankan. Modal dasar yang harus dimiliki untuk meningkatkan kecepatan membaca adalah mempunyai kosakata yang cukup, mampu berkonsentrasi, mempunyai kondisi fisik dan mental yang bagus dan mendukung, serta yang paling penting ialah latar belakang pengetahuan. Kata kunci: kemampuan membaca cepat