Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Analisis Penjualan Produk Skincare Somethinc melalui Live Streaming pada Platform Digital TikTok Erwin Permana; Harnovinsah Harnovinsah; Sela Sarmila; Della Amelia
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 4 No. 4: Mei 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v4i4.8532

Abstract

Bisnis produk kecantikan menjadi bisnis yang populer saat ini. Berbagai merek produk kecantikan dengan berbagai tujuan penggunaan hadir dan mendapatkan konsumennya. Salah satu produk produk kecantikan dan memiliki konsumen yang besar adalah somethinc. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis penjualan produk skincare somethinc melalui live streaming pada platform digital TikTok. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh berdasarkan hasil penelusuran observasi digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di platform Tiktok hingga mencapai 57,3 juta penonton dan berhasil menjual produk skincare sebanyak 3,9 juta produk di tiktok. Produk yang paling diminati oleh konsumen adalah serum wajah yang telah terjual sekitar 500 ribu produk.  Hasil penjualan produk skincare Somethinc pada tahun 2022 dapat mencapai 53,2 miliar. Strategi pemasaran yang digunakan Somethinc dibalik di balik kesuksesan penjualan produk skincare mereka melalui live streaming di platform Tiktok maupun di plaftform lainnya adalah dengan menerapkan program flash sale dan strategi komunikasi dengan pendekatan AIDA (Attention, Interest, Desire, Action). Selain itu, Brand Somethinc cukup sering memberikan diskon produk besar-besaran kepada para pelanggan setianya maupun calon pembeli baru, terutama pada acara-acara tertentu seperti akhir tahun atau pada tanggal tertentu sehingga akan menarik perhatian calon pembeli.
Pengaruh Content Marketing, Electronic Word of Mouth, Dan Influencer Marketing Terhadap Minat Beli Generasi Z Pengguna Tiktok Produk Skincare Skintific di Provinsi DKI Jakarta Shirin Amarain; Erwin Permana
Jesya Vol 9 No 1 (2026): Artikel Riset Januari 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al-Washliyah Sibolga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36778/jesya.v9i1.2513

Abstract

Perkembangan e-commerce di Indonesia di beberapa tahun terakhir berkembang dengan cepat, dengan konsumen yang semakin bergantung pada platform digital untuk memenuhi kebutuhan mereka. Salah satu kategori produk yang diminati adalah produk perawatan kulit, termasuk produk dari merek-merek lokal dan internasional seperti Skintific yang telah menarik perhatian pengguna e-commerce melalui kampanye digital. Fenomena ini mendorong merek untuk lebih gencar dalam menjalankan teknik pemasaran yang efisien guna mendorong ketertarikan konsumen untuk melakukan pembelian. Peningkatan ini mendorong perusahaan untuk memaksimalkan potensi influencer dalam meningkatkan minat beli konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Content Marketing, Electronic Word of Mouth, dan Influencer Marketing, terhadap Minat Beli. Penelitian ini adalah penelitian asosiatif dan jenis data yang digunakan adalah data kuantitatif. Data yang digunakan diperoleh dari data primer dan data sekunder. Populasi dan sampel dalam penelitian ini berjumlah 189 konsumen Gen Z Produk Skintific dengan Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah accidental sampling. Metode analisis yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Content Marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap Minat Beli Konsumen Gen Z Produk Skintific, Electronic Word of Mouth berpengaruh positif dan signifikan terhadap Minat Beli Konsumen Gen Z Produk Skintific, dan, Influencer Marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap Minat Beli Konsumen Gen Z Produk Skintific.
The Role of Fundamental Strategies in Overcoming the Inflation Erwin Permana; Nuruddin Subhan; Juliana Juliana; Muhammad Abduh
KEDJATI Journal of Islamic Civilization Vol. 1 No. 1 (2024): KEDJATI Journal of Islamic Civilization
Publisher : KEDJATI Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

High inflation rates are a complex economic challenge and have far-reaching impacts. To deal with these problems, an effective strategy involving a series of policy instruments and a deep understanding of the root problems that cause inflation is needed. This research aims to analyze strategies to overcome inflation and offer fundamental strategies. This research uses a qualitative with a descriptive-analytical method. The research data is obtained through a literature review: the relevant information from previous research results or official publications. The research results show that it is more supply-side based on analyzing the government's strategy for overcoming inflation. Based on examining the existing situation, this strategy must be complemented by a demand side: providing energy subsidies, increasing national production capacity, and moral education. Based on an in-depth study of inflation, this research provides recommendations for a more fundamental strategy in integrating financial technology (fintech) with precious metals (gold-fintech). This condition means gold-based fintech. It means realizing practical transactions using fintech, which is flexible, practical, and cashless, but the standard is using gold, not fiat money. Also, Islam views gold and silver as suitable for currency use. Apart from internal factors and conformity between nominal and intrinsic value, the uses of gold and silver are based on the sharia. Gold and silver are strong enough to withstand inflation, something that paper money-based currencies do not have. Hence, researchers suggest further research regarding the technical transition mechanism from fiat money-based to precious gold and metal-based fintech.