Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Community Service Seminar and Community Engagement (COSECANT)

PELATIHAN DASAR EDITING: AUDIO EDITING UNTUK MENGHASILKAN KONTEN YANG MENARIK DI ERA 4.0 Dimas Satrio Wijoksono; Rizca Haqqu; Fadia Anindita Syarifah
Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : Universitas telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.282 KB) | DOI: 10.25124/cosecant.v2i2.18663

Abstract

Media penyampaian informasi cukup beragam dan memiliki keunggulan masing-masing, salah satu contoh dari media tersebut adalah Audio. Audio merupakan media penyampaian informasi yang menggabungkan teknologi berupa suara. Seorang editor mempunyai peran cukup penting pada proses dibalik layar film. Menjadi seorang editor tidak hanya harus pandai mengolah gambar visual saja, akan tetapi harus mempunyai pemahaman tentang bagaimana mengolah audio agar video yang dihasilkan dapat memberikan informasi utuh kepada penontonnya. Merujuk pada istilah editing video, merupakan proses memilih, merangkai, menyusun ulang, dan memanipulasi gambar visual dan audio yang sudah direkam menjadi satu rangkaian video sehingga menjadi sebuah cerita utuh sebagaimana yang diinginkan sesuai konsep yang telah ditentukan. Ketika proses editing inilah gambar dan suara yang tidak penting dan tidak sesuai dengan konsep harus dihilangkan, susunan video harus dirangkai sesuai dengan durasi yang telah ditentukan, dan hal-hal yang kurang enak dilihat akan didedit dan ditambahkan, sehingga akhirnya menjadi rangkaian video utuh yang layak ditampilkan ke publik. Pelatihan dasar ini dilakukan dalam rangka pengabdian masyarakat dengan memberikan wawasan terkait editing yang dikhususkan pada audio. Pemahaman terkait audio ini perlu sampaikan karena masih kurangnya pemahaman audien tentang bagaimana cara mengolah audio agar menyatu dengan visual sehingga tercipta sebuah hasil editing yang layak untuk dinikmati. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan di SMA Cendikia Muda Bandung dikarenakan keterkaitan antara ektrakulikuler unggulan sekolah dengan materi pengabdian masyarakat tentang bagaimana cara melakukan editing audio untuk menghasilkan konten yang menarik. Kata Kunci: Pengabdian Masyarakat, Editing, Audio, Konten
TEKNIK PENYUTRADRAAN DALAM PEMBUATAN FILM PENDEK DIRECTING TECHNIQUES IN THE MAKING OF SHORT FILM Twin Agus Pramonojati; Oki Achmad Ismail; Rizca Haqqu; Naira Azzani Putri Galuh Permata
Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : Universitas telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (391.327 KB) | DOI: 10.25124/cosecant.v2i2.18660

Abstract

Berkembangnya industri perfilman di Indonesia memancing munculnya para sineas dan sutradara muda untuk unjuk gigi dalam membuat sebuah karya. Baik itu video, film pendek, bahkan film layer lebar. Para sineas dan sutradara pun berasal dari berbagai kalangan usia. Mereka semua berlomba-lomba demi menyenangkan dan memuaskan para masyarakat Indonesia. Kehadiran beberapa jenis film baru di Indonesia juga menarik perhatian masyarakat, salah satunya film pendek. Seringkali kita temui bahwa film pendek juga dapat bersaing secara kualitas dengan film yang telah dimuat di layar lebar. Mayoritas sutradara dari film-film pendek ini berasal dari kalangan generasi muda dari masih di duduk di bangku sekolah menengah atas hingga mahasiswa yang sedang melanjutkan studi di universitas. Hal ini membuktikan bahwa industri perfilman banyak membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat umum, terutama bagi generasi muda yang ingin belajar. Perlu kita ketahui bahwa industri perfilman memang banyak sekali diminati oleh berbagai kalangan. Namun, memang diperlukan skill-skill dasar dalam membuat karyanya, salah satunya teknik penyutradaraan. Walaupun nantinya para generasi muda tidak ingin terjun ke dalam dunia perfilman, tetapi skill ini akan terpakai dalam dunia kerja yang saat ini tak bisa lepas dari kata konten. Nantinya skil-skill dasar yang akan dipelajar pasti sangat dibutuhkan di dunia digital agar masyarakat terutama generasi muda dapat bersaing di era 4.0 saat ini. Pengabdian masyarakat dengan materi Pelatihan Teknik penyutradaraan ini dilaksanakan di SMK Negeri 2 Kota Bandung. Pemilihan tempat dilaksanakannya program pengabdian masyarakat didasarkan atas keterkaitan materi dengan kelas multimedia, dimana murid dan guru membutuhkan pengayaan ilmu sehingga hasil pelatihan dapat diaplikasikan pada praktik pembelajaran kedepannya.Kata kunci : pengabdian masyarakat, penyutradaraan, Film.
Pentingnya Pemahaman Videografi dan Sinematografi dalam Pembuatan Konten Audio Visual untuk Menunjang Era 4.0 Rizca Haqqu; Dimas Satrio Wijaksono; Dhafin Hafizh Rafiandi
Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : Universitas telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.046 KB) | DOI: 10.25124/cosecant.v2i2.18662

Abstract

Berkembangnya teknologi di era 4.0 khususnya perkembangan multimedia sekarang semakin pesat. Multimedia merupakan hal yang berperan penting dalam penyediaan layanan informasi secara instan dan mudah sekaligus menghasilkan konten hiburan yang menarik dan informatif. Besarnya peran media tidak dapat terlepas dari kehidupan bermasyarakat. Salah satu produk multimedia yang paling diminati ialah perkembangan video dan film. Aspek perkembangan video memiliki beragam infromasi konten yang berhubungan dengan industri. Dari umur anak-anak hingga orang tua, mereka berlomba lomba menyalurkan kreativitas, bakat, dan minatnya dalam memproduksi sebuah konten audio visual. Akan tetapi masih banyaknya masyarakat awam yang belum memahami betul kaidah-kaidah sinematografi dan videografi dalam pembuatan konten audio visual, terkadang membuat hasil konten yang dibuat cenderung asal-asalan atau tidak profesional. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan untuk memberikan transfer ilmu kepada generasi anak muda. SMA Cendikia Muda Bandung dipilih sebagai tempat dilaksanakan pengabdian masyarakat dikarenakan keterkaitan antara ektrakulikuler unggulan sekolah dengan materi pengabdian masyarakat tentang bagaimana cara membuat sebuah konten yang menarik seseuai kaidah yang benar. Dengan pelatihan ini, diharapkan peserta mampu meningkatkan kualitas konten video mereka sehingga dapat digunakan sebagai bekal ilmu yang dapat dipraktikan langsung dan berguna untuk masyarakat serta dapat menciptakan peluang usaha pada ranah industri audio visual.Kata Kunci : Pengabdian Masyarakat, Videografi, Sinematografi, Audio Visual
PELATIHAN DASAR PRODUKSI KONTEN HABIM TV PADA PLATFORM YOUTUBE Adrio Kusmareza Adim; Dimas Satrio Wijaksono; Rizca Haqqu
Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : Universitas telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.175 KB) | DOI: 10.25124/cosecant.v2i1.18427

Abstract