Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

PERAN SOSIAL BANK SYARIAH BERDASARKAN INDEKS MAQASHID SYARIAH (STUDI KASUS DI JORDAN) Sari, Kartika; Ismail, Munawar; Ekawaty, Marlina
Profit: Jurnal Adminsitrasi Bisnis Vol. 13 No. 1 (2019): Profit : Jurnal Administrasi Bisnis
Publisher : FIA UB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (544.803 KB) | DOI: 10.21776/ub.profit.2019.013.01.5

Abstract

This study aims to determine the implementation of Islamic bank social values as they should have been implemented. This study uses the Maqashid Syariah Index with three main social indicators, namely education, justice, and social welfare. The object of this research are three Islamic banks in Jordan (Jordan Islamic Bank, Safwa, and International Islamic Arab Bank). The results showed that all the banks have a low  Maqashid Syariah Index for all indicators, which meant that the practice of implementing the social values of Islamic banks in Jordan are not close to what people have expected especially for indicators of justice and social welfare. In the future, Islamic banks need to increase social contributions, especially on indicators of justice and social welfare. 
EFEKTIVITAS INSTRUMEN KEBIJAKAN MONETER TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI INDONESIA (Periode 1999:1 – 2012:2) Seprillina, Linda; Ismail, Munawar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 1 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini memaparkan mengenai bagaimana pengaruh instrumen kebijakan moneter yaitu jumlah uang beredar dan suku bunga SBI dalam mempengaruhi output yang diproksikan dengan pertumbuhan ekonomi di negara Indonesia dan juga memaparkan perbandingan efektivitas dari kedua instrumen moneter tersebut dalam mempengaruhi pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode regresi Vector Error Correction Model (VECM). Hasil uji empiris membuktikan bahwa variabel instrumen jumlah uang beredar dan suku bunga SBI dapat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi baik dalam jangka waktu yang pendek maupun jangka panjang dengan arah koefisien yang searah. Dalam jangka pendek, instrumen jumlah uang beredar berpengaruh positif terhadap pertumbuhan ekonomi, namun dalam jangka panjang instrumen jumlah uang beredar mempunyai hubungan negatif dengan pertumbuhan ekonomi. Sedangkan untuk instrumen suku bunga SBI dalam jangka pendek mempunyai hubungan yang negatif dengan pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Untuk perbandingan efektivitas, instrumen moneter dengan menggunakan suku bunga SBI lebihefektif untuk menstimulasi pertumbuhan ekonomi dengan kecepatan waktu merespon tigakuartal dibandingkan dengan menggunakan instrumen jumlah uang beredar yang diresponoleh pertumbuhan ekonomi di Indonesia dengan kecepatan waktu empat kuartal.Kata kunci: efektivitas instrumen moneter, jumlah uang beredar, suku bunga SBI, pertumbuhan ekonomi.
KAJIAN HUBUNGAN RESIPROKAL ANTARA PENERIMAAN DAN PENGELUARAN PEMERINTAH (Studi Kasus di Indonesia Periode 1969-2011) Supriadi, Dedi; Ismail, Munawar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 1 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examined the reciprocal relationship between the Indonesian government revenues and expenditures using annual data in the period 1969-2011. This study also examined the influence of control variables for economic growth, inflation, international oil prices, and oil and monetary crisis on government revenues and expenditures. By using the Two-Stage Least Square Analysis, this research has obtained the conclusion that the relationship between revenues and expenditures have relationship patterns that support the fiscal synchronization hypothesis. While economic growth, inflation and international oil prices and the economic crisis dummy variables as control variables have varied influences.Keywords: Government Revenue, Government Expenditure, Fiscal Synchronization,TSLS 
ANALISIS PENGARUH VARIABEL MAKROEKONOMI TERHADAP INVESTASI ASING DI INDONESIA (TAHUN 2000:1 – 2011:4) Eliza, Messayu; Ismail, Munawar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 1 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh dari variabel makroekonomi (produk domestik bruto, inflasi, kurs dan suku bunga SBI) terhadap investasi asing di Indonesia pada tahun 2000:1 – 2011:4, dengan menggunakan metode Error Correction Model (ECM). Investasi asing dalam penelitian ini dibedakan menjadi dua jenis, yaitu dalam bentuk investasi asing langsung dan investasi portofolio asing. Data penelitian yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari Bank Indonesia, International Financial Statistics dan CEIC Data. Hasil penelitian ini, menunjukkan bahwa variabel produk domestik bruto dan suku bunga SBI dapat mempengaruhi investasi asing langsung di Indonesia dalam jangka pendek maupun jangka panjang dengan pengaruh yang positif. Sedangkan variabel inflasi dan kurs tidak berpengaruh terhadap investasi asing langsung di Indonesia, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Hasil dalam penelitian ini juga menunjukkan bahwa hanya terdapat variabel produk domestik bruto yang dapat mempengaruhi investasi portofolio asing di Indonesia dalam jangka panjang dengan pengaruh yang positif. Sedangkan variabel inflasi, kurs dan suku bunga SBI tidak memiliki pengaruh, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.   Kata Kunci : Investasi Asing, Variabel Makroekonomi, Error Correction Model
STUDI OPTIMUM CURRENCY AREA PADA ASEAN 5 MELALUI PENDEKATAN NILAI TUKAR Riyanto, Feri Dwi; Ismail, Munawar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 3 No. 1
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berangkat dari keinginan untuk memitigasi resiko dari guncangan ekonomi dan pengalaman krisis pada tahun 1997 dan tahun 2008 membuat negara-negara dikawasan ASEAN berencana menyatukan mata uangnya (currency union). Penelitian ini  bertujuan untuk menganalisis respon Rupiah terhadap guncanganmata uang negara ASEAN lain (Ringgit, Dollar Singapura, Baht dan Peso) begitu juga sebaliknya melihat respon mata uang negara ASEAN  (Ringgit, Dollar Singapura, Baht dan Peso) terhadap guncangan Rupiah yang didasarkan kepada dua base county yakni base country Singapura dan base country Amerika. Selain itu, penelitian ini ingin melihat kesesuaian simetris shock dari guncangan yang ditimbulkan oleh ekonomi negara lain yang merupakan prasyarat dari teori optimum currency area. Penelitian ini menggunakan variabel real exchange rate dari negara ASEAN 5 dan alat analisis yang digunakan adalah vector autoregression (VAR). Hasil IRF dan FEDV menunjukkan bahwa baik respon Rupiah maupun respon mata uang negara ASEAN 5 lain (Ringgit, Dollar Singapura, Baht dan Peso  lebih baik mendasarkan atau meng-peg nilai mata uangnya terhadap Dollar Singapura. Hal ini bisa dilihat dari pola respon yang simetris, dengan demikian bahwa negara-negara ASEAN 5 lebih cocok mengadopsi mata uang tunggal (single currency) jiga didasarkan kepada base country Singapura. Kata kunci: Currency Union, ASEAN 5, Optimum Currency Area, Real Exchange Rate, Vector Autoregression (VAR)
Implementasi Pengelolaan Wakaf Tunai (Studi pada Baitul Maal Hidayatullah & Yayasan Dana Sosial Al-Falah) Utami, Anisa Fitria; Ismail, Munawar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 3 No. 1
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wakaf merupakan salah satu instrumen dalam ekonomi islam yang bertujuan untuk mencapai tujuan dalam ekonomi islam yaitu mewujudkan kehidupan yang sejahtera. Wakaf masih dipandang sebagai amalan bagi orang-orang kaya, karena pembayaran wakaf identik dengan tanah dan bangunan. Oleh karena itu saat ini di Indonesia muncul alternatif baru mengenai pembayaran wakaf yaitu wakaf tunai dengan munculnya Undang-Undang No. 41 Tahun 2004 tentang pengelolaan wakaf tunai yang produktif .  Namun, implementasi wakaf tunai belum sesuai dengan Undang-Undang No 41 Tahun 2004. Penelitian ini akan mendeskripsikan mengenai implementasi wakaf tunai di Baitul Maal Hidayatullah dan Yayasan Dana Sosial Al-Falah sebagai Lembaga Amil Zakat yang telah menerapkan wakaf tunai. Penelitian ini menggunkan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis data menggunakan model interaktif. Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa implementasi wakaf tunai di Baitul Maal Hidayatullah dan Yayasan Dana Sosial Al-Falah belum produktif. Dana wakaf tunai di kedua lembaga tersebut masih dikelola dengan konsumtif, karena dana wakaf tunai langsung dirubah bentuknya menjadi bangunan pondok pesantren dan mushaf Al-Qur’an. Kata kunci: Wakaf Tunai, pengelolaan wakaf tunai, UU No. 41 tahun 2004 tentang wakaf  
Transmisi Kebijakan Moneter Melalui Jalur Kredit Perbankan Dalam Mencapai Sasaran Akhir Inflasi (Periode 2005:Q1 – 2014:4) Wulandari, Erika Putri; Ismail, Munawar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 3 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalur kredit bank sebagai salah satu jalur penting dalam transmisi kebijakan moneter dalam mencapai sasaran akhir inflasi. Jalur kredit bank berpendapat bahwa jumlah penawaran kredit oleh perbankan berdampak pada sektor riil dan inflasi. Jumlah penawaran kredit oleh perbankan akan berdampak pada kegiatan produksi dan konsumsi yang mempengaruhi permintaan dan penawaran agregat. Dimana  penawaran agregat yang cenderung tetap atau  bahwa turun dengan permintaan agregat yang cenderung meningkat menyebabkan peningkatan tingkat inflasi.  Dengan menggunakan metode analisis Vector Error Correction Model  (VECM) yang dilengkapi dengan Uji IRF dan VD dapat diketahui  time lag  atau tenggat waktu yang diperlukan oleh jalur kredit bank dalam mentrasmisikan kebijakan moneter sejak pengambilan kebijakan yang tercermin dari shock BI  Rate  hingga tercapainya sasaran akhir inflasi dan kontribusi tiap variabel dalam jalur kredit bank dalam menjelaskan variasi inflasi sebagai sasaran akhir kebijakan moneter.Kata kunci : inflation, bank lending channel, BI Rate, Vector Error Correction Model
ANALISIS PENGARUH VARIABEL MAKROEKONOMI TERHADAP DANA DEPOSITO PADA BANK UMUM KONVENSIONAL DI INDONESIA Rosvitasari, Dessy Widya; Ismail, Munawar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 3 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Deposit is one of the largest funding source for banks. The amount of deposit can be affected by bank internal and external factors. The research attempts to identivy the effect of external factors (macroeconomics variables) to fund of deposit in conventional banks. Macroeconomics variables that used in this research are Gross Domestic Product (GDP), SBI Rate, Inflation, and Exchange Rate for period 2005.1 – 2014.4. By using Ordinary Least Square (OLS), the result showed that only GDP and SBI rate that have significant effect to fund of deposits, however inflation and exchange rate have no effect to fund of deposits in conventional banks. Key words: Fund of Deposit, GDP, SBI Rate, Inflation, Exchange Rate, OLS.
The Influence of Exchange Rate on Inflation in Indonesia (2003 – 2012) Setyoparwati, Indirasari Cynthia; Ismail, Munawar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 3 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the effect of the exchange rate on inflation in Indonesia by using monthly data of the period of 2003-2012. In addition to entering the exchange rate as the main independent variable, this study also includes SBI rate and the money supply as a control variable. By applying multiple regression, this study confirmed that the exchange rate and interest rate SBI significantly affected inflation. Meanwhile, the money supply was not a significant variable influencing inflation.  Keywords: Inflation, SBI Rate, Money Supply, Exchange Rate
Epistemological criticism of the concept of individualism in conventional economies Nalle, Frederic; Ismail, Munawar
Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah Vol. 12 No. 1 (2024): Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah
Publisher : Program Magister Ilmu Ekonomi Pascasarjana Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/ppd.v12i1.30759

Abstract

This research critically examines the epistemology surrounding the concept of individualism within conventional economics, focusing on elucidating the influence of non-economic factors—namely culture, social norms, and collective psychology—on economic decision-making processes. This study endeavors to uncover the role of these factors in individual economic decisions by employing a methodology rooted in analyzing economic and sociological literature. The findings shed light on the discordance between the traditional notion of individualism and the multifaceted realities of contemporary society, where culture, social norms, and collective psychology significantly shape economic behaviors and preferences. By providing nuanced insights into how these non-economic factors impact individuals' economic choices and actions, this research underscores the imperative for a broader, more inclusive perspective within economic paradigms. This study contributes to a richer comprehension of the complexities inherent in individual economic decisions when viewed against non-economic influences.