Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS TINGKAT RESIKO KAWASAN BENCANA GUNUNG MERAPI DAERAH KABUPATEN SLEMAN MELALUI PENDEKATAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS F.M. Arbi; Hanifah; A. Ramadhona; Erfani, Sandri
Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik Dan Aplikasi Industri Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 6 (2023): Prosiding Seminar Nasional Nasional Ilmu Teknik dan Aplikasi Industri (SINTA) 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gunung Merapi, salah satu gunungapi aktif di Indonesia yang menjadi ancaman bagi daerah disekitarnya, termasuk Kabupaten Sleman. Salah satu ancamannya primer hasil erupsi gunungapi adalah aliran piroklastik. Erupsi terbesarnya adalah pada Desember 2010 dengan aliran piroklastik yang meluas mencapai jarak 15 kilometer yang memakan korban sebanyak 386 orang meninggal dan kerugian kerusakan mencapai Rp 2,14 triliun dan erupsi Desember 2020 yang menghasilkan ash plumes, ash fall, dan aliran piroklastik. Hingga saat ini tingkat aktivitas Gunung Merapi masih relatif tinggi. Dalam menghadapi kondisi tersebut, diperlukan analisis tingkat kerawanan maupunrisiko bencana akibat aktivitas Gunung Merapi, khususnya pada daerah lereng selatan. Adanya pemetaan tingkat kerawanan dan risiko tersebut dapat sebagai upaya memperkecil korban jiwa, kerusakan maupun kerugian di masa mendatang. Untuk itu, juga diperlukan manajemen penanggulangan bencana yang mencakup beberapa tahapan esensial. Tahap-tahap tersebut melibatkan berupa tindakan pencegahan mitigasi, kesiap-siagaan, tanggap darurat (quick response) dan rehabilitas, tindakan preventif dan mitigasi untuk mengurangi risiko masa depan, serta kesiapsiagaan sebagai langkah antisipatif. Selanjutnya dilakukan analisis terkait tingkat kerawanan dan risiko melalui Sistem Informasi Geografis. Harapannya, dapat menerapkan jalur evakuasi yang memastikan evakuasi seluruh penduduk di wilayah rawan bahaya erupsi ke tempat yang lebih aman.
ANALISIS TINGKAT RESIKO KAWASAN BENCANA GUNUNG MERAPI DAERAH KABUPATEN SLEMAN MELALUI PENDEKATAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS F.M. Arbi; Hanifah; A. Ramadhona; Erfani, Sandri
Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik Dan Aplikasi Industri Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 6 (2023): Prosiding Seminar Nasional Nasional Ilmu Teknik dan Aplikasi Industri (SINTA) 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gunung Merapi, salah satu gunungapi aktif di Indonesia yang menjadi ancaman bagi daerah disekitarnya, termasuk Kabupaten Sleman. Salah satu ancamannya primer hasil erupsi gunungapi adalah aliran piroklastik. Erupsi terbesarnya adalah pada Desember 2010 dengan aliran piroklastik yang meluas mencapai jarak 15 kilometer yang memakan korban sebanyak 386 orang meninggal dan kerugian kerusakan mencapai Rp 2,14 triliun dan erupsi Desember 2020 yang menghasilkan ash plumes, ash fall, dan aliran piroklastik. Hingga saat ini tingkat aktivitas Gunung Merapi masih relatif tinggi. Dalam menghadapi kondisi tersebut, diperlukan analisis tingkat kerawanan maupunrisiko bencana akibat aktivitas Gunung Merapi, khususnya pada daerah lereng selatan. Adanya pemetaan tingkat kerawanan dan risiko tersebut dapat sebagai upaya memperkecil korban jiwa, kerusakan maupun kerugian di masa mendatang. Untuk itu, juga diperlukan manajemen penanggulangan bencana yang mencakup beberapa tahapan esensial. Tahap-tahap tersebut melibatkan berupa tindakan pencegahan mitigasi, kesiap-siagaan, tanggap darurat (quick response) dan rehabilitas, tindakan preventif dan mitigasi untuk mengurangi risiko masa depan, serta kesiapsiagaan sebagai langkah antisipatif. Selanjutnya dilakukan analisis terkait tingkat kerawanan dan risiko melalui Sistem Informasi Geografis. Harapannya, dapat menerapkan jalur evakuasi yang memastikan evakuasi seluruh penduduk di wilayah rawan bahaya erupsi ke tempat yang lebih aman.
Karakterisasi infiltrasi area resapan Kecamatan Kemiling, Kodya Bandar Lampung melalui data spasial dan geolistrik Rustadi, Rustadi; Erfani, Sandri; Hanif, Irfan
Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik Dan Aplikasi Industri Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 8 (2025): Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik dan Aplikasi Industri (SINTA) 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecamatan Kemiling menjadi andalan untuk resapan air hujan dan pembentukan air tanah di wilayah Kodya Bandar Lampung. Material tanah dan batuan bawah permukaan di daerah penelitian memiliki peran penting terkait dengan kemampuan untuk mengalirkan air hujan ke bawah permukaan dan membentuk air tanah. Penelitian menelaah karakter infiltrasi dan permeabilitas batuan bawah permukaan melalui pengukuran geolistrik sounding di lima titik pengukuran. Komposisi lapisan tanah di Kecamatan Kemiling tersusun oleh butiran halus dari piroklastik dan lempung, menghasilkan profil laju infiltrasi rendah 10-6 (cm/jam). Profil batuan bawah permukaan di lima lokasi pengukuran, terususn oleh batuan resistif lebih dari 150 Ohm m. Menyiratkan profil porositas dan permeabilitas batuan rendah. Terdapat batuan permeabel dengan resitivitas 38 – 50 Ohm m berasosiasi dengan material breksi vulkanik di kedalaman 80 – 90 m, di titik ukur 1, 4 dan 5. Profil material tanah dan batuan bawah permukaan di Kecamatan Kemiling, tidak sesuai untuk resapan alami.