Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang MP-ASI, Riwayat ASI Eksklusif dan Asupan Makan terhadap Status Gizi pada Balita Usia 1-5 Tahun di Desa Klampok Puspa Mulyaningrum; Anggray Duvita Wahyani; Diah Ratnasari
JURNAL RISET RUMPUN ILMU KESEHATAN Vol. 4 No. 1 (2025): April : Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrikes.v4i1.4379

Abstract

This study aims to determine the relationship between MP-ASI knowledge and undernourished status, the relationship between exclusive breastfeeding history and undernourished status, and the relationship between food intake and undernourished status. This study uses analytical observational research. The method used is survey and observational using a cross sectional approach, namely the researcher takes data on free variables and bound variables in the same time period. The research was conducted from March to May 2024. The place of research was carried out at the Posyandu of Klampok Village, Wanasari District, Brebes Regency. The population in this study is all mothers who have toddlers in Klampok Village, Wanasari District, Brebes Regency aged 1-5 years which totals 122 toddlers. The sample in this study was malnutrition in 13 Posyandu Klampok Village, Wanasari District, Brebes Regency with a purposive sampling technique, namely a sampling technique with certain considerations. The research sample was collected from 13 Posyandu in the object of the study, resulting in the prevalence of undernutrition status of 122 children under five in Klampok Village, Wanasari District, Brebes Regency in 2024 with an average Z score of -3 to <-2 elementary school. The results showed that there was no relationship between maternal knowledge and nutritional status in toddlers aged 1-5 years with a ρ-value of 0.75, there was no relationship between the history of exclusive breastfeeding of toddlers and nutritional status in toddlers aged 1-5 years with a ρ-value of 0.80 and there was a relationship between toddlers' food intake and malnutrition status in toddlers aged 1-5 years with a ρ-value of 0.028.
ANALISIS KANDUNGAN PROTEIN DAN DAYA TERIMA PADA BISKUIT TEPUNG IKAN TERI (Stolephorus sp) DAN ISOLAT PROTEIN KEDELAI (Glycine mix) UNTUK PMT-P BALITA GIZI KURANG Diah Ratnasari; Anggray Duvita Wahyani
J-KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 8, No 2 (2022): J-KESMAS Volume 8 Nomor 2, November 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jkesmas.v8i2.2674

Abstract

AbstrakSalah  satu  potensi  perikanan  laut  di  Indonesia  adalah  ikan  teri  ( Stolephorus  Sp ) Pemanfaatan ikan teri belum maksimal, upaya dikembangkan melalui penganekaragaman ikan teri salah satunya untuk pembuatan tepung ikan. Tepung Ikan teri diolah menjadi biskuit berpotensi menjadi Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang tepat untuk balita gizi kurang dan disubstitusi dengan isolat protein kedelai yang dimanfaatkan dalam  pembuatan  biskuit Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh substitusi tepung ikan teri dan isolat protein kedelai terhadap nilai gizi dan daya terima biskuit. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan satu faktor yang dicoba yaitu proporsi tepung ikan teri dan isolat protein kedelai yang terdiri dari 5 taraf, yaitu: P1 = 100% : 0%; P2 = 80% : 20%; P3 = 60% : 40%; P4 = 40% : 60%; P5 =20% : 80%.Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap. dengan 3 kali pengulangan.  Hasil penelitian diketahui bahwa rata-rata kandungan protein tertinggi adalah P5 (formula 5) Hasil uji ANOVA diketahui p< 0,05 sehinngga dapat disimpulkan terdapat perbedaan kandungan protein pada tiap perlakuan Demikian pula dengan proporsi ikan teri dan isolat protein kedelai berpengaruh terhadap daya terima biskuit  yaitu Rasa, Warna, aroma dan Tekstur biskuit (p<0,05). Kata kunci : tepung ikan teri, isolat protein kedelai  , biskuit
THE EFFECT OF FASTING DIETS (INTERMITTENT FASTING) ON CHANGES IN BODY WEIGHT AND BODY MASS INDEX (BMI) Rifatul Masrikhiyah; Anggray Duvita Wahyani
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 15, No 2 (2026)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v15i2.10475

Abstract

Intermittent fasting (IF) is gaining popularity as a non-pharmacological intervention for weight loss and the improvement of cardiometabolic profiles. This study aimed to determine the effect of intermittent fasting on changes in body weight and Body Mass Index (BMI) among students at Muhadi Setiabudi University. A pre-experimental design with a one-group pretest-posttest approach was employed. The study sample consisted of 40 respondents whose body weight and BMI were measured before and after the intervention. Data were analyzed using the Paired Sample T-Test. The results showed a decrease in the respondents' mean body weight from 49.31 kg to 48.26 kg and a decrease in mean BMI from 20.85 to 20.40. Bivariate analysis revealed a significance value of 0.000 (p 0.05) for both variables, demonstrating a significant effect of intermittent fasting on reductions in body weight and BMI. The study concludes that intermittent fasting influences changes in the students' body weight and BMI.
PENYULUHAN DAN PMT GIZI KURANG PADA ANAK DI DESA SITANGGAL Diah Ratnasari; Elinda Umisara; Findy Dwita Kumala; Anggray Duvita Wahyani; Yuniarti Dewi Rahmawati; Sulasyi Setyaningsih
JAMU : Jurnal Abdi Masyarakat UMUS Vol. 6 No. 02 (2026): Februari
Publisher : LPPM Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46772/jamu.v6i02.1845

Abstract

Latar Belakang: Gizi kurang pada balita masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat di Indonesia. Desa Sitanggal, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes memiliki prevalensi gizi kurang yang tinggi (18,7%) dengan 86 kasus meskipun memiliki aksesibilitas yang baik terhadap fasilitas kesehatan dan ekonomi. Hal ini mengindikasikan bahwa permasalahan gizi lebih dipengaruhi oleh faktor pengetahuan dan pola asuh dibandingkan keterbatasan akses geografis. Tujuan: Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran ibu balita tentang gizi seimbang dan pentingnya gizi bagi pertumbuhan anak melalui penyuluhan dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT). Metode: Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 18 November 2025 di Aula Balai Desa Sitanggal dengan melibatkan 20 peserta ibu balita. Kegiatan terdiri dari penyuluhan tentang gizi seimbang dengan konsep "Isi Piringku" dan praktik pembuatan PMT berbahan dasar ikan kuniran yang diolah menjadi rolade. Hasil: Penyuluhan mendapat respon antusias dari peserta, ditunjukkan dengan partisipasi aktif saat penyampaian materi dan praktik pembuatan PMT. Kesimpulan: Edukasi gizi dan demonstrasi pengolahan makanan bergizi yang variatif dapat menjadi strategi efektif untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu dalam menyediakan asupan gizi yang baik bagi balita. Kegiatan berkelanjutan diperlukan untuk menurunkan angka gizi kurang di Desa Sitanggal.