Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Identifikasi Sampah Anorganik di Pantai Cermin Desa Pantai Cermin Kanan Kecamatan Pantai Cermin Kabupaten Serdang Bedagai Yudho Andika; Sohibil Yamin; Erlangga Erlangga; Syahrial Syahrial; Imamshadiqin
Samakia : Jurnal Ilmu Perikanan Vol 14 No 1 (2023): Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan
Publisher : Faculty of Science and Technology University Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/jsapi.v14i1.1941

Abstract

Garbage is a major problem experienced on a global scale, both from household and industrial waste. This research was conducted at Pantai Cermin, Pantai Cermin Kanan Village, Pantai Cermin District, Serdang Bedagai Regency. It was carried out on 6-12 November 2021 with the aim of knowing the type, characteristics, weight, total density, and rate of increase in weight of inorganic waste. The method used is purposive sampling by installing a plot of 10 m x 10 m with a distance of each transect of 5 m. Data collection was carried out by observation with macro size and recorded directly. The results of the research show that the waste obtained is plastic, glass, rubber, clothing, metal / metal and the most dominant is plastic waste. The density of the number of pieces and the largest weight density in plastic waste are 0.31 items/m2 and 2.93 gr/m2. The highest rate of weight gain was on Sundays (r>0).
Phenoxycarboxlic acid Toxicity Test on Vannamei Shrimp (Litopenaeus vannamei) Mortality Lisna Lisna; Mainisa; Erlangga Erlangga; Saiful Adhar; Munawwar Khalil
Jurnal Ilmiah Samudra Akuatika Vol 7 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Samudra Akuatika
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jisa.v7i1.7754

Abstract

This study aims to examine the toxicity of phenoxy acid herbicides on vannamei shrimp mortality, by conducting preliminary tests, persistence tests, mortality tests, and water quality. The research design used the regression method and probit analysis with 6 treatments and 3 replications, namely A herbicide concentration of 0 ml/L, B herbicide concentration DMA-6, 0.025 ml/L water, C herbicide concentration DMA-6, 0.005 ml/L water, D DMA-6 herbicide concentration, 0.075 ml/L water, E DMA-6 herbicide concentration, 0.1 ml/L water and F DMA-6 herbicide concentration, 0.125 ml/L water. Pesticides do not affect temperature changes, dissolved oxygen (DO), Salinity, and pH. Clinical symptoms due to Pesticide exposure to vanamei shrimp are irregular movements, shells peeling off, and swimming close to aeration until they die. The LC50 value in the herbicide toxicity test was 0.124 mg/l at 24 hours, 0.099 mg/l at 48 hours, 0.073 mg/l at 72 hours, and 0.026 mg/l at 96 hours.
Pengolahan Pupuk Organik Cair dari Limbah Ikan Laut untuk Pemberdayaan Perempuan Masyarakat Pesisir Desa Hagu Selatan Imanullah Imanullah; Erniati Erniati; Saiful Adhar; Muliani Muliani; Yudho Andika; Erlangga Erlangga
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 4, No 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah ikan melibatkan dari banyak jenis ikan yang merupakan hasil tangkapan sampingan, produk sampingan tersebut biasanya memiliki nilai komersial yang rendah. Ciri-ciri produk sampingan adalah ukuran ikan yang terlalu kecil, ikan yang rusak akibat proses penangkapan serta jenis ikan yang ditangkap dalam jumlah kecil sehingga tidak mendukung proses penjualan. Limbah ikan ilak yang tertangkap dibuang begitu saja oleh nelayan sehingga menimbulkan bau busuk di lingkungan pesisir Desa Hagu Selatan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan ketrampilan kepada ibu-ibu rumah tangga di Desa Hagu Selatan tentang pengolahan limbah ikan menjadi pupuk organik cair untuk mengatasi persoalan limbah rumah tangga. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan bulan Agustus 2024 di Desa Hagu Selatan. Pengabdian pengolahan limbah ikan laut menjadi pupuk organik cair terdiri dari dua tahap kegiatan, yaitu tahap 1: MoU antara Kepala Desa dan Dekan Fakultas Pertanian dan Ketua Jurusan Perikanan dan Kelautan. Tahap 2: Pelatihan pengolahan limbah ikan menjadi pupuk organik cair. Kegiatan pengabdian masyarakat tentang pembuatan pupuk organik cair dari limbah ikan laut terlaksana dengan sangat baik, terstruktur, lancar dan sukses. Pemberian materi pelatihan dan demonstrasi memberikan informasi dan pengetahuan baru akan pentingnya mengelola dan memanfaatkan limbah ikan laut sehingga dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan. Harapan dari pengabdian ini adalah implementasi yang konsisten diterapkan sacara nyata sehingga berdampak pada peningkatan kreativitas ibu-ibu dan suatu saat nanti dapat menjadi produk local yang dapat dijual.
Penilaian Analisis Cluster dan Non-Metric Multidimensional Scalling terhadap Struktur Komunitas Mangrove di Desa Bagan Serdang, Sumatera Utara Livia Chasinta Surbakti; Erlangga Erlangga; Syahrial Syahrial; Fitra Wira Hadinata; Hayatun Nufus; Rika Anggraini; Nella Tri Agustini; Yusyam Leni; Febrina Rolin; Risnita Tri Utami
Buletin Oseanografi Marina Vol 14, No 2 (2025): Buletin Oseanografi Marina
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/buloma.v14i2.69484

Abstract

Analisis multivariat seperti cluster dan nMDS sering digunakan untuk membantu interpretasi data lingkungan, sedangkan struktur komunitas vegetasi tumbuhan sangat berguna dalam mendeskripsikan ekologi suatu ekosistem, sehingga kajian penilaian analisis cluster dan nMDS terhadap struktur komunitas mangrove Desa Bagan Serdang dilakukan pada bulan September 2021. Hal ini bertujuan untuk mengetahui struktur komunitas mangrovenya berdasarkan analisis cluster dan nMDS. Vegetasi mangrove dikumpulkan dengan menarik transek kuadran yang tegak lurus garis pantai, kemudian data vegetasi mangrove dievaluasi menggunakan cluster dan nMDS. Keanekaragaman mangrove Desa Bagan Serdang teridentifikasi sebanyak 5 spesies dengan 4 famili, dimana penyebaran mangrovnya tergolong sesekali ditemukan (rata-rata frekuensi relatifnya 20,00%). Zona paling depan didominasi oleh Avicennia lanata, zona tengah didominasi oleh Rhizophora apiculata dan zona belakang didominansi oleh Rhizophora mucronata. Kerapatan mangrovenya berkisar antara 22,22 – 1222,22 ind/ha dan INP berkisar antara 9,64 – 231,78% dengan kerapatan vegetasi zona depan maupun tengah membentuk satu kelompok yang mengindikasikan kondisi kerapatannya hampir sama. Selanjutnya untuk INP, vegetasi zona depan dan tengah membentuk satu kelompok dengan spesies yang berperan penting adalah A. lanata serta R. apiculata, sedangkan di zona belakang, spesies yang berperan pentingnya adalah R. mucronata, E. agallocha dan X. granatum. Selain itu, basal area vegetasi mangrove Desa Bagan Serdang berkisar antara 278,22 – 654,35 m2/ha dengan basal area vegetasi zona depan maupun belakang memiliki tingkat kedewasaan yang hampir sama, sehingga membentuk satu kelompok. Kajian ini mengungkapkan adanya komposisi spesies mangrove campuran dengan perkembangan kedewasaan mangrovenya berbeda-beda. Data yang diinfokan dalam kajian ini akan menjadi baseline pengelolaan mangrove di Desa Bagan Serdang dan upaya konservasi di Provinsi Sumatera Utara maupun Indonesia.  Multivariate analyses such as clusters and nMDS are frequently used to facilitate in the interpretation of environmental data. In contrast, the community structure of plant vegetation is immensely useful in describing the ecology of an ecosystem. In September 2021, studies on the mangrove community structure of Bagan Serdang Village were conducted using cluster analysis and nMDS. It proposes to use cluster analysis and nMDS to determine the structure of the mangrove community. Mangrove vegetation was collected by pulling quadrant transects perpendicular to the shoreline, and the data was analyzed using clusters and nMDS. The diversity of mangroves in Bagan Serdang Village was identified as 5 species with 4 families, with mangrove distribution classified as occasional (average relative frequency of 20,00%). Avicennia lanata dominates the front zone, Rhizophora apiculata dominates the middle zone, and R. mucronata dominates the back zone. The mangrove density ranges from 22,22 to 1222,22 ind/ha, and the INP ranges from 9,64 to 231,78%, with the vegetation density in the front and middle zones forming one group that shows nearly the same density conditions. Furthermore, for the INP, the front and middle zone vegetation formed a group with species that played an important role which were A. lanata and R. apiculata, while species that played an important role in the rear zone were R. mucronata, E. agallocha, and X. granatum. Furthermore, the basal area of the mangrove vegetation in Bagan Serdang Village ranges from 278,22 to 654,35 m2/ha, with the basal area of the vegetation zones front and back having nearly the same maturity level, forming a single group. This study reveals the presence of a mixed mangrove species composition with different mangrove maturity developments. The data presented in this study will be the baseline for mangrove management in Bagan Serdang Village and conservation efforts in North Sumatra Province and Indonesia. 
Co-Authors Ade Fitria Alfi Syahrin Anggi Mayulina Daulay Anggi Mayulina Daulay Ayu Andira Ayu Gustina Ayu Lestari Azhari Mataniari Bengi Pratiwi Cut Meurah Nurul ‘Akla Dian Laili Dodi Fanhalen Siregar Erliza Marzuki Erniati, Erniati Eva Ayuzar Eva Ayuzar Eva Ayuzar Febrina Rolin Fitra Wira Hadinata Fitri Al Faini Siregar Gara Hasonangan Ritonga Gara Hasonangan Ritonga Hamdi Romansah Hariyati Hariyati Hayatun Nufus Helmi Gusnita Hyessica Bernardeta Lubis I Iswadi Ibnu Amni Ida Marina Harahap Imamshadiqin Imamshadiqin Imamshadiqin, Imamshadiqin Imanullah Imanullah Intan Mutia Irmayunita Irmayunita Iswadi Ak Jamin Jamin Jihad Nasuha Julianda Sahputra Khaidir Khaidir Leni, Yusyam Lisna Lisna Livia Chasinta Surbakti Mahdaliana, Mahdaliana Mainisa Mainisa Mainisa Meutia Handayani Muhammad Hatta Muhammad Robi Muliani Muliani Muliani Muliani Munawar Khalil Munawwar Khalil, Munawwar Nazarul Syahputra Nella Tri Agustini Nuriana Dila Prama Hartami Rachmawati Rusydi Rachmawati Rusydi Rahmatul Husna Repki Prasetyo Rian Firdaus Rika Anggraini Rini Tri Lestari Sembiring rini tri lestari sembiring Riri Ezraneti Riri Ezraneti Riri Ezraneti Riri Ezraneti Risnita Tri Utami Roza Yusfiandayani Saiful Adhar Salamah Salamah Sapna Biby Sohibil Yamin Sri Nanda Rizki Srinanda Rizki Sutiana Sutiana Syahrial Syahrial Syahrial Syahrial Syahrial Syahrial Syamsiar, Syamsiar Syawaluddin Akbar Tambah Lambok Berutu Wilman Shobara Yudho Andika Yudho Andika Yudho Andika Yudho Andika Yuli Asbar yuli asbar Yusril Husaen Zakiatul Fitri