This Author published in this journals
All Journal Religious: Jurnal Studi Agama-Agama dan Lintas Budaya GEMA TEOLOGIKA : Jurnal Teologi Kontekstual dan Filsafat Keilahian Kurios Evangelikal: Jurnal Teologi Injili dan Pembinaan Warga Jemaat Fidei: Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika BIA': Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Kontekstual KENOSIS: Jurnal Kajian Teologi Jurnal Ilmiah Religiosity Entity Humanity (JIREH) VISIO DEI: JURNAL TEOLOGI KRISTEN Pengarah: Jurnal Teologi Kristen Manna Rafflesia PASCA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen SANCTUM DOMINE: Jurnal Teologi Jurnal Amanat Agung JURNAL TERUNA BHAKTI Studia Philosophica et Theologica Tumou Tou EDULEAD: Journal of Christian Education and Leadership BONAFIDE: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen POIMEN Jurnal Pastoral Konseling Shift Key: Jurnal Teologi dan Pengembangan Pelayanan LOGIA : Jurnal Teologi Pentakosta Vox Dei : Jurnal Teologi dan Pastoral Kinaa: Jurnal Kepemimpinan Kristen dan Pemberdayaan Jemaat Mahabbah: Journal of Religion and Education IMMANUEL: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen CARAKA: Jurnal Teologi Biblika dan Praktika Ra'ah Predica Verbum Sabda : Jurnal Teologi Kristen KAMASEAN: Jurnal Teologi Kristen Melo: Jurnal Studi Agama-agama Mitra Sriwijaya: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen THRONOS: Jurnal Teologi Kristen CHARISTHEO: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Harati: Jurnal Pendidikan Kristen Danum Pambelum: Jurnal Teologi dan Musik Gereja Jurnal Apokalupsis Voice of HAMI JURNAL MISIONER MANTHANO: Jurnal Pendidikan Kristen Jurnal SMART (Studi Masyarakat, Religi, dan Tradisi) Rerum: Journal of Biblical Practice Jurnal Efata: Jurnal Teologi dan Pelayanan Divinitas Jurnal Filsafat dan Teologi Kontekstual Tevunah: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Marsahala:Jurnal Studi Agama dan Budaya
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Kurios

Allah yang Kreatif dan Dinamis dalam Ayub 42:7-17: Sebuah Perlawanan terhadap Teologi Retribusi Firman Panjaitan; Hendro Hariyanto Siburian
KURIOS (Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen) Vol 6, No 2: Oktober 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Pelita Bangsa, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30995/kur.v6i2.131

Abstract

Theology often places the discourse on suffering in the concept of retribution, in the sense that suffering can occur because humans oppose God. Therefore, the way of deliverance or solution to suffering is through repentance, steadfastness, and persistence in suffering. This theological model of retribution is very contradictory to the message conveyed in the book of Job. By using the method of narrative interpretation, which tries to divide Job's story into several episodes and draws a "bridge" as a link between these various episodes, this paper intends to describe how God restored Job from all the suffering he had experienced. The conclusion of this research states that the God who is represented in the story of Job is a creative and dynamic God, and this would like to oppose the image of God in the view of retribution - orthodox, who will act based on human actions. The creative and dynamic image of God wants to open the eyes of everyone to believe that God is always involved in human life, not based on what humans do but based on God's free and independent will. Abstrak Teologi seringkali menempatkan diskursus tentang penderitaan dalam konsep retribusi, dalam pengertian penderitaan bisa terjadi karena manusia melawan Allah. Karena itu jalan kelepasan atau penyelesaian terhadap penderi-taan adalah melalui pertobatan, ketabahan dan kesebaran dalam penderitaan. Model teologi retribusi ini sangat berlawanan dengan berita yang disampaikan dalam kitab Ayub. Dengan menggunakan metode tafsir narasi, yang mencoba membagi kisah Ayub dalam beberap episode dan menarik ???benang merah??" sebagai penghubung dari berbagai episode tersebut, tulisan ini hendak meng-gambarkan bagaimana Allah memulihkan Ayub dari segala penderitaan yang telah dialami. Akhir dari penelitian ini menyatakan bahwa Allah yang diha-dirkan dalam kisah Ayub adalah Allah yang kreatif dan dinamis, dan hal ini hendak menentang gambaran tentang Allah dalam pandangan retribusi-ortho-dox, yang akan bertindak berdasarkan tindakan-tindakan manusia. Gambaran Allah yang kreatif dan dinamis hendak membuka mata setiap orang percaya bahwa Allah senantiasa terlibat dalam kehidupan manusia, bukan didasarkan apa yang dilakukan oleh manusia melainkan berdasarkan kehendak Allah yang bebas dan tidak terikat.